
Jonathan dan Melissa bukan saudara kandung. Dahulu, Melissa diadopsi oleh keluarga Jonathan karena kedua orang tuanya meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil.
Sejak saat itu, Jonathan dan Melissa menjadi saudara angkat dan tumbuh bersama sebagai keluarga yang penuh kasih sayang.
Jonathan adalah seorang pria yang berusia dua tahun lebih tua daripada Melissa. Dia selalu melindungi dan menjaga adik angkatnya dengan penuh kesetiaan.
Mereka memiliki ikatan yang kuat dan tidak bisa dibedakan dari saudara kandung. Jonathan adalah sosok yang bertanggung jawab dan selalu menjadi pendengar yang baik bagi Melissa ketika dia memiliki masalah atau butuh saran.
Sementara itu, Melissa adalah seorang perempuan yang ceria dan penuh semangat. Dia adalah pribadi yang berbakat dalam seni dan memiliki impian menjadi seorang seniman terkenal suatu hari nanti.
Jonathan selalu mendukung dan memberikan dorongan kepada Melissa untuk mengikuti minatnya dalam seni, bahkan dia sering menuangkan dirinya menjadi model bagi Melissa untuk dijadikan objek gambar.
Sayangnya, sekarang Melissa sudah berhenti dari mengejar impiannya tersebut.
Meskipun mereka bukan saudara kandung, tetapi mereka memiliki ikatan yang tak terpisahkan. Hubungan mereka tidak hanya sebagai saudara angkat, tetapi juga sebagai teman terbaik satu sama lain.
Mereka saling memahami tanpa perlu banyak kata-kata dan selalu ada saat teman-temannya yang lain tidak ada.
Jonathan dan Melissa tahu bahwa mereka berdua adalah anugerah besar dalam hidup masing-masing.
Jonathan dan Melissa telah membentuk ikatan keluarga yang tak tergantikan. Meskipun mereka bukan saudara kandung, tetapi darah tidak pernah menjadi faktor penting dalam ikatan keluarga mereka.
Mereka memilih untuk mencintai dan bersama-sama membentuk keluarga yang penuh kasih sayang dan kebahagiaan.
Namun ketika mereka mulai menginjak usia remaja, hubungan Jonathan dan Melissa mulai sedikit berbeda. Jonathan mulai memiliki perasaan pada adik angkatnya tersebut.
Jonathan mulai merasa khawatir dengan perasaannya yang tumbuh terhadap Melissa. Dia merasa bingung dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.
Jonathan mencoba untuk menghindari perasaan tersebut, tetapi semakin lama semakin sulit baginya untuk menekannya.
Setiap kali Jonathan melihat Melissa, dia merasa hatinya berdegup kencang. Dia merasa canggung ketika bersamanya dan sering kali merasa tersesat dalam percakapan mereka.
Jonathan yang biasanya percaya diri menjadi gugup di sekitar Melissa.
Jonathan tahu bahwa istilah "cinta segitiga" tidak dapat diterapkan pada situasinya karena tidak ada persaingan antara dirinya dan adik angkatnya.
Namun, dia sadar bahwa perasaan tersebut tidak bisa dibiarkan terus tumbuh.
__ADS_1
Dia harus mengatasi masalah ini sebelum membuat hubungan keluarga mereka menjadi rumit dan tidak nyaman.
Dengan berat hati, Jonathan memutuskan untuk berbicara dengan orang tua mereka mengungkapkan perasaannya yang rumit terhadap Melissa.
Dia berharap orang tua mereka dapat memberikan arahan dan solusi untuk masalah ini.
Namun saat Jonathan mengungkapkan perasaannya kepada orang tua mereka ,mereka sangat kaget dan tidak tahu harus merespons apa. Mereka mengatakan bahwa perasaan yang Jonathan alami bisa jadi hanya fase sementara dan akan segera berlalu.
Orang tua mereka juga mencoba meyakinkan Jonathan bahwa hubungan mereka adalah persaudaraan yang kuat, dan khusus, dan bukan dasar dari perasaan romantis.
Mereka menyarankan agar Jonathan mencari kegiatan lain yang dapat mengalihkan perhatiannya dari perasaan tersebut.
Jonathan bertekad untuk mengikuti saran orang tuanya. Dia mencoba untuk lebih fokus pada pengembangan diri termasuk berpartisipasi dalam aktivitas sekolah dan olahraga yang baru.
Dia bertekad untuk membangun hubungan dengan teman-teman sebaya dan menghilangkan perasaan yang tidak pantas yang ada terhadap Melissa.
Berangsur-angsur perasaan Jonathan mulai memudar. Dia menyadari bahwa hubungan keluarga mereka adalah yang terpenting dan tidak boleh dikotori oleh perasaan yang salah dan tidak sehat.
