
Di pagi yang cerah ini ,Dwi terbangun untuk melakukan rutinitas nya ,Dwi sedang bersiap - siap untuk pergi ke sekolah dan di depan rumah Dwi sudah ada Ami yang menunggu nya .
Ya Dwi Ami dan Risa berada satu sekolah yang sama dan satu kelas yang sama juga.
Dan Dwi yang sudah selesai dengan ritual paginya ,ia pun turun kebawah dan menemui Ami yang sudah duduk di meja makannya dia .
"Eh... Ada sahabat ku satu ini ,maaf ya nunggu lama" ucap Dwi
"Iya wi santuy aja " ucap Ami
"Pasti Lo belum sarapan kan ,ayo sarapan bareng"
"Lo tau aja wi ,mama gua mana bisa masak wi ,ya gini nih setiap pagi gua kelaparan terus " ucap Ami sambil mengelus perutnya yang lapar
Ami dan Dwi makan di meja makan ternyata orang tua Dwi dan kakaknya sudah berangkat kerja terlebih dulu .
Setelah Ami dan Dwi selesai makan mereka pun berangkat sekolah dengan menggunakan sepeda motor milik Ami .
Dan mereka pun sampai di sekolah dan segera masuk ke kelas ,dan ada segerombolan 4 laki- laki yang mendekati mereka ,ya itu adalah genk cowo so bad boy dan so famous di sekolah ini dan ketua mereka yang paling nyebelin di antara yang lainnya so Tampan dan so keren itu bernama Firza, ya laki- laki yang bernama Firza itu sangat menyukai Dwi ,tetapi Dwi tidak suka padanya .
Dulu laki- laki yang bernama Firza itu sempat mengutarakan hatinya untuk Dwi , tetapi cinta nya di tolak karena Dwi tidak suka sama cowo macam itu.
Saat Ami dan Dwi ingin lewat , tangan Dwi pun di tarik oleh Firza dan Dwi pun langsung melihat ke arah Firza.
"Bisa engga si jangan ganggu gua lagi" ucap Dwi sinis
"Sayang nya gua engga bisa ,gua mau nya gangguin Lo terus gimana dong" ucap Firza sambil tersenyum
Rasanya Dwi ingin meninju muka so tampan itu tetapi Dwi menahan nya
"Udah kali za ,Lo tuh udah di tolak sama Dwi engga punya malu banget si ,gua ya kalo jadi Lo udah ditolak kaya gitu ,gua menghilang dari bumi" ucap Ami kesal karena Firza selalu mengganggu Dwi
Firza pun mendekati muka Ami , Ami hanya menaikkan alisnya satu karena bingung ,mau apa dia
"Gua engga ngomong sama Lo" ucap Firza sambil menoyor Ami
Ami yang sebal karena di perlakukan seperti itu pun langsung membanting tasnya dan menonjok wajah Firza , alhasil Firza terjatuh di hadapan Dwi dan Ami dan genknya dia .
Randy yang sebenarnya suka kepada Ami hanya bisa melongo ,ia tau karakter Ami seperti apa ,dan itu membuat ia jatuh cinta kepada Ami tetapi ia belum berani mengutarakan nya
Ami pun maju tepat di depan Firza , dan ia mulai berjongkok untuk mensejajarkan posisi nya
"Gua kasih tau ya ,Lo tuh jadi orang engga usah gaya- gayaan deh , udah jauh- jauh dari gua sama Dwi " ucap Ami sambil menoyor kepala Firza
Dwi pun langsung mengambil tas Ami dan menarik wanita itu ,kalo tidak ia bisa di panggil lagi keruang kepala sekolah ,ya Ami sering sekali mendapatkan masalah karena berantem ,ia tak kenal laki - laki tau pun perempuan kalo salah satu dari mereka yang mengusik Ami ,Ami tidak akan segan segan menghajar muka mereka seperti tadi.
Dan akhirnya Dwi dan Ami sudah sampai di kelas dan mereka , disambut oleh Risa.
"Pagi.... Dwi..... Pagi Ami... " Ucap Risa sambil menghampiri mereka
"Iya pagi sa" ucap Dwi
"Ami kenapa wi ?, Ko kaya kesel gitu?" Ucap Risa
Ami memilih diam karena ia masih kesal , karena kejadian yang tadi.
"Ia sa dia abis nonjok Firza " ucap dwi
__ADS_1
"Omg..... Lo nonjok my baby bunny Firza gua mi... Nanti ketampanan dia berkurang ,gua bakal cari Lo mi" ucap Risa sedih
"Udah jangan berisik ,gua lagi kesel " ucap Ami sinis
Dan Firza yang tidak terima seperti tadi pun punya rencana jahat untuk memberi pelajaran sama mereka.
