Suami Nakalku

Suami Nakalku
Bab 6


__ADS_3

Sesampainya di salon, aku lihat ternyata rossa belum datang.


Aku tunggu dia diruang tunggu sambil berbincang bincang dengan salah satu karyawan yang aku kenal.


Setelah beberapa saat akhirnya Rossa datang juga.


Kami memilih untuk perawatan treatment wajah dan creambath.


Lama setelah perawatan menghabiskan waktu sekitar 2jam , aku langsung mengambil handphone ku untuk menelfon ibu. Menanyakan apakah Alzam rewel atau tidak.


"Asalamualaikum buk, alzam rewel nggak ini aku udah selesai? "


"Walaikumsalam, Alzam tidur din. Ini habis mainan digendong mbah kakung langsung tidur.


Mungkin nanti kalau udah bangun ibu mau ajak dia ke tempat bude mu, biar sekalian jalan-jalan lagi.


Kamu kalau masih mau sama rossa nggak papa din! "


"Oh begitu bu, ya sudah terimakasih ya bu. Asalamualaikum. "


"Wa'alaikumsalam." (jawab ibu singkat).


"Din, kita makan dulu yukk! ke tempat biasanya aja. "


"Iya ross, kebetulan Alzam tidur terus nanti mau diajak ibu sama bapak ke tempat bude."


"Bagus lah, motor kamu tinggal sini aja dulu Din.


Biar nanti sopir aku yang nganter kerumah kamu. "


"Oke ross, sekalian nanti aku mau curhat sama kamu."


Aku dan Rossa meninggalkan salon, lalu aku ikut ke mobil rossa.


Didalam mobil akhirnya aku ceritakan tentang hubungan ku dengan mas Yoga.


"Wahh parah din, mila yang temen kamu waktu kerja di retail itu din?


Gimana ceritanya kamu bisa tau kalau mereka ada hubungan?"


"Kemarin itu aku kekantor nya Ross, mau nganterin berkas mas Yoga yang ketinggalan. Waktu aku mau masuk keruangan kerja nya aku lihat mas yoga sedang pangku-pangkuan sama Mila.


Lalu ketemui mereka dan ku tanyakan apa yang sebenarnya terjadi.


Tetapi mereka mengatakan kalau Mila hanya minta diajarin mengerjakan proyek.


Setelah itu aku pulang kan, sesampainya dirumah mereka menyusul ku."


"Lalu din?"


"Yaa mereka masih menjelaskan bahwa mereka tidak ada hubungan apa-apa.


Aku pun mengiyakan perkataan mereka.


Tapi menurutku aku harus tetap menyelidiki mereka.


Dan tadi pagi mila telfon suamiku, katanya harus cepat kekantor dan nggak boleh telat.


Kebetulan tadi aku yang angkat telfonnya.


Lalu tadi malam Mas yoga pamit mau tidur, tapi kenyataan nya dia nggak tidur.


Dia malah asyik sama ponsel nya sambil senyum senyum.


Dan aku tegur dia, dia pun mengatakan kalau dia hanya chatan sama teman nya aja.

__ADS_1


Akhirnya dia pun tertidur, terus aku ambil handphone nya.


Ya mungkin untuk semua aplikasi masih aman sih, cuma."


"Cuma apa din?" (Tanya rossa penasaran).


"Ya cuma itu Ross, di galeri whatsapp image ada foto mila habis mandi.


Aku pun langsung screenshot lalu aku kirim ke nomor ku."


"Ya ampun din, terus kamu gimana? Tanya Yoga nggak kenapa ada foto mila di galeri handphone nya? "


"Nggak Ross, bertanya pun pasti jawaban nya sama aja.


Pasti mas yoga nggak bakalan ngaku."


"Gila ya din, kalau aku jadi kamu pasti tuh aku bakal labrak si Mila itu.


Apalagi Yoga , emang kurangnya kamu apa sih din? tega banget yoga berbuat seperti itu sama kamu. "


"Entahlah Ross, untuk saat ini aku hanya ingin menunggu dulu.


Sampai aku benar-benar mengetahui apa sebenarnya hubungan mereka itu, dan sudah sejauh apa itu mereka berhubungan. "


Setelah kami ngobrol panjang lebar, tak terasa kami pun sampai di restoran langganan kami dulu.


