
"Hahah...
Sistem, apa kamu tadi melihat Henry kena tamparan tadi?" tanya Laura sambil tertawa
Saya melihatnya dan suara tamparan yang Miyami buat ternyata sangat keras hingga satu restoran mendengarnya!
"Benar sekali!
Wah, aku tidak menyangka akan seru seperti ini. Balas dendam memang luar biasa sekali!" ucap Laura dengan ekspresi bahagia
Tapi pertunjukan belum selesai!
"Betul sekali karena satu orang sudah dipermalukan dan image miliknya sudah hancur di depan umum sekarang giliran Miyami untuk mendapatkan sesuatu yang seharusnya dia dapatkan, aku penasaran dengan raut wajahnya ketika melihat Henry menunjukkan wajah aslinya!" ucap Laura dengan senyum menyeringai
Mereka sedang menuju arah pulang ke rumah tapi kita tidak bisa melihat ke dalamnya karena di dalam mobil Henry sama sekali tidak ada yang bisa dijadikan kamera.
"Kita hanya perlu menunggu mereka di rumah sebab ada CCTV lagipula rumahnya masih sama seperti di kehidupan sebelumnya!" ucap Laura sambil mengingat kehidupan sebelumnya
Ini akan sangat menarik itulah raut wajah Laura yang seakan-akan ingin mengungkapkan hal itu!
...
[Brooom!]
Henry menggeber mesin mobilnya supaya teriakan Miyami tidak terdengar oleh pengemudi lainnya tapi suaranya semakin tinggi hingga Henry berusaha keras untuk tetap sabar.
"Apa maksudmu menggunakan aplikasi Talk Me itu!" teriak Miyami dengan ekspresi marah
"Sayang, aku sama sekali tidak tahu mengenai aplikasi itu!" balas Henry dengan niat bohong
"Henry sudah cukup kebohonganmu itu bukannya sudah jelas tadi siapa yang meneleponmu!
Cukup sudah katakan saja, siapa wanita itu dan mari kita selesaikan semua ini!" ucap Miyami sambil menatap ke arah Henry
__ADS_1
"Oke-oke, wanita itu adalah anak buah dari pesaing bisnis yang sedang aku lawan saat ini mungkin saja karena dia iri dengan perusahaanku yang selalu sukses sehingga dia berniat untuk menghancurkan hubungan kita melalui hal seperti ini jadi tolonglah sayang jangan prasangka buruk kepadaku!" balas Henry dengan kebohongannya
"Henry!
Sudah aku katakan jujur kepadaku, itu saja!" ucap Miyami sambil memegang dahinya
"Sayang itu adalah kebenarannya!
Dengarkan ini, pesaing perusahaanku itu sangatlah banyak jadi tidak heran kalau salah satu dari mereka memang berniat menghancurkan diriku bahkan ada yang membenciku karena suatu alasan jadi bisa saja ini ulah mereka!" ucap Henry sambil berusaha menjaga image-nya
Miyami terus memegang dahinya dengan rasa lelah serta kesal.
"Aku tidak percaya dengan ucapanmu itu!
Sekarang kamu itu hanyalah seorang laki-laki yang penuh dengan kebohongan!" ucap Miyami dengan raut wajah sedih
"Sayang, aku tidak pernah berniat sekalipun untuk selingkuh darimu mana mungkin aku melakukan hal buruk seperti itu, bisa jadi merusak nama keluargaku jadi apa kamu mengerti!" ucap Henry sambil berusaha memegang tangan kanan Miyami
"Aku tidak percaya lagi kepadamu!" ucap Miyami sambil menangis
"Kenapa harus begitu sih!
Aku itu benar-benar tidak selingkuh, mau kamu tanya berapa kali tetap saja jawabanku sama!" ucap Henry dengan nada tinggi
Miyami kembali memanas ketika di mendapatkan nada tinggi dari Henry.
"Pria sepertimu itu memang tidak setia sama sekali kepada pasangannya!" ucap Miyami dengan ekspresi kesal
Henry terdiam karena dia berada di lampu merah dengan banyak kumpulan mobil lainnya yang berada di samping kanan dan kiri.
