
Debut girls band DP (Dream Princess) akan segera dimulai, tapi tiba-tiba terjadi keributan yang disebabkan oleh beberapa orang tak dikenal. Akhirnya, Jonathan dan tim bodyguardnya harus mengambil tindakan.
Jonathan dan tim bodyguardnya berusaha menenangkan situasi dan mengusir orang-orang tak dikenal yang merusak acara debut girls band DP tersebut. Beberapa pengunjung yang ketakutan berhasil diselamatkan dan direlokasi ke tempat yang lebih aman.
Setelah situasi tenang, Jonathan dan tim mencari tahu siapa pelaku yang mengganggu acara tersebut. Dari hasil penyelidikan mereka pelaku ternyata adalah orang-orang dari geng Tengkorak Hitam lagi.
Jonathan dan timnya kembali bertarung dengan geng tengkorak hitam. Namun, salah satu kameraman malah merekamnya dan menayangkannya secara live. Penonton yang menonton dari layar kaca televisi rumahnya atau secara live streaming malah mengira bahwa itu adalah bagian dari pertunjukan.
Jonathan pun mencoba untuk menghentikan kamera tersebut, namun penonton yang menonton malah semakin terhibur dan menikmatinya. Beberapa di antara mereka bahkan mulai memposting video tersebut di media sosial mereka sehingga membuatnya semakin banjir yang menonton.
Sementara itu, geng tengkorak hitam semakin agresif dan Jonathan terpaksa meninggalkan kamera itu dan fokus pada pertarungan. Mereka berhasil mengalahkan geng tersebut dan melaporkan aktivitas mereka kepada polisi.
“Astaga! Aku tidak mengerti dengan orang-orang zaman now!" keluh Jonathan heran.
Orang-orang zaman sekarang memang selalu penasaran dengan apa yang sedang terjadi di sekitar mereka. Ketika ada sebuah kecelakaan terjadi, mereka lebih memilih mengambil gambar melalui ponselnya daripada menolong korbannya.
Setelah pertarungan selesai, Jonathan merasa malu dan kesal karena perkelahian mereka direkam dan disiarkan secara langsung di televisi. Namun setelah beberapa jam, berita tersebut menjadi viral dan menjadi berita utama di seluruh dunia.
Jonathan dan timnya akhirnya selesai melakukan tugas mereka mengamankan acara tersebut dan kembali ke tempatnya masing-masing. Namun, Jonathan memutuskan untuk mengecek media sosialnya dan seolah tidak percaya dengan jumlah pengikut yang meningkat pesat dalam waktu singkat setelah videonya viral.
Dari situ Jonathan merasa ada peluang untuk menghasilkan konten yang lebih menarik dan meriah dengan menggabungkan aksi dengan teknologi untuk menciptakan tontonan yang berbeda dan inovatif. Jonathan bersama tim perusahaannya mulai mengeksplorasi ide tersebut dan membuat sebuah rencana untuk sebuah produksi baru yang lebih spektakuler lagi.
Jonathan dan tim perusahaannya akhirnya memutuskan untuk mengadakan acara pentas drama seni bela diri. Acara pentas tersebut diadakan di teater terbuka di tengah taman kota dengan panggung utama yang dibuat sederhana, namun tetap terlihat megah.
__ADS_1
“Pertunjukan akan dilakukan bulan depan. Saya harap semua dapat berlatih dengan semangat!” Jonathan meminta timnya berlatih keras sampai sebulan penuh sambil menggali ide dan mengatur teknis pertunjukan. Tim dan beberapa pemerannya adalah artis dan aktor yang berada di bawah naungan agensinya. Pentas tersebut diharapkan dapat mengeluarkan potensi hingga nantinya akan beberapa produser film yang meliriknya.
Pada hari pentas yang dinanti-nanti, sejumlah pengunjung datang untuk menyaksikan pertunjukan tersebut. Tentunya mereka cukup penasaran dengan konsep pertunjukan drama seni bela diri yang dihadirkan oleh Jonathan dan timnya.
Pentas dimulai dengan adegan pertarungan antara tiga orang yang menggunakan teknik bela diri yang berbeda-beda. Jonathan sendiri bertindak sebagai sutradara dan penata gerak sehingga adegan pertarungan mampu dihadirkan dengan sangat rapi dan presisi.
