Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Keterkejutan Para Penguasa Utama Alam Langit


__ADS_3

Zhou Tian tersenyum remeh melihat Ye Wuming yang gagal menghancurkan pelindung pulau melayang miliknya, dan dari informasi sistem ia tahu siapa itu Ye Wuming di Alam Langit, serta apa yang orang itu lakukan di Alam Fana.


Dari informasi sistem ia akhirnya tahu sosok dari Alam Langit yang saat itu membantu lima sosok di Alam Fana yang saat itu mengaku kalau diri mereka adalah Dewa.


“Ternyata dia sangat lemah!” ujar Zhou Tian menilai kekuatan yang dimiliki Ye Wuming.


Ia hanya meningkatkan kekuatan pelindung pulau melayang miliknya, sampai tingkat bisa menahan serangan kultivator ranah Dewa Langit tingkat Sempurna, padahal ia bisa lebih baik dari itu.


“Gege!” Panggil Zhu Ying yang datang menghampiri Zhou Tian bersama dengan Phoenix yang berada dalam wujud manusianya.


Zhou Tian tersenyum menyambut kedatangan Zhu Ying, yang langsung saja memeluk lengan kirinya, begitu berdiri di sebelahnya.


Sementara itu, Phoenix yang melihat sosok Zhou Tian, ia bisa merasakan kalau Zhou Tian jauh lebih kuat dari sebelumnya, dan dirinya bisa langsung mati jika berani menyinggungnya.


“Gege, kenapa di luar sana banyak orang? Apa mereka berniat buruk pada kita?” tanya Zhu Ying saat ia melihat banyaknya orang yang mengawasi keberadaan pulau melayang milik suaminya.


Zhou Tian dengan cepat memberi jawaban, “Mereka hanya orang yang datang untuk melihat-lihat, tapi kalau Ying’er tidak nyaman dengan keberadaan mereka, tidak sulit bagiku jika ingin mengusir atau bahkan memusnahkan mereka!”


Zhu Ying sebenarnya memang terganggu dengan keberadaan orang-orang yang terus mengawasi pulau melayang milik suaminya, dan ia ingin mereka semua pergi. Akan tetapi, ia hanya ingin mereka pergi, bukannya melenyapkan mereka.


“Gege tidak perlu memusnahkan mereka, tapi cukup mengusirnya!” ujar Zhu Ying mengutarakan apa yang menjadi keinginannya.


Menganggukkan kepalanya, Zhou Tian mengiyakan apa yang menjadi keinginan Zhu Ying, dan hanya dengan melambaikan tangannya ia membuat semua orang terpental menjauhi pulau melayang miliknya. Semua orang terpental tanpa terkecuali, termasuk Ye Wuming dan pulau melayang miliknya.


Bersama pulau melayang miliknya, Ye Wuming terpental menjauhi pulau melayang yang begitu ia inginkan, dan ia sadar jika apa yang baru saja terjadi adalah ulah dari pemilik pulau melayang, yang sama sekali tidak takut dengan keberadaannya.


Memastikan tidak lagi ada orang yang masih mengawasi pulau melayang miliknya dalam radius beberapa kilometer, Zhou Tian baru mengatakan pada Zhu Ying kalau ia sudah melakukan apa yang menjadi keinginannya.


Zhu Ying menganggukkan kepalanya puas dengan apa yang telah dilakukan Zhou Tian, dan sekarang ia bisa lebih tenang dari sebelumnya karena tidak ada lagi orang-orang yang terus mengawasi keberadaan pulau melayang milik suaminya.


“Ying’er, sebaiknya kita cari tempat duduk yang nyaman, sambil menunggu orang-orang penting di Alam Langit yang mungkin tidak lama lagi akan segera sampai!” ucap Zhou Tian, dan ia membawa Zhu Ying duduk di atas dahan pohon berukuran besar.

__ADS_1


Zhu Ying penasaran dengan orang-orang penting yang dimaksud suaminya, tapi ia tidak bertanya pada Zhou Tian, melainkan menunggu siapa yang segera datang.


...----------------...


Waktu terus berlalu, dan akhirnya orang-orang yang ditunggu Zhou Tian dan Zhu Ying datang. Meraka adalah para penguasa di Alam Langit, sama halnya dengan Ye Wuming yang sudah lebih dulu sampai sebelum mereka.


