Suami Nakalku

Suami Nakalku
Bab 1


__ADS_3

Aku wanita yang begitu sangat mencintai suamiku, apapun yang dia perlakukan kepada ku aku selalu menerima.


"Dek ini uang gajian mas bulan ini, kamu mau beli apa silahkan. Skincare mu masih gaa? sana beli."


(sambil mas yoga memeluk ku dari belakang).


"Terimakasih mas, tapi skincare ku masih. mas mau aku masakin apa?"


sembari kita bercanda dan mengobrol kesana kemari tiba-tiba ada yang mengetok pintu.


"Assalamu'alaikum mba dini. "


(bergegas aku keluar membuka pintu)


" Waalaikumsalam bu Rt, maaf ada perlu apa bu?" (tanya ku pada bu Sri yang tak lain adalah bu Rt disini).


"Begini mba dini, besok lusa itu kan dirumah saya ada acara arisan. Lah saya ini kan nggak bisa buat makanan, (kata bu Sri sembari ketawa).


maksud saya, mba dini bisa atau tidak kalau bantu-bantu saya dirumah?, yahh buat risol sama agar-agar mba, soalnya saya ga bisa hehehe."


"Ohhh iya Buu, InsyaAllah saya bisa." (disusul mas yoga yang ikut duduk dengan kami)


"Wahh Terima kasih mba dini. (kata bu Sri)


mas yoga saya pinjam istri nya yaa?"


(disertai gelak tawa dari kami).


Setelah kedatangan bu Rt kemarin sore, entah apa yang membuat hati ini sedikit gelisah.


apa mungkin aku lagi galau hehehe ( batin dini).


Aku yang sedang menyapu, ku sambi menghidupkan speaker. Aku putar lah lagu yg lagi Hits di jagad entertainment ini.


"Wes dalan e dadi pelarian, dinggo sliramu sing lagi butuh hiburan, aku sing sayang aku sing berjuang."


Lagi asyik aku bernyanyi, tiba-tiba mas yoga memeluk ku dari belakang.


"Sayang kamu lagi ngapain? " (kata mas yoga).


"Emang mas ga lihat ya aku lagi apa?"


"Iya dek kamu lagi nyapu, tapi kok nyetel lagu galau banget sih. (sambil mencubit hidungku).


Mana sarapan nya dek?"


Aku pun menjawab.


"Itu udah aku siapin mas,diatas meja ."


"Siap Dek." (Balas mas yoga).


"Ya udah mas sana sarapan terus mandi. nanti telat masuk kerja nya lhoo."


" Bu, ayoo jajan." (Suara sikecil ku yang ternyata udah bangun).


Kurengkuh tubuh mungil nya. Alzam siputra ku yang baru berusia 3tahun.


"Ehh selamat pagi sayangku. Udah bangun ya? "


(Langsung ku gendong tubuh mungil putraku alzam).


"Ibu ayo jajan, aku mau beli es krim." (Kata alzam).

__ADS_1


"Iyaa sayang nanti yaa, sekarang kita sarapan dulu terus mandi. Nanti kalo udah kenyang, udah wangi ki otewe jajan.


sambil nanti kita naik odong-odong ya?"


(Alzam pun mengiyakan kataku).


Setelah selesai aku mandikan alzam.


Dan selesai mandi aku pun duduk sambil menunggu alzam sarapan.


...----------------...


Pagi itu cuaca cukup cerah, seperti nya tidak akan turun hujan lagi.


Kubuka handphone ku, kubuka-buka Facebook dan kuscrol-scrol sampai ke bawah.


Tiba-tiba mataku terbelalak melihat status teman ku yang memosting foto suamiku.


Waktu itu aku hanya berfikir, (Ahh mungkin karena mereka rekan kerja,jadi ya tak apalah).


"Ibuu, aku udah selesai. Kapan beli es krim nya?" (Tanya alzam kepada ku).


"Sabar dulu sayang, kita tunggu ayah berangkat kerja dulu ya. Kamu duduk dulu dikursi sambil ibu nyalain televisi nya."


"Emmhh." (Jawab alzam)


Aku panggil mas yoga yang baru dikamar mandi.


