
Selepas dari rasa kenyamanan ku saat ini, aku merasa bahagia bagi ini.
Segera ku kemas semua baju dan perlengkapan ku yang aku bawa kemarin.
Karena setelah jalan-jalan kemungkinan aku langsung pulang kerumah.
Mungkin bagiku menginap dirumah orang tua semalam itu belum cukup, tapi karena sekarang aku juga sudah mempunyai rumah dan tanggung jawab sebagai ibu dan istri.
Lalu segera kususul suami dan anakku yang sedang asyik dan bercanda riang ditempat tidur.
"Hai kesayangan ibu, udah mandi udah seger ya. Sini ibu gantiin baju."
"Bu, kapan jalan-jalan nya? kok kita belum berangkat sih.
Aku kan mau lihat gajah, kata ayah tadi kalo gajah itu belalainya panjang terus bisa buat main bola lho bu.Emang bener itu bu? "
Sambil tersenyum kujawab celotehan anak ku.
"Iya sayang bener banget, yaudah sini ibu gantiin baju dulu.
Habis itu kita sarapan dulu, oh iya ayah mandi dulu sana!
Nanti setelah selesai nyusul kemeja makan ya? "
"Iya dek, ya udah ayah mandi dulu. "
Sementara dimeja makan, hanya terdengar suara garpu dan sendok yang sedang berderang.
"Alzam, sini ikut makan mbah kakung, tadi mbah uti masakin kamu nasi goreng telur ceplok mata sapi.
Oh iya din, mana yoga? kok belum ikut kesini."
"Mas yoga baru mandi pak, Alzam sini ibu suapin.
Nggak pedes lho nasi goreng buatan mbah uti."
"Iya ibuu, pedes juga nggak papa.
Kan Alzam udah besar udah bisa makan yang pedes-pedes, nggak kaya ibu makan pedes perutnya sakit terus. "
Mendengar ucapan dan celotehan alzam, kami hanya bisa tertawa.
"Iya iya cucu siapa dulu, cucu mbah uti.
Nduk nanti mau langsung pulang apa masih tidur sini?" (tanya ibu kepada ku).
"Langsung pulang ya bu, besok aku arisan rutin setiap hari minggu sama ibu-ibu komplek disana.
Lain waktu lagi ya bu aku nginep nya "
"Iya ndak papa nduk, itu ada pisang ambon buat kamu, sama nanti ibu titip juga buat ibu mertua kamu."
"Okelah siap ibu, ayo ikut aku pulang nginep disana bu."
"Ibumu itu nggak bisa tidur kalau tidur ditempat lain nduk, Bisa-bisa nanti tengah malam bapak lagi tidur enak-enak ehh malah ngajak bapak pulang ." (goda bapak pada ibu).
__ADS_1
"Hahaha bapak bisa aja deh, kalau goda ibu. Kapan-kapan ya bu oke oke dong."
(paksaku pada ibu).
"Nanti mbah uti sama mbah kakung aku ajak ke waterboom.
Yeye yeye, nanti kita renang bareng-bareng."
(ternyata alzam mengerti kita membicarakan apa, jadi jawabannya seperti itu).
''Iyaa Lee, ya udah kamu terusin sarapan nya! simbah mau kepasar lihat-lihat sapi.
Ini nanti buat jajan yaa, (memberi alzam dua lembar uang seratus ribuan) cuma sedikit kok.
Nduk bapak duluan kepasar ya? soalnya sudah ada janji.
Kapan-kapan kamu kesini lagi lho, kalau bapak sama ibu ada waktu kami tak kesana. Salam buat yoga ya, bapak benar-benar buru-buru."
"Iya Pak, Hati-hati dijalan. Alzam salim dulu sama mbah kakung!"
(perintah ku pada alzam).
(sambil bersalaman mencium tangan mbah kakung dan berpeluk cium)
"Dada mbah kakung. "
"Emang tiap hari ya bu, bapak sibuk dengan jual beli sapi? emang kalau untung banyak ya bu?"
