
Zhou Tian membuka kedua matanya begitu dia berhasil menerobos ranah Dewa Agung tingkat Awal, dan hal pertama yang dilihat olehnya adalah keberadaan kristal bercahaya, yang kini telah hancur menjadi beberapa bagian.
“Kristal ini hancur begitu kekuatan yang ada di dalamnya berhasil aku serap!” ucapnya setelah memastikan kristal yang sudah hancur tidak bisa diperbaiki.
Tidak lama kemudian Zhou Tian merasakan kedatangan empat sosok dengan aura yang baginya sangat tidak asing. “Apa kalian sudah terlalu lama menunggu di luar sana sampai akhirnya menyusulku masuk ke tempat ini?” tanya Zhou Tian.
Mereka yang ditanya Zhou Tian adalah ketiga istrinya, dan satu lagi wanita adalah Song Qian.
“Apa yang Gege lakukan di tempat ini selama beberapa hari ini?” tanya Zhu Ying.
Zhou Tian tidak langsung memberi jawaban, melainkan lebih dulu dia bangkit berdiri, dan setelahnya berkata, “Aku sedang meningkatkan kekuatan, dan aku berhasil meningkatkannya.”
“Apa kekuatan Gege sudah memenuhi persyaratan yang diberikan Dewa Agung Song Bei?” tanya Shen Yiren, yang mana dia tidak bisa melihat seberapa tinggi kekuatan milik Zhou Tian.
“Bukan hanya berhasil memenuhi syarat tentang kekuatan yang diberikan Dewa Agung Song Bei, tapi aku sudah jauh melampaui persyaratan yang diberikannya!” ucap Zhou Tian, menjawab apa yang ditanyakan Shen Yiren padanya.
“Berada di ranah apa kekuatan Gege saat ini?” tanya Zhu Meili dengan rasa penasaran.
“Kekuatanku saat ini berada di ranah Dewa Agung tingkat awal, dan itu semua berkat warisan kekuatan yang ditinggalkan oleh Dewa Iblis sebelumnya! Tanpa warisan itu, kemungkinan aku masih belum bisa menerobos ranah Kaisar Dewa Surgawi dalam waktu dekat,” ucap Zhou Tian.
Keempat wanita jelas saja terkejut dengan pencapaian Zhou Tian, tapi mereka senang karena Zhou Tian berhasil memenuhi syarat kekuatan yang diberikan oleh Dewa Agung Song Bei. Setelahnya, pandangan mereka tertuju pada kristal pecah di tangan Zhou Tian, dan mereka yakin kristal itu adalah artefak yang digunakan Dewa Iblis sebelumnya untuk menyimpan kekuatannya.
“Apa selama aku berada di tempat ini kalian sudah melihat setiap bagian istana ini? Kalau sudah, apa kalian bisa membawaku ke tempat-tempat terbaik yang ada di istana ini?” tanya Zhou Tian, lalu dia menatap bergantian wajah ke-empat wanita yang benar-benar sama, tidak ada sedikitpun pembeda di wajah ataupun penampilan mereka.
Meski terlihat sama, tapi tidak sulit bagi Zhou Tian membedakan mereka, dan dia tidak akan salah dalam memanggil mereka.
“Kebetulan kami telah melihat setiap sisi istana ini, dan kami memiliki beberapa tempat yang pantas untuk ditunjukkan pada Gege!” ucap Zhu Ying, sedangkan tiga wanita lainnya hanya menganggukkan kepala mereka, setuju dengan Zhu Ying.
Mereka pun segera keluar dari ruangan luas yang kini telah sepenuhnya kosong. Keluar dari ruangan itu, ternyata kedatangan mereka sudah dinantikan oleh Zhou Lin dan tiga orang lainnya, lalu setelah kembali berkumpul bersama, mereka pergi ke tempat-tempat menarik yang ada di Istana Dewa Iblis.
__ADS_1
Setelah beberapa waktu berlalu dan puas melihat tempat-tempat menarik yang ada di Istana Dewa Iblis, mereka semua berkumpul di kediaman paling mewah yang terletak di kawasan Istana Dewa Iblis. Malam ini mereka akan bermalam di tempat itu. Namun, dikarenakan hubungannya dengan Song Qian belum resmi, Zhou Tian malam ini hanya ditemani Zhu Ying dan Shen Yiren, sedangkan Zhu Meili dan Song Qian, keduanya berada dalam satu kamar.
......................
Zhou Tian yang baru bangun dari tidurnya saat matahari sudah membumbung tinggi, dia tidak lagi melihat keberadaan Zhu Ying dan Shen Yiren di dalam kamar, tapi dia dapat merasakan aura keberadaan mereka tidak jauh dari kamar, yang semalam menjadi saksi betapa liarnya kedua wanita yang tidak kenal lelah memburu kenikmatan bersama dengannya.
“Sepertinya aku bangun sangat terlambat!” ucapnya pelan, lalu dia segera menuju kolam pemandian untuk membersihkan tubuhnya.
Meski Istana Dewa Iblis lama tidak berpenghuni, Zhou Tian bisa melihat jika semua yang ada di istana ini dapat digunakan, seperti halnya kolam pemandian yang airnya senantiasa dalam keadaan bersih.
“Pagi-pagi seperti ini enak rasanya jika ada yang menggosok punggungku, dan membersihkan bagian depan tubuhku,” gumamnya sambil bersandar di pinggiran kolam pemandian.
