Sistem Pelakor

Sistem Pelakor
Bab 8: Henry Melamar Miyami


__ADS_3

Laura mendapatkan cuti libur sehingga dia berniat untuk untuk memantau kehidupan Henry dan Miyami. Pertama yang akan dia datangi adalah pria bajingan bernama Henry karena Laura sudah mengetahui rumahnya yang mana masih sama seperti di kehidupan sebelumnya yaitu berada di Distrik Taito. Henry memiliki rumah bertingkat, luas dan besar sehingga mempunyai gerbang rumah, halaman rumah yang luas dan taman.


Laura sama sekali tidak melihat keberadaan Henry melalui CCTV yang dia akses dari bantuan Sistem Pelakor hanya berada di jarak sejauh 50 meter, Laura bisa memantau tanpa perlu dicurigai oleh siapapun karena tidak melihat pria bajingan itu. Laura memutuskan untuk memantau kehidupan Miyami tapi dia tidak terlalu mengetahui informasi Miyami di kehidupan sebelumnya.


Laura hanya mengetahui satu kalau Miyami adalah seorang perempuan yang akan melakukan apapun untuk mencapai yang dia inginkan seperti membunuh Laura di kehidupan sebelumnya. Laura menganggap kalau masalah ini akan menjadi sulit untuknya jika tidak dapat mengawasi kehidupan Miyami tetapi Sistem Pelakor yang mendengar kecemasan Laura tiba-tiba memunculkan kalimat kalau dia bisa memberitahu Laura lokasi dari Miyami.


Muncul sebuah peta di depan matanya yang langsung mengarah ke rumah Miyami dengan menuju ke Distrik Adachi setelah Laura mengikuti arah peta dan akhirnya berada tepat di depan rumah Miyami. Laura melihat bahwa rumahnya biasa saja dengan kualitas sedang serta tidak terlalu mewah yang membuatnya bagus adalah sebuah taman yang berada di sekitar distrik tersebut karena itulah Laura duduk di taman sembari memantau Miyami di CCTV rumahnya.


Ternyata Miyami adalah perempuan tunggal yang hidup bersama dengan kedua orang tuanya karena waktu Laura banyak sekali, dia berniat memantau Miyami selama mungkin. Berjam-jam terlewati dengan Laura menyadari kalau Miyami ternyata hanya orang biasa yang hidup dengan berpura-pura glamor dan mewah, itu terlihat dari pakaian yang berada di lemarinya.


Sore menjelang malam tiba-tiba Miyami langsung mandi sekaligus memilih pakaian mewah yaitu sebuah gaun berwarna merah serta menelepon seseorang melalui ponselnya setelah itu dia keluar sembari menunggu seseorang dan tiba-tiba muncul sebuah mobil mewah berwarna hitam dengan body mobil mengilap. Laura langsung mengetahui kalau itu bukanlah mobil milik Miyami karena terlihat seorang sopir yang meminta tujuan dengan memakai pakaian seperti sopir online.


Miyami masuk ke dalam mobil tersebut dengan menggunakan gaun berwarna merah dan terlihat sangat mewah kemudian mereka jalan menuju lokasi yang Laura belum dia ketahui oleh karena itu, Laura mengikuti Miyami dari belakang dengan jarak yang tidak terlalu dekat. Miyami tiba-tiba berhenti di sebuah restoran ternama yang berada di Tokyo sontak Laura seketika mengingat nama restoran tersebut karena sama seperti di kehidupan sebelumnya ketika Henry mengajaknya makan malam.


Miyami keluar dari mobil mewah itu sembari memberikan uang kepada sopir sehingga Laura sangat yakin kalau Miyami hanya perempuan yang berpura-pura kaya dihadapan banyak orang kemudian Miyami masuk ke dalam restoran ternama itu dengan santai seakan-akan sudah sering berada di restoran tersebut seketika membuat Laura merasa benci dengan aktingnya itu.


Karena Laura tidak mau masuk restoran jadinya dia memantau dari tempat duduk yang tidak terlalu jauh dengan restoran itu lalu Laura meminta kepada Sistem Pelakor untuk mengakses CCTV yang berada di restoran ternama itu kemudian saat sudah terhubung tiba-tiba orang pertama yang Laura lihat adalah Henry dengan memakai pakaian rapi sedang memanggil Miyami oleh karena itulah Laura tidak melihat keberadaannya di rumah tadi karena Henry sedang mempersiapkan makan malam di restoran itu.


