
Waktu tempuh perjalanan Laura dan Miyami menuju Hokkaido adalah 4 jam dengan menaiki kereta api kini mereka mengendarai taksi untuk pergi ke sebuah penjara yang menahan Renka dengan memakan waktu selama 1 jam, setelah itu mereka berdua telah sampai di depan penjara. Terdapat peraturan kejam dalam penjara ini yaitu tidak memiliki sebuah sistem kunjungan sehingga Laura terpaksa meminta bantuan Sistem Pelakor.
"Miyami, ini adalah permintaan dariku dan salah satu cara agar aku dapat mempercayaimu sehingga janji yang kita buat akan terwujud. Tanya kakakmu soal tempat prostitusi online lainnya yang ada di seluruh distrik, aku tidak akan berkhianat dan tidak akan menyebarkan bisnisnya itu kecuali tidak membuat hal yang sama!" minta Laura sambil bergumam kepada Sistem Pelakor
"Baiklah, aku hanya perlu bertanya seperti itu saja!" balas Miyami dengan ekspresi tidak sabar untuk bertemu dengan kakaknya
"Aku mengandalkanmu, Miyami!" ucap Laura sambil mendorong punggung Miyami ke depan gerbang penjara
[Menjentikkan Jari]
[Gerbang Penjara Terbuka]
[Membuka Seluruh Pintu Narapidana]
[Pemadaman Listrik]
Laura, saya sudah membuat beberapa sipir penjara langsung menuju ruang pengumpulan serta narapidana sudah mengikuti jalur buatanku yang mengarah ke tempat yang sama. Jadi, Miyami memiliki waktu sebanyak 30 menit sebelum semuanya berhasil dikembalikan secara normal dan pintu penjara Renka tidak saya buka sehingga Miyami bisa menemukannya dengan mudah!
Miyami terkejut melihat gerbang penjara terbuka sontak dia mulai mempercayai kalau Miyami memiliki sebuah kemampuan misterius yang dapat mengendalikan semua sistem dengan mudah. Namun, saat Miyami sudah memasuki gerbang tiba-tiba muncul petugas yang menjaganya seketika petugas itu menelepon atasannya dengan memberitahu tentang seorang gadis masuk ke dalam penjara tetapi ponsel miliknya tiba-tiba kehilangan sinyal.
[Ting!]
Sebuah misi, Laura harus mendapatkan hati dari penjaga gerbang yang sudah memiliki istri kemudian membuang cincin kawin mereka berdua ke tempat yang tidak akan pernah ditemukan!
__ADS_1
"Benar-benar misi yang aneh tapi aku akan tetap melakukannya!" ucap Laura sambil menempelkan wajah pria itu ke buah dadanya.
Pria penjaga gerbang penjara tiba-tiba merasakan bantalan empuk hingga dia melihat sebuah wanita cantik sedang tersenyum kepadanya seketika pandangan dia langsung fokus kepada Laura hingga Skill Penggoda diaktifkan.
[Skill Suggestion!]
Ketika pria itu sudah menjadi penurut serta memasuki fase kebingungan kini Laura mengaktifkan Skill Suggestion untuk menyuruh pria itu agar membuang cincin kawinnya ke suatu tempat yang tidak akan pernah ditemukan oleh siapapun kemudian Laura kembali menyuruh pria tersebut untuk memutuskan hubungan bersama istrinya serta membuat pria itu cinta mati kepada Laura tetapi cinta mati itu membuatnya tidak bisa mendekati Laura sama sekali walaupun dia berniat untuk mencarinya tapi perasaan cinta mati itu terus membuatnya menahan diri selama-lamanya.
Perintah tersebut membuat Laura bisa menghindarinya kemudian sesuai perintah dari Laura kini pria itu berjalan pulang sembari melepaskan cincinnya untuk dibuang. Laura menyelesaikan misinya dengan mendapatkan poin serta peningkatan status penampilan kini dia hanya perlu menunggu Miyami menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya.
Miyami sudah memasuki penjara dengan berjalan lurus tanpa mengetahui tempat penjara kakaknya tetapi terdapat satu sel penjara yang pintunya tidak terbuka sontak Miyami langsung berlari untuk mencapai penjara tersebut kemudian terlihat penampilan kakaknya yang sudah kehilangan berat badan dan ruam-ruam di sekujur badanya bahkan disertai kumpulan obat dikasurnya untuk mencegah Virus HIV di dalam tubuhnya itu berkembang.