Meskipun masih ada sedikit rasa canggung antara mereka, mereka masih bisa menjaga ikatan persaudaraan mereka yang kuat.
Mereka merayakan hubungan mereka yang istimewa dengan menghormati batas-batas yang wajar dan berbagi momen indah sebagai saudara kandung.
Di sisi lain, Melissa juga diam-diam menaruh rasa kepada kakak angkatnya, Jonathan.
Namun, Melissa tahu bahwa perasaan itu tidak bisa dia ungkapkan. Mereka telah tumbuh besar bersama sejak dia diadopsi oleh keluarganya Jonathan saat masih kecil.
Jonathan adalah sosok kakak yang melindungi dan perhatian terhadapnya. Mereka memiliki ikatan yang kuat seperti saudara kandung.
Setiap kali Jonathan pulang ke rumah setelah sekolah, Melissa akan merasakan semacam getaran di dalam hatinya.
Dia akan berusaha untuk memperhatikan setiap kata dan gerakan kakak angkatnya mengenali setiap cerita dan kejadian yang dia bagikan.
Dan setiap cerita atau kejadian yang melibatkan wanita lain akan membuat hati Melissa sedikit teriris.
Melissa sendiri tidak pernah berani mengungkapkan perasaannya kepada Jonathan.
Dia takut akan merusak hubungan mereka yang sudah begitu baik.
__ADS_1
Dia takut jika perasaannya tidak pernah terbalas maka akan ada rasa canggung yang menghancurkan hubungan mereka.
Melissa bahkan berusaha untuk menekan perasaannya dan menyembunyikannya sebaik mungkin.
Namun semakin lama, perasaan itu semakin sulit dia kendalikan. Setiap kali mereka berkumpul bersama teman-teman mereka, Melissa akan berusaha untuk mengecilkan perasaannya.
Dia melakukan segala yang dia bisa untuk terlihat seperti adik perempuan yang seharusnya.
Tapi ada momen-momen langka ketika Jonathan menunjukkan perhatian khusus padanya membuat hatinya berdebar-debar.
Suatu hari saat mereka berdua sedang melewati taman dekat rumah, Jonathan secara tiba-tiba berhenti dan memandang Melissa dengan serius. "Ada yang ingin kukatakan padamu, Mel” kata Jonathan dengan suara gemetar. Melissa merasa jantungnya berhenti berdetak dan rasa gugup menghampiri. "Apa itu Kak Jonathan?" tanya Melissa mencoba menyembunyikan kegugupan di suaranya.
"Mel aku tidak yakin bagaimana cara melakukannya. Tapi aku harus mengatakannya,” ujar Jonathan dengan tatapan penuh kejujuran. "Aku menyayangimu Mel. Akan selalu seperti itu sejak pertama kali kita bertemu. Kamu sangat berarti buatku. Aku tidak tahu apa yang akan kulakukan tanpamu."
Mendengar kata-kata itu, hati Melissa berbunga-bunga. Apakah Jonathan sedang mengungkapkan perasaan yang sama? Apakah mimpi terindahnya akan menjadi kenyataan?
Namun sebelum Melissa bisa merespon, Jonathan dengan cepat menambahkan "Tapi kamu adalah adikku, Mel. Aku tidak bisa merusak hubungan kita yang begitu penting ini. Aku hanya ingin kamu tahu bagaimana pentingnya kamu dalam hidupku."
Perasaan campur aduk melanda hati Melissa. Di satu sisi dia merasa bahagia bahwa Jonathan juga merasa berarti baginya. Namun di sisi lain, dia merasa sedih karena perasaan Jonathan hanya sebagai kakak angkatnya.
Ketika Melissa akhirnya bisa menikah dengan Jonathan meskipun mereka awalnya adalah saudara angkat, mereka merasa sangat berbahagia dan bersyukur.
Melissa dan Jonathan telah menjalani perjalanan panjang untuk sampai pada titik ini, banyak halangan dan rintangan yang mereka hadapi bersama.
Dalam perjalanan hidup mereka, Melissa dan Jonathan tahu bahwa ada batasan sebagai saudara angkat terlepas dari ikatan emosional yang mereka miliki.
Namun, saat ini mereka memutuskan untuk mengambil langkah maju dan menjajaki hubungan romantis.
Meskipun awalnya ragu akan respon masyarakat dan keluarga, mereka berani menghadapi segala kemungkinan.
Keduanya memilih untuk mengikuti hati mereka, mengabaikan prasangka dan pandangan umum. Mereka ingin membuktikan bahwa cinta sejati tidak mengenal batasan dan bisa mengatasi segala halangan.
Karena itu, meskipun pada akhirnya Jonathan juga jatuh hati pada wanita lain.
Melissa tidak keberatan untuk menjadi yang kedua, bahkan yang ketiga, asalkan ia masih bisa bersama Jonathan.
Bersambung.
__ADS_1