
Dua hari setelah pernikahan Henry dengan Miyami.
Laura berniat untuk tidak memberikan mereka berdua waktu untuk bersenang-senang setelah menikah. Selama bekerja dia selalu memikirkan sesuatu yang ingin menghancurkan mereka berdua tapi waktu masih belum memperbolehkannya untuk pulang ke rumah.
Hayato yang terus melirik ke arah Laura seketika tertarik dengan ekspresi Laura yang tiba-tiba seperti seorang penjahat dengan senyuman menyeringai serta tawanya yang menakutkan. Hayato melihat semua itu dengan penuh kesenangan seketika memberikan sebuah fetish untuk Hayato dan dia sadar akan hal itu.
Selama Laura cuti, Hayato jarang sekali bertemu dan berbicara dengan Laura walaupun mereka berdua hanya pacar palsu tapi Hayato ingin semua itu menjadi sebuah kenyataan untuknya karena itulah dia sedikit demi sedikit mulai memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya melalui ungkapan gerak tubuhnya serta perilakunya.
Hayato mengambil secangkir kopi yang kemudian dia bawakan menuju tempat Laura sembari berjalan dengan kaki gemetar seketika membuat karyawan yang melihatnya ketakutan dengan kopi yang di bawanya jatuh ke lantai.
"Ada apa dengan ekspresimu itu?" tanya Hayato sambil meletakkan cangkir kopi di atas meja Laura
Laura terkejut dengan kedatangan Hayato. Pandangan Hayato saat melihat wajah Laura yang terkejut seketika merasakan apa itu surga kemudian dia yang dekat dengan Laura tiba-tiba mencium bau wangi yang asalnya dari rambut Laura seketika membuatnya merasakan taman bunga.
Semua karyawan sudah mengetahui kalau Hayato menyukai Laura tetapi Hayato sendiri menganggap kalau perasaannya masih belum ada yang mengetahuinya sehingga dia ingin Laura menjadi orang pertama.
"Hayato kehadiranmu itu bagaikan sebuah bayangan penjahat yang suka mengincar para wanita dari titik butanya jadi bisakah kamu menghentikan perilaku menjijikan itu!" ucap Laura dengan ekspresi kesal
Walaupun sudah jatuh cinta dengan Laura tapi para karyawan mengetahui kalau mengatakan itu pasti akan membuat perasaan Hayato tersakiti. Namun, kenyataannya Hayato menutupi wajah puasnya yang mana membuat karyawan kantor tidak percaya dan terkejut akan Hayato yang ternyata sudah mabuk akan cintanya.
"Maaf mengganggu waktu anda!
Silahkan kopi panasnya!" ucap Hayato sambil kembali ke kursi kerjanya
"Ohh...
Makasih!" ucap Laura sambil minum kopi panas tersebut
Karyawan kantor bingung melihat Hayato yang kembali ke kursi kerjanya dengan ekspresi puas seakan-akan telah memenangkan pertarungan lalu mendapatkan hadiah.
__ADS_1
"Hayato sudah rusak!" gumam seluruh karyawan kantor
...
Cerita kembali ke Laura yang sudah selesai bekerja, Laura langsung memikirkan sebuah rencana bersama dengan Sistem Pelakor supaya bisa merebut Henry dari Miyami walaupun Laura terpaksa melakukan semua itu demi balas dendamnya tapi dalam rencana ini masih banyak kekurangan.
Kekurangan itu adalah Laura tidak merasa percaya diri untuk menghadapi Henry secara langsung dengan tatap muka karena penampilan Laura yang biasa saja akan menghancurkan rencana sekaligus dapat membongkar identitas Laura sehingga dia memikirkannya dengan keras dan sangat teliti.
Melihat Laura yang sangat serius untuk rencananya, Sistem Pelakor membantunya dengan memberikan sebuah usulan untuk berhubungan lewat aplikasi Talk Me. Laura teringat akan di kehidupan sebelumnya tentang Henry yang sering memakai aplikasi tersebut setelah mereka berdua menikah.
