
Tubuh kosmik Jonathan memiliki wujud seperti Jonathan, tetapi memakai armor dan memiliki sayap. Ini membuat Jonathan tampak seperti malaikat ketika memakai tubuh kosmik tersebut. Namun, tubuh tersebut dapat berubah-ubah wujud dan bentuk aslinya mirip dengan Silver Surfer.
Jonathan mulai berlatih menggunakan tubuh kosmik atau tubuh bintang tersebut. Ia menghadapi monster yang mirip kadal besar yang menyerang penduduk desa di planet tersebut. Dengan mengendalikan tubuh kosmiknya, Jonathan mampu dengan mudah mengalahkan monster tersebut dan menyelamatkan penduduk desa.
“Cara bertarung yang seperti bermain game ini sungguh membuat semuanya menjadi mudah," kata Jonathan senang.
“Ya, kau harus berterima kasih padaku," kata Lucky sedikit bangga.
Setelah itu, Jonathan bertemu dengan seorang pengembara luar angkasa yang memberitahunya bahwa masih ada banyak planet lain yang terancam bahaya dan membutuhkan bantuan. Jonathan merasa terpanggil untuk membantu dan sekalian untuk melatih kemampuannya agar lebih terbiasa.
“Lucky, kenapa orang itu mirip sekali dengan Dewi Athena?" tanya Jonathan.
“Masih banyak yang belum kau ketahui. Orang yang baru saja bicara denganmu itu adalah orang-orang dari dunia Dewa,” jelas Lucky.
Maksud Lucky adalah bahwa ada dunia yang mana penghuninya memiliki kemampuan luar biasa. Orang-orang bumi akan menganggap orang-orang ini adalah Dewa ketika melihat kekuatan mereka. Di kehidupan sebelumnya, Jonathan pernah datang ke dunia dewa itu dan menjalin hubungan baik dengan mereka.
Kemudian, Jonathan memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya ke berbagai planet lain dan ia menghadapi berbagai ancaman, serta berbagai jenis makhluk aneh. Ia tidak pernah menyerah dan terus melatih kemampuannya hingga menjadi semakin tangguh. Meski pun mereka tidak semengerikan makhluk iblis yang sebentar lagi akan muncul, tapi ini sangat bagus untuk latihan Jonathan menggunakan tubuh kosmik. Dari pada latihan, sebenarnya Jonathan malah sangat menikmatinya karena sensasinya benar-benar seperti bermain sebuah game.
Bayangkan saja, ia hanya perlu menekan simbol bentuk lingkaran, kotak, segitiga, atau silang yang ada di jari tangannya. Jika ia merasa lawannya terlalu tangguh, ia bisa mengubah mode serangannya dengan cara hanya mengucapkan simbol-simbol tersebut menggunakan mulut atau sekadar membayangkannya saja di pikirannya. Tentu saja, menyebutkannya lebih mudah daripada membayangkannya sih.
Saat ia menyerang, ia tinggal teriak, “Segitiga!” , atau “Kotak”, dan lainnya. Belum saat ia merasa malas menggunakan semua itu, ia masih ada cara lagi untuk menggunakan kekuatannya, yaitu mode otomatis. Ia hanya perlu menyebutkan rangkaian kode seperti cheat dan lalu tubuhnya masuk mode auto fighting.
“Baiklah, aku rasa ini sudah waktunya kembali," ucap Jonathan ingin menyudahi petualangannya.
__ADS_1
“Ya,” jawab Lucky. Saat ini, Lucky sedang dalam bentuk pedang. Namun, ia dapat berubah jadi senjata apa pun sesuai kebutuhan.
Untuk kembali, Jonathan hanya perlu mengatakan "Log Off" saja. Setelah itu, jiwanya akan kembali kepada tubuh fisiknya. Sementara tubuh bintangnya, ia akan berubah menjadi cahaya dan mengikutinya kembali.
Kembali ke kehidupan nyata. Acara reality show yang menyorot grup idol mengurus batita (bayi tiga tahun) itu benar-benar mendapat respon positif dari penonton.
Banyak penonton yang merasa terhibur dan terinspirasi oleh cara grup idol tersebut mengurus bayi atau batita dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab. Kebanyakan penonton juga mengapresiasi meningkatnya kesadaran akan pentingnya pendidikan anak usia dini, dan bagaimana kehadiran orang dewasa yang peduli dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Selain itu, acara reality show semacam ini, juga memberikan kesempatan kepada grup idol untuk menunjukkan sisi lain dari kepribadian mereka, yang mungkin belum terungkap dalam penampilan di atas panggung. Para idol yang mengambil peran sebagai pengasuh bayi juga terlihat lebih manusiawi lepas dari citra glamor dan sempurna yang seringkali melekat pada mereka.
