Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Pembantaian Di Istana Penguasa Kota Teratai Emas


__ADS_3

“Swush...”


Hembusan angin dingin menyebar ke seluruh penjuru ruangan, membuat penguasa Kota Teratai Emas merasakan bahaya dari sosok yang masuk secara paksa ke dalam kamarnya.


Mengambil cincin penyimpanan dari cincin penyimpanannya, dia bangkit berdiri tegak menatap tajam dua sosok di depan pintu kamarnya. “Siapa kalian sebenarnya? Aku merasa sekalipun tidak pernah bersinggungan dengan kalian,” ucap penguasa kota.


“Kau memang tidak pernah bersinggungan langsung dengan kami, tapi perbuatan buruk yang kau lakukan pada saudara serta saudari kami, secara tidak langsung kau telah menyinggung kami,” ucap Zhou Tian.


“Berbuat buruk pada saudara dan saudari kalian? Bagaimana mungkin aku melakukan sesuatu yang buruk pada saudara serta saudari kalian, sedangkan aku tidak mengenali mereka? Lagipula, akhir-akhir ini aku sama sekali tidak meninggalkan istana ini, jadi bagaimana mungkin aku melakukan sesuatu yang buruk pada saudara serta saudari kalian?”


Penguasa kota menolak apa yang dituduhkan Zhou Tian padanya karena dia merasa tak melakukan apa yang dituduhkan pada dirinya.


Namun saat melihat kilatan mata berwarna merah dari dua orang di depan pintu kamarnya, dia sadar jika dua orang itu bukan manusia.


“Aku kira siapa yang begitu berani mengganggu kesenanganku, ternyata kalian hanyalah iblis rendahan yang sedang memberontak karena tidak tahu setinggi apa, gunung yang berada di hadapan kalian!”


Sebelumnya dia mengira dua orang yang mengganggu kesenangannya adalah orang-orang dari kekuatan besar yang tak sengaja dirinya singgung, dan karena itu sebelumnya dia mencoba bersikap sopan.


Akan tetapi, semuanya terasa berbeda setelah dia tahu kalau dua orang itu adalah sosok iblis.


“Kau pria sialan, karena kau sudah menggangguku, aku akan memberi kematian paling menyakitkan untukmu, dan kau wanita cantik aku akan memberi kepuasan padamu sampai aku puas!” Penguasa kota berbicara lalu dengan pedang di tangan dia maju menyerang Zhou Tian.


“Sangat lambat!” Kekuatan penguasa kota berada di ranah Alam Kaisar tingkat Sempurna, tapi gerakannya terlihat begitu lambat di mata Zhou Tian.


Dia sudah berada di tingkat Sempurna ranah Mortal, dan ada jarak yang begitu renggang antara kekuatannya dengan kekuatan penguasa kota.


“Kau tidak akan mati sebelum aku puas memberi siksaan paling menyakitkan!” Penguasa kota muncul di hada Zhou Tian, dan dengan pedang di tangannya dia mencoba memotong tangan Zhou Tian.


“Lambat dan lemah!” Zhou Tian hanya sedikit menggeser posisi tubuhnya, dan serangan penguasa kota hanya mengenai udara kosong. “Hanya bermodalkan kekuatan yang begitu lemah kau ingin menyiksa dan membunuhku? Dalam mimpi indahmu sekalipun, kau tidak akan memiliki kesempatan melakukan semua itu padaku!”


Mata Zhou Tian memancarkan niat membunuh yang begitu kuat saat dia menatap tajam sosok penguasa kota yang sekali lagi menyerang, tapi kembali hanya dengan satu gerakan kecil, serangannya berhasil dihindari secara sempurna.


Kilatan petir tiba-tiba muncul di tangan kanannya, begitu dia berhasil menghindari serangan penguasa kota. “Sekarang giliranku menyerang dan aku harap jangan dulu mati hanya dengan sekali serang!” Kali ini Zhou Tian menggunakan lebih dari setengah kekuatannya untuk melakukan serangan.


“Coba hindari seranganku jika kamu tidak ingin merasakan sakit!” Zhou Tian berbicara sambil menghindari serangan penguasa yang datang secara bertubi-tubi, dan begitu melihat celah dia langsung melakukan serangan balasan.


Merasakan bahaya dari serangan yang sedang dipersiapkan lawannya, penguasa kota tahu jika nyawanya berada dalam ancaman.


