
Selesai melakukan ritual membuat bayi pun ,Ami tertidur karena kelelahan dan teguh pun menyelimuti tubuh Ami.
Teguh tersenyum dan membelai rambut Ami sayang, dan ia pun segera masuk kekamar mandi untuk mandi kembali.
Setelah mandi pun ia pun memakai pakaian dan bergegas ke dapur karena ia merasa lapar dan ia pun membuka tudung saji dan melihat banyak makanan.
Teguh pun mulai melahap makanan yang di atas meja dengan lahap , teguh berpikir baru kali ini Ami memasakan makanan seenak ini.
Sedangkan Dwi dan Rama sedang bermanja-manjaan Rama sangat suka mengelus perut Dwi yang sudah besar.
"Mas Rama lagi ngobrolin apa si mas sama dedenya " ucap Dwi penasaran
"Kamu engga boleh tau ini rahasia mas sama baby Rama heheheh" ucap Rama sambil tersenyum
"Ish... Mas tinggal kasih tau aja susah banget si ,emang baby nya tau mas ngomong apa?, Mas aja dari tadi diem " ucap Dwi kesal
"Mas komunikasi sama baby-nya kan pake telepati ,baby nya pasti paham " ucap Rama sambil mengelus perut Dwi.
Dwi pun menatap Rama dengan tatapan kesal.
Sedangkan Bagas sedang menghubungi Risa ,ia pun melakukan panggilan video call, baru kali ini Bagas merasakan yang di namakan jatuh cinta , pasalnya ia selalu mendapat cinta bertepuk sebelah tangan.
"Ka Bagas udah makan?" Ucap Risa dari sambungan vc
"Udah sayang" ucap Bagas
Risa yang di panggil seperti itu pun hatinya berdebar sangat kencang dan membuat pipinya merona
"Ka Bagas jangan cape-cape ya jaga kesehatan disana , jangan lirik cewe lain ya " ucap Risa
"Iya sayang ,Kaka setia ko sama kamu ,Kaka malah takut kamu yang ninggalin Kaka" ucap Bagas
Dan Bagas pun melanjutkan kalimatnya "tunggu Kaka pulang ya , Kaka bakal nikahin kamu ,kita engga usah proses tunangan ya , lamaran langsung nikah aja ,kamu mau kan?" Ucap Bagas
Risa pun tersenyum dan mengangguk kepala pasalnya ia sudah trauma akan pertunangan nya dulu , ia gagal dengan pria yang salah dan kali ini pria yang di depannya Sanga baik dan tidak kasar kepada dirinya.
"Yaudah Kaka istirahat ya sayang ,kamu juga jangan telat makan ya " ucap Bagas
Risa pun menganggukan kepala nya, dan sambungan telepon pun terputus.
Dan Ami pun terbangun dari tidurnya ia pun merasa pegal-pegal dan ia mencoba untuk bangun dan berjalan kekamar mandi memakai selimut. Saat berjalan ia merasakan sakit di bagian ************ nya ,dan ia pun berjalan dengan tertatih-tatih.
__ADS_1
Teguh yang melihat istrinya berjalan seperti itu pun menghampiri nya dan langsung menggendong nya.
"Akh .... Kakak ngagetin aja ish..." Ucap Ami langsung memukul pundak Teguh
Dan teguh tersenyum kepada Ami. Dan membawa sang istri kekamar mandi. Teguh pun mendudukkan Ami di bangku kamar mandi.
"Kamu mau Kaka mandiin?" Ucap teguh sambil tersenyum
"Engga usah aku bisa sendiri ,udah sana keluar " ucap Ami sambil mengusir teguh Ami sangat malu untuk melihat teguh
Teguh pun menarik dagu Ami agar melihat kearah nya "engga usah malu ya ,Kaka udah lihat semuanya " ucap teguh sambil tersenyum
Dan hal itu membuat pipi Ami Sangat merona dan teguh mencium kening Ami dan pergi keluar dari kamar mandi.
Ami pun kaget sama bengong atas apa yang teguh lakukan. Dalam hati Ami berkata "terimakasih ya Allah kau telah memberikan suami yang sangat baik dan tulus seperti ka teguh" ucap Ami dalam hati. Dan ia pun segera mandi.
Setelah ia selesai mandi ia pun duduk di ranjang bersama ka teguh , teguh menarik nya agar Ami bisa bersandar di dadanya.
"Kaka apaan sih" ucap Ami malu
"Udah kaya gini aja buat Kaka nyaman " ucap teguh sambil mencium kepala Ami
Dan handphonenya teguh pun berdering ia melihat disana tertera nama Rama , dan langsung mengangkat nya.
"Waalaikumsalam ram , ada apa?" Ucap teguh
"Lu mau ikut engga makan di warung pak yoyo , kangen banget gue sama masakan nya " ucap Rama
"Boleh tuh udah lama juga ya kita engga kesana " ucap teguh
"Yaudah gue bakal siap-siap ya buat kesana sama Dwi" ucap Rama
"Yaudah kalo gitu" ucap Teguh.
Teguh pun langsung menghampiri Ami dan langsung membelai rambut nya , "sayang ayo kita makan di luar ,Kaka mau kasih tau kamu makanan terenak di daerah ini" ucap teguh
Ami pun langsung berganti pakaian dan segera keluar rumah dan ia terkejut di depan rumah ada mobil Fortuner berwarna hitam .
"Kaka ini mobil siapa?" Ucap Ami kaget
"Mobil kita sayang" ucap teguh
__ADS_1
Teguh pun membuka pintu mobil untuk Ami dan ia pun masuk kedalam mobil . Dan segera ketempat tujuan ia dan Rama .
Sesampainya disana ia melihat Rama dan Dwi sudah duduk di bangku ,dan ia melihat warung pak yoyo sangat ramai pengunjung.
"Hai ram udah dari tadi ?" Ucap teguh langsung duduk bersama Ami
"Baru ko " ucap Rama
"Hai ka Rama ,hai bumil " ucap Ami menyapa Dwi dan Rama
Dwi pun tersenyum kepada sahabat nya itu. Rama dan teguh pun memesan makanan dan meninggalkan Dwi dan Ami di meja makan itu.
"Gimana mi lu udah ewita sama ka Teguh" ucap Dwi penasaran
Ami pun terkejut akan pertanyaan Dwi, Ami pun menatap Dwi malu "iya udah " ucap Ami
"Gimana rasanya enakan?" Ucap Dwi penasaran Kepada Ami.
"Awalnya sakit tapi enak si" ucap Ami
"Terus apa lagi" ucap Dwi kepo
"Udah ah malu kalo di omongin dodol" ucap Ami
"Yeh gue penasaran juga , pelit nih" ucap Dwi
Dan ada pasangan suami istri sedang duduk di samping mereka dan ada anak yang familiar di mata Ami .
Anak itu pun melihat Ami pun langsung menyapanya .
"Hai Tante cantik" ucap anak itu
Ami pun langsung mengingat anak itu " hai anak cantik , kamu lagi sama papah mamah kamu ya" ucap Ami sambil tersenyum
"Iya ini ibu sama ayah aku " ucap Natalia
Ayah Natalia pun langsung tersenyum kearah Ami dan Ami pun tersenyum sambil mengangguk kepala , sedangkan ibunya Natalia hanya memandang nya sinis.
Teguh dan Rama pun kembali ke meja dan Lily melihat kehadiran teguh pun kaget.
"Mas Teguh " ucap Lily
__ADS_1
Ami pun langsung menatap ibu Natalia dan Teguh dengan pandangan sinis.
Teguh yang namanya di panggil pun melihat kearah Lily dan berkata "Lily"