Suamiku TNI

Suamiku TNI
chapter 14


__ADS_3

Tetapi badan Ami malah terhuyung ke ranjang dan Ami spontan menarik teguh dan tak di sangka Ami dan teguh berciuman.


Ami pun langsung berlari kekamar mandi dan mengunci pintunya, Ami merasakan hati berdebar dengan cepat karena perlakuan teguh yang barusan ,itu adalah ciuman pertama nya Ami ,Ami tidak tahu lagi harus apa bila ia selesai mandi.


Disela-sela mandi Ami masih memikirkan hal tersebut "****** gua keluar gua harus gimana" ucap Ami dalam hatinya


Dan disisi lain teguh sangat senang karena teguh melihat wajah Ami yang pipinya merona ,dan teguh masih mengingat kembali kea


Jadian mereka yang sedang berciuman,hati teguh pun juga berdebar teguh memantapkan hatinya bahwa ia telah melupakan wanita yang dulu pernah singgah di hatinya dan memilih Ami wanita polos dan sedikit susah di kendalikan ,tapi dengan sifat Ami yang seperti itu membuat teguh makin jatuh cinta kepada Ami.


Dan keesokan paginya mereka makan pagi di hotel ,dan mereka telah asik memakan makanannya masing masing, dan tiba- tiba dhito berkata


"Mas teguh di tanyain kabar tuh sama reana"ucap dhito


Seketika badan teguh memegang saat dhito menyebutkan nama itu dan dengan muka yang datar dan dingin teguh memilih untuk kembali kekamar hotel.


Ami yang melihat sikap teguh yang seperti itu menjadi penasaran ,kenapa teguh langsung meninggalkan makan pagi nya karena dhito menyebutkan nama wanita reana, dan siapakah itu reana ,Ami memikirkan apa ada sangkut pautnya reana dan teguh .


Rama yang melihat teguh pergi langsung mengajak dhito berbicara di luar ,dan Ami Dwi dan Risa bingung ada apa ini.


"Wi kenapa ya si kadal buntung ,Lo liat engga mukanya langsung berubah" ucap Ami


"Haduh Ami ,mas teguh kali namanya bukan kadal buntung "ucap Dwi


"Ya emang di kadal buntung pasti itu mantan nya kan wi ,gua rasa di belum move on wi ,macam dia engga cocok wi di panggil mas teguh cocoknya kadal buntung "


Dan setelah makan ,mereka pun berjalan- jalan di tepi pantai dan tidak sengaja Risa melihat teguh dan Rama sedang mengobrol tidak jauh .


"Mi....... Ami...." Panggil Risa karena Ami sibuk memotret pemandangan yang indah


"Apaan si cebol ,berisik banget"ucap Ami kesal


"Itu liat ada mas teguh "ucap Ami


"Yaudah biarin "ucap Ami cuek


"Ih... Bukannya di samperin juga , emangnya lu engga penasaran apa sama cewe yang namanya reana itu?" Ucap Risa


"Engga tuh "ucap Ami cuek dan menghampiri Dwi

__ADS_1


"Wi ke hotel yuk" ucap Ami


"Yaudah yuk gua juga udah cape "ucap Dwi


Disisi lain teguh dan Rama sedang berbincang- bincang ,teguh yang masih mengingat sosok wanita yang pernah dia sukai dulu. Dan Rama menghampiri sahabat nya itu Rama tau betul perasaan teguh bila di bahas tentang hal tersebut.


"Guh.." panggil Rama


Teguh hanya diam saja


"Guh lo harus lupain dia , sekarang Lo ada Ami guh ,Ami lebih pantas Lo cintai dengan tulus dari pada dia" ucap Rama


"Gua tau ram ,tapi..." Teguh tidak bisa melanjutkan kata-katanya dia bingung di posisi sekarang


"Lupain dia guh , sekarang Lo fokus sama Ami ya ,dia wanita yang layak buat lu guh" ucap Rama menasehati teguh


Dan setelah berbincang Rama dan teguh memutuskan untuk kembali ke hotel.


Di kamar Rama dan Dwi,Rama melihat Dwi sedang berbenah pakaian nya dan pakaian Rama juga ,Rama merasa terheran- heran terhadap Dwi yang susah sekali di tebak.


"Tumben banget mau beresin baju mas " ucap Rama


"Ehm.....e..... Aku lagi iseng aja " ucap Dwi gugup


"Oh... Isengnya kamu bermanfaat ya " ucap Rama sambil tersenyum


"Iyaa" ucap Dwi


Dan Rama melihat ada beberapa baju yang belum di masukan ke dalam koper dan menanyakan kepada Dwi.


"Ehm... Itu kenapa belum di masukin juga" ucap Rama


"Itu... Anu....itu" ucap Dwi gelagapan


"Itu ,anu apa si wi " ucap Rama


Dwi hanya menunduk karena malu, dan Rama pun bergegas mengambil baju yang belum dimasukkan ke dalam koper itu terkejut bukan main, ternyata itu celana dalamnya Rama yang belum di masukan


"Pantesan aja engga di masukin ternyata dia malu toh " ucap Rama dalam hati

__ADS_1


"Yaudah wi biar yang itu mas aja ya" ucap Rama


"I..iya mas" ucap Dwi


Dan kamar Ami dan teguh


Ternyata saat teguh masuk kekamar teguh melihat Ami yang sedang tertidur.


Hati teguh merasa bimbang ,tapi di dalam hatinya sudah ada Ami tetapi bila ada seseorang yang menyebut kan nama wanita itu seolah menggores kan luka lama untuk kembali lagi, teguh tau seharusnya dia tidak memikirkan wanita itu dan harus memikirkan masa depannya dengan Ami , melihat Ami yang sedang tertidur seperti ini membuat teguh melupakan segala hal yang ada di hidupnya.


Ami yang merasa di dalam tidurnya ada seseorang yang memperhatikan dirinya pun merasa terganggu, dan Ami membuka mata perlahan , betapa terkejutnya Ami melihat teguh di depan mukanya sambil tersenyum bodoh (menurut Ami , padahal mah gentong say) Ami pun langsung mendorong muka teguh agar menjauh.


"Kamu kenapa si mi ,sama aku engga ada sayang nya , hmmmm" ucap teguh


"Apaan si Lo kadal buntung ,dih Lo kira gua cewe yang bakal kepincut apa sama Lo " ucap Ami kesal


"Iya deh iya maaf ya " ucap teguh


"Awass!!!"


"Mau kemana si? " Ucap teguh


"Mau mandi , minggir " ucap Ami dengan kesal


"Aku mandiin ya"ucap teguh


Ami pun langsung menjitak kepala teguh sangat kencang


"Mi..... Sakit tau" ucap teguh sambil mengusap kepalanya


"Lagian mesum , minggir sana " ucap Ami kesal


"Iya ,iyaaa aku minggir"ucap teguh


Dikamar risa ,Risa hanya menaikkan ponselnya dan begitu juga dengan dhito , tetapi tanpa sepengetahuan Risa sebenarnya dhito sedang melihat foto Ami yang sedang tertawa dan cemberut dan raut itu seketika menyihir dhito tersenyum melihatnya ,Risa yang penasaran pun melihat dhito senyum" sendiri pun bertanya.


"Yang kamu kenapa ko senyum-senyum" ucap Risa


"Engga siapa juga yang senyum " ucap dhito cuek

__ADS_1


Risa hanya diam saja dan tidak melanjutkan kata-katanya karena dia merasa kenapa dhito begitu sangat cuek terhadapnya .


__ADS_2