
Lagi-lagi ada sekelompok orang tak dikenal mencegat Jonathan saat pulang kerja, tetapi dia mencoba untuk tenang dan mengendalikan dirinya.
Jonathan berhenti dan menatap mereka dengan tajam, bertanya dalam hati siapa mereka dan apa yang mereka inginkan.
Beberapa di antara mereka berbicara dengan suara keras dan kasar, sementara yang lain tampak diam dan serius.
Ada yang memegang senjata, membuat Jonathan semakin waspada dan hati-hati.
Dia mencoba untuk tetap tenang dan bertindak dengan bijak.
"Ada yang bisa saya bantu?" tanya Jonathan dengan suara tenang dan lembut.
"Kami punya urusan denganmu, Jonathan," kata salah satu dari mereka dengan suara kasar.
Jonathan menggelengkan kepala, "Maaf saya tidak tahu kalian siapa dan saya tidak memiliki urusan dengan kalian."
Sesuai perkiraan, Jonathan sengaja tidak didampingi pengawalnya agar dapat memancing mereka keluar.
Kelompok orang itu lantas mengajak Jonathan ke tempat lain. Itu adalah pabrik terbengkalai yang sudah lama ditinggalkan.
Saat tiba di tempat pabrik terbengkalai itu, kelompok itu mulai mencoba untuk menyerang Jonathan.
Namun, Jonathan mampu menghindari serangan mereka dengan mengeluarkan beberapa pukulan balik yang cepat dan akurat. Dia bergerak dengan cepat, menghindari pukulan mereka yang kasar dan berusaha untuk mempertahankan dirinya.
Ketika kelompok itu melihat bahwa mereka tidak bisa mengalahkan Jonathan, mereka memutuskan untuk berhenti menyerang dan mencoba untuk berbicara dengannya.
Jonathan menanyakan siapa orang yang telah mengirim mereka. Mereka hanya menjawab bahwa orang itu adalah salah satu anggota dari kelompok bela diri kuno di dunia bawah.
Namun, mereka tidak memberikan lebih banyak informasi tentang kelompok tersebut atau siapa sebenarnya yang memerintahkan serangan itu.
Jonathan merasa kecewa, namun ia juga sadar bahwa tidak ada gunanya memaksa mereka untuk mengungkapkan lebih banyak informasi.
Ia memutuskan untuk kembali ke rumahnya dan merencanakan langkah selanjutnya.
Setiba di rumah, Jonathan langsung menghubungi seseorang dan memintanya melakukan penyelidikan pada kelompok bela diri kuno itu.
Jonathan melakukan panggilan telepon ke Dmitry, seorang teman kenalannya yang bekerja sebagai detektif swasta.
__ADS_1
Jonathan menjelaskan situasinya kepada Dmitry dan memintanya untuk menyelidiki kelompok bela diri kuno tersebut.
Dmitry menyetujui untuk membantu Jonathan dan meminta informasi yang lebih detail tentang kelompok tersebut.
Jonathan pun memberikan apa yang dia ketahui tentang kelompok bela diri tersebut, termasuk lokasi mereka dan nama-nama yang ia curiga sebagai anggota mereka.
Dmitry menyatakan bahwa dia perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut sebelum melakukan tindakan lebih lanjut.
Dia meminta waktu untuk merancang rencana penyelidikan yang baik dan memberikan informasi yang paling akurat tentang kelompok tersebut.
“Baiklah, saya percayakan masalah ini kepadamu!" ucap Jo.
Setelah beberapa hari, Dmitry menghubungi Jonathan kembali dan memberitahunya bahwa dia telah menemukan informasi yang lebih detail tentang kelompok bela diri itu.
Dmitry menjelaskan bahwa kelompok itu berbasis di sebuah kuil tersembunyi dan memiliki anggota yang terdiri dari para pejuang handal.
Dmitry mengusulkan untuk mengirim mata-mata ke dalam kelompok tersebut untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Dia juga menyarankan agar Jonathan untuk tetap waspada dan tidak mengambil tindakan yang gegabah, karena kelompok tersebut dikenal sangat berbahaya.
Jonathan setuju dan berterima kasih kepada Dmitry atas bantuannya. Dengan informasi yang ia peroleh, Jonathan memutuskan untuk menunggu dan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.
Ketika Jonathan sedang memikirkan rencana untuk menghadapi kelompok bela diri kuno di ruang kerjanya, Dani tiba-tiba masuk dan tampak begitu marah kepadanya.
Namun, Jonathan mencoba tetap tenang dan mendengarkan apa yang ingin dikatakan Dani dengan sabar.
“Selama ini kita selalu melewati berbagai kesulitan bersama. Jadi, kenapa kau tidak bercerita padaku tentang masalahmu itu?” ujar Dani kesal.
