
Setelah keluar dari kantor Hanchou. Laura menyuruh Sistem Pelakor untuk kembali meretas CCTV yang berada di Perusahaan Gavena Corporation lalu dia kembali bekerja sembari memantau meeting seluruh karyawan beserta Henry sebagai pemimpin meeting sekaligus pemimpin perusahaan tersebut, Laura terus-menerus mendapatkan sebuah ide-ide yang sangat menarik dari para karyawan Gavena Corporation.
Laura mencatat semua ide lalu muncul sebuah ide menarik sekaligus hal tersulit dari salah satu karyawan Gavena Corporation karena dapat menemukan seseorang yang bisa menjadi mitra bisnis. Karyawan itu menampilkan sebuah gambar, video dan data penghasilan kerajinan patung kecil di Proyektor LCD. Lalu terlihat gambar anak muda yang merupakan pembuat kerajinan patung kecil, video anak muda itu yang perlahan, teliti, berhati-hati dan konsentrasi penuh saat membuat patung kecil sehingga memberikan karya seni yang sangat luar biasa indahnya dan data penghasilan yang dia dapatkan semakin naik tapi tingkatan penghasilan tertinggi yang dia dapatkan akhirnya tidak bisa meningkat lagi sebab daerah tempatnya tinggal merupakan tempat sedikit konsumen dan kurang berminat.
Karyawan tersebut menginginkan semua yang berada di rapat meeting untuk merekrut anak muda tersebut karena akan sangat menguntungkan. Anak muda yang jenius dalam kerajinan patung kecil dan dia masih bisa di poles sampai berkilau dan Henry berpikir kalau merekrut anak muda itu akan meningkatkan perusahaan mereka supaya menjadi pusat yang menjaga anak perajin tersebut dengan itu penyaluran kerajinan akan diatur sehingga keuntungan akan dinaikkan.
"Segera cari anak muda itu dan rekrut dia jangan sampai perusahaan lain menemukannya!" teriak Henry sambil memerintahkan semua karyawannya
Sedangkan itu, Laura yang sejak tadi melihat hasil meeting mereka akhirnya mendapatkan sesuatu yang sangat bagus kemudian Laura meminta kepada Sistem Pelakor untuk mencari keberadaan anak muda tersebut melalui internet, Laura langsung berlari ke kantor Hanchou untuk memberitahu ide yang dia dapatkan secara tidak sehat.
Laura, aku sudah mencarinya dan ternyata anak muda itu tinggal disekitar ibukota jadi aku akan mengirimu lokasinya di ponsel!
"Yosh, terima kasih sistem jadi sisanya hanya tinggal meminta persetujuan dari ketua!" ucap Laura sambil berlari ke kantor
[Laura membuka pintu kantor sambil membantingnya]
"Hanchou-san sekarang juga!
Aku ingin kamu merekrut seseorang untuk menjadi mitra bisnis kita!" minta Laura dengan napas terengah-engah
"Siapa yang akan kita rekrut?" tanya Hanchou
[Ping!]
Laura membuka ponselnya sambil melihat pesan yang Sistem Pelakor kirim, di situ terdapat sebuah nama lengkap, umur, lulusan sekolah dan masih banyak lagi bahkan lokasi tempat tinggalnya sudah ada jadi untuk membuat Hanchou menerima anak muda itu, Laura akan berusaha keras betapa pentingnya bekerja sama dengan anak muda pembuat kerajinan patung kecil.
"Tanara Houji!
Dia adalah seorang jenius yang dapat membuat mahakarya kerajinan patung kecil kalau kita bekerja sama dengannya perusahaan ini akan naik dan mengalahkan Perusahaan Gavena Corporation untuk saat ini!" ucap Laura sambil tersenyum
Hanchou tersenyum serta bingung dengan kecepatan Laura dalam menjalankan rencana untuk mengalahkan Perusahaan Gavena Corporation tapi dia sudah sangat percaya dengan Laura.
__ADS_1
"Jadi kita harus pergi ke mana untuk merekrut anak muda itu?" tanya Hanchou sambil memakai jaketnya
Laura mengirimkan lokasi Tanara Houji ke ponsel Hanchou kemudian mereka berdua langsung bergegas menuju tempat tinggal anak muda tersebut menggunakan mobil Hanchou yang terlihat sangat keren tapi cara mengemudinya membuat Laura ketakutan serta trauma dengan cara Hanchou mengendarai mobil.
Setelah menempuh jalan beberapa kilometer akhirnya mereka sampai di sebuah toko kecil dengan papan bertuliskan Paradise Japan. Hanchou dan Laura masuk ke dalam toko tersebut kemudian bertemu dengan Tanara Houji yang dia sendiri membangun toko tersebut dan menjalankan bisnis itu.
Sambutan hangat mereka dapatkan hingga Laura melihat Hanchou yang terkagum dan takjub melihat karya patung kecil yang bertemakan keindahan wisata jepang dengan ukuran kecil seketika mereka berdua merasakan kesulitan dalam membuatnya tanpa pikir panjang Hanchou langsung menjelaskan tentang kedatangannya untuk meminta Tanara Houji supaya melakukan mitra bisnis dengan mereka.
Penjelasan Hanchou adalah menyebarkan karya patung kecil yang Tanara Houji buat dengan syarat kalau dia akan membagi untung dengan 70:30. Perusahaan Quares Corporation akan mendapatkan bagian 30% sedangkan untuk Tanara Houji akan mendapatkan 70% seketika itu semua membuatnya terkejut dengan keuntungan yang sangat banyak dia dapatkan lalu Hanchou menjelaskan kalau perusahaannya lebih mementingkan kenyamanan dan menyanjung mitra bisnis mereka.