"Pokoknya gua mau ngasih pelajaran sama cewe so jual mahal itu dan temennya yang bar bar" ucap Firza kepada 3 sahabat nya itu
Dan Randy yang tau rencana jahat itu ditunjukkan untuk Ami dan Dwi ,ia akan menyelamatkan Ami dari Firza , karena Randy sangat mencintai Ami.
"Sorry za kali ini gua berkhianat ,gua engga mau wanita yang gua suka masuk dalam jebakan Lo" ucap Randy dalam hati
Dan bel pulang sekolah pun berbunyi,semua murid pun berlalu lalang untuk pulang dan tidak tau kenapa hari ini ,hujan lebat sekali ,Dwi menayangkan kepada Ami apakah ia membawa jas hujan ,dan ternyata Ami tidak membawanya ,Risa yang tadi sudah di jemput oleh papahnya pun sudah pulang duluan.
Ami dan Dwi masih menunggu di lobby sekolah, seperti nya hujannya akan lama , karena hujan nya deras sekali dan ada seseorang laki- laki yang mendekati mereka ya Ami Dwi tau kalo itu Randy salah satu Genk dari Firza ,Randy menarik Ami .
"Apaan si.. Lo mau gua hajar" ucap Ami melepaskan tarikan Randy
"Gua cuma mau minta tolong sama loh ini emergency banget please tolongin gua " ucap Randy yang mukanya sedikit pucat karena Randy harus membawa Ami pergi terlebih dahulu sebelum teman- temannya datang
"Hah... Lo kenapa si" ucap Ami
"Udah engga ada waktu ikut gua " ucap Randy sambil menarik Ami
"Tapi Dwi gimana??, Yaudah Dwi disana aja dulu ,engga bakal ilang ko kan masih di daerah sekolah " ucap Randy lagi
"Wi gua bantuin si kampret ini dulu ya , nanti gua balik lagi" ucap Ami
Dwi pun hanya mengangguk saja ,ia tidak berpikir kalo akan terjadi sesuatu pada dirinya.
Randy pun membawa Ami ke gudang yang tidak terpakai ke sekolah dan langsung mendorong Ami untuk masuk dan menguncinya dari luar,Ami pun menggedor- gedor untuk di bukakan pintunya dan Randy berteriak dari luar
"Randy sialan buka pintunya oi..... Brengsek nih orang" ucap Ami kesal
Ami pun membuka ponsel nya dan ingin menelpon Dwi dan ternyata di tempat ini tidak ada sinyal . Dan ini membuat Ami frustasi ,kenapa Randy melakukan ini pada nya.
Dwi yang sedang menunggu pun memakai ponsel nya ,dan sekolah pun sepi karena orang- orang sudah pada pulang ,Dwi pun masih menunggu Ami. Yang tak kunjung datang .
Dan Firza menghampiri Dwi ,ia ingin membalas kan sakit hatinya kepada gadis itu dan temannya ,tetapi cewe sialan itu tidak ada bersama dengan Dwi.
Firza pun langsung menarik Dwi ke dalam ruangan kosong ,Dwi yang melawan tidak ada tandingannya karena badannya Firza lebih besar dari Dwi.
Dwi pun yang punya firasat tidak enak pun ingin lari tapi tidak bisa karena didepan pintu kelas , ada teman - teman Firza .
Dan Firza pun langsung melecehkan Dwi ,Dwi saat itu juga tanpa rasa kasian ,gadis itu menjerit dan menangis, meminta pertolongan kepada teman-teman nya Firza tetapi permintaan tolong nya tidak di dengar kan oleh teman-temannya Firza .
Randy sebenarnya kasihan melihat Dwi di perlakukan seperti itu apa daya dia ,yang terpenting ia bisa menyelamatkan wanita yang ia di cintai.
"Maaf wi gua engga bisa nyelamatin Lo , karena Ami lebih berharga dari apapun "ucap Randy dalam hati
Dwi pun diseret , ditampar ,dan paling menyedihkan nya tidak ada yang menolong dia saat ini, Dwi terus berdoa tetapi dan berusaha melawan Firza apa daya ,tenaga Firza lebih kuat dari pada Dwi.
dan Firza pun langsung merobek pakaian Dwi, "ja...jangan "ucap Dwi sambil menangis
"udah engga usah so suci Lo" ucap Firza dan terus melakukan aksinya.
dan Dwi tidak berdaya dan terus-menerus menangis , meminta Firza berhenti tapi Firza tidak menghiraukan ucapan Dwi
__ADS_1
"S...St....stop....kumo...hon....stop " Ucap Dwi dengan suara bergetar
"Hahahaha ****** Lo cewe sialan , rasain ini pembalasan gua , makanya jadi orang jangan so jual mahal" ucap Firza dan memakai pakaian nya kembali dan meninggalkan Dwi
Firza pun pergi tanpa memperdulikan Dwi lagi dan Dwi pun masih syok atas kejadian yang tadi. Ia menangis sejadi-jadinya, Dwi merasa dirinya sudah kotor dan tidak suci lagi ,harta berharga sudah di rampas oleh laki-laki brengsek itu.
