
"Hayato jadilah pacarku..." ucap Laura dengan lidah tergigit
Mendengar ungkapan cinta dari Laura seketika membuat pikirannya kosong, jantungnya berdetak kencang, aliran darahnya memanas dan napasnya terengah-engah. Hayato tidak dapat menatap kedua mata Laura karena malu, dia gugup dan gemetar kemudian Laura memegang kedua tangan Hayato.
Sensasi lembut dan halus dari tangan Laura menyentuh setiap kulit tangannya, rambut Blunt Bob-nya halus dan berkilau, wajah lembutnya mendekati wajah Hayato dengan memperlihat bibir berwarna pink serta memiliki bentuk tipis dan lebar seketika meningkatkan hawa napsu Hayato saat itu.
Keadaan kantor saat ini sepi karena sudah waktu selesai bekerja sehingga hanya ada mereka berdua di kantor tersebut. Laura semakin mendekati bibirnya ke bibir Hayato sontak membuatnya berpikir untuk melakukan atau tidak melakukannya. Hayato di landa oleh hawa napsu tetapi sebuah pikiran tentang melakukan hal ini sebelum saling mengenal, menurut Hayato ini adalah salah.
Hayato memegang kedua pundak kemudian menjauhkan Laura darinya.
"Ini terlalu cepat, Laura!
Kita sama sekali tidak saling kenal walaupun dua bulan sudah berlalu bukannya ini terlalu cepat untuk melakukannya hubungan seperti itu?" tanya Hayato dengan ekspresi serius
"Kita memang harus cepat untuk melakukan hubungan itu karena aku dalam bahaya jika tidak melakukannya!" balas Laura dengan ekspresi serius
"Bahaya?
Apa maksud darimu itu, Laura!" ucap Hayato sekaligus bertanya
"Aku akan menikah dengan seorang pria yang akan menghancurkan kehidupanku ini jadi kumohon kepadamu, Hayato jadilah pacar palsu untuk membohongi kedua orang tuaku!" teriak Laura
...
Hayato langsung mendapatkan pikiran jernihnya kemudian kilas balik dari awal kejadian dapat dijelaskan secara benar. Lidah Laura tergigit sehingga kata palsu tidak muncul dan itu terlihat saat Laura mengeluarkan lidahnya karena kesakitan, Laura menyentuh kedua tangan Hayato karena saat itu tubuh Hayato memanas dan bernapas terengah-engah sehingga Laura khawatir, Laura mendekati wajahnya karena tadi ada kotoran di rambut Hayato sehingga Laura berusaha membersihkannya, Laura mendekati bibirnya karena kotoran di rambut Hayato terletak jauh sehingga Laura harus memperpendek jarak.
Intinya Hayato saat itu termakan oleh hawa napsu sehingga menganggap semua itu adalah ungkapan cinta tapi sebenarnya adalah sebuah ungkapan pertolongan. Hayato merasa malu kepada dirinya karena kalah dengan hawa napsu sehingga tidak dapat berpikir jernih.
"Kenapa aku harus menjadi pacar palsumu?" tanya Hayato dengan ekspresi sedih
Laura menjelaskan semuanya mulai dari ibunya yang ingin menjodohkan Laura dengan pria bernama Henry kemudian Laura yang tidak ingin menikah karena masih ingin menikmati kehidupannya lalu Laura tidak mau menikahi sosok pria yang sama sekali tidak dia kenal.
Mendengar kata pernikahan dan perjodohan langsung membuat hati Hayato membara.
"Hidup memang harus dinikmati, siapa pria itu yang mau menikah dengan seorang perempuan yang sama sekali tidak dia kenal walaupun perjodohan ini sudah diatur oleh ibu kalian masing-masing tapi memang semua itu harus mendapatkan persetujuan, Laura kamu tidak tahu kalau pria yang nanti kamu nikahi akan sangat jahat kepadamu memang awalnya sangat baik tapi setelah nikah sifatnya akan terlihat jadi kamu perlu berhati-hati. Laura, aku akan membantumu jadi berikan perintah kepadaku pasti akan aku lakukan!" ucap Hayato dengan terus terang
"Terima kasih banyak Hayato kalau begitu mari kita video call dengan ibuku jadi aku ingin kamu memperlakukan diriku sebagai pacarmu bukannya itu hal biasa untukmu karena pengalaman Hayato lebih banyak daripada punyaku!" ucap Laura sambil menutup kenyataan kalau dia sebenarnya tidak mau mengingat masa kelamnya
__ADS_1
Video call dengan ibu Laura seketika membuat Hayato seperti menghadapi bos permainan. Tingkat kesulitan untuk menyelesaikannya sangat sulit tapi ucapan tadi tidak bisa dia tarik kembali. Sebagai pria sejati, Hayato menerima perintah tersebut walaupun saat ini tubuhnya gemetar dan gugup.
Laura meletakkan ponselnya di sebuah lemari kantor yang ukurannya sama seperti tubuh mereka berdua sehingga dapat kelihatan jelas kemudian Laura mulai mengirim permintaan video call kepada ibunya seketika bos permainan yang Hayato hadapi saat ini muncul dan akan menentukan kehidupannya.
"Salam kenal, saya ibunya Laura bernama Fatimah!
Wah, luar biasa sekali!
Wajah itu, postur tubuh itu, rambut itu dan bentuk mata itu memang seperti orang Jepang!" ucap Ibunya Laura sambil tersenyum lebar
"Mama, dia memang orang Jepang!
