
Alam Langit, di sebuah hutan tidak jauh dari istana Penguasa Alam Langit.
Di sebuah hutan yang begitu lebat yang hanya berjarak puluhan kilometer dari istana Penguasa Alam Langit, hutan yang semula sepi seolah tidak ada kehidupan, tiba-tiba saja ramai terdengar suara pertarungan di tengah-tengah hutan, yang ditumbuhi pepohonan besar menjulang tinggi.
Trang... Trang...
Boom... Boom...
Terlihat dua kelompok saling beradu kekuatan, dan tidak ada salah satu kelompok yang terlihat ingin mengalah. Dari aura kekuatan ke-dua kelompok, bisa diketahui jika mereka adalah sekelompok iblis yang melawan sekelompok manusia, dan mereka sudah melakukan petarungan sejak beberapa waktu yang lalu.
“Kita harus membuka celah supaya bisa meninggalkan tempat ini dan bergabung dengan yang lainnya, yang saat ini sudah berada di istana Penguasa Alam Langit!” ujar salah satu iblis.
“Baiklah, aku akan membuka celah supaya kalian bisa pergi dari tempat ini!” sahut iblis lainnya dan langsung saja ia menyerang kelompok manusia dengan seluruh kekuatan yang dimilikinya.
Ia mengayunkan pedang di tangannya menahan lebih banyak serangan kelompok manusia, membuat teman-temannya memiliki celah untuk pergi melarikan diri, tapi teman-temannya bukanlah pengecut ataupun pengkhianat.
Mereka tidak ada yang pergi, melainkan kembali menyerang kelompok manusia, membantu teman mereka yang mulai kewalahan karena terlalu banyak menahan serangan musuh.
“Tidak mungkin kami membiarkanmu berjuang seorang diri! Jika bisa pergi dari tempat ini, kita akan pergi bersama, jika harus mati di tempat ini, kita semua akan mati!” ucap iblis wanita, yang kembali melawan kelompok manusia yang unggul dalam jumlah.
“Hahahaha... kalian semua iblis bodoh! Jika sebelumnya kalian bisa membuat celah, kali ini kalian semua akan mati di tangan kami!” ucap pria, yang mana ia adalah yang terkuat diantara anggota kelompok manusia.
Pria itu langsung saja menyerang dua iblis yang menjadi lawannya, dan terjadilah pertarungan dua lawan satu. Akan tetapi, karena ia unggul dalam kekuatan, dua iblis yang menjadi lawannya kewalahan, dan akhirnya keduanya terluka cukup serius sehingga tidak bisa kembali melanjutkan pertarungan.
Keadaan iblis lainnya kurang lebih sama, bahkan ada dua iblis yang dalam keadaan kritis akinat luka lebar di dada mereka.
Saat semua pasrah menerima kematian, tiba-tiba muncul puluhan sosok prajurit berzirah perak dengan sepasang mata menyala merah, menyerang kelompok manusia, dan ada tiga orang prajurit berzirah perak yang memberikan pertolongan pada para iblis yang terluka.
Dengan mudahnya puluhan prajurit berzirah perak yang merupakan prajurit iblis langit memusnahkan kelompok manusi, yang hampir saja membunuh sekelompok iblis yang sedang melakukan perjalanan menuju istana Penguasa Alam Langit untuk mendapatkan perlindungan.
Ini bukan kali pertama prajurit iblis langit menyelamatkan sekelompok iblis yang di serang sekelompok manusia saat mereka melakukan perjalanan menuju istana Penguasa Alam Langit. Ini sudah kejadian yang kesekian kali, dan beruntung kali ini tidak ada korban jiwa dari pihak iblis.
Setelah mendapatkan perawatan, sekelompok iblis dengan dibantu prajurit iblis langit, mereka melanjutkan perjalanan menuju istana Penguasa Alam Langit, dan tidak memakan waktu lama mereka akhirnya sampai ke tempat tujuan.
...----------------...
Beberapa waktu yang lalu...
Kabar jatuhnya istana Pengua Alam Langit ke tangan salah satu iblis dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru Alam Langit, membuat banyak iblis yang memutuskan pergi ke istana Penguasa Alam Langit untuk mendapatkan perlindungan.
Bersamaan dengan para iblis yang bergerak menuju istana Penguasa Alam Langit guna mendapatkan perlindungan, sisa kelompok pemburu iblis mulai membuat kelompok dalam jumlah lebih kecil untuk memburu para iblis yang melakukan perjalanan menuju istana Penguasa Alam Langit.
