
Akhirnya kakek kembali ke rumah bersama Jenny. Jenny dengan riang langsung memberikan kabar baik ini kepada keluarga besarnya.
Semua orang yang ada di rumah nampak di kumpulkan oleh jenny, termasuk Reyhan dan Kimberly.
"Perhatian semuanya, saya minta waktunya sebentar!" Ucapnya.
Semua orang nampak penasaran, Kakek hanya diam dan tak ingin ikut campur. Jenny langsung memberitahu kabar ini kepada semuanya.
"1 Minggu lagi, keluar kita akan melaksanakan pesta pernikahan." Tuturnya.
"Pernikahan siapa?" Tanya papanya.
"Tentu saja pernikahan kakek! Ia akan menikahi seorang wanita kaya raya yang cantik dan modis." Jawab Jenny.
Semua orang nampak terkejut, termasuk Reyhan dan Kimberly. Keduanya saling menatap tak mengerti.
"Siapa yang akan menikah dengan kakek?" Tanya Kimberly heran.
Reyhan menggelengkan kepalanya. "Aku juga tak tahu, kabar ini terlalu mendadak." Jawab Reyhan.
Papa dan Mama Jenny nampak penasaran. Ia bertanya siapa yang menjadi calon istri dari mertuanya.
__ADS_1
"Jenny, apa kamu serius! Tidak mungkin, ada wanita kaya yang bersedia menikah dengan kakek mu itu." Ucap Mama Jenny.
"Ma, aku serius. Wanitanya cantik dan Ia juga salah satu orang terkaya di Indonesia." Ucap Jenny.
"Benarkah..! Baguslah, meskipun kita kebagian sedikit tapi kita harus memanfaatkan calon nenek baru kamu itu." Jawab Mamanya yang gila akan harta.
Kakek Wibowo nampak kesal, Ia lebih memilih untuk pergi ke kamarnya. Reyhan dan Kimberly mengikuti karena ingin tahu apa yang terjadi.
"Kek..!" Sapa Kimberly sambil masuk ke dalam kamarnya.
Kakek Wibowo nampak tersenyum dan menyambut hangat kedatangan mereka.
"Kimberly, Reyhan! Ayo masuk." Jawabnya.
Kakek tersenyum dan mengelus rambut Kimberly. "Iya sayang, semua itu benar! Semua ini kakek lakukan demi kalian berdua." Jawabnya.
"Apa maksud kakek untuk kami berdua?" Tanya Reyhan sambil menghampiri.
Kakek menghela nafas panjang. "Kakek sudah tahu motif dari Belinda! Dia melakukan ini karena dendam sama kakek, jadi satu-satunya cara adalah menikahinya." Jawab Kakek.
"Jadi maksudnya kakek akan menikah dengan Mama Belinda?" Tanya Reyhan dengan nada terkejut.
__ADS_1
Kakek menganggukkan kepalanya. Kimberly dan Reyhan nampak saling menatap.
"Tapi bukannya, Mama Belinda itu mertuaku! Memangnya bisa menikah dengan kakek." Ucap Kimberly.
"Iya, tapi Belinda bilang kalau Reyhan hanyalah anak angkat." Jawab Kakek sambil melihat ke arah Reyhan.
Reyhan yang mendengar semua itu nampak tersenyum ketir. "Jadi aku hanyalah anak angkat! Pantas saja, dia tidak pernah memperlakukan ku dengan baik sebagai seorang ibu." Jawab Reyhan yang terlihat kecewa.
Kimberly menghampiri dan memeluknya. "Rey, kami yang sabar yah!" Ucapnya seraya menenangkan.
Reyhan menganggukkan kepalanya. "Iya aku sedikit kecewa, tapi aku bersyukur karena dia bukan ibuku. Tapi, aku tak ingin kakek menikah dengannya. Aku tahu betul akan sifat dan karakter nya." Ucap Reyhan.
Kakek menghela nafas panjang. "Iya kakek tahu, kalian khawatir sama kakek. Tapi pengalaman hidup kakek jauh lebih banyak daripada kalian, jadi kalian tenang saja." Jawabnya sambil tersenyum.
Kimberly memeluk sang Kakek, Ia tak menyangka jika rasa sayang kakek sangatlah besar.
"Kek, maafin Kimberly! Sampai sekarang, Kimberly masih menyusahkan kakek!" Ucapnya dengan sedih.
Kakek mencium kening Kimberly. "Cucuku sayang, kamu adalah kebahagiaan kakek. Semoga kalian bisa saling mengerti satu sama lain. Dan Rey, kakek titip Kimberly dan bayi di dalam kandungannya. Ingatlah, dunia ini penuh dengan tipuan dan kalian harus bersatu." Ucap Kakek mengingatkan.
Reyhan menganggukkan kepalanya dan tersenyum. Ia mendekati Kakek dan memeluknya.
__ADS_1
"Aku janji akan menjaga Kimberly dan berjanjilah untuk tetap baik-baik saja bersama wanita itu!" Ucap Reyhan yang terlihat bersedih.