Dari lima sosok penguasa utama di Alam Langit, terlihat sosok wanita diantara mereka, dan sosok itu sangat menarik perhatian Zhou Tian yang melihatnya dari kejauhan. ‘Wanita itu, kenapa lagi-lagi aku melihat sosok yang sangat mirip dengan Zhu Ying? Bukan sekedar mirip, tapi keseluruhan mereka itu tidak ada bedanya.’


Sosok wanita yang dilihat Zhou Tian dan memiliki kemiripan dengan Zhu Ying, sosok itu adalah Shen Yiren. Sosok penguasa utama di Alam Langit, yang kekuatannya hanya kalah dari Guan Juzi, sosok paling kuat di Alam Langit yang sampai saat ini belum ada sosok di Alam Langit yang mampu mengalahkannya.


Sudah berkali-kali Shen Yired menantang Guan Juzi dalam pertarungan satu lawan satu, untuk memperebutkan posisi terkuat di Alam Langit, tapi ia selalu saja kalah dengan selisih yang begitu sedikit, meski saat ini mereka samas berada di ranah Dewa Langit tingkat Sempurna.


Sedangkan Zhou Tian yang kembali fokus pada kedatangan para penguasa utama di Alam Langit, menjentikkan jarinya, ia meningkatkan kekuatan pelindung pulau melayang miliknya, sampai ke tingkat tidak akan hancur meski di serang para penguasa utama Alam Langit, di waktu bersamaan.


“Kita tunggu saja apa sebenarnya yang mereka inginkan!” ujar Zhou Tian masih saja duduk tenang dengan Zhu Ying, meski para penguasa utama Alam Langit telah berkumpul di dekat pulau melayang miliknya.


Dari lima orang penguasa utama Alam Langit, ia benar-benar merasakan kekuatan yang berbahaya dari satu sosok, dan sosok itu adalah Guan Juzi. Selain Guan Juzi, yang lainnya tidak ada yang perlu ia waspadai.


Ia memang juga melihat ke arah pulau melayang milik Zhou Tian, dan ia harus akui kalau pulau itu memang lebih besar dari pulau melayang milik para penguasa termasuk lebih besar dibandingkan milik Guan Juzi, yang selama ini dianggap pemilik pulau melayang terbesar di Alam Langit.


Sampai akhirnya sekarang semua orang melihat keberadaan pulau melayang yang lebih besar dibandingkan milik Guan Juzi. Besarnya pulau itu, membuat pulau melayang milik Guan Juzi terlihat kecil saat ditaruh sejajar dengan pulau itu. Apalagi pulau melayang milik penguasa lainnya, yang lebih kecil dibandingkan milik Guan Juzi.


Di tempat berkumpulnya lima penguasa utama Alam Langit, kali ini bukan hanya Ye Wuming yang terang-terangan menginginkan pulau milik Zhou Tian. Tiga orang lainnya juga menginginkan pulau itu, termasuk Guan Juzi, yang biasanya tidak serakah pada sesuatu yang sedari awal bukan miliknya.


Ia juga menginginkan pulau melayang milik Zhou Tian, dikarenakan ia merasa pulau melayang yang begitu besar hanya pantas menjadi miliknya, yang merupakan sosok terkuat di Alam Langit, dan fakta itu tidak terbantahkan karena selama ini ia memang yang terkuat.


Namun, fakta ia selama ini adalah sosok terkuat di Alam Langit, semua itu terjadi sebelum Zhou Tian naik ke Alam Langit. Dengan adanya Zhou Tian, kemungkinan bisa saja terjadi pergeseran posisi sosok terkuat di Alam Langit.


Akan tetapi, untuk saat ini Zhou Tian belum tertarik dengan posisi sosok terkuat di Alam Langit, oleh karena itu ia belum berkeinginan menunjukkan diri di hadapan para penguasa utama Alam Langit.


Guan Juzi yang tidak sabar mengambil alih pulau milik Zhou Tian, ia menyuruh para penguasa menyerang pertahanan pulau melayang, yang memiliki beberapa lapis, dan papisan terluar merupakan susuan formasi array yang dibuat Zhou Tian.