" Mas udah selesai belum? nanti kesiangan kekantor nya."


" Iya dek sebentar lagi." (Jawab mas yoga kepada ku).


Tak sengaja ku lihat handphone suamiku yang ada dimeja.


Ku buka aplikasi hijau, dan itu membuat ku semakin tak percaya akan semua ini.


(Chat dengan mila)


"Mas aku kangen. Cepatan sih kamu pergi ke kantor. "


Sungguh dan sungguh aku tak percaya. Aku berusaha kuat menyembunyikan ini semua pada suamiku dan kutahan air mata ini.


(Mas yoga pun keluar dari kamar mandi).


Kuberanikan diri bertanya pada mas yoga.


" Mas, hubungan mu sama mila itu apa to mas?"


"Oh ini dek. Itu dia kan teman SMK ku dulu, dan sekarang dia satu kantor sama aku, dia juga kan pacarnya Rio."


(Aku menjawab)


"Oh gitu to mas. Ya udah tadi aku liat HP mas kok dia whatsapp katanya kangen sama


kamu mas."


(Sontak mas yoga terbatuk)


"Jangan ngawur kamu dek, mungkin dia salah kirim.


(Lalu bergegas meninggalkan ku).


Ya udah dek nggak usah mikir yang macam-macam. Aku berangkat kerja dulu ya?"

__ADS_1


(Sembari mengatungkan tangan kucium tangan suamiku).


Sudah menjadi kebiasaan ku dari awal menikah.


"Alzam sayang, ini ayah mau berangkat kerja kamu salim dulu gih sama ayah." Ajakku pada putra ku).


"Hati-hati ayah." (Sambil mencium tangan ayah nya).


"Siap alzam ku. Ya udah ayah berangkat kerja dulu ya, alzam dirumah sama ibu nggak boleh nakal ya."


"Iya ayah, dadadaa. "


Mas yoga pun segera bergegas keluar untuk kerja. Tanpa disadari ternyata ada satu berkas yang tertinggal dimeja makan.


Aku pun segera mengejar mas yoga, dan ternyata sudah tidak kesampaian.


Mobil mas yoga sudah ada dijalan,


akhirnya aku berinisiatif untuk mengantar berkas ini kekantor.


Kuajak alzam untuk ikut bersama ku kekantor mas yoga.


"Alzam ayo kita beli es krim, tapi sebelum beli kita kekantor ayah dulu ya. "


"Emang kenapa bu? kok kekantor ayah dulu. Kan aku udah salim ayah tadi."


(Kucubit hidung alzam dan aku jelas kan padanya).


"Ihhh kamu menggemaskan sekali ya bocil. Ini berkas ayah ketinggalan, makanya kita anter dulu. Habis Itu baru beli es krim."


" Siaap ibu."


Segera aku dan alzam keluar dari rumah,


kuambil helm dan kursi duduk untuk alzam. Lalu kuambil motor dan segera kulajukan motor ku.


(Tepat pukul 08:30 aku sampai dikantor mas yoga).


"Selamat pagi bu, ada yang bisa saya bantu?"


( Tanya security dikantor itu).


"Begini pak, saya istri pak yoga. Saya bisa bertemu dengan suami saya?.


Ini kebetulan berkas nya ketinggalan dirumah."


" Ohh begitu bu. Ya silahkan tunggu didalam."


" Terima kasih pak. (Jawab ku sambil mengendong alzam).


Aku duduk di kursi tunggu, tapi sudah 30 menit aku menunggu disini.


Akhirnya aku berinisiatif untuk pergi ke ruangan mas yoga.


Dan betapa terkejut nya diriku, melihat pemandangan yang sangat menjijikkan dihadapan ku.


Karena aku tidak ingin alzam juga melihat kejadian ini, aku belikan dulu dia es krim dan kududukkan alzam di kursi tunggu.


" Selamat pagi mbak."


(sapaku pada receptionist dikantor itu).


Ini saya mau mengantarkan berkas pak yoga, titip anak saya ya mbak? dia kalau sudah makan es krim anteng kok mbak."

__ADS_1


"Iya bu, nggak papa silakan."


__ADS_2