Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Kota Batu Apung


__ADS_3

Malam berganti dengan pagi yang cerah.


Pasar budak yang biasanya mulai ramai di siang sampai malam hari, pagi ini bahkan sebelum matahari terbit sempurna keadaan pasar budak telah ramai.


Bukan ramai karena banyaknya pelanggan yang ingin membeli budak, melainkan ramai oleh orang-orang yang melihat banyaknya mayat penjaga pasar budak, yang ditumpuk menggunung di depan pintu masuk pasar budak.


Saat beberapa orang yang berwewenang masuk melihat keadaan pasar budak, mereka tak menemukan keberadaan pemilik pasar budak.


Bertanya pada beberapa budak yang berada di penjara, mereka mendapatkan informasi yang mengejutkan.


Seluruh budak yang berasal dari ras iblis telah pergi melarikan diri bersama dua orang yang membebaskan mereka.


Dua orang itu juga yang diyakini telah membunuh seluruh penjaga pasar budak, termasuk pemilik pasar budak yang keberadaannya sampai saat ini belum diketahui.


Apa yang terjadi di pasar budak Kota Pasir Putih dengan cepat menyebar sampai kota lain, membuat pasar budak di kota lain semakin memperketat penjagaan.


Untuk dua orang yang dicurigai sebagai pelaku penyerangan pasar budak Kota Pasir Putih, pihak berwenang terus mencari keberadaan mereka.


Sedangkan dua orang yang sedang mereka cari, saat ini keduanya sedang bersantai di penginapan, yang berada di pinggir Kota Batu Apung.


Untuk ribuan iblis yang berhasil mereka bebaskan, saat ini mereka tinggal di dunia jiwa dan mendapatkan pengawasan ketat ketiga binatang kontrak Zhou Tian.


Sementara waktu mereka akan tinggal di dunia jiwa. Zhou Tian baru akan mengeluarkan mereka, begitu mendapatkan tempat layak untuk ditinggali.


“Gege, kemana tujuan kita setelah ini?” Zhu Ying bertanya pada Zhou Tian yang saat ini sedang duduk bersantai sambil menikmati secangkir teh.


“Aku mendengar jika esok hari di kota ini akan diadakan kompetisi untuk memperebutkan seratus tiket memasuki reruntuhan kuno istana Kaisar Naga. Ying’er, bagaimana kalau kita ikut serta dalam kompetisi?”


Zhu Ying mengangguk setuju lalu keduanya segera menikmati makan pagi bersama di dalam kamar.


Di tengah-tengah aktivitas makan bersama Zhu Ying, Zhou Tian mendengar suara yang sudah tak terdengar lebih dari satu bulan. Suara siapa lagi jika bukan suara sistem.


[Peningkatan sistem ke Versi 8.0 telah berhasil dilakukan]


[Hadiah peningkatan Versi sistem]


[100.000.000.000 Poin Sistem]


[100.000.000.000 Poin Pengalaman]


[Satu Kali Terobosan]


[Apa Tuan ingin menggunakan hadiah sistem untuk menerobos ke ranah yang lebih tinggi?]


[YA/TIDAK]

__ADS_1


“Sistem, apa aku harus melewati ujian petir Surgawi untuk dapat menerobos ranah Immortal Bumi? Jika iya, sebaiknya aku menunda untuk melakukan terobosan.”


[Tuan memang harus nelewa ujian petir Surgawi, tapi sepertinya kali ini petir Surgawi tak akan lagi berani menunjukkan diri saat Tuan menerobos ranah Immortal Bumi]


“Kenapa bisa begitu? Bukannya seharusnya dia muncul memberi ujian padaku?”


[Petir Surgawi faham akan kekuatan fisik Tuan. Sekalipun jutaan petir Surgawi datang menyambar tubuh Tuan, tak akan terjadi apa-apa pada diri Tuan, termasuk kekuatan Tuan juga tak akan meningkat karena sambaran petir Surgawi]


“Kalau memang seperti itu, bukannya tak akan terjadi apa-apa jika aku melakukan terobosan di tempat ini?”