Banyak iblis yang menjadi korban dari kelompok pemburu iblis yang menanti mereka di beberapa rute menuju istana Penguasa Alam Langit, dan kabar pergerakan kelompok pemburu iblis segera saja terdengar oleh Zhou Tian yang berada di istana Penguasa Alam Langit bersama ketiga istrinya.
Mendengar itu ia memberi perintah pada prajurit iblis langit untuk memusnahkan seluruh kelompok pemburu iblis, dan menyelamatkan sebanyak-banyaknya kelompok iblis yang melakukan perjalanan ke istana Penguasa Alam Langit.
“Gege, apa kita tidak ikut membantu prajurit langit memusnahkan para pemburu iblis yang berkeliaran?” tanya Shen Yiren pada Zhou Tian.
Zhou Tian yang mendengarnya sejenak terdiam, lalu tidak lama kemudian ia pelan menggelengkan kepala. “Untuk sementara waktu percayakan semua pada prajurit iblis langit. Jika nantinya mereka tidak bisa mengatasi masalah kelompok pemburu iblis, baru kita akan turun tangan membantu mereka!” ucap Zhou Tian.
__ADS_1
“Tapi Gege, bukannya masalah ini akan lebih cepat terselesaikan jika kita sekarang juga membantu mereka?” ujar Zhu Meili.
Tersenyum Zhou Tian mendengarnya, dan ia berkata, “Belum tentu dengan adanya kita masalah ini bisa cepat terselesaikan, bisa saja kita justru mengganggu cara kerja prajurit iblis langit.”
Prajurit iblis langit sangar menghormati keberadaan mereka, jika mereka saat ini ikut campur menyelesaikan masalah dan nantinya prajurit iblis langit berpasangan dengan mereka di jalan, pasti akan terjadi kecanggungan, dan tentu itu akan memperlambat cara kerja prajurit iblis langit.
Oleh karena itu Zhou Tian memutuskan mereka baru akan ikut menyelesaikan masalah kelompok pemburu iblis, jika prajurit iblis langit tidak mampu melakukannya. Namun, dengan kekuatan prajurit iblis langit, tidak akan sulit bagi mereka memusnahkan seluruh kelompok pemburu iblis.
Benerapa waktu kemudian, banyak kelompok kecil prajurit iblis langit kembali ke istana Penguasa Alam Langit sambil membawa para iblis yang terluka atau sudah mati, tapi lebih banyak yang datang membawa kelompok iblis dalam keadaan baik-baik saja.
Melihat banyak iblis yang terluka Zhu Ying, Zhu Meili, serta Shen Yiren, mereka turun tangan langsung merawat mereka yang terluka, sedangkan Zhou Tian, ia bersama puluhan prajurit iblis langit mengurus iblis yang mati.
Setelah mengubur iblis yang mati secara layak, Zhou Tian menghampiri ketiga istrinya, dan ia senang sekaligus bangga melihat ketiga istrinya yang rela turun tangan langsung membantu banyak iblis yang terluka, meski sebenarnya banyak pelayan yang bisa melakukan, apa yang saat ini mereka lakukan.
“Kalian sangat luar biasa!” puji Zhou Tian pada ketiga istrinya.
Sedangkan tiga wanita yang mendapatkan pujian dari pria yang mereka cintai, ketiganya tentu saja senang, tapi mereka masih belum bisa menunjukkan perasaan senang itu secara langsung karena masih banyak iblis terluka yang membutuhkan bantuan mereka.
Dikarenakan semakin banyak iblis terluka yang berdatangan ke istana Penguasa Alam Langit, para pelayan diminta Zhou Tian untuk membantu ketiga istrinya. Ia sendiri tidak tinggal diam, melainkan ia akan turun tangan jika ada iblis yang terluka parah.
Sementara itu, keempat Jenderal langit yang memimpin pembersihan kelompok pemburu iblis, tentunya setelah mendapat perintah dari Zhou Tian, saat ini mereka telah berhasil membunuh ribuan anggota kelompok pemburu iblis, tapi mereka yakin masih banyak anggota kelompok pemburu iblis yang tersebar di berbagai tempat.
Ingin melenyapkan seluruh kelompok pemburu iblis, akhirnya mereka berpencar dengan masing-masing memimpin lima ribuan prajurit iblis langit, dan mereka berhak membunuh langsung ditempat, jika bertemu dengan anggota kelompok pemburu iblis.
Di sebuah tempat persembunyian, puluhan anggota kelompok pemburu iblis, mereka sengaja bersembunyi, menghindari keberadaan prajurit iblis langit yang dalam kekuatan jelas jauh lebih kuat dibandingkan mereka.