(tanya ku pada ibu karena penasaran)
Ya kalau untung dibilang banyak ya nggak juga, dibilang sedikit ya nggak juga nduk."
...***************...
Penebalan jantung atau yang biasa disebut dengan Kardiomiopati hipertrofi.
Kardiomiopati hipertrofi adalah penyakit penebalan otot jantung yang terjadi secara abnormal dan tak wajar (hipertrofi).
Bagian otot jantung yang biasanya menebal tersebut yakni bagian bilik (ventrikel) jantung. Penebalan jantung ters membuat organ ini menjadi sulit untuk memompa darah sebagai mana mestinya.
Gejala umum kardiomiopati hipertrofi pun bervariasi, mulai dari pusing, napas pendek, mudah lelah, hingga terjadi nya nyeri dada.
Penyebab kardiomiopati hipertrofi sering kali tidak dapat diketahui dengan pasti.
kondisi ini berkaitan dengan kelainan penyakit tertentu atau genetik.
Penyakit yang sering menjadi pemicu kardiomiopati hipertrofi pada orang dewasa adalah hipertensi kronis, yaitu tekanan darah tinggi yang sudah berlangsung sangat lama.
"Jadi setiap bulannya, bapak harus kontrol kedokter dong bu?"
"Iya nduk, sudah berjalan selama enam bulan terakhir bapak rutin ke spesialis jantung.
Sebenarnya ibu sudah melarang bapak untuk dirumah saja, tapi kamu tau sendiri kan gimana watak bapak mu.
Angel kalau dikandni, yawes jadinya lebih baik jual beli sapi aja."
__ADS_1
"Bener banget tuh bu, bapak emang susah kalau dibilangin.
Bu, titip Alzam sebentar ya? aku mau panggil mas yoga dulu.
Biar sarapan ini udah jam sembilan dianya belum keluar -keluar. "
"Iya din, nanti sekalian ibu minta tolong copot saklar mesin cuci, seperti nya sudah selesai. "
"iya bu."
Bergegas aku mencopot dulu kabel mesin cuci dari stop kontak.
Lalu aku bergegas menuju kamar untuk memanggil mas yoga.
Belum juga aku sampai mas yoga sudah keluar dari kamar.
"Mau kemana dek, katanya mau sarapan kok kekamar lagi."
"Ya mau panggil mas lah, lama banget mandinya.
Nanti keburu siang mas kasihan Alzam."
"Hehe kirain mau ngapain kamu dek, ya udah ayo sarapan habis itu kita on the way."
Sesampainya dimeja makan, langsung kuambil kan nasi dan lauk untuk suami ku.
"Segini lagi nggak mas telur nya? "
"Cukup dek, ibu monggo kita sarapan! "
"Walah Lee, ibu udah selesai dari tadi sama bapak mu."
"Oh ya bu, emang bapak dimana sekarang?"
"Bapak udah kepasar mas, udah ada janji sama pedagang.
Tadi bapak titip salam aja sama mas, terus kapan-kapan kita suruh nginep lagi."
"Pantes ngak ada, ternyata udah kepasar to bapak.
Emang kalau kepasar setiap hari ya bu bapak?"
''Enggak juga Lee, hanya pas pasaran aja.
Tapi ya karena bapak mu hobi dan suka sama sapi ya jadinya kalau tetangga atau teman nya mau beli atau jual pasti selalu ajak bapak."
"Malah bagus itu bu, disisi lain cari untung disisi lain juga bisa cuci mata terus sama sapi.
Hehehe,maaf bu bercanda."
"Nggak papa le, ya udah kamu sarapan dulu. Biar ibu yang jaga Alzam kan udah mau pulang. Jadi tak puas-puasin dulu mainnya. "
"Iya bu." (jawab ku padanya).
Di sela-sela makan, aku bertanya kepada mas yoga kita mau pergi jalan-jalan kemana.
__ADS_1
Dan dia memberi tahu ku kita akan pergi ke Gembira Loka JOGJAKARTA.