Laura melihat kedekatan mereka berdua yang saling tertawa dan bercerita seketika membuat Laura membenci mereka berdua yang seperti itu seakan-akan sedang bersandiwara kemudian Henry tanpa basa-basi mulai menunjukkan hal yang sama seperti Laura alami di kehidupan sebelumnya yaitu memberikan cincin pernikahan tetapi di sini Henry langsung memakaikannya ke jari tengah Miyami.


Terlihat kalau Miyami sangat gembira ketika Henry mengajaknya untuk menikah bahkan semua pelanggan yang berada di restoran mulai tepuk tangan atas lamaran Henry yang sudah diterima oleh Miyami. Semua itu membuat Laura merasa mual tapi dia berusaha menahannya sambil berniat untuk meninggalkan mereka berdua tapi Laura akan terus mengamati Henry dan Miyami melalui CCTV rumah mereka masing-masing.


"Sepertinya hidup mereka sungguh menyenangkan untuk saat ini!" ucap Laura sambil tersenyum menyeringai


Tentang rencana selanjutnya!


Apa yang akan Laura lakukan?

__ADS_1


Laura pulang ke rumahnya dengan menaiki taksi online.


"Aku akan mengamati mereka terlebih dahulu!


Pertama menghubungi Bibi Yamako untuk mendapatkan undangan pernikahan mereka berdua!" balas Laura dengan suara kecil supaya tidak terdengar oleh sopir


Sahabat ibunya Laura kalau menurutku dia adalah wanita yang baik!


"Aku juga selalu berpikir seperti itu tapi anaknya ini sangat berbeda dengan sifat dari mereka mungkinkah Henry ini adalah anak pungut?" tanya Laura sambil tersenyum dengan candaan-nya sendiri


100% menurut data, Henry adalah anak mereka berdua dan sifatnya itu kemungkinan akibat dari pergaulan, lingkungan sekitar dan memang sifat bawaannya.


"Aku memilih opsi ketiga!" ucap Laura dengan nada pelan


Sepertinya jawaban anda benar!


Aku ingin kamu mencari nomor Bibi Yamako!" minta Laura sambil mengambil ponselnya


Siap akan saya lakukan!


Mohon tunggu beberapa menit!


Setelah 2 menit tiba-tiba sebuah notifikasi pesan muncul dengan nomor kontak Bibi Yamako terkirim melalui pesan dari ibunya sendiri. Laura menyadari kalau Sistem Pelakor melakukan Ghost Touch untuk mengirim kontak tersebut.


Laura menelepon.


"Halo dengan siapa ini?" tanya Bibi Yamako

__ADS_1


"Sudah lama sekali kita tidak berbicara, Bibi Yamako!


Ini Laura jangan bilang bibi lupa dengan suaraku?" balas Laura lalu balik bertanya


Bibi Yamako terkejut dan merasa senang dapat kembali mendengar suara Laura yang sangat dia rindukan. Setiap detailnya, Laura dipertanyakan seperti kehidupannya, karirnya, sekolahnya dan tentang pembatalan jodoh ketika Laura ingin menyinggung pembatalan jodoh itu tiba-tiba Bibi Yamako mengusulkan untuk bertemu di sebuah cafe supaya dapat melepaskan perasaan rindunya terhadap Laura.


"Baiklah untuk bibi tercintaku!


Saya akan datang sesuai yang bibi jadwalkan!" ucap Laura dengan nada sopan


"Wah, sopannya kalau begitu Laura jangan membiarkan bibi menunggu sendirian di cafe!" ucap Bibi Yamako dengan nada bahagia


"Tidak akan saya biarkan kalau begitu sampai jumpa lagi Bibi Yamako!" ucap Laura


"Sampai jumpa lagi Laura-chan!" ucap Bibi Yamako kemudian Laura mematikan panggilan suara itu


Mendengar perkataan Laura-chan tiba-tiba membuat sopir tersenyum dan berusaha menahan tawa sedangkan Laura membuang mukanya seakan-akan tidak ingin memperlihatkan ekspresi malunya lalu Laura kembali serius.


Taksi online berhenti di depan rumahnya Laura.


"Kita memerlukan surat undangan itu jadi Sistem Pelakor kalau aku dapat masalah, tolong di bantu!" minta Laura sambil masuk ke dalam rumahnya


Baik Laura-chan!


"Bisakah kamu hentikan panggilan itu!" ucap Laura dengan nada kesal sambil membuka pintu rumahnya kemudian masuk ke dalam


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2