Suamiku TNI

Suamiku TNI
chapter 15


__ADS_3

Keesokan paginya mereka bergegas untuk kebandara mereka menaiki flight pagi dan perjalanan mereka cukup hening tidak ada yang memulai pembicaraan .


Disisi lain Ami melihat teguh yang sedang memainkan ponselnya entah apa yang sedang ia lihat di ponselnya itu ,Ami merasa kalo ada yang tidak wajar dari teguh tetapi Ami tidak mau bertanya kepada teguh karena Ami terlalu gengsi untuk bertanya kepada kadal buntung itu .


Sedangkan Dwi dan risa memilih untuk tidur di karena mereka masih mengantuk.


"Kamu engga tidur ?" Ucap teguh kepada Ami


"Engga "ucap Ami dingin ,tapi Ami merasakan ada perasaan aneh terhadap dirinya ,dia tidak suka teguh yang cuek terhadap dia


Teguh hanya diam dan menarik nafasnya dan mulai memejamkan mata ,disisi lain Ami yang melihat kelakuan teguh seperti itu merasakan rasa sedih di dalam hatinya tetapi dia cukup sangat gengsi untuk menanyakan sikap teguh yang berupa ketika dhito mengucapkan nama seorang wanita yang bernama reana.


Ami yang masih berkutat terhadap pikiran nya pun mulai bertanya- tanya siapakah reana apakah dia mantan pacarnya teguh atau siapa ,Ami masih memikirkan itu dalam diam .


Sementara dhito memerhatikan sosok Ami dari tadi ,dia hanya tersenyum saja melihat wajah Ami yang berekspresi itu ,Ami mampu menyihir dhito dengan pesonanya, didalam pikiran dhito , dhito telah menyusun rencana untuk memisahkan Ami dan teguh ,dhito sadar kalo apa yang dilakukan ia salah tapi apa boleh buat untuk bisa bersama dengan cintanya ia akan melakukan segala hal.


Rama yang melihat tatapan dhito terhadap Ami pun mulai curiga , tetapi Rama tidak memikirkan dan sibuk dengan laporan nya.


Dan mereka pun telah menaiki pesawat. Dwi yang sedang tertidur pun di gendong oleh Rama ,untuk menaiki pesawat Rama tidak tega melihat wanitanya bangun dan memilih untuk menggendong nya sementara Risa dibangun kan oleh dhito berbeda dengan Dwi dan Rama ,dhito menyuruh Risa membawa barang- barang nya sendiri.


Ami sangat kesal dengan barang-barang nya ,dan teguh yang sedang mengecek ponselnya ia melupakan Ami dan malah masuk kedalam pesawat ,Ami yang melihat teguh seperti itu menjadi lebih kesal dan menendang kopernya.


Tanpa terasa Ami meneteskan air mata nya , entah perasaan apa yang telah berkecamuk di dalam hatinya ,dhito melihat Ami yang menendang kopernya pun menghampiri nya .


"Ami mau aku bant......"ucap dhito terputus karena melihat Ami menangis sambil mencoba merapikan barang-barangnya


Ami yang mendengar suara dhito pun langsung menghapuskan air matanya buru- buru Ami tidak mau ada yang melihat dia lemah , seperti ini.


Dhito pun bergegas membantu Ami untuk membawa barang-barang nya.


Sebentar di hatiĀ  dhito merasa sedih melihat wanitanya menangis.


Teguh melihat kesamping bangkunya ternyata tidak ada Ami ,dia pun terkejut melupakan Ami dan segera turun lagi untuk mencari Ami ,teguh pikir Ami sudah naik terlebih dahulu ke pesawat ,ketika teguh ingin keluar dari pintu pesawat teguh melihat Ami dan dhito sedang membawa belanjaan milik Ami ,teguh pun langsung berinisiatif ingin mengambil barang Ami dari dhito tetapi Ami berkata.


"Mau ngapain kamu?,biar dhito aja yang bawa ,kamu kan sibuk "ucap Ami langsung pergi tanpa melihat wajah teguh


Teguh tau disini teguh yang salah memilih untuk diam dan kembali ke kursinya. Pas dia ingin duduk di kursinya Ami sudah menghadap ke jendela pesawat dan memakai earphone.

__ADS_1


Tak terasa mereka sudah sampai di Jakarta.


Saat semua sibuk dengan kopernya teguh menghampiri Ami dan membantu nya, tapi ami tetap diam saja , teguh tau Ami sangat kesal terhadap nya.


