Sistem Cheat Game

Sistem Cheat Game
Episode 43


__ADS_3

Ketika Jonathan mengangkat pedangnya, ujung pedangnya bersinar terang karena terkena sinar matahari yang menyilaukan.


Dia menatap tajam ke arah musuhnya yang sudah siap untuk menyerang.


Jonathan merasakan adrenalin mengalir dengan deras dalam dirinya, siap untuk bertarung dengan segala kemampuannya.


Sementara itu, suasana di sekitar mereka begitu sunyi, hanya terdengar angin yang berhembus dengan pelan.


Seketika itu juga, Jonathan meloncat dan mengarahkan pedangnya ke arah tubuh musuhnya.


Namun, musuhnya yang tangkas berhasil menghindari serangan tersebut. Mereka berdua bertarung dengan sengit, saling membalas serangan dan menyerang dengan segala kemampuan yang dimiliki.


Ketika mereka berdua hampir kehabisan tenaga, Jonathan melihat celah pada pertahanan musuhnya.


Dengan segera, dia menyerang dengan penuh percaya diri. Pedangnya berhasil menebas tubuh musuhnya, dan pada saat itu juga ujung pedangnya kembali bersinar terang.


Yang Jonathan kalahkan tersebut adalah Jenderal Iblis pasukan musuh.


Melihat Jonathan berhasil mengalahkan jenderal pasukan iblis, semua prajurit jadi tercengang.


Mereka sebelumnya meremehkan Jonathan karena dia terlihat lemah dan kurang percaya diri.


Tapi sekarang, mereka bisa melihat keberanian dan keterampilan tempurnya.


“Hei, bukankah dia memegang Pedang Suci?" Semua orang baru sadar bahwa Jonathan adalah orang terpilih yang ada pada ramalan.


Jonathan kembali bertempur, menggunakan Pedang Suci dan kemampuan sihirnya untuk membantu pasukan kerajaan melawan pasukan iblis.


Jonathan berdiri di garis depan, sejajar dengan para tentara yang telah memilih untuk mengikuti komandonya.


Dia menggenggam Pedang Suci dengan kuat, merasakan kekuatan dan cahaya suci yang terpancar dari senjatanya.


“Kita harus menghentikan mereka secepat mungkin!” serunya kepada pasukannya. “Jangan tenggelam dalam ketakutan, kita adalah pasukan yang lebih baik! Kita akan mengalahkan mereka!”


Dalam sekejap, pasukan iblis muncul di depan mereka, menghampiri mereka dengan cepat.


Jonathan menggunakan sihirnya untuk melindungi pasukannya, melemparkan jurus api ke arah musuh-musuhnya.


Beberapa monster iblis berhasil dibunuh namun beberapa lainnya mencoba melarikan diri.


Tentara kerajaan yang berdiri di belakang mereka hanya melihat betapa kuat dan tangguhnya Jonathan.


Meskipun hanya seorang manusia, dia mampu bertarung dengan para makhluk supernatural.


Jonathan mengayunkan pedangnya dengan gerakan menyilang, memotong leher setiap iblis di depannya.


Dia berhasil melindungi pasukannya, dan mendorong mereka untuk melanjutkan perang.


Mereka bergerak maju, membunuh satu demi satu musuh-musuh mereka dengan mudah.

__ADS_1


Setelah beberapa saat berlalu, pasukan iblis itu mulai mundur. Jonathan dan pasukannya mengejar mereka, membunuh yang tersisa dan menyelamatkan kerajaan.


“Terima kasih,” kata komandan pasukan kepada Jonathan setelah pertempuran berakhir. “Anda telah menunjukkan keberanian yang luar biasa dalam membela kita.”


Jonathan hanya tersenyum. Dia tidak melakukan bahwa itu adalah segalanya, selain sebagai bagian dari panggilannya sebagai orang yang ditunjuk untuk menjadi pahlawan.