Meski jumlah mereka ada puluhan orang, mereka tidak akan mampu berhadapan dengan salah satu prajurit iblis langit, yang kekuatannya berada di ranah Raja Dewa, jauh dibandingkan mereka yang rata-rata berada di ranah Dewa Bumi.
“Sebaiknya kita bersembunyi di tempat ini sampai keadaan aman! Kita hanya akan mati konyol jika keluar sekarang dan bertemu mereka!”
Saat ini mereka bersembunyi di sebuah gua yang sangat luas, dan mereka tidak sadar jika salah satu Jenderal iblis langit sudah berada di dalam gua, dan tersenyum sinis menatap mereka yang belum menyadari keberadaannya.
“Aku kira kalian sembunyi dimana, ternyata kalian bersembunyi di tempat ini!” ucap Zhou Mu yang tentu saja mengejutkan puluhan anggota kelompok pemburu iblis, yang sebelumnya yakin jika keberadaan mereka tidak akan bisa ditemukan.
Namun, sekarang keberadaan mereka dengan mudah ditemukan, dan yang menemukan mereka bukanlah prajurit iblis langit, melainkan Zhou Mu, salah satu Jenderal iblis langit yang kekuatannya telah berada di ranah Kaisar Dewa.
Jelas mereka bukan lawan Zhou Mu, dan mereka hanya akan mati konyol jika melawan. Namun, mereka juga tidak mungkin pergi melarikan diri, dikarenakan mereka bisa merasakan ada banyak sosok yang telah menutup jalan keluar.
Tidak ada pilihan lain selain melawan, mereka akhirnya memutuskan melawan dan akhirnya Zhou Mu yang tidak hobi main-main dengan musuh, hanya dengan lambaian tangan, ia merubah seluruh musuhnya menjadi abu.
“Sungguh perbedaan kekuatan yang terlampau jauh, bahkan mereka tidak sanggup bertahan dari satu seranganku!” ucap Zhou Mu lalu ia pergi memimpin prajurit yang bersamanya, mencari keberadaan anggota kelompok pemburu iblis.
...----------------...
Seiring berjalannya waktu, semakin banyak kelompok iblis yang selamat sampai ke istana Penguasa Alam Langit.
Tidak ada lagi iblis yang sampai di istana Penguasa Alam Langit dalam keadaan mati, paling buruk mereka sampai dakan keadaan luka parah, tapi luka separah apapun dengan mudah bisa dipulihkan oleh Zhou Tian maupun oleh ketiga istrinya.
“Gege, sepertinya keadaan di luar sana sudah jauh lebih baik dari sebelumnya, terlihat semakin sedikitnya mereka yang terluka, bahkan sudah tidak lagi ada diantara mereka yang datang dalam keadaan sudah menjadi mayat,” ungkap Zhu Ying.
__ADS_1
“Ke-empat Jenderal iblis langit dan seluruh prajurit iblis langit telah bekerja keras untuk memusnahkan anggota kelompok pemburu iblis, dan aku yakin sekarang sudah banyak anggota kelompok pemburu iblis yang mati di tangan mereka, membuat semakin sedikit kelompok iblis yang sampai di tempat ini dalam keadaan buruk!” ucap Zhou Tian.
Zhu Ying yang mendengarnya mengangguk pelan, begitu juga dengan Zhu Meili dan Shen Yiren. Saat hari beranjak malam, mereka menyerahkan perawatan para iblis yang terluka pada para pelayan yang nanti akan saling bergantian.
“Gege, apa kita akan bermalam di tempat ini? Entah kenapa malam ini aku ingin bermalam di tempat ini!” ujar Zhu Meili yang ingin bermalam di kamar megah yang berada di istana Penguasa Alam Langit.
Bukan hanya Zhu Meili yang menginginkannya, nyatanya Zhu Ying dan Shen Yiren juga menginginkannya. Zhou Tian yang merasa tidak masalah dengan keinginan ke-tiga istrinya, pada akhirnya ia memutuskan menghabiskan malam ini dengan bermalam di kamar megah yang tentu menjadi miliknya, dan milik ketiga istrinya.
Setelah membersihkan diri di kolam pemandian, Zhou Tian dan ketiga istrinya menikmati makan malam bersama. Di tengah acara makan malam, mereka mendengar kabar jika situasi di sekitaran istana Penguasa Alam Langit semakin membaik.
Jika sebelumnya prajurit iblis langit hanya berjaga di benteng istana, mereka sekarang melakukan penjagaan sejak lima puluh dari istana Penguasa Alam Langit. Jarak itu bisa semakin jauh karena seluruh prajurit iblis langit dapat merasakan keadaan lima puluh kilometer di depan mereka.