Firza dan genknya pun pergi. Untuk pulang dan pada saat mereka sudah sampai ke parkiran Randy beralasan bahwa ada barang nya yang ketinggalan di kelas dan ia menyuruh temannya untuk duluan saja .
Randy pun kembali ke gudang yang kosong itu dan membukakan pintu untuk Ami.
Dan tanpa aba-aba Ami langsung menghajar Randy **** buta ,ia kesal karena Randy mengerjainya.
"Brengsek Lo .... Sialan.... Berani banget Lo kunciin gua di sini" ucap Ami
"Mi... Please dengerin dulu penjelasan gua " ucap Randy sambil memegangi tangan Ami agar wanita itu tidak menonjoknya lagi .
"Ma...maaf mi ,ini g...gua... Lakuin biar Lo engga di celakain sama Firza " ucap Randy sambil terbata
"Maksudnya Lo apa , ngomong yang bener jangan bertele-tele" ucap Ami kesal
"Maaf mi ,ini kesalahan gua juga harusnya gua bawa Lo sama Dwi kabur ,gua engga tau kalo Firza bakal memperkosa Dwi mi"ucap Firza
Ami yang tau sahabat nya di perkosa pulang mencari Dwi. "D...dwi.... Dimana ? Sialan" ucap Ami kepada Randy
Randy pun langsung menunjukkan keberadaan Dwi. Ami pu langsung bergegas untuk ketempat Dwi berada.
Dan betapa terkejutnya nya ia melihat Dwi dengan keadaan yang acak- acakan , Randy pun langsung memberikan jaket kepada Ami , supaya di berikan kepada Dwi .
Ami pun membantu Dwi untuk bangun dan Ami pun juga menangis melihat kondisi Dwi sekarang dan Ami menuntun Dwi untuk membawanya pulang. Dwi masih Terus menangis.
Randy pun membantu Dwi juga dan menghantarkan nya .
Dan mereka bertiga pun sampai dirumah dwi dan disana sudah ada orang tua Dwi dan kakaknya ,dan betapa terkejutnya ibunya Dwi melihat Dwi seperti ini.
Dwi hanya menangis di pelukan ibunya dan kakaknya Dwi bertanya kepada Ami.
"Mi ....kenapa Dwi mi " ucap Kaka Nowo kalanya Dwi
"D..Dwi... Abis di perkosa ka " ucap Ami sambil menangis dan tiba-tiba ibu Dwi yang mendengar itu pun langsung terkena serangan jantung.
Dan ibu Dwi di bawa kerumah sakit Ami di tugaskan oleh kakaknya Dwi untuk menjaga Dwi. Ami pun membawa Dwi kekamar untuk istirahat
Dan Ami menemui Randy "Lo puas kan udah lihat ini semua" ucap Ami sambil menangis
"Maaf gua engga tau mi kalo kejadian nya bakal kaya gini" ucap Randy sedih
"Kenapa Lo engga nyelamatin Dwi juga si ran ,kenapa?" Ucap Ami sambil menangis
Randy lun langsung memeluk Ami "maaf mi gua engga berdaya " ucap Randy berbisik di telinga Ami
Dan Dwi pun mendengar kabar ibunya sudah tiada dan itu membuat hatinya hancur lagi. Dan selama 3 bulan Dwi tidak mau keluar kamar dan tidak mau bersekolah.
Dan Firza dan teman- temannya di keluarkan dari sekolah ,Firza dan kedua temannya di masukan penjara oleh bapaknya Dwi sendang Randy di kasih pengampunan karena ia membantu Dwi .
Dan Dwi mengalami trauma itu selama 2 tahun lebih ia tidak mau dekat dengan laki-laki, sampai rasa trauma itu hilang dan semangat dari sahabat nya Risa dan Ami membuat Dwi bisa menjadi Dwi yang sekarang ,bukan Dwi yang dulu lagi .
Dan betapa terkejutnya ia pada saat ia di jodohkan dengan laki- laki baik dan bertanggung jawab seperti Rama
__ADS_1
"Aku selalu berdoa kepada Tuhan agar aku di pertemukan oleh laki- laki yang menjadi jodoh ku kelak dan bisa menerima kekurangan ku ,dan aku minta kepada Tuhan agar kau bisa menghapus luka- luka ku ini, i love you Rama dirgantara" ucap Dwi dalam hati