[Tuan bisa melakukan terobosan di tempat ini, tapi sebelum melakukan terobosan Tuan harus lebih dulu memasang array pelindung supaya tempat ini tidak runtuh, saat terjadi lonjakan aura kekuatan dari dalam tubuh Tuan]


Mendengarnya Zhou Tian menganggukkan kepala, dan dia merasa malam ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan terobosan kekuatan ke ranah yang lebih tinggi.


Setelahnya tak terjadi pembicaraan lanjutan antara Zhou Tian dan sistem. Kembali melanjutkan makan, Zhou Tian sangat menikmati waktu berdua dengan Zhu Ying.


“Selesai makan, bagaimana kalau kita berkeliling kota ini? Sekalian kita bisa mencari keberadaan pasar budak di kota ini!” ucap Zhou Tian di sela makan.


Zhu Ying tersenyum sembari menganggukkan kepala pelan, menyetujui apa yang ingin dilakukan Zhou Tian begitu selesai makan.


Saat keduanya menikmati makan bersama, istana Lima Dewa digemparkan dengan kabar yang dibawa Ning Qiao, saat pagi ini kelima pilar kekuatan pelindung Alam Fana mengadakan pertemuan rutin.


Ning Qiao menceritakan pada ke-empat saudara sumpahnya tentang seorang pria yang mampu menghancurkan tubuh bayangannya.


“Apa kamu mengetahui identitasnya?” tanya Jiang Feng pada Ning Qiao.


Yang diberi pertanyaan cepat menggelengkan kepala lalu berkata, “Aku tidak tahu dia siapa, tapi dari informasi adikku, dia dan orang itu sama-sama menaiki artefak terbang dari Benua Selatan,” ucap Ning Qiao.


“Apa mungkin dia berasal dari Benua Selatan, dan dia adalah sosok yang sedang kita cari?” ujar Hui Bei.


“Memang ada kemungkinan dia berasal dari Benua Selatan, tapi untuk orang yang kita cari sepertinya bukan. Orang yang kita cari dan ingin kita temui saat ini telah menjadi Raja Kerajaan Iblis di Benua Selatan, jadi tidak mungkin dia berada di Benua Tengah, dan sengaja meninggalkan Kerajaannya!” Ning Qiao mengutarakan pendapatnya.


“Lalu siapa dia, dan bagaimana kita tidak tahu jika ada orang lain di Alam ini yang kekuatannya setara dengan kita?” tanya Song Nan.


“Akhir-akhir ini kita terlalu sering menghabiskan waktu dengan melakukan pelatihan tertutup, jadi wajar jika banyak hal penting yang kita lewatkan,” ucap Xiao Xifang.


Kepala semua orang mengangguk, setuju dengan ucapan Xiao Xifang.


“Abaikan dulu orang itu, kembali kita fokus pada Raja Kerajaan Iblis Benua Selatan! Bagaimana, kapan dia datang berkunjung ke tempat kita? Jujur aku sudah tidak sabar menjadikannya sebagai budak, dan kita akan kembali membuat jatuh kekuasaan iblis di Benua Selatan!” ungkap Hui Bei.


“Dia sudah dalam perjalanan. Mungkin dalam setengah bulan dia akan sampai di tempat ini,” ucap Jiang Feng begitu tenang.


“Hahahaha... itu kabar sangat bagus. Begitu kita memperbudak iblis itu, tak akan lagi ada iblis kuat yang mampu membuat mereka bangkit dari keterpurukan. Budak rendahan selamanya akan menjadi budak rendahan!” Song Nan bersuara lantang.


Sedangkan Ning Qiao yang sedari awal tidak setuju dengan rencana mereka, dia hanya bisa diam sambil menggertakkan gigi menahan amarah.

__ADS_1


Mengira tak ada yang memperhatikan kelakuannya, nyatanya Jiang Feng jelas melihat apa yang dilakukan Ning Qiao. ‘Sebenarnya aku juga kurang setuju dengan rencana itu, tapi demi kekuasaan tertinggi ras manusia, semua itu memang harus dilakukan untuk mencegah kebangkitan kekuatan ras iblis!’ Jiang Feng berbicara dalam hati.


...----------------...


Satu hari berlalu dengan cepat.