"Tidak setia lalu munafik itulah kamu kalau saja ingin memperbaiki hubungan kita, lebih baik cari wanita itu lalu bawa kepadaku kemudian kita bicarakan!" ucap Miyami dengan ekspresi marah
Para pengemudi lainnya mendengarkan suara teriakan Miyami yang sedang menjelekkan suaminya hingga Henry berusaha menahan malunya tapi dia terus-menerus menahan kesabarannya.
__ADS_1
...
"Henry itu adalah seorang pria munafik yang hebat menutupi sifatnya tersebut bahkan diriku di kehidupan sebelumnya bisa termakan oleh ucapan pria itu sungguh menyedihkannya diriku saat itu!" ucap Laura sambil menertawakan dirinya di kehidupan sebelumnya
Menurut analisis yang aku dapatkan dari kehidupan Laura sebelumnya kalau Henry sudah benci sekali kepada dirimu sejak perjodohan terbuat!
"Ceritakan semua yang kamu ketahui!" ucap Laura
Henry tidak bisa menolak permintaan dari ibunya yang merupakan sosok berharga untuk ayahnya lalu dengan terpaksa Henry menerima perjodohan tersebut sembari menertawakan dirimu di setiap senyuman dan kebahagiaan yang Laura berikan kepadanya, intinya Henry memang tidak mencintai Laura sama sekali bahkan menurut risetku kalau Henry menganggapmu sebagai perempuan yang tidak punya harga diri.
"Jadi, seperti itulah dia menganggapku. Aku sama sekali tidak sadar kalau saja aku bisa mengetahui itu pastinya tidak akan menderita hingga membuat anak di dalam kandunganku terbunuh!" ucap Laura dengan rasa menyesal sambil mengelus perutnya
Apa Laura tidak benci dengan anak di dalam kandungan saat di kehidupan sebelumnya?
"Kenapa aku harus membencinya?" tanya Laura dengan ekspresi bingung
Itu adalah hasil buah anak dari Henry bukankah Laura membenci manusia itu sampai akar-akarnya?
"Hahah...
Kamu benar sekali kalau aku membenci manusia itu sampai akar-akarnya tapi anak itu adalah hasil diriku yang begitu bodoh percaya kepada Henry oleh karena itu anak kandungan yang di kehidupan sebelumnya sama sekali tidak bersalah!" ucap Laura dengan tegar
Laura sangat luar biasa bahkan riset yang aku ketahui kalau kamu benar-benar melindungi dan menjaga anak di dalam kandunganmu itu pada kehidupan sebelumnya.
"Diriku yang di kehidupan sebelumnya adalah mainan bagi Henry tapi sekarang Miyami yang akan menjadi mainannya lalu saat ini Henry sudah mulai merasa bosan kepada mainannya, sebentar lagi dia akan membongkar kedoknya dan menunjukkan sifat aslinya kepada Miyami itulah yang aku tunggu-tunggu karena tidak ada yang menarik selain menonton kehancuran mereka berdua!" ucap Laura sambil senyum menyeringai
Laura benar-benar seorang pelakor yang mengerikan!
Mobil Henry sudah berada di depan pagar rumah mereka kini giliran Henry untuk membuat Miyami sadar akan posisinya. Ekspresi wajah Henry sudah menunjukkan rasa bosan, marah dan lelah terhadap mainannya kini dia akan memperlihatkan kepada Miyami tentang siapa yang lebih mengerikan di saat marah.
Namun, sebelum kemarahannya terbuka. Henry tetap menjaga image-nya dari para security rumahnya sehingga tidak ada kabar tentang Henry yang kasar terhadap istrinya sehingga tidak ada yang menceritakan kepada ayah dan ibunya sebab akan berbahaya untuk Henry yang sedang mengincar warisan kedua orang tuanya.
Henry menarik napas kemudian menghembuskannya supaya dapat menenangkan dirinya sebelum melewati batas lalu dia menelepon security rumahnya agar dapat dibuka pagar rumahnya. Saatnya Henry untuk menggunakan muka duanya supaya para security tidak curiga kepadanya tapi Miyami masih saja berbicara tentang kejadian di restoran itu.
__ADS_1
Henry langsung tancap gasnya untuk terus menjalankan mobilnya kemudian dia memarkirkannya kini pertunjukan akan berfokus kepada Henry yang sudah berusaha menahan kesabarannya.
Bersambung...