“Maaf, Dani. Kali ini masalahnya sangat berbahaya dan aku tidak ingin terjadi sesuatu padamu dan yang lainnya," jawab Jonathan menjelaskan alasannya.
“Aku mengerti soal itu, tapi apa aku benar-benar tidak bisa membantumu?” tanya Dani.
Jonathan akhirnya mengizinkan Dani untuk membantunya tapi dengan syarat, ia harus belajar seni bela diri darinya.
Dahulu, Dani memang pandai berkelahi, tapi berbeda dari perkelahian sewaktu ia remaja.
“Baiklah,” ucap Dani setuju dengan syarat tersebut karena dia juga ingin belajar ilmu bela diri.
__ADS_1
Jonathan akhirnya mengungkapkan rencananya kepada sahabatnya tersebut.
“Dani, aku ingin merekrut lebih banyak anggota tim bodyguard. Kita perlu lebih banyak orang agar bisa menangani situasi yang mungkin terjadi di masa depan," ujar Jonathan.
Dani mengangguk setuju. "Aku sepakat, Jonathan. Namun, kita harus memastikan bahwa setiap anggota yang kita rekrut memiliki kemampuan yang sesuai dengan tugas mereka. Kita tidak boleh sembarangan dalam merekrut anggota tim bodyguard," jelasnya.
Jonathan setuju dengan pendapat Dani. "Tentu saja, kita harus melakukan seleksi ketat dalam merekrut anggota baru. Kita harus memastikan bahwa mereka memiliki pengalaman dan keterampilan yang cukup untuk mengatasi situasi yang mungkin terjadi," lanjutnya.
Setelah itu, Jonathan dan Dani bekerja sama untuk mulai mencari kandidat yang sesuai untuk direkrut sebagai anggota tim bodyguard mereka.
Mereka mulai menyusun kriteria yang harus dipenuhi oleh calon anggota, serta melakukan wawancara dan tes kemampuan untuk menemukan anggota yang terbaik.
Jonathan ingin mengangkat Dani sebagai ketua tim bodyguard. Tujuan utama tim bodyguard tersebut untuk berjaga-jaga apabila benar-benar terjadi konflik dengan kelompok bela diri kuno itu.
Pasalnya, sebenarnya mereka adalah geng kelompok pembunuh bayaran bernama Tengkorak Hitam. Jonathan mendapat informasi ini dari laporan Dmitry.
Selain kelompok atau Sekte Tengkorak Hitam, masih ada sekte bela diri lainnya dan biasanya mereka melakukan pertarungan rahasia.
Pertarungan antarsekte bela diri yang dilakukan secara rahasia tersebut memiliki tujuan untuk mempertahankan kehormatan dan kebanggaan sekte mereka.
Selain untuk kehormatan, pertarungan mereka juga untuk taruhan dan berebut wilayah kekuasaan.
Pertarungan mereka mirip seperti pertarungan gladiator di Roma kuno. Pertarungan itu diadakan sebagai hiburan dan seringkali diikuti oleh para gladiator yang terlatih untuk ikut pertarungan tersebut.
Namun, pertarungan itu juga seringkali menggunakan taruhan sebagai alat untuk meningkatkan gengsi dan menghasilkan keuntungan.
Selain itu, pertarungan untuk berebut wilayah kekuasaan juga terjadi seringkali dalam sejarah manusia.
Banyak perang yang terjadi karena adanya persaingan untuk menguasai wilayah yang dianggap penting dan menguntungkan bagi negara atau kelompok tertentu.
Kebetulan, usaha Jonathan berada di wilayah kekuasaan organisasi Tengkorak Hitam. Mereka menerima permintaan dari klien yang merupakan rival perusahaan Jonathan.
Jadi, mereka akan mengincar atau terus berusaha untuk menghancurkan Jonathan, kecuali jika ia memenuhi keinginan mereka untuk tunduk.
Intinya, sekarang Jonathan berencana membuat kelompoknya sendiri dan akan ikut berpartisipasi dalam pertarungan rahasia itu. Jadi, Jonathan harus memilih orang-orang yang tepat dan melatihnya untuk ikut bertarung bersamanya.
Jonathan mengumpulkan banyak orang agar diterima atau memenuhi syarat untuk mengikuti pertandingan itu. Selain itu, keamanan keluarga dan orang-orangnya akan lebih terjamin ke depannya.
__ADS_1
Jonathan ingin membuat kelompok terbaik sehingga mereka tidak bisa diremehkan begitu saja. Misi Jonathan adalah merebut beberapa wilayah dari kekuasaan Tengkorak Hitam.
Bersambung.