__ADS_1


Empat orang penguasa maju bersamaan menyerang pertahanan pulau melayang milik Zhou Tian dengan mengerahkan setengah kekuatan yang mereka miliki.


Mereka hanya berempat, dikarenakan Shen Yiren sama sekali tidak ingin ikut campur dengan apa yang ingin dilakukan mereka berempat. Ia saat ini hanya menempatkan diri sebagai penonton, dan tidak akan ikut campur apapun yang terjadi dengan mereka berempat.


Keempat penguasa menyatukan kekuatan menyerang pertahanan pulau melayang, tapi mereka dikejutkan dengan apa yang terjadi, saat serangan mereka bukannya berdampak buruk pada pertahanan pulau melayang milik Zhou Tian, tetapi serangan mereka justru terserap, dan berakhir memperkuat pertahanan pulau melayang.


Melihat itu, hanya Ye Wuming yang tidak terkejut karena sebelumnya ia sudah menyaksikan semua itu terjadi pada serangannya. Bukannya menghancurkan, tapi justru menguatkan pertahanan yang mereka serang.


“Apa sebenarnya yang terjadi? Bagaimana mungkin ada kekuatan pertahanan yang mampu menyerap kekuatan kita, dan setelahnya kekuatan kita justru memperkuat pertahanan, yang seharusnya kita hancurkan?” ujar Guan Juzi bingung dengan apa yang terjadi.


Saat Guan Juzi dibuat kebingungan begitu juga dengan tiga orang lainnya, keempat orang itu begitu jelas mendengar suara yang berasal dari pulau melayang di hadapan mereka, “Pergilah sejauh mungkin dari pulau melayang milikku, sebelum hal buruk terjadi pada kalian!” suara itu begitu jelas, dan suara itu adalah milik Zhou Tian.


Zhou Tian hanya bicara dari tempat duduknya bersama Zhu Ying, dan ia sama sekali tidak memiliki keinginan menunjukkan diri di hadapan keempat penguasa, yang baru saja menyerang pertahanan pulau melayang miliknya. Namun, saat ia berbicara penuh nada ancaman pada Guan Juzi dan tiga orang lainnya, ia justru mengirim pesan jiwa yang cukup ramah pada Shen Yiren.


“Setelah aku mengusir mereka berempat pergi, aku ingin bertemu denganmu! Tenang saja, kita tidak bertemu berdua, melainkan aku akan membawa istriku dan salah satu binatang kontrakku!” bunyi pesan jiwa yang ia kirim ke Shen Yiren, yang membuat wanita itu merasa bingung.


“Kenapa ia tiba-tiba mengirim pesan jiwa padaku, bahkan ia ingin bertemu langsung denganku? Ia juga tidak memberi ancaman padaku seperti yang dilakukannya pada mereka. Apa mungkin ia tahu kalau aku berbeda dengan mereka yang sangat menginginkan pulau melayang miliknya?” gumam Shen Yiren dan hanya ia sendiri yang mendengar gumaman nya.


Berbagai pertanyaan timbul di benaknya, dikarenakan ia terus saja memikirkan pemilik pulau melayang misterius, yang mengajaknya bertemu secara pribadi.


Bisa saja ia menganggap pertemuan itu adalah jebakan, tapi entah kenapa ia yakin itu bukan sebuah jebakan, dan hati kecilnya mengatakan supaya ia bersedia bertemu dengan orang itu.


Shen Yiren akhirnya memutuskan untuk bertemu dengan pria pemilik pulau melayang yang secara pribadi mengajaknya bertemu, setelah ia berhasil mengusir empat penguasa yang sangat ingin merebut kepemilikan pulau melayang miliknya.


“Baiklah, aku menantikan pertemuan kita!” ia membalas pesan jiwa Zhou Tian.


Di sisi lain, Zhou Tian yang mendapatkan balasan dari Shen Yiren, ia hanya tersenyum dan entah kenapa ia tidak sabar mempertemukan Zhu Ying, Zhu Meili, dan Shen Yiren.


“Aku merasa ada hubungan khusus diantara mereka, dan itu yang membuat rupa mereka terlihat sama, bahkan aura mereka juga terasa mirip!...”


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2