Selain adegan pertarungan, pertunjukan juga dilengkapi dengan dialog dan monolog yang mampu menyampaikan kisah dan pesan moral yang dalam. Semua pertunjukan itu tersaji dengan sangat apik dan dinikmati oleh para penonton. Pertunjukan ini juga disiarkan secara online agar dapat menarik banyak penonton.
Saat penampilan berakhir, penonton merasa sangat terhibur dan termotivasi oleh pertunjukan yang telah disajikan. Jonathan merasa sangat bahagia karena konsep pentas yang mereka rencanakan akhirnya berhasil terwujud dengan baik.
Dani dan Sutradara Nugroho ternyata hadir untuk menonton pertunjukan drama bela diri tersebut. Sutradara Nugroho langsung mengucapkan selamat pada Jonathan karena timnya menampilkan pertunjukan dengan sangat baik.
Jonathan merasa senang dan bangga mendapat apresiasi dari sutradara tersebut. Mereka berbincang-bincang sejenak tentang pertunjukan dan film-film yang pernah dikerjakan Nugroho. Pak Nugroho memuji keahlian Jonathan dan ketangkasan timnya dalam menampilkan aksi-aksi bela diri yang menjadi keunggulan pertunjukan tersebut.
“Saya berharap Anda ikut mengambil peran karena akting Anda di film sebelumnya sangatlah luar biasa," ungkap Sutradara Nugroho mengingat film yang Jonathan bintangi sebelumnya.
Namun, Jonathan menolak karena ia masih punya banyak hal lainnya yang harus diurus. Meski demikian, ia mengatakan akan terus mengembangkan bakat aktris-aktrisnya dalam seni pertunjukan agar memperoleh banyak kesempatan untuk bekerja di industri film dan teater.
“Ide kamu untuk melatih seni bela diri pada para calon idol, aktris, dan semua orang lainnya selain tim bodyguard, sangat bagus," ungkap Dani.
“Ya. Namun awalnya aku ingin mereka berlatih bela diri dengan tujuan agar bisa membela diri bila mana terjadi sesuatu. Siapa yang mengira bahwa hal itu akan berguna untuk kebutuhan syuting film," jawab Jonathan.
“Pemain film yang punya basic bela diri memang sangat dibutuhkan saat ini. Soalnya, dunia perfilman mulai marak menayangkan film dengan genre aksi atau laga,” jelas Dani.
__ADS_1
“Omong-omong, apa kau ada rencana untuk membuat game baru?" tanya Jonathan.
“Untuk saat ini perusahaan kita sedang fokus dengan mengadakan turnamen E-sport dan kolaborasi dengan pihak perusahaan lainnya," jawab Dani.
“Begitu. Aku rasa kau dapat mengurusnya dengan baik," ucap Jonathan.
“Ya, serahkan padaku. Lalu, bagaimana rencana soal turnamen pertarungan bela diri rahasia itu?" tanya Dani.
“Turnamen itu masih lama. Saat ini aku akan fokus melatih ilmu bela diriku saja," jawab Jonathan.
“Apa kau tidak bisa menggunakan kekuatan cheat anehmu itu saja?" tanya Dani.
Belakangan ini keduanya memang sibuk dan Dani sudah lama tidak menanyakan soal kekuatan cheat yang dimiliki Jonathan.
“Banyak hal yang berubah belakangan ini," jawab Jonathan.
“Aku mengerti. Kalau kau butuh bantuan, jangan ragu memberitahuku," ujar Dani.
Kedua orang tersebut akhirnya berpisah untuk kembali ke rumah mereka masing-masing.
Setiba di rumah, Jonathan disambut oleh istrinya, Rina, yang saat ini sedang mengandung bayinya Jonathan. Kedua istrinya memang sedang hamil saat ini. Tidak hanya Rina, Melissa dan ibunya juga menyambut kepulangan Jonathan dari tempat kerja.
Sebenarnya, ibunya terkadang masih tidak percaya bahwa putranya, Jonathan, benar-benar melakukan poligami. Namun, ia bangga pada Jonathan karena bisa bertindak adil dan bertanggung jawab. Selain itu, ia sangat bahagia karena sebentar lagi akan memiliki cucu.
__ADS_1
Bersambung.