Miyami menangis melihat penampilan kakaknya yang sudah sangat parah, saat tangisan itu pecah tiba-tiba Renka menyadari kalau adiknya itu mendatanginya sontak Renka menangis melihat adiknya baik-baik saja. Itu adalah ekspresi seorang kakak yang hanya peduli terhadap adiknya daripada dirinya sendiri walaupun Renka tidak berani untuk mendekati Miyami tapi melihat adiknya saja, sudah cukup untuknya.
"Miyami, apa yang membuatmu berada di sini?" tanya Renka dengan suara kering
Renka menulis nomor telepon dari setiap pemimpin prostitusi online yang dia ketahui di selembar kertas kemudian memberikan kepada adiknya.
"Miyami, ikuti saja perintahnya dan jalani karena kamu harus berpikir untuk bisa menjauhi dia walaupun benar atau tidaknya itu belum pasti tapi ikuti saja perintahnya!" ucap Renka sambil kembali duduk di kasur tidurnya
Miyami menerima saran dari kakaknya kemudian pergi meninggalkannya sembari merasakan senang dan bahagia di saat kakaknya itu mengucapkan salam perpisahan yang cuma ada di antara mereka bersaudari. Mata Miyami seperti kembali merasakan sebuah kehidupan kini dia ingin mencapai keinginan kakaknya itu dengan bebas dari Laura.
Miyami keluar dari penjara dengan waktu tidak menghabiskan 30 menit bahkan masih ada 25 menit yang tersisa. Sesaat Laura melihat Miyami telah berhasil menyelesaikan tugasnya tiba-tiba serpihan-serpihan salju mulai turun, Laura merasakan sesuatu hal buruk sedang terjadi di suatu tempat dengan dia akhirnya menyadari sebuah hal penting untuk Henry dapatkan yaitu tanda tangan dari ibunya.
__ADS_1
Miyami yang telah sampai dengan memberikan kertas bertuliskan nomor telepon tiba-tiba tangannya itu ditarik lari dengan mencari mobil taksi kemudian mereka berencana untuk kembali ke Tokyo secepat mungkin agar dapat menyelamatkan Bibi Yamako yang saat ini sedang dalam bahaya.
[Menaiki Kereta Api]
"Laura, aku sudah mendapatkan apa yang kamu inginkan!" ucap Miyami dengan matanya mulai kembali normal
Laura mengambil kertas tersebut dengan ekspresi khawatir dan cemas terhadap bibinya tapi pandangannya saat melihat ekspresi Miyami yang sebelumnya sudah seperti orang mati kini berubah kembali ke saat normalnya.
"Sepertinya kamu mendapatkan pencerahan dari kakakmu!" ucap Laura sambil memeriksa ponselnya
"Aku akan mengikuti seluruh perintah darimu dengan tujuan agar diriku bisa bebas darimu sebab itu adalah keinginan dari kakakku!" ucap Miyami dengan tatapan ingin hidup
Laura menyadari perubahan pada Miyami dikarenakan kakaknya, perut Miyami mulai membuncit serta napasnya mulai terengah-engah. Laura tidak yakin untuk bisa menggunakan pionnya itu yang saat ini sudah mulai menunjukkan tidak berguna tapi Laura akan terus memaksanya agar melakukan tugas-tugas yang sekiranya perlu dibantu.
[Dering Ponsel]
Berkali-kali Laura menelepon Bibi Yamako, sama sekali tidak ada jawaban darinya kini perasaan Laura semakin khawatir kepadanya kalau Henry berani melakukan hal keji kepada Bibi Yamako maka Laura benar-benar akan menghancurkan kehidupannya itu sampai dia menyesal untuk hidup.
[Sudut Pandang Henry]
Suara rem mobil yang terdengar keras di lokasi persembunyian. Bodyguard melihat seorang wanita tua sedang memperlihatkan ekspresi mengerikan disertai dia membawa pisau sontak bodyguard itu memasuki mode tempur. Namun, Henry menahannya dengan tersenyum melihat kedatangan ibunya yang sudah sesuai ekspektasinya. (Henry memakai topi untuk menutupi kepala botaknya dan satu bodyguard Henry itu masih mencari pelaku pembunuhan ayahnya itu yang sudah kabur)
"Aku sudah tidak peduli lagi karena selama sudah membunuh pria itu, aku akan memilih mati dengan tenang!" ucap ibunya Henry dengan tatapan kosong serta ekspresi datar
__ADS_1
[Henry Senyum Menyeringai]
Bersambung...