Dengan begitu, acara reality show yang menyorot grup idol mengurus batita dapat dianggap sebagai bentuk hiburan yang positif dan sarana edukasi yang efektif bagi penonton.
“Followers kedua anakku bahkan lebih banyak dariku,” ucap Jonathan sedikit iri.
Jonathan mendapat tawaran agar anak balitanya bisa bermain film. Namun, ia tidak setuju karena Jonathan percaya bahwa pendidikan dan kesehatan anaknya lebih penting daripada karir di dunia hiburan untuk saat ini. Ia juga sadar bahwa industri film dapat memberikan tekanan yang besar pada anak-anak yang masih rentan.
Meskipun tawaran itu mungkin menarik, Jonathan memiliki prioritas yang lebih penting yaitu memastikan kesejahteraan dan masa depan anaknya. Ia yakin bahwa dengan memberikan perhatian dan dukungan yang memadai, anaknya akan tumbuh menjadi individu yang lebih mandiri tangguh dan sukses di masa depan.
Sebagai gantinya, Jonathan akan menerima tawaran untuk bermain film kolosal yang berjudul 'Tiga Cahaya Kebenaran'.
Sebenarnya masih banyak aktor lain yang dapat berperan di drama film kolosal itu, tapi pihak pembuat film tetap menginginkan Jonathan yang mengambil peran utamanya.
Alasan di balik pemilihan Jonathan sebagai pemeran utama dalam film tersebut antara lain adalah, mungkin karena keahlian aktingnya yang mumpuni dan kemampuannya dalam adegan aksi. Selain itu, Jonathan juga memiliki popularitas tinggi di Indonesia sebagai pengusaha muda sukses.
Dengan demikian, kehadiran Jonathan di film kolosal tersebut diyakini dapat menarik minat penonton dan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi film tersebut.
__ADS_1
Selain Jonathan, pihak pembuat film juga memilih aktor dan aktris lain yang dianggap cocok untuk memerankan karakter-karakter penting dalam film tersebut. Proses casting dan pemilihan pemain dilakukan dengan cermat untuk memastikan bahwa setiap karakter dapat dimainkan dengan baik dan sesuai dengan jalan cerita.
Setelah pemilihan pemain selesai, film tersebut mulai diproduksi dengan menggunakan teknologi dan peralatan modern. Pihak pembuat film mengambil tempat syuting di berbagai lokasi yang mencakup keindahan pemandangan alami seperti air terjun hutan dan pegunungan. Diharapkan film kolosal ini akan menjadi salah satu tontonan yang sangat menghibur bagi para penonton di Indonesia dan di seluruh dunia.
Hari pertama syuting, Jonathan sudah dituntut melakukan adegan aksi yang menegangkan. Dalam adegan tersebut, Jonathan diminta untuk melompat dari tempat tinggi ke sungai yang cukup dalam. Jonathan memang sudah terlatih dalam melakukan adegan aksi, namun kali ini level ketegangannya lebih tinggi dibanding sebelumnya.
Jonathan melihat ke bawah sungai yang jauh di bawahnya dan rasa ketakutan sedikit merasuk dalam dirinya. Ia mencoba untuk mengendalikan rasa takutnya dan fokus pada tugas yang harus dilakukan. Ia mempersiapkan diri berjalan ke ujung tebing dengan hati yang berdebar kencang.
Kendati sedikit merasa ketakutan, Jonathan tetap berusaha untuk tidak menunjukkan ketakutan di depan kru syuting. Ia berdiri tegak di ujung tebing dan menahan napas sejenak. Setelah mengambil napas panjang, Jonathan memberanikan diri untuk melompat ke dalam air sungai.
Saat melakukan adegan tersebut, Jonathan terus memikirkan keselamatan dirinya, menghindari cedera, dan melakukan aksinya dengan tepat. Ketika ia tiba ke bawah sungai, ia melihat ekspresi gembira dari kru syuting.
Jonathan merasa lega dan sedikit heran karena dirinya masih bisa merasa sedikit takut setelah banyak hal yang ia lalui selama ini.
Akhirnya, hari pertama syuting telah selesai dan para kru sangat senang karena Jonathan berhasil memerankan perannya dengan sangat baik sehingga meringankan pekerjaan mereka.
Namun saat tiba di rumah, Lucky sedikit mengejeknya karena mengetahui tuannya masih bisa merasa takut ketika harus melompat dari tempat tinggi.
“Apa kau ingin mencobanya?" ujar Jonathan seraya mengangkat tubuh Lucky tinggi-tinggi.
“Ampun!" ucap Lucky ingin dilepaskan.
Saat dalam wujud kucing, Lucky memang tidak bisa apa-apa selain menjadi seperti kucing biasa.
Bersambung.
__ADS_1
Bersambung.