Hanya dengan kedatangan Jonathan, Jenderal iblis berhasil dikalahkan dan pasukan iblis akhirnya mundur meninggalkan Kerajaan Ignis.


Dengan ini, Raja Kerajaan Ignis dengan bangga memberikan Jonathan penghargaan tertinggi atas jasanya yang besar dalam melindungi kerajaan dan rakyatnya dari ancaman pasukan iblis.


Jonathan merasa sangat senang dan bangga dengan penghargaan tersebut.


Setelah beberapa hari, saat Jonathan bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanannya ke Benua Iblis, Raja Kerajaan Ignis memberikan kejutan yang tak terduga.


Raja Evans meminta Jonathan untuk tinggal di Kerajaan Ignis dan membantu melindungi kerajaan serta melatih pasukan kerajaan agar lebih tangguh lagi.


Jonathan merasa terhormat dengan tawaran itu dan mendapatkan rasa ingin tahu yang besar untuk menjelajahi Kerajaan Ignis. Ia dengan senang hati menerima tawaran tersebut dan bersedia tinggal di kerajaan untuk sementara waktu.


Selain itu, Lucky juga mengatakan bahwa ini bisa menjadi kesempatan untuk Jonathan melatih kemampuannya.


Setelah tiba di Kerajaan Ignis, Jonathan langsung bertemu dengan Raja Evans. Raja Evans memperkenalkannya kepada seluruh anggota kerajaan, mulai dari pejabat tinggi hingga pasukan elit.


Jonathan merasa terkesan dengan keramahan dan kesetiaan orang-orang di dalam kerajaan ini.


Tidak membuang waktu, Jonathan segera mulai bekerja. Ia diberi tugas untuk melatih pasukan kerajaan agar lebih tangguh dan siap menghadapi ancaman dari kerajaan iblis yang terkenal dengan pasukan perangnya yang kuat.


Jonathan memiliki metode pelatihan yang unik dan efektif. Salah satu pendekatannya adalah menggabungkan kemampuan fisik dengan strategi pertempuran.


Pada awalnya beberapa anggota pasukan meragukan metode pelatihan baru Jonathan.


Namun ketika mereka melihat hasilnya sendiri, mereka terkejut dengan kemajuan yang mereka capai. Pasukan kerajaan semakin tangguh dan saling mendukung satu sama lain.


Mereka belajar untuk memanfaatkan keahlian masing-masing dan bekerja sebagai satu kesatuan yang solid.


Melihat kemajuan yang dihasilkan oleh Jonathan, Raja Evans semakin yakin bahwa keputusannya untuk mengajaknya tinggal di kerajaan ini adalah keputusan yang tepat.


Ia melihat bahwa Jonathan tidak hanya memiliki keahlian bertempur yang luar biasa, tetapi juga memiliki bakat sebagai pemimpin dan motivator.


Seiring berjalannya waktu, pasukan Ignis semakin dikenal sebagai pasukan yang tangguh dan disegani di seluruh kerajaan.


Mereka tidak hanya melindungi kerajaan dari ancaman luar, tetapi juga membantu rakyat dalam menghadapi kesulitan atau bencana.


Jonathan juga berhasil mendirikan sebuah akademi tempur di kerajaan. Akademi ini tidak hanya melatih pasukan Ignis, tetapi juga menerima siswa dari kerajaan lain yang ingin belajar kemampuan bertempur yang mereka miliki.


Kehadiran Jonathan di Kerajaan Ignis tidak hanya menguatkan pertahanan negara, tetapi juga menginspirasi banyak orang.


Ia menjadi panutan bagi generasi muda yang ingin mengembangkan kemampuan mereka dan membantu orang lain.


Tentu saja Jonathan dapat melakukan semua ini berkat bantuan sistem dan saran dari Lucky.

__ADS_1


Akhirnya, pasukan monster dari benua iblis kembali menyerang kerajaan ignis. Untungnya pasukan ignis lebih siap setelah dilatih oleh Jonathan untuk situasi seperti ini.