‘Sial, kekuatan orang ini terlalu besar! Aku seorang diri tidak mungkin dapat mengalahkannya!’ Penguasa kota berbicara dalam hati sembari memikirkan cara terbaik untuk menghindari serangan balasan lawannya, tapi syangnya serangan balasan sudah dilakukan lawannya, saat dia baru mulai berpikir.


“Swush...”

__ADS_1


Tinju Zhou Tian sangat cepat dan mampu membelah angin. “Tinju petir penghancur gunung!” teriaknya dengan suara lantang.


Dikarenakan menambahkan kekuatan elemen petir dalam tekniknya, terlihat adanya perubahan dari teknik itu dan perubahan yang terjadi, membuat teknik Tinju Penghancur Gunung memiliki daya hancur dua kali lebih mengerikan dari biasanya.


‘I-ini tidak bagus!’


Penguasa kota merasakan bahaya besae mendatanginya, dan bahaya yang datang bukanlah sesuatu yang mudah di hindari. Merubah seluruh energi spiritual miliknya menjadi perisai spiritual, daripada menghindar, dia bermaksud menahan datangnya serangan.


“Swush... Baang...”


Zhou Tian melayangkan tinjunya tepat ke arah kepala penguasa kota, tapi sebelum serangannya mengenai kepala orang itu, perisa pelindung yang terbuat dari energi spiritual muncul dan menahan serangannya. Keberadaan perisai memang berhasil menahan serangannya, tapi itu hanya beberapa saat sebelum perisai itu hancur berkeping-keping.


Penguasa kota membuka lebar kedua matanya saat melihat bagaimana perisai spiritual yang seharusnya mampu menahan serangan kultivator tingkat Menengah ranah Mortal, perisai otir ancur berkeping-keping hanya dengan satu kali serang.


Meski sempat tertahan keberadaan perisai spiritual, serangan Zhou Tian terus saja bergerak cepat megarah ke kepala penguasa kota.


Sementara itu, penguasa kota masih mencoba bertahan dari serangan Zhou Tian dengan memancarkan aura kuat dari tubuhnya. Dengan aura kekuatannya yang begitu kuat, dia sedikit ingin memperlambat pergerakan Zhou Tian.


Akan tetapi, lagi dan lagi usahanya hanua berakhir dengan sia-sia.


“Swush...”


‘Aku tidak pernah berpikir hidupku akan berakhir seperti ini,’ ucapnya dalam hati, sebelum serangan Zhou Tian menghantam keras kepalanya.


“Booommm...”


Dengan daya hancur tinju petir penghancur gunung, begitu serangan mengenai sasaran, serangan Zhou Tian sanggup menghancurkan kepala penguasa kota.


Tak berakhir sampai di situ, dengan kekuatan petir yang menjadi satu dengan tinjunya, kilatan petir yang begitu mengerikan muncul dari tinjunya, dan kilatan petir itu sanggup merubah tubuh penguasa kota menjadi butiran debu.


Dia berhasil melenyapkan keberadaan penguasa Kota Teratai Emas, bahkan tak ada yang tersisa dari bagian tubuh orang itu. Semua bagian tubuhnya berubah menjadi butiran debu lembut, yang begitu saja hilang tersapu hembusan angin.


Berhasil melenyapkan sosok penguasa kota, kedua mata Zhou Tian segera tertuju pada wanita yang hampir saja kehilangan kesucian mereka di tangan penguasa kota.


“Kakak Ying, aku tidak terlalu mengerti tentang wanita, jadi aku serahkan mereka pada kakak!” ucapnya pada Zhu Ying yang sejak memasuki kamar penguasa kota hanya diam di tempat.


Zhu Ying menganggukkan kepala mengerti, dan dia segera melakukan apa yang perlu dia lakukan pada para wanita dari ras iblis yang hampir saja menjadi korban penguasa Kota Teratai Emas.


Zhou Tian membiarkan Zhu Ying mengurus para wanita di dalam kamar, sedangkan dia sendiri memilih keluar kamar untuk melihat keadaan istana penguasa kota.


Istana penguasa kota masih terasa sunyi seperti sebelumnya, tapi dengan teknik Mata Emas miliknya, Zhou Tian dapat melihat tak lagi ada sosok manusia yang hidup di istana penguasa kota.

__ADS_1


“Kakak Lin serta yang lainnya, mereka begitu cepat menyelesaikan apa yang sudah seharusnya dapat diselesaikan dengan mudah,” gumamnya.