Baru juga ingin memejamkan mata, Zhou Tian melihat Song Qian datang ke kolam pemandian.
“Apa Gege masih lama mandinya? Kalau bisa, Gege jangan terlalu lama mandi karena kami sudah menunggu Gege untuk makan pagi bersama!” ucap Song Qian lalu dia buru-buru pergi.
Begitu selesai mandi dan berganti pakaian, Zhou Tian segera keluar dari kamar, dan dia yang memang sudah tahu dimana letak ruang makan, dia langsung saja pergi ke tempat itu.
Setelah kedatangan Zhou Tian, acara makan pagi bersama segera dimulai, dan meaki dengan hidangan sederhana mereka sangat menikmati makan pagi di tempat yang begitu indah dan tenang.
Begitu selesai makan pagi berdama, para wanita memilih pergi menikmati keindahan beberapa taman yang ada di Istana Dewa Iblis, sedangkan Zhou Tian dan kedua saudaranya, mereka memiliki melihat keadaan di sekitar Istana Dewa Iblis.
Ya, mereka bertiga keluar dari formasi yang mengelilingi Istana Dewa Iblis, dan dari tempat mereka berada, mereka dapat melihat keberadaan ribuan prajurit suci ras manusia yang sedang melakukan penjagaan. Zhou Tian yang menggunakan teknik mata emas, dia bisa melihat keberadaan puluhan Iblis di kejauhan, dan sepertinya mereka ingin pergi ke Istana Dewa Iblis.
Puluhan Iblis yang kebanyakan dari mereka adalah wanita, mereka sama sekali tidak bisa bergerak bebas dari tempatnya, dikarenakan di sekeliling mereka terdapat banyak prajurit suci ras manusia, dan sepertinya mereka sadar akan keberadaan prajurit suci.
“Kakak Lin, Kakak Gang, tidak jauh dari tempat ini terdapat puluhan Iblis, dan jika kita telat menyelamatkan mereka, mereka bisa saja tertangkap atau bahkan dibunuh oleh prajurit suci yang berada di sekeliling mereka!” kata Zhou Tian sambil menunjukkan arah dimana puluhan Iblis itu berada.
Ada jarak sejauh dua kilometer antara Zhou Tian dan kedua saudaranya, dengan puluhan Iblis yang membutuhkan bantuan mereka. “Kakak Lin, Kakak Gang, kalian ingin ikut denganku menyelamatkan mereka, atau kembali ke Istana untuk mempersiapkan tempat tinggal mereka?” tanya Zhou Tian yang pandangannya lurus menatap ke depan.
__ADS_1
“Tentu saja aku ikut denganmu menyelamatkan mereka,” jawab Zhou Lin.
“Begitu juga denganku,” ucap Zhou Gang tidak mau kalah.
Merekapun akhirnya memutuskan pergi menyelamatkan puluhan Iblis yang saat ini keberadaannya berada di tengah-tengah ribuan prajurit suci. Jika satu saja prajurit suci menemukan mereka, bisa dipastikan hal buruk bakalan terjadi pada mereka.
Dengan kekuatannya yang sudah mencapai ranah Dewa Agung tingkat Awal, Zhou Tian langsung saja mengirim serangan kuat ke arah ribuan prajurit suci. Dia tidak main-main dengan serangannya, dan dia yakin serangannya dapat langsung membunuh ribuan prajurit suci yang kekuatannya hanya berada di ranah Dewa Surgawi dan ranah Jenderal Dewa Surgawi.
Swush... Booomm...
Zhou Tian menggunakan pedang Naga Kegelapan untuk menyerang, dan serangannya yang begitu buat bukan hanya melenyapkan ribuan prajurit suci, tapi seluruh prajurit suci yang berada dalam jangkauan serangannya, semua musnah tidak bersisa.
Di sisi puluhan iblia yang sedang bersembunyi dan ketakutan, mereka terkejut dengan serangan yang tiba-tiba datang, tapi serangan itu tidak tertuju pada mereka, melainkan tertuju pada prajurit suci di sekeliling mereka.
Setangan itu memusnahkan seluruh prajurit suci disekitar mereka, dan tidak lama mereka melihat sosok tiga iblia yang melayang turun dari ketinggian, dan mendarat tepat di hadapan mereka.
Melihat keberadaan ketiga iblis, mereka sangat yakin jika serangan barusan dilakukan oleh salah satu dari mereka yang di tangan kanannya memegang sebuah pedang.
“Aku senang kalian baik-baik saja, dan sebaiknya kalian seger ikuti kami pergi dari tempat ini!” kata iblia yang memegang pedang, dan dia adalah Zhou Tian.
Dua Iblis lainnya tentu saja mereka adalah Zhou Lin dan Zhou Gang, dan sekarang mereka memimpin rombongan puluhan Iblis pergi ke Istana Dewa lblis.
Saat puluhan orang menyusul Zhou Tian dan dua iblia lainnya melewati formasi yang mengelilingi Istana Dewa Iblis, terdapat lima iblis yang tubuhnya terbakar begitu mereka mencoba melewati formasi. “Mereka bukan orang berhati baik!” ucap Zhou Tian.
Setelah mengucapkan semua itu, Zhou Tian menyerahkan puluhan Iblis yang berhasil masuk ke kawasan Istana Dewa Iblis pada Zhou Lin dan Zhou Gang. Sedangkan dirinya, dia memilih pergi menghampiri ketiga istrinya dan Song Qian.
......................
Bersambung.
__ADS_1