Pertempuran dimulai dengan ledakan sorak yang menggema di medan perang. Pasukan Ignis dengan penuh semangat melawan pasukan monster dengan berbagai macam kemampuan yang menakutkan.


Jonathan berdiri tegak di garis depan memimpin pasukannya dengan keberanian yang membara.


Dia mengayunkan pedangnya dengan keahlian yang luar biasa, memotong monster-monster itu seiring dengan gerakan taktisnya.


Serangan-serangan yang tajam dan cepat membuat monster-monster itu terjatuh satu per satu.


Meskipun Jonathan hanya menekan simbol dan membiarkan tubuhnya bergerak seperti karakter game, tapi itu sungguh mengesankan dan tidak ada yang akan tahu akan hal itu.


Para ksatria Ignis yang juga telah dilatih oleh Jonathan, tidak kalah hebatnya dalam pertempuran.


Mereka menggunakan kemampuan dan kekuatan mereka dengan efisien, mempertahankan posisi mereka dan melawan pasukan monster dengan mata yang berkobar-kobar.


Tidak ada keraguan dalam hati mereka; mereka bertarung untuk melindungi kerajaan mereka, untuk melindungi tanah yang mereka cintai.


Namun, pasukan monster dari benua iblis tidak mudah dikalahkan. Mereka terus datang dalam jumlah yang tak terhitung, mencoba mengepung pasukan Ignis dari semua arah.


Kerajaan Ignis terancam tenggelam dalam keputusasaan.


Namun, Jonathan tidak menyerah. Dia berdiri teguh di medan perang, menginspirasi pasukannya dengan keberaniannya.


Dia memanggil pasukan elit terkuat Ignis mengarahkan mereka untuk membentuk formasi pertahanan yang kuat.


Dengan formasi itu pasukan Ignis menjaga posisi mereka dengan kokoh. Mereka saling melindungi satu sama lain mengisi setiap celah dalam pertahanan mereka dengan kekuatan mereka. Serangan-serangan monster-monster itu terhalang oleh perisai mereka yang terbuat dari keberanian dan kehendak untuk bertahan hidup.


“Lucky, aku benar-benar merasa seperti main game dan semua ini menyenangkan sekali," ucap Jonathan, masih sempat-sempatnya mengobrol dalam kekacauan tersebut.


“Fokuslah, Tuan!” tegur Lucky.


Sementara di pihak musuh, mereka yang melihat keberanian pasukan Ignis, monster-monster itu tiba-tiba merasa takut.


Mereka menyadari bahwa mereka tidak bisa mengalahkan semangat yang membara di antara ksatria Ignis.


Salah satu monster dari pasukannya melarikan diri dan yang lainnya segera mengikuti jejaknya.


Akhirnya, pasukan Ignis merayakan kemenangan mereka dengan sorak-sorai kemenangan yang bergema di seluruh medan perang. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Jonathan yang telah melatih dan memimpin mereka dengan baik.


Dengan pasukan monster yang tunduk pada kekuatan dan semangat pasukan Ignis, kerajaan Ignis dapat kembali hidup dalam kedamaian.


Mereka bangga akan keberanian dan kegigihan mereka dalam menghadapi ancaman dari benua iblis.


Jonathan yang telah membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang hebat terus melatih dan memperkuat pasukan Ignis. Dan kini, ia sudah bisa pergi ke dunia iblis untuk menghadapi Raja Iblis di sana.


Meski begitu, ia memutuskan untuk log off dahulu. Petualangannya di dunia simulasi memang seru, tetapi ia tidak bisa mengabaikan kehidupannya di dunia nyata.


Satu bulan di dunia simulasi hanya menghabiskan waktu tiga jam di dunia nyata. Hal ini membuat Jonathan tidak perlu khawatir menghabiskan waktunya berpetualang di dunia simulasi.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2