Aku dan Rossa segera masuk kedalam, kebetulan Hari ini hari jumat jadi restoran terlihat sangat ramai.


Mungkin karena besok wekend jadi mereka mengisi liburan dengan mengenyangkan perut dulu hehe. (Batin ku saat itu).


"Din, kita duduk sebelah situ yuk.


Itu masih ada tempat duduk yang kosong. "


"Ayo Ros, kita pesan chicken steak aja yuk.


"Iya din, terserah deh nurut kamu aja."


Tiba-tiba rossa memberi tahu ku, dia melihat pemandangan yang sangat membuat mata dan hati ini begitu sakit.


Ternyata mas Yoga dan Mila juga makan direstoran ini.


"Din, lihat din itu bukannya yoga ya? Suamimu sama si Mila.


Ahh dasar laki-laki brengsek nggak punya hati.


Benar-benar, ayo kita samperin din! "


"Biarin dulu ross, "


"Tapi Din, gue sebagai sahabat luu gak rela sahabat gue disakitin kaya gini. "


"Aku tau Ross, tapi ini udah aku rencanain.


Aku harus punya banyak bukti dulu buat ngegapp mereka.


Mending kamu fotoin dulu mereka Ross, Soalnya kalau aku yang foto nanti kalau mas yoga lihat handphone ku pasti dihapus. "


"Baiklah, tapi kamu juga harus temuin mereka! "


"Tentu bestie, cuma kita lihat dan pantau aja dulu mereka ngapain. "


Kebetulan tempat duduk yang aku tempati bersama rossa, sedikit tertutup.


Jadi tidak terlihat mas Yoga.

__ADS_1


Setelah aku pantau mereka ternyata dugaan ku benar, mereka bermesraan sambil berpegangan tangan.


Aku dan Rossa langsung menemui mereka..


"Mas Yoga?" ( panggilku pada suamiku).


Mas Yoga pun langsung panik dan gugup, ketika mengetahui bahwa aku juga ada disana.


" Dekkk, kamu ada disini? sejak kapan? "


"Baru aja kok mas, kebetulan dari salon kita lapar.


Jadii aku dan Rossa memutuskan makan disini. "


"Ohh begitu dek, mas bisa jelasin ini semua dek. "


"Lohhhh untuk apa mas? (tanyaku kepadanya)


Kok kamu gugup seperti itu sih mas?


Tadi siang katanya mau voly, habis kerja.


Terus kalau udah selesai baru nyusul istri dan anak, kok malah berduaan sama Mila. "


Lagi dan lagi Rossa juga menyindir kebersamaan mereka berdua.


Ketika itu Mila hanya terdiam dan tidak berbicara sepatah kata pun.


"Volynya direstoran din,


Hai yoga apa kabar? masih ingat gue nggak luu?" (Sapa rossa pada mas Yoga).


"Baik ross, masih ingat dong tentu nya."


(Jawab mas yoga).


"Baguslah, oh ya btw kamu sama siapa? jalan kok sama cewek lain sih ga."


"Bukan begitu Ross, kita hanya makan .


Kebetulan Mila nggak bawa mobil jadi dia nebeng aku.


Pas dijalan tiba-tiba kita lapar, makanya kita makan dulu.


Dek, mas beneran nggak ngapa ngapain sama Mila cuma makan aja. "


Mila pun akhirnya ikut berbicara dan dia menjelaskan semuanya.


Padahal tanpa dijelaskan pun aku dan rossa sudah tahu mereka ngapain.


"Dini, maaf sebelumnya. Aku hanya numpang tadi kebetulan aku hari ini nggak bawa mobil.


jadi aku numpang mas Yoga.


Tiba-tiba dijalan kami lapar, makanya kami memutuskan untuk berhenti makan dulu. "


"Iyaa nggak papa kok, santai kok aku.


(jawab ku singkat kepada mereka)


Yaa udah dilanjut dulu aja, soalnya aku sama Rossa mau pulang,takutnya Alzam rewel"


"Udah dek, pulang sama aku aja.


Mas gak jadi voly nanti,langsung pulang ke tempat ibu aja.

__ADS_1


Oh ya mila maaf kamu pulang naik taksi aja ya aku mau pulang sama istri ku! "


__ADS_2