Sistem Pelakor

Sistem Pelakor
Bab 30: Rencana Yang Matang


__ADS_3

Tengah malam yang sangat sunyi, Laura sudah berada di Kota Shibuya dengan sopir taksi memberikan sebuah peringatan kepada penumpangnya kalau Kota Shibuya di malam hari sangat berbahaya bahkan ada kabar tentang gadis muda hilang lalu ditemukan dengan kondisi tubuh terluka disertai trauma yang mengerikan sampai tidak bisa berbicara.


Laura membayar sopir tersebut lalu dia pergi meninggalkannya sembari menyuruh Sistem Pelakor untuk menghubungi kontak nomor yang tertuju ke prostitusi online di Kota Shibuya. Laura melepaskan sarung tangan lalu menggantinya dengan yang baru kemudian Sistem Pelakor terhubung dengan nomor kontak tadi tetapi Laura langsung mematikan panggilan tersebut.


"Sistem, bisakah kamu mencari lokasi panggilan tadi?" tanya Laura sambil berdiam diri di tengah taman


Sistem masuk ke dalam saluran panggilan hingga dia mencapai sebuah tempat yang berada di dekat taman, ternyata panggilan tadi mengenai seorang wanita dengan memakai pakaian terbuka serta merokok sendirian di bangku taman, Laura segera menuju lokasi tersebut.


Setelah berjalan kaki selama lima menit, Laura tiba di depan wanita itu lalu mengeluarkan ponselnya untuk memastikan bahwa dia adalah target yang sesuai tapi sebenarnya yang Laura lakukan adalah membuat wanita itu bingung dengan nomornya diketahui oleh sosok yang tidak dikenal. Sesaat ponselnya berbunyi keras hingga dia mengangkatnya lalu Laura mengambil ponsel wanita itu lalu membuang seketika memberikan dampak panik dan takut kepadanya.


"Apa yang kamu inginkan?" tanya wanita itu sambil ketakutan

__ADS_1


Laura menatap dingin kemudian dia menggunakan kesempatan tersebut untuk memakai Skill Suggestion agar wanita itu bisa membawanya ke tempat yang Laura inginkan. Skill berefek kepadanya lalu Laura bergerak menuju lokasi prostitusi online ilegal, untuk sampai ke tempat tersebut memerlukan suatu kondisi yang sangat merepotkan mulai dari memasuki gang sempit dan masuk ke rumah kosong yang di dalamnya ternyata adalah tempat hotel bebas melakukan hubungan badan dengan bayaran mahal.


Tiba-tiba ada seorang wanita menghampiri sosok yang Laura kendalikan dan ternyata dia adalah nona dari hotel bebas tersebut seketika Laura memanfaatkan kondisi ramai itu untuk menyuruh wanita yang dia kendalikan agar berbicara mengenai wanita bernama Renka.


Dari pembicaraan para pelacur di hotel bebas itu, Renka adalah sosok dewi yang memiliki harga mahal untuk satu kali main hingga bayarannya itu mampu membeli sebuah hotel dengan lima lantai lalu Laura mendapatkan informasi lagi tentang penculikan terhadap gadis muda yang akan di cuci otaknya agar menjadi bagian dari mereka kini Laura mengetahui semuanya karena hotel bebas terlalu ramai dengan pelanggan, membuat Laura tidak ingin menjadi pusat perhatian karena terlalu dekat dengan nona hotel bebas.


Laura masih tidak melepaskan kendalinya dengan nona hotel bebas tersebut kemudian dia keluar untuk memikirkan rencana yang harus dia lakukan dan sudah dipastikan kalau Renka berada di tempat tersebut dengan lantai berada di puncak, Renka adalah wanita licik tapi pintar dalam menyelesaikan masalah jadi Laura tidak akan memanfaatkan CCTV untuk memantau sebab akan memberitahu kalau Laura sedang mengawasinya jadi Laura memanfaatkan para pelacur dengan menggunakan Skill Penggoda yang bisa berdampak kepada wanita juga.


Untuk memberikan keamanan kepada 10 gadis muda itu, Laura memerintahkan nona hotel bebas agar membiarkan mereka terkunci sehari agar tidak dipakai oleh pelanggan. Laura merasa pusing sebab mengendalikan 10 orang adalah hal yang sangat sulit untuknya tetapi dengan menggunakan Skill Puppet yang memerlukan poin sangat banyak, memberikan sedikit keringanan untuknya lalu semua sudah berada digenggaman Laura kini hanya memerlukan satu sentuhan saja untuk memberikan Renka sebuah pelajaran yang tidak akan pernah dia lupakan.


Laura memantau setiap pelanggan pria yang masuk ke dalam hotel bebas dengan menyuruh Sistem Pelakor untuk mencari pria yang memiliki penyakit kelamin yaitu HIV. Namun, tidak ada satupun dari mereka memiliki penyakit tersebut karena hotel bebas sangat ketat akan peraturan pemeriksaan yang memastikan pelanggan memiliki kesehatan yang bagus jadi Laura terpaksa mencari di tempat lain yaitu disekitar Shibuya.

__ADS_1


Memerlukan waktu selama 20 menit untuk mencari pria penyakit HIV kini Laura mendapatkannya dengan pria berumur 22 tahun tapi dia memiliki kondisi mental yang sangat parah sebab penyakit HIV membuatnya dibuang dan dikucilkan oleh orang terdekatnya hingga dia memilih untuk menjauh. Laura memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengendalikannya jadi sudah ada 11 orang yang saat ini Laura kendalikan.


Mengendalikan pria itu sangatlah sulit sehingga Laura menjanjikan sebuah keinginan untuk pria tersebut karena salah satu untuk memakai Skill Suggestion adalah memberikan imbalan. Rencana Laura sudah sangat matang kini tinggal menjalankannya tepat setelah hari berganti ke-7 yang berarti sudah satu minggu.


Laura memilih untuk tinggal di hotel terdekat agar lebih mudah mengendalikan 11 orang tersebut serta mendapatkan setiap informasi. Laura meminta cuti kepada Hanchou dan dia mendapatkannya setelah itu malam harinya tiba kini Laura beraksi untuk menjalankan rencananya.


Laura, aku sudah memanggil polisi untuk datang ke lokasi dengan memberitahu penculikan 10 gadis muda yang telah hilang disertai prostitusi online ilegal kini memerlukan waktu sebanyak 30 menit sebelum kedatangan polisi jadi selesaikan rencanamu sebelum polisi datang!


Laura membawa pria yang sudah siap menularkan virus HIV sekaligus jumlah uang yang sangat banyak dari 10 pelacur. Semua pelanggan serta pelacur yang ada sama sekali tidak diperbolehkan untuk keluar dari hotel bebas kini Laura memanfaatkan kendali penuh nona hotel bebas setelah itu menyuruh pria itu untuk segera memesan Renka agar dapat tertular virus HIV.


"Mari kita mulai!" ucap Laura di depan pintu hotel bebas

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2