Dengan teknik Mata Emas nya, dia juga dapat melihat aura kehidupan para iblis yang datang berkumpul di pintu gerbang istana penguasa kota.


Jumlah mereka semakin banyak, dan itu hanya berasal dari mereka yang selama ini menjadi budak di istana penguasa kota. Belum lagi jika berhasil membebaskan seluruh ras iblis yang menjadi budak di Kota Teratai Emas, Zhou Tian bisa membayangkan seberapa besar peningkatan kekuatan yang nantinya dimiliki desa iblis miliknya.


“Tak lama lagi desa iblis dapat aku kembangkan menjadi kota kecil, yang memiliki kekuatan setara dengan kekuatan yang dimiliki Kerajaan Teratai!” Wajah Zhou Tian terlihat sangat bersemangat. Dari sebuah desa biasa di hutan siluman, tak lama lagi dia akan memiliki kota iblis, dan mungkin di masa depan dia dapat kembali mendirikan Kerajaan iblis.


Jika Kerajaan iblis benar-benar dapat kembali berdiri, kemungkinan dia dapat membebaskan seluruh ras iblis di Alam Fana dari perbudakan ras lain akan semakin besar.


...----------------...


Malam telah berlalu berganti pagi. Keadaan Kota Teratai Emas pagi ini masih begitu tenang seperti biasa, tapi tak lama kehebohan terjadi di setiap penjuru kota saat semua orang tak menemukan keberadaan para budak yang berasal dari ras iblis.


Bukan hanya satu atau dua orang yang kehilangan budak ras iblis mereka, tapi semua orang tanpa terkecuali telah kehilangan para budak yang berasal dari ras iblis.


Saat semua orang berbondong-bondong ingin melaporkan apa yang terjadi pada mereka pada penguasa kota, baru juga mereka memasuki halaman istana penguasa kota, mereka sudah disuguhi pemandangan yang sangat mengerikan.


Mereka melihat mayat para prajurit penjaga istana penguasa kota tersebar di segala penjuru istana, bahkan sampai di bagian dalam istana. Masuk semakin dalam ke istana penguasa kota, mereka berhasil menemukan mayat keluarga penguasa kota, tapi tak satupun dari mereka berhasil menemukan mayat penguasa kota.


Apa yang terjadi di istana penguasa kota bukanlah penyerangan, tapi ini adalah pembantaian. Namun, anehnya mereka tidak menemukan satupun mayat yang berasal dari budak penguasa kota, yang berasal dari ras iblis.


Mengetahui semua itu, semua orang yang datang ke istana penguasa kota menyimpulkan jika pembantaian yang terjadi kemungkin berhubungan erat dengan menghilangnya seluruh budak yang berasal dari ras iblis.


Kabar apa yang terjadi di Kota Teratai Langit juga telah tersebar sampai ke Kota Teratai Emas. Mengingat semua itu, salah satu bangsawan yang tinggal di Kota Teratai Emas, dia mengirim utusan pergi ke istana Kerajaan untuk melaporkan apa yang telah terjadi di Kota Teratai Emas.


Dua orang yang ditugaskan sebagai utusan segera berangkat menuju istana Kerajaan, dan mereka butuh waktu dua hari untuk sampai di tempat tujuan.


Sementara itu, disaat Kota Teratai Emas sedang dilanda kehebohan, di hutan yang terhubung langsung dengan hutan siluman, belasan ribu iblis bergerak menuju hutan siluman dengan pengawalan ketat sekelompok kultivator iblis.


Terlihat enam kultivator iblis bergerak di barisan terdepan, dan membukakan jalan untuk belasan ribu iblis yang berada di belakanhlg mereka. Enam kultivator iblis itu tak lain adalah Zhou Tian dan kelima temannya.


Setelah malam ini berhasil membebaskan seluruh iblis yang menjadi budak di Kota Teratai Emas tanpa memancing adanya kekacauan besar, mereka semua segera melakukan perjalanan menuju hutan siluman, dan butuh waktu satu hari satu malam untuk mereka sampai ke tempat tujuan.


‘Ditambah dengan para iblis di Kota lain yang belum dibebaskan, kemungkinan akan ada puluhan ribu iblis yang ke depannya menjadi penghuni Kota iblis.’


Zhou Tian berbicara dalam hati, dan meski nantinya tak semua iblis dapat menjadi seorang kultivator, setidaknya dia akan memiliki ribuan kultivator iblis yang dapat bekerjasama dengannya melindungi keberadaan Kota iblis.


...----------------...


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2