
[Menghindar]
Pukulan boxing yang bodyguard Henry lakukan mengakibatkan Laura kewalahan untuk terus menghindarinya. Henry terus mencari seseorang di kantor pemerintah agar suratnya segera di proses.
[Menghindar]
"Hey, apa kamu tega untuk memukul seorang wanita?" tanya Laura sambil menjaga jarak
"l don't care!" jawab bodyguard Henry sambil memukul samping
[Menghindar]
"Berapa lama lagi?" tanya Laura dengan nada pelan
Tidak lama lagi sebaiknya Laura lakukan sesuatu untuk membuat Henry membongkar seluruh perbuatannya secara terbuka, saya akan menyalakan speaker yang langsung memberitahu orang di luar!
[Terkena Pukulan]
Tubuh Laura langsung terlempar jauh hampir menghantam dinding. Beruntungnya Laura langsung menahan pukulan kuat bodyguard Henry dengan kedua tangannya membentuk silang tetapi kedua tangan Laura mati rasa menahan pukulan tersebut.
[Kesakitan]
Bodyguard Henry langsung berlari kencang untuk menangkap leher Laura kemudian mengangkat tubuhnya lalu melempar Laura ke lantai dekat Henry berada. Laura sama sekali tidak berdaya melawan musuhnya hingga Henry yang kesal terhadap Laura langsung menginjak-injak tubuh Laura dengan sangat keras.
[Tertawa]
__ADS_1
"Lihatlah dirimu. Entah, apa yang aku perbuat kepadamu tapi semua perjuanganmu untuk menghancurkan kehidupan milikku kini menjadi sia-sia!" teriak Henry dengan merasakan sebuah kemenangan
"Sistem lakukan!" gumam Laura dengan beberapa luka di wajahnya
Sistem Pelakor langsung menyalakan speaker lalu para kerumunan komunitas Yamura berkumpul di depan kantor pemerintah sembari mendengarkan ungkapan pembuktian dari Henry yang tidak sadar kalau dirinya sedang dipermainkan oleh Laura.
"Ayahku yang bodoh itu akhirnya mati terbunuh di kedua tanganku, ibuku yang aneh akhirnya mati bunuh diri dan satu-satunya yang aku inginkan adalah harta warisan dari ayah bodoh itu kini aku sudah memiliki semuanya. Laura dirimu sudah berakhir!" teriak Henry dengan ekspresi senang
"Membunuh Bibi Yamako. Henry kupastikan kamu tidak akan bisa hidup dengan tenang!" ucap Laura dengan tatapan penuh amarah
[Suara Langkah Kaki]
Bodyguard Henry tiba-tiba dipukul dari belakang menggunakan kayu besar oleh komunitas Yamura yang akhirnya mengetahui kalau anak dari Yamura adalah pelaku dari pembunuhan jadi mereka semua menangkap Henry sembari memukulinya dengan keras sampai darah bercucuran di lantai. Kemarahan mereka kepada Henry seketika semuanya main hakim sendiri dengan Laura keluar dari kerumunan tersebut dengan melewati pintu belakang kantor pemerintah.
Tiba-tiba terlihat Hayato dan Miyami sedang menunggunya. Laura terkejut melihat Miyami paham dengan rencananya sehingga membawa Hayato kemari untuk melakukan hal terakhir yang sangat Laura inginkan.
[Kesakitan]
"Miyami pergilah!
Aku membebaskanmu. Akhirnya aku sadar kalau kebencian ini hanya untuk pria bajingan sepertinya, Miyami pergilah dan buat kehidupan baru tapi jangan melupakan kejadian yang menimpamu karena ini pelajaran hidup untukmu!" ucap Laura dengan napas terengah-engah
"Aku akan hidup sesuai permintaan dari kakakku, dia adalah jalan hidupku oleh sebab itu jangan mengganggu diriku lagi karena kali ini. Aku bersama bayi di dalam perut ini akan memilih hidup yang lebih tenang!" ucap Miyami sambil mengelus perutnya
"Berikan salam untuk kakakmu!" ucap Laura dengan napas pendek
__ADS_1
Miyami meninggalkan mereka berdua sedangkan Hayato panik melihat keadaan Laura yang terluka parah di sekujur tubuhnya hingga beberapa luka lebam di bagian tubuh penting yang melindungi hati, jantung dan tulang.
Hayato langsung mengangkat tubuh Laura untuk dibawa ke rumah sakit terdekat hingga Laura tidak bisa menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya sampai dirinya pingsan, Hayato membawa Laura dengan cepat untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Bertahanlah Laura!" teriak Hayato sambil berlari menuju rumah sakit
...
Dua hari kemudian. Kabar pembunuhan yang dilakukan oleh Henry yang merupakan anak Yamura dan Yamako menyebar luas di seluruh Jepang. Yamura seorang pembisnis kaya meninggal dunia diakibatkan suruhan dari anaknya untuk membunuh ayahnya sendiri agar mendapatkan harta warisan sedangkan ibunya meninggal bunuh diri akibat perintah dari anaknya sendiri.
Perbuatan Henry yang sangat keji itu memberikannya sebuah cap sebagai narapidana sadis dan seorang psikopat walaupun saat ini seluruh tubuhnya tidak bisa bergerak dikarenakan hasil dari serangan komunitas pendukung Yamura yang bermain hakim sendiri hingga membuat Henry terpaksa mengalami operasi di seluruh tubuhnya sebelum memasuki eksekusi mati.
Harta warisan ayahnya disumbangkan ke orang-orang yang membutuhkan. Dua bodyguard Henry ditahan seumur hidup, pelaku yang mendapatkan perintah dari Henry untuk membunuh ayahnya mendapatkan hukuman seumur hidup juga sedangkan untuk Henry sudah dilakukan eksekusi mati setelah selesai operasi, keinginan terakhirnya adalah agar dirinya diberikan sebuah kesempatan untuk hidup tapi seluruh penduduk Tokyo menolak permintaan tersebut.
Kasus ini di tutup dan seorang wanita yang membuka kedok Henry sama sekali tidak diketahui karena menurut kepolisian dari pernyataan "R" bahwa pelaku yang membongkar kedoknya itu sama seperti di kasus Henry jadi wanita ini sedang di cari polisi untuk diberi sebuah penghargaan.
Tetapi untuk menemukannya sangat sulit dikarenakan Sistem Pelakor menutup segala akses yang dapat membongkar identitas Laura yang sedang terbaring lemas di rumah sakit serta Henry bersamanya. Laura menceritakan semuanya, mulai dari awal sampai sekarang mungkin Henry tidak akan percaya itulah anggapan Laura tetapi Henry menganggap semua ucapan Laura sebagai ucapan yang sangat serius.
"Intinya aku adalah wanita yang sudah tidak suci seperti yang kamu kira. Hayato, apa kamu yakin ingin menikahi wanita sepertiku?" tanya Laura sambil menatap langit-langit rumah sakit
"Sudah kubilang kepadamu kalau diriku ini, sangat...sangat mencintaimu walaupun dirimu seperti itu. Laura, maukah kamu menikahi bersamaku?" tanya Hayato dengan ekspresi serius
[Menangis]
"A-aku...a-aku bersedia. Hayato, terima kasih sudah menerima diriku apa adanya!" ucap Laura sambil menutupi air matanya
__ADS_1
Bersambung...