Kota Batu Apung yang biasanya ramai, hari ini jauh lebih ramai dari hari-hari biasanya karena banyaknya petualang yang datang ke kota untuk mengikuti kompetisi, memperebutkan tiket untuk memasuki reruntuhan istana Kaisar Naga.


Banyaknya kultivator yang ingin ikut serta dalam kompetisi, akhirnya petugas pendaftaran memutuskan hanya kultivator di atas ranah Nirwana tingkat Menengah yang bisa mendaftar sebagai peserta kompetisi.


Kultivator yang kekuatan lebih lemah dari persyaratan yang telah ditentukan, secara otomatis mereka tersingkir sebelum berhasil mendaftar.


Banyak kultivator yang kecewa dengan adanya peraturan tambahan, tapi saat melihat cukup banyak kultivator yang memenuhi persyaratan, mereka yang gagal mendaftar hanya bisa berlapang dada, dan mengakui kalau mereka memang lemah.


“Kami ingin mendaftar!” Setelah cukup lama mengantre, kini giliran Zhou Tian dan Zhu Ying mendaftar.


Dengan mengeluarkan aura kekuatan ranah Saint tingkat Sempurna, mereka sampai detik ini menjadi peserta terkuat, dan banyak peserta kompetisi berharap tak bertemu mereka di awal kompetisi.


Zhou Tian dan Zhu Ying sengaja menunjukkan ranah kekuatan yang cukup tinggi karena malas jika ada sekelompok orang tidak penting yang mengganggu mereka.


Terbukti, dengan menunjukkan kekuatan ranah Saint tingkat Sempurna, tak ada orang yang berani mengusik keduanya, bahkan tak jarang orang-orang menunduk saat melihat mereka.


Selesai mendaftar, Zhou Tian dan Zhu Ying memilih duduk di kursi peserta yang hampir penuh. Pria dan wanita akan mengikuti kompetisi terpisah, jadi tidak ada kemungkinan Zhou Tian bertemu dengan Zhu Ying dalam perjalanan menjadi pemenang kompetisi.


Pagi sampai siang hari adalah waktu pendaftaran peserta kompetisi, sedangkan kompetisi akan langsung dimulai begitu pendaftaran ditutup. Sedangkan untuk kompetisi yang akan dilakukan adalah kompetisi pertarungan bebas.


Yang dimaksud pertarungan bebas adalah peserta bebas membunuh lawan untuk menang, tapi selagi lawan sempat menyatakan menyerah, nyawanya akan terselamatkan.


Kompetisi seperti ini jelas akan memakan banyak korban jiwa, terutama karena banyak kultivator di Benua Tengah yang lebih baik mati daripada menyerah kalah.


Siang hari bertepatan dengan ditutupnya pendaftaran peserta kompetisi, di luar dugaan orang-orang, Song Nan, salah satu dari lima pilar kekuatan pelindung Alam Fana datang untuk menyaksikan jalannya kompetisi.


Menyambut kedatangan salah satu sosok yang begitu diagungkan, semua orang segera berlutut dengan kening menyentuh tanah, tapi itu tidak dilakukan Zhou Tian dan Zhu Ying yang masih tetap duduk tenang di tempatnya.


“Mereka terlalu menganggap tinggi seseorang yang hanya sedikit unggul dalam hal kekuatan. Lagipula kekuatannya hanya di ranah Immortal tingkat Puncak, lemah!” ucap santai Zhou Tian, yang hanya dapat didengar Zhu Ying.


Zhu Ying terkekeh pelan mendengar ucapan santai Zhou Tian.


“Meski kekuatanku lebih lemah darinya, merasakan pondasi kekuatannya yang begitu rapuh, tak sulit bagiku mengalahkannya!” ucap Zhu Ying percaya diri.


Zhou Tian yang mendengarnya mengangguk percaya. Kekuatan Zhu Ying memang baru akan menerobos tingkat Menengah ranah Immortal, tapi dengan pondasi kekuatannya yang telah disempurnakan, melawan Song Nan yang pondasi kekuatannya begitu rapuh, tentu tak akan sulit bagi Zhu Ying untuk mengalahkannya.


...----------------...


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2