
Jonathan mendapat tawaran agar anak balitanya bisa bermain film. Namun, ia tidak setuju karena Jonathan percaya bahwa pendidikan dan kesehatan anaknya lebih penting daripada karir di dunia hiburan untuk saat ini. Ia juga sadar bahwa industri film dapat memberikan tekanan yang besar pada anak-anak yang masih rentan.
Selain itu, Jonathan juga ingin memastikan bahwa anaknya memiliki waktu yang cukup untuk bermain belajar dan tumbuh dengan baik tanpa terbebani dengan jadwal syuting yang padat.
Meskipun tawaran itu mungkin menarik, Jonathan memiliki prioritas yang lebih penting yaitu memastikan kesejahteraan dan masa depan anaknya. Ia yakin bahwa dengan memberikan perhatian dan dukungan yang memadai, anaknya akan tumbuh menjadi individu yang lebih mandiri tangguh dan sukses di masa depan.
Sebagai gantinya, Jonathan akan menerima tawaran untuk bermain film kolosal yang berjudul 'Tiga Cahaya Kebenaran'.
Sebenarnya masih banyak aktor lain yang dapat berperan di drama film kolosal itu, tapi pihak pembuat film tetap menginginkan Jonathan yang mengambil peran utamanya.
Alasan di balik pemilihan Jonathan sebagai pemeran utama dalam film tersebut antara lain adalah, mungkin karena keahlian aktingnya yang mumpuni dan kemampuannya dalam adegan aksi. Selain itu, Jonathan juga memiliki popularitas tinggi di Indonesia sebagai pengusaha muda sukses.
__ADS_1
Dengan demikian, kehadiran Jonathan di film kolosal tersebut diyakini dapat menarik minat penonton dan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi film tersebut.
Selain Jonathan, pihak pembuat film juga memilih aktor dan aktris lain yang dianggap cocok untuk memerankan karakter-karakter penting dalam film tersebut. Proses casting dan pemilihan pemain dilakukan dengan cermat untuk memastikan bahwa setiap karakter dapat dimainkan dengan baik dan sesuai dengan jalan cerita.
Setelah pemilihan pemain selesai, film tersebut mulai diproduksi dengan menggunakan teknologi dan peralatan modern. Pihak pembuat film mengambil tempat syuting di berbagai lokasi yang mencakup keindahan pemandangan alami seperti air terjun hutan dan pegunungan. Diharapkan film kolosal ini akan menjadi salah satu tontonan yang sangat menghibur bagi para penonton di Indonesia dan di seluruh dunia.
Hari pertama syuting, Jonathan sudah dituntut melakukan adegan aksi yang menegangkan. Dalam adegan tersebut, Jonathan diminta untuk melompat dari tempat tinggi ke sungai yang cukup dalam. Jonathan memang sudah terlatih dalam melakukan adegan aksi, namun kali ini level ketegangannya lebih tinggi dibanding sebelumnya.
Kendati sedikit merasa ketakutan, Jonathan tetap berusaha untuk tidak menunjukkan ketakutan di depan kru syuting. Ia berdiri tegak di ujung tebing dan menahan napas sejenak. Setelah mengambil napas panjang, Jonathan memberanikan diri untuk melompat ke dalam air sungai.
Saat melakukan adegan tersebut, Jonathan terus memikirkan keselamatan dirinya, menghindari cedera, dan melakukan aksinya dengan tepat. Ketika ia tiba ke bawah sungai, ia melihat ekspresi gembira dari kru syuting.
__ADS_1
Jonathan merasa lega dan sedikit heran karena dirinya masih bisa merasa sedikit takut setelah banyak hal yang ia lalui selama ini.
Akhirnya, hari pertama syuting telah selesai dan para kru sangat senang karena Jonathan berhasil memerankan perannya dengan sangat baik sehingga meringankan pekerjaan mereka.
Namun saat tiba di rumah, Lucky sedikit mengejeknya karena mengetahui tuannya masih bisa merasa takut ketika harus melompat dari tempat tinggi.
“Apa kau ingin mencobanya?" ujar Jonathan seraya mengangkat tubuh Lucky tinggi-tinggi.
“Ampun!" ucap Lucky ingin dilepaskan.
Saat dalam wujud kucing, Lucky memang tidak bisa apa-apa selain menjadi seperti kucing biasa.
__ADS_1
Bersambung.