Sebenarnya 30% sudah cukup banyak untuk mereka sebab mitra bisnis di perusahaan mereka sudah ada banyak sekali jadi tidak akan rugi kalau mendapatkan keuntungan seperti itu. Hanchou sekali lagi meminta kepada Tanara Houji untuk menjadi mitra bisnis mereka lalu dengan tekad untuk menyebarluaskan karyanya, anak muda itu menerima tawaran tersebut.
...
Setelah satu hari terlewati dan karyawan dari Perusahaan Gavena Corporation datang ke toko tapi mereka sudah telat untuk merekrut anak muda tersebut seketika saat pulang ke perusahaan, Henry marah besar dengan apa yang sudah terjadi karena Henry sudah melepaskan salah satu mitra bisnisnya sehingga berpengaruh buruk dengan mitra bisnis lainnya lalu terdapat keraguan untuk terus bekerja sama dengan Gavena Corporation padahal Henry sudah mempertaruhkan itu semua demi mendapatkan anak muda tersebut tapi sudah perusahaan lain dapatkan, Kecerobohan dan ketidaksabarannya membuat perusahaannya menurun drastis.
"Sialan!" teriak Henry sambil menghamburkan properti kantor
Sedangkan itu, Laura bersama dengan Hanchou sudah membuat surat resmi untuk melakukan mitra bisnis dengan Tanara Houji kini mereka langsung menjalankan bisnis tersebut lalu dalam beberapa hari sudah membuat nama Perusahaan Quares Corporation populer di kalangan perusahaan lain bahkan Tanara Houji menjadi sosok yang terkenal akan kehebatannya dalam membuat kerajinan patung kecil.
Semua itu membuat Henry emosinya terus memuncak tapi untuk melepaskan semua itu, Henry ingin mendapatkan ketenangan dengan melakukan hubungan badan dengan istrinya tapi saat dia pulang ke rumah bukan mendapatkan ucapan selamat datang atau di sambut dengan hangat malahan Henry mendapatkan sebuah laporan polisi yang Miyami.
Miyami mengancam balik atas perbuatan Henry kepadanya sontak hal itu membuat kemarahannya semakin memuncak hingga tidak tertahankan lagi.
"Perempuan bajingan, tidak tahu diri!" teriak Henry sambil menarik rambut Miyami kemudian melemparnya ke sofa
[Brakkk!]
"Silahkan kamu lakukan itu terus karena ini akan menjadi bukti atas kekerasanmu!" balas Miyami sambil berusaha berdiri
"Perempuan sialan, beraninya kamu mengancamku!" ucap Henry sambil marah besar
__ADS_1
"Henry kalau kamu tidak menuruti perintahku yang ada kamu akan tambah malu di hadapan kedua orang tuamu bahkan kamu bisa di usir jadi turuti semua perintahku mulai dari sekarang!" ucap Miyami sambil tersenyum menyeringai
[Ping!]
Henry mendapatkan pesan dari Ayumi melalui Talk Me tiba-tiba Miyami langsung merebutnya dan menjadikan bukti pesan tersebut sebagai ancaman kemudian Miyami membacakan pesan tersebut yang menyatakan kalau Ayumi ingin menjadi kekasih untuk Henry.
"Dasar perempuan pelacur!
Henry, cepat putus dengannya dan kembali kepadaku kalau kamu menolaknya. INGAT DENGAN RESIKO YANG AKAN KAMU TERIMA!" ucap Miyami sambil mengancam Henry
Henry merasa dirinya sudah tidak bisa diselamatkan lagi hingga sesuatu yang terjadi sampai membuat Laura yang menonton mereka berdua sedang bertengkar melalui CCTV.
Miyami merasa kram perut, muntah dan mual-mual seketika Laura terkejut karena mengetahui ketiga ciri-ciri tersebut bahkan Henry tersenyum menyeringai disertai keberaniannya untuk mendorong Miyami ke sofa sambil mencengkram lehernya.
Henry mengambil kembali ponsel yang Miyami rebut kemudian membalas pesan tersebut.
"Aku bersedia menjadi kekasihmu, Ayumi!" ucap Henry sambil mengirim pesan tersebut
Miyami gemetar ketakutan karena dia tidak mungkin hamil di saat-saat seperti ini. Henry memberikan dua pilihan untuk Miyami supaya tetap bertahan di rumah ini karena akan buruk kalau mereka berdua berpisah sebab ibu Henry tidak suka akan hal itu walaupun terpaksa untuk tidak langsung cerai, Henry ingin menyiksa wanita yang sudah berani mengancamnya.
"Pilihan pertama adalah cerai denganku, bayi di dalam perutmu itu akan aku bunuh!
Pilihan kedua adalah tetap bersamaku dengan hari-harimu menjadi neraka untukmu!
Miyami-chan. Apa yang akan kamu pilih, ha!" teriak Henry sambil tersenyum menyeringai
Miyami tidak ingin menjadi janda dan dia tidak ingin membunuh anak di dalam perutnya sehingga satu-satunya pilihannya adalah tetap bersama Henry.
"Bagus sekali tapi jangan berharap kalau akau akan membuatmu nyaman di rumah ini!" ucap Henry sambil menjilat pipi kanan Miyami
Laura mematikan CCTV dengan tidak percaya kalau Miyami membuat pilihan untuk mempertahankan anak di dalam perutnya itu tapi misi selesai dengan Sistem Pelakor membaginya secara merata di status Laura.
__ADS_1
"Ternyata rencana yang berubah itu sama sekali tidak menyenangkan!" ucap Laura sambil berbaring di kasur
Bersambung...