
Mereka pun menuju mobil Ami ya ,Ami membawa mobil Honda jazz dam mereka semua ingin naik mobil Ami ,ya Ami sangat suka mobil mini ini karena sesuai dengan badannya yang mini tapi tidak dengan teguh Rama dan Bagas ia bingung mau duduk bagaimana mau tidak mau mereka duduk di belakang bertiga Rama teguh dan Bagas , awalnya teguh mengajukan diri untuk menyetir tapi Ami menolak nya ,ia yang menyetir saja alhasil mereka bertiga pun desak-desakan
"Kenapa kamu engga pake mobil aku aja si mi" ucap teguh
"Ribet harus kerumah kamu dulu terus ketemu nenek rombeng lagi " ucap Ami sambil menyetir
"Nenek rombeng???,siapa mi?" Ucap Dwi
"Kakak ipar mas Teguh yang guanteng" ucap Ami
"Ooh ...jadi kamu udah ketemu kak Siska ya mi" ucap teguh
"Udah...." Ucap Ami malas
Dwi sebenarnya penasaran siapa itu Siska nanti Dwi akan menayangkan kepada Ami soal Siska
Teguh meminta Ami menyetir ke rumahnya , awalnya Ami menolak karena Ami sangat males ketemu Siska tapi apa daya teguh terlalu bawel terus menyuruh Ami untuk kerumahnya mau tidak mau ia pun mengikuti kemauan teguh.
Dan mereka pun sampai di rumah teguh , dan mereka pun keluar dari mobil Ami
"Akhirnya nyampe juga ,huhhh....pegel nya " ucap Bagas
"Ihh jahat nih mas Bagas emang mobil aku kenapa si ,sampe mas Bagas pegel gitu" ucap Ami sebal
"Eh..e..engga mi mobilnya ke minian hehehe kita gede-gede kaya gini mobilnya mini hehehhe" ucap Bagas lagi
Teguh pun menyuruh Ami dan teman-temannya untuk masuk , ternyata di dalam sudah ada mami thalia yang menyambut dan ada CIA yang sedang menggambar tetapi saat CIA melihat ada Ami iya pun berlari menghampiri nya dan meminta gendong kepada Ami
"Hai... princess kita ketemu lagi " ucap Ami sambil tersenyum
Dan cia pun tersenyum kepada Ami karena ia di gendong oleh Ami , Ami pun menanyakan kepada mami thalia apakah CIA sudah mulai makan sayur dan mami CIA pun menjawab belum.
Mami thalia menyuruh teguh makan dan teman- temannya makan ,Rama dan Bagas pun telah kemeja makan untuk menyantap masakan mami thalia ya pada saat mereka masih duduk di bangku SMA mereka sangat sering kerumah teguh karena mami thalia masakan sangat enak ,ya walaupun di rumah mami thalia banyak maid tapi mami Thalia selalu memasak masakan nya sendiri karena hobi mami thalia memasak dan makan.
Teguh yang melihat Ami mengendong cia pun menghampiri nya
"Cia lucu ya " ucap Ami kepada teguh
__ADS_1
Teguh pun tersenyum " iya lucu , nanti anak kita lebih lucu dari pada CIA " ucap teguh
Ami pun langsung mencubit pinggang teguh dan teguh pun langsung kesakitan tetapi berbeda dengan cia ,CIA malah tersenyum
"Aduhh....mi sakit " ucap teguh ,Ami bukannya berhenti malah tersenyum mencubit karena CIA sangat bahagia melihat teguh kesakitan
"Ami...ampun ....sakit mi" ucap teguh
"Cia nya kesenangan liat kamu sengsara " ucap Ami tersenyum
Dan tiba-tiba ada sosok yang paling menyebalkan muncul kalo bukan Siska ,ya Siska menatap Ami begitu sinis
"Oh...ada orang kampung Dateng"ucap Siska sinis
"Kamu apaan si Siska ,dia itu calon istri aku " ucap teguh
"Masih cantikan reana dari pada dia teguh ,buka mata kamu ,apa jangan-jangan kamu di pelet ya sama wanita itu" ucap Siska
Rasanya Ami sangat ingin menarik bibir Siska tapi dia harus sabar karena ada mami thalia .
"Ami makan sayang ,sini engga usah ladenin orang itu" ucap mami thalia dari dapur , seolah mami thalia tau keberadaan Siska
Dwi pun yang melihat Siska dengan tatapan angkuh kepada siapa pun merasa risih atas kedatangan Siska. Dwi hanya diam saja dan memakan makanan thalia.
Dwi yang melihat CIA begitu imut pun tersenyum ,Dwi sangat ingin sekali mempunyai anak seimut cia .
Clara pun mengambil CIA dari Ami , karena Clara melihat Ami kerepotan saat makan , tapi saat CIA di angkat oleh Clara ,CIA menangis seolah tidak mau pisah dari Ami
"Udah mba engga ppa ,biar CIA sama aku aja" ucap Ami
"Haduh maaf ya mi ,bikin kamu repot " ucap Clara tak enak
"Aku engga merasa di repotin ko mba malah aku seneng ada CIA " ucap Ami
"Cia biasanya engga suka mi sama orang baru ,kenapa ya sama kamu lengket banget kalo sama Siska engga mau " ucap Clara bingung
"Ya gimana engga mau mba aku kan bidadari di penyihir mba mana ada si mba yang mau deket sama penyihir" ucap Ami mengejek Siska
__ADS_1
Siska yang mendengar Ami mengejek nya pun sangat geram "awas aja ya ****** liat Lo pembalasan gua " ucap Siska dalam hati
Siska pun pergi dari ruang makan malas melihat orang-orang yang ada di ruangan ini
"Siska kamu mau kemana?,kamu engga makan?" Ucap Clara
"Males makan ada akamso mending makan di luar " ucap siska lalu pergi begitu saja
"Yeh .....nenek rombeng" ucap Ami
"Udah sayang engga usah di ladeni n " ucap teguh kepada Ami
"Orang kaya gitu di baik'in malah ngelunjak guh" ucap Ami sebal
Ami yang melihat CIA tak mau makan-makanan nya pun mulai menyuapi CIA tapi cia tidak mau makan karena makanan tercampur oleh sayur
"Ayo...CIA a...a....a" ucap Ami
Cia hanya menggeleng kepala "no....." Ucap CIA dengan suara yang sangat imut
"Cia mau di bawa nenek rombeng ya tadi ,kalo anak kecil engga mau makan sayur nanti di bawa nenek Siska " ucap Ami kepada CIA
Cia yang mendengar nama Siska pun langsung membulatkan mata seolah takut bila mendengar nama Siska . Cia pun mau di suapi Ami dan makan dengan lahap
Dan setelah makan mereka pun bergegas untuk pulang karena hari sudah hampir petang Rama meminta jemput kepada supirnya karena kakinya Sangat pegal bila harus menaiki mobil Ami.
" Guh gua sama Dwi pulang duluan ya ,udah di jemput sama supir " ucap Rama
"Iya....kalo gitu hati- hati ya bro " ucap teguh
"Mami aku pulang ya " ucap rama kepada mami thalia ya Rama memang sudah dekat sekali dengan keluarga teguh karena mami nya Rama dan maminya teguh berteman sejak dulu
"Iya ram ,hati- hati ya " ucap Thalia
"Bro gua bareng ya " ucap Bagas kepada Rama
"Ya ayo" ucap Rama
__ADS_1
Rama ,Dwi dan Bagas pun pulang kerumahnya masih -masing .sedangkan Ami masih dirumah teguh karena Ami ditahan untuk pulang ke arena teguh masih ingin bersama Ami .