Namanya Takashi Hayato dan saat ini kita sudah pacaran selama 2 tahun!" ucap Laura sambil tersenyum lebar akan kebohongannya
2 tahun adalah waktu yang sangat lama untuk berpacaran dan saat itu Laura seperti menginjak sebuah ranjau mematikan di depannya karena seorang ibu akan khawatir dengan kondisi mental anaknya ketika ditinggal oleh pacarnya yang sudah 2 tahun bersama.
Laura sengaja mengatakan itu karena Hayato tidak mungkin bisa bahasa indonesia sehingga percakapan terus berlanjut dengan Hayato mendapatkan tatapan tajam dari ibunya Laura seakan-akan memberitahukan kepada Hayato kalau meninggalkan Laura akan segera dibunuh olehnya.
"Ibunya serem!" gumam Hayato sambil ketakutan
Lalu muncul seorang pria berkacamata.
Ayah dari anak perempuan bernama Laura!
Jadi, aku ingin kalian memberitahu pertemuan pertama kali sehingga melanjutkannya ke pacaran!" ucap ayah Laura sambil tersenyum
Senyuman hangat yang langsung menyebar ke seluruh tubuhnya membuat Hayato merasa tentram dan nyaman. Ayah dari Laura berbeda dari ibunya sehingga Hayato dapat sedikit tenang tapi masih perlu berhati-hati terhadap sosok ibu Laura.
Laura menyikut perut Hayato seakan-akan memberikan sebuah kode untuk berjuang menghadapi kedua orang tuanya sehingga Hayato menarik napas yang panjang untuk mengumpulkan keberaniannya. Hayato sebenarnya tidak memiliki sebuah pengalaman berpacaran karena selama ini dia selalu sendirian tetapi Laura sudah meminta tolong kepadanya sehingga Hayato harus berusaha keras untuk memberikan sesuai yang Laura inginkan.
Tangan kanan Hayato merangkul pundak kanan Laura kemudian menempelkannya sampai saling menyentuh seketika Laura terkejut melihat seniornya yang tanpa ragu-ragu untuk melakukan itu kepadanya. Hayato menatap ke arah orang tua Laura dengan tatapan berani dan serius sontak hal itu membuat ayah Laura menyukai Hayato.
"Menjodohkan Laura yang sudah berpacaran dengan saya selama 2 tahun bukannya hanya akan menyakiti perasaannya?" tanya Hayato sambil menghayati perannya
"Memang benar tapi apa yang bisa kamu berikan kepadanya karena pria yang akan menikah dengan Laura ini adalah orang kaya yang dapat menghidupi putriku di Jepang!" ucap ibunya Laura
Saat itu Hayato merasakan getaran kuat dari tubuhnya Laura. Ternyata Hayato dapat menggunakan Bahasa Indonesia dengan lancar seketika dia teringat dengan perkataan sebelumnya yang mana Laura memang menginjak ranjau mematikan.
__ADS_1
Hayato membaca situasi yang saat ini Laura alami.
"Aku mengerti Laura!
Laura tidak akan menikah dengan pria itu karena dia adalah milikku!" ucap Hayato dengan nada tegas
Hayato tersenyum ke arah Laura.
"Mati sudah, ayahku pasti tidak akan menerimanya!" gumam Laura dengan tatapan kosong
Ayah Laura melepaskan kacamatanya.
"Katakan kepadaku!
Apa yang kamu sukai dari putriku?" tanya ayah Laura dengan tatapan serius
Mendengar pertanyaan itu seketika membuat Hayato tersenyum tulus bahkan ayah Laura dapat mengetahui di balik senyuman tersebut.
"Saat pertama kali bertemu dengannya, Laura hanyalah sosok perempuan pendiam dan menyimpan masalahnya sendirian karena itu dia adalah wanita kuat. Serius dalam melakukan sesuatu, pekerja keras dan ramah terhadap semua orang. Dia bisa melakukan apa saja bahkan melebihi diriku, wanita yang kuat pasti dibutuhkan pria yang kuat juga untuk bersamanya oleh karena itu saya ingin menjadi pria kuat tersebut jadi tolong batalkan perjodohan itu!" ucap Hayato sambil membungkuk
Perkataan dari Hayato tidak dapat membuka hati Laura yang sudah membatu akibat dari peristiwa di kehidupan sebelumnya sehingga Laura sama sekali tidak tertarik dengan pujian tersebut, itu terlihat dari ekspresinya yang tidak peduli.
Skill Bermuka Dua mampu menghalangi penglihatan ayah Laura sehingga tidak dapat membaca ekspresi Laura karena itu ayah Laura mulai menyetujui untuk membatalkan perjodohan tersebut. Ibu Laura juga setuju karena Laura telah mendapatkan sosok pria yang baik sehingga Hayato merasa lega.
"Kalau begitu jaga anak kami baik-baik, Hayato!" ucap ibunya Laura sebelum mematikan video call
"Hayato tolong jaga putriku!" ucap ayahnya Laura sambil mematikan video call
[Off!]
Hayato merasa lega karena semuanya telah selesai dengan baik. Laura berterima kasih kepada Hayato setulus mungkin kemudian dia pulang ke rumah sekaligus akan mengabari Hayato jika orang tuanya menghubunginya lagi untuk bertemu dengan Hayato karena pacar palsu akan terus berlanjut demi menutupi kebohongannya Laura.
Dalam perjalanan pulang, Laura berekspresi marah dan benci.
"Akhirnya tiba untukku membalas dendam kepada mereka berdua!
Pertama mari kita selidiki kehidupan pria bajingan dan wanita ******!" ucap Laura dengan ekspresi benci dan marah
__ADS_1
Sistem Pelakor akan selalu mendukung Laura!
Bersambung...