Dan disaat teguh sedang menyusun koper dia dan koper Ami ,ada tangan yang melingkar di pinggang dia otomatis teguh langsung membalikkan badan .


Saat dia melihat siapa yang memeluk nya ,betapa terkejutnya teguh wanita dulu yang pernah singgah di hatinya kembali lagi reana agalista , wanita yang dulu sangat ia cintai tetapi wanita itu mencampakkan teguh begitu saja.


Ami yang melihat kejadian yang terduga ini hanya bisa diam dan memandang sinis wanita yang memeluk teguh itu.


"Maaf ada perlu apa ya mba sama pacar saya" ucap Ami dengan sinis


"Hah......pacar?" Ucap reana kaget


Teguh hanya diam saja masih bingung dengan keadaan ini.


"Iya dia PACAR saya" ucap Ami dengan penuh penekanan


Dwi yang melihat Ami sedang marah pun menghampiri nya.


"Ini nih ada cewe gatel yang meluk- meluk teguh" ucap Ami


"Mba kalo ngomong di jaga ya ,dia itu pacar saya, ya kan guh ,kamu engga mungkin milih dia ,kamu masih cinta sama aku kan " ucap reana sinis


"Haduh....... Mba jangan ngehalu deh ,sadar ya kita aja udah tunangan " ucap Ami sambil menunjuk cincin berlian nya yang di kasih teguh


"Teguh aku butuh penjelasan" ucap reana


"Penjelasan apa lagi ,kita udah selesai"ucap teguh dingin


Teguh menarik Ami untuk pergi dengan nya . Dan saat hendak pergi tangan teguh di cekal oleh reana . Ami yang melihat itu pun langsung menjambak rambut reana .


"Eh.... Mba gatel banget si jadi orang " ucap Ami bergebu- gebu


"Udah mi.... Ayo" ucap teguh merangkul Ami


"Anjrit tuh cewe bar-bar banget si betul kata Siti ,tuh cewe kasar banget, gue bakal bikin teguh jatuh cinta lagi sama gua ,awas aja wanita sialan liat ya pembalasan gua " ucap reana dalam hatinya

__ADS_1


Di dalam mobil Ami dan teguh hanya diam saja ,dan tiba-tiba teguh berkata


"Kamu jangan kasar ya sama dia" ucap teguh


"Oh..... Kamu belain cabe - cabean itu ya"ucap Ami marah


"Bukan aku belain reana, aku engga mau kamu nyelesain masalah pake cara kasar" ucap teguh lagi


"Yaudah kalo kamu mau kaya gitu ,kamu nikah aja sama tuh perempuan itu yang menurut kamu baik ,aku tau aku bukan perempuan baik buat kamu ,udah turunin aku disini!" Ucap Ami sambil berteriak


"Bukan gitu mi maksudnya aku"


"Turunin atau aku loncat " ucap Ami


Teguh pun menepikan mobilnya ,dan Ami buru keluar dan mengambil semua barang-barang nya dari mobil teguh,dan teguh hanya diam dan melajukan mobilnya kembali.


Ami yang melihat sikap teguh seperti itu Tambah sedih ,kenapa teguh tidak membujuk nya kalo dia seperti ini, ini buka. Teguh seperti biasa nya, Ami menarik kopernya dan berjalan mencari taksi tetapi taksi tidak kunjung datang.


Dan tiba-tiba hujan lebat ,Ami pun segera berlari untuk berteduh.


"Kenapa si tuhan disaat gue udah mulai mebuka hati buat dia ,dia ninggalin gua kaya gini " ucapnya dalam hati sambil memutihkan air mata


Tiba-tiba ada mobil sport berhenti di depan Ami, dan betapa terkejutnya itu dhito keluar menggunakan payung.


"Kamu kenapa ko duduk disini" ucap dhito


Ami yang tak bisa lagi menahan perasaan ingin nangisnya itu langsung , menyadarkan ke pundak


Dhito.


"Hisk.....hisk.....to....teguh ....jahat.......hihisk"ucap Ami


Dhito pun hanya mengelus-elus punggung Ami supaya tenang.


Di dalam hati dhito sedih melihat Ami seperti ini, tapi ini yang harus di lakukan dia untuk mendapatkan Ami.


"Maaf aku yang buat ini semua ,aku engga mau kamu nangis ,tapi aku janji bakal merebut hati kamu dari dia dan membuat kamu tersenyum lagi bersama aku bukan dia " ucap dhito dalam hatinya

__ADS_1


__ADS_2