Mendengar itu Zhou Tian dan ketiga istrinya bernapas lega, dan malam ini mereka bisa istirahat dengan tenang tanpa harus terus-terusan memikirkan keadaan di luaran sana. Sebenarnya mereka masih saja terpikirkan apa yang sedang terjadi di luar sana, tapi setelah selesai makan mereka memutuskan beristirahat karena hari esok ada banyak hal yang harus mereka kerjakan.
Salah satu yang harus mereka kerjakan adalah membangun tempat tinggal di sekitaran istana Penguasa Alam Langit, yang nantinya akan menjadi tempat tinggal para iblis yang ingin mendapatkan perlindungan, sebelum nantinya mereka dapat melindungi diri sendiri.
...----------------...
Pagi hari di istana Penguasa Alam Langit.
Bisa terlihat di wajahmu Zhou Tian saat ia melihat tanah kosong yang sangat luas, di sisi barat istana Penguasa Alam Langit. Dengan banyaknya pendatang yang mendatangi istananya, ia ingin segera membangunkan tempat tinggal untuk mereka.
Sebenarnya bukan hanya di sisi barat istana yang memiliki tanah kosong sangat luas. Di sisi selatan dan timur juga memiliki tanah kosong yang sama luasnya, begitu juga dengan sisi utara.
Rencananya ia akan membangun empat kota yang mengelilingi istana Penguasa Alam Langit, dan ia akan memulai membangun dari Kota Barat. Dengan bangunan kota megah yang bisa dibeli dari toko sistem, membangun sebuah kota tidaklah sulit dilakukan untuknya.
“Terlalu banyak pilihan, aku jadi bingung ingin membangun kota seperti apa?” ucapnya kebingungan.
Akhirnya ia memutuskan membangun kota-kota yang berbeda di setiap sisi istananya. Sisi barat akan menjadi kota perdagangan, sisi selatan akan menjadi kota pertambangan, sisi timur akan menjadi kota kultivator, dan sisi utara akan menjadi kota dengan menyediakan berbagai macam hiburan. Dengan perencanaan matang, ia yakin kota yang dibangunnya bisa menjadi kota maju di masa yang akan datang.
Zhou Tian segera membangun aoa yang ingin dia bangun, dan ia memulai semua dari sisi barat.
Saat ini sebenarnya masih terlalu pagi untuk mulai beraktivitas, tapi semua orang dikejutkan dengan bangunan kota yang tiba-tiba muncul di sisi barat istana Penguasa Alam Langit.
Bukan sembarangan kota yang muncul, melainkan kota megah yang kemegahannya hampir menyamai kemegahan istana Penguasa Alam Langit. Namun, semua orang yang melihat kemunculan kota itu, sekarang mereka dibuat bingung siapa yang membangun kota itu, termasuk Jenderal Zhou Gu dan Jenderal Zhou Hu yang menjadi saksi kemunculan kota megah yang muncul dalam satu kedipan mata.
Tidak lama kebingungan keduanya terjawab saat mereka mendengar suara Zhou Tian bergema di kepala mereka. “Arahkan para iblis yang baru datang untuk tinggal di kota yang baru saja aku bangun untuk mereka!” ucap Zhou Tian terdengar sangat jelas.
“Baik Yang Mulia,” balas keduanya bersamaan, dan mereka yang tidak lagi bingung langsung saja pergi melaksanakan apa yang diperintahkan Zhou Tian.
Segera para iblis yang baru datang maupun iblis yang semalam datang, mereka semua dipindahkan ke kota yang berada di sisi barat istana Penguasa Alam Langit.
Keadaan kota yang indah dan damai, mereka yang baru memasuki kota merasa akan betah tinggal di kota, apalagi keamanan mereka saat ini ditanggung oleh Jenderal prajurit iblis langit.
Rencananya, ke depannya Zhou Tian memang akan membuat para Jenderal prajurit iblis langit masing-masing memimpin salah satu kota, dan prajurit yang mereka pimpin akan menjadi prajurit penjaga kota.
Sedangkan untuk prajurit yang menjaga istana Penguasa Alam Langit, Zhou Tian akan melatih banyak prajurit, yang nantinya mereka akan menjadi prajurit penjaga istana Penguasa Alam Langit, dan ia juga akan menyiapkan Jenderal baru untuk memimpin mereka.
“Dengan begini sediki demi sedikit kekuatan ras iblis akan meningkat, dan hari kebangkitan itu akan semakin dekat! Begitu urusan di tempat ini selesai, aku akan membawa kekuatan besar ke Alam Dewa, dan menunjukkan pada mereka yang ada di Alam Dewa jika ras iblis mampu kembali bangkit!”
__ADS_1
...----------------...
Bersambung.