"Aplikasi ini sering sekali pria itu mainkan memangnya ada yang bagus di dalamnya?" tanya Laura dengan ekspresi ingin tahu
Talk Me adalah sebuah aplikasi pencari pasangan yang cocok untuk pengguna sehingga aplikasi ini sangat diminati oleh kaum yang belum mempunyai pasangan tapi aplikasi ini sering juga dijadikan sebagai pencari istri simpanan dan aku sudah mendata persentase kritik tentang aplikasi ini lebih tinggi daripada sarannya.
"Uwaahh...
Jadi pengguna memanfaatkan aplikasi ini untuk melakukan hal seperti itu sebaiknya kita hancurkan aplikasi pendosa ini!" ucap Laura dengan nada marah
Laura setuju menggunakan aplikasi itu untuk menggoda Henry dengan ini Laura mendapatkan tujuan dalam memakai aplikasi Talk Me. Sistem Pelakor langsung membuat akun untuk Laura yang foto profilnya memakai wajahnya dengan di edit menjadi cantik dan imut seperti seorang artis kemudian Sistem Pelakor masuk ke dalam aplikasi tersebut sambil meretasnya untuk mencari akun Henry.
Henry yang sedang mengendarai mobil sambil membuka Talk Me tiba-tiba mendapatkan sebuah notifikasi tentang pasangan yang sesuai dengan kriterianya dan pasangan itu adalah Laura yang sudah membuat akun dengan foto profil yang sudah di edit tiba-tiba Laura yang melihat hasilnya langsung kagum dengan kehebatan Sistem Pelakor.
Sistem Pelakor menjelaskan kalau penampilan itu bisa Laura wujudkan ketika poin yang di dapatkannya langsung diberikan ke status penampilan ketika mendengar semua itu Laura semakin terkejut dengan semua itu tapi dia bingung sekaligus ketakutan saat itu tiba.
Henry ketika mendapatkan notifikasi tadi mulai tertarik dengan kecantikan Laura kemudian Sistem Pelakor meminta Laura untuk memulai percakapan.
"Perkenalkan nama saya Ranaka Ayumi!
Salam Kenal, Henry!" ketik Laura sambil menahan sebuah ekspresi di wajahnya
__ADS_1
[Ping!]
Henry mendapatkan pesan karena saat ini dia mengendarai mobil, dia berhenti di pinggiran kemudian membuka ponselnya lalu membuka aplikasi Talk Me.
"Salam kenal juga, Ranaka Ayumi!
Bolehkah aku memanggilmu dengan nama Ayumi supaya lebih akrab?" ketik Henry sambil menunggu jawaban
Nama pengguna sudah terlihat sehingga Laura langsung memanggil dengan namanya supaya Laura terlihat sudah pengalaman dengan aplikasi tersebut. Sistem Pelakor memantau percakapan mereka berdua hingga Laura yang tadi menahan ekspresi tiba-tiba memperlihatkan semuanya dengan wajah kebingungan.
"Apa yang harus aku lakukan?
Menggodanya!
[Ting!]
Sebuah misi muncul yang mengharuskannya untuk menggoda Henry sampai terpikat sontak Laura mulai menyadari ego-nya dengan wajah membeku, Laura tidak ingin menggoda Henry bahkan dia tidak tahu harus menggoda Henry seperti apa karena yang ada di pikirannya hanyalah menghancurkan pria bajingan itu.
Laura kita perlu menggodanya!
"Ha...
Lebih baik aku mati daripada menggodanya!" ucap Laura dengan wajah serius
Haaaaa...
Lebih baik kita menyakinkan tujuan balas dendam itu untuk membuatmu melakukan ini!
Laura masih bersikeras untuk tidak menggoda Henry karena tidak dapat balasan dari Laura tiba-tiba membuat Henry kesal lalu dia kembali mengendarai mobilnya. Sistem Pelakor berusaha keras untuk menyakinkan Laura supaya dapat membuang ego-nya demi rencana dan kalau rencana rusak akan susah untuk mereka berdua membuatnya lagi bahkan ini adalah kesempatan emas untuk Laura.
__ADS_1
Laura bertarung dengan ego-nya di dalam pikiran sedangkan Sistem Pelakor menonton pertarungan itu dengan penuh semangat mendukung untuk membuang ego tersebut.
Bersambung...