
Inilah hari dimana Dwi akan di lamar oleh Rama ,Dwi Sangat bahagia sekali .dan Dwi sedang di rias oleh perias profesional Ami dan Risa pun juga .
Dan mereka pun mulai memakai baju yang sudah di siapkan Mama Mia untuk mereka bertiga , Dwi memakai pakaian putih sedangkan Ami dan Risa memakai warna biru .
Dwi sangat elegan memakai pakaian yang di pilih oleh mama Rama ,dan disisi lain Risa masih sangat ribet masang buku matanya ,Risa sangat suka memakai bulu mata tapi tidak tau kenapa lemnya mudah sekali hilang dan alhasil bulu matanya keplek- keplek di mata nya.
"Teng udah kalo engga bisa pake bulu mata engga usah di paksain " ucap Ami
"Engga mi tenang aja gua udah pro ko" ucap Risa Sombong
"Yaudah terserah lu lah ,biar lu bahagia dah " ucap Ami lagi
Ami dan Risa keluar duluan dari kamar Dwi untuk menyambut para tamu yang sudah datang ,tanpa Ami ketahui disana sudah ada Rama ,teguh ,Bagas dan dhito. Mereka sangat tampan sekali dengan menggunakan tuxedo ,Rama memakai tuxedo warna putih yang warnanya sama dengan Dwi sedangkan yang lain memakai tuxedo hitam.
Teguh dan dhito tidak berkedip melihat Ami ,di hari ini Ami sangat a cantik sekali ia memakai pakaian yang sangat pas di tubuhnya dan make up yang natural membuat yang melihat nya terpesona.
Sedangkan Risa bajunya Sangat bagus di tubuhnya tetapi ia memakai banyak pernak pernik sehingga terkesan norak dan make up yang sedikit tebal dan bulu mata yang hampir jatuh , dhito yang melihat itu hanya bisa diam dan menatap Risa sinis.
Risa menghampiri dhito untuk bertanya. "Sayang hari ini aku cantik engga" ucap dhito
Dhito yang masih melihat kearah Ami pun langsung berkata "iya kamu cantik" ucap dhito tapi matanya kearah Ami.
Ami yang sedang membenarkan tuxedo teguh , dan teguh mengelus rambut Ami ,teguh sangat senang sekarang Ami sangat care kepada dirinya .
"Kamu cantik banget hari ini"ucap teguh
"Oh.... Cantik nya hari ini aja ya kemaren-kemaren engga dong" ucap Ami sebal
"Bukan begitu , setiap hari kamu cantik tapi sekarang 10x lebih cantik" ucap teguh
"Dasar gombal" ucap ami
Bagas yang melihat kemesraan teguh dan Ami hanya bisa tersenyum kecut pasalnya tadi ia ada insiden berantem dengan Siti, Siti Sangat marah karena mengetahui Rama dan Dwi akan menikah.
Flashback
"Siti kamu ikut?"ucap Bagas
"Aku engga mau mas Rama nikah sama ***** itu ,Bagas bantuin aku buat bikin Rama dan Dwi engga jadi nikah" ucap Siti memelas
"Siti udah ya kamu harus lupain rama ,Rama udah bahagia sama wanita lain"ucap Bagas terus menasehati Siti
"Udahlah males Ngomong sama kamu engga ada gunanya ngomong sama kamu" ucap Siti ketus
__ADS_1
Bagas hanya bisa mengelus dada , sampai kapan Siti kamu terus cinta sama Rama .
*
Dan teguh pun berbicara kepada Ami.
"Kamu udah makan" ucap teguh
"Belum nih" ucap Ami cemberut
"Mau aku ambilin makanan ?" Ucap teguh
Ami hanya mengangguk saja ,dan Ami duduk sambil mengecek handphone teguh ,teguh memang sengaja menitip kan handphone nya ke Ami ,dan tiba - tiba ada notifikasi masuk ke dalam handphone teguh .
Ami yang penasaran pun membuka dan melihat siapa yang mengirimkan pesan ,Ami pun membuka pesan itu awalnya Ami ragu tapi Ami penasaran sekali.
Dan betapa terkejutnya Ami ternyata pesan itu dari reana ,reana mengirim kan pesan untuk teguh dan ini membuat Ami sangat marah.
"Assalamualaikum ,my bear kami lagi apa nih? "
Reana
Rasanya Ami ingin memaki - maki reana yang berani menggoda pacarnya ,ya Ami sudah mengakui teguh sebagai pacarnya.
Teguh pun terheran- heran dengan sikap Ami, "kamu kenapa mi?"ucap teguh sambil membelai rambut Ami
"Engga usah sentuh- sentuh emang ya kamu kadal " ucap Ami sewot
"Hah... Kadal??? Kamu kenapa sayang" ucap teguh
"Sayang- sayang, sayangnya kesemua perempuan ya " ucap Ami sinis
"Kamu kenapa si mi?" Ucap teguh
"Udah aku mau ketemu Dwi , disini sama kamu bikin darah tinggi aku naik" ucap Ami ingin bergegas pergi tapi teguh menahan nya.
Teguh pun segera menarik Ami ketempat yang lebih sepi. Teguh ingin menanyakan apa yang terjadi terhadap Ami yang membuat dirinya sangat kesal kepada teguh.
"Kamu kenapa?" Ucap teguh lagi
"Udah ah... Aku males bahas ini" ucap Ami
"Kita harus bahas Ami kalau kamu kaya gini terus kapan kamu dewasa " ucap teguh
__ADS_1
Ami yang mendengar teguh berbicara seperti itu pun langsung sangat marah
"Iya aku kaya anak kecil ,aku engga bisa jadi dewasa ,aku engga minta kamu jadi pacar aku ,kalo kamu pengen wanita yang dewasa nikahin aja reana ,dia lebih dewasa dari aku" ucap Ami marah
"Kenapa kamu bahas reana si mi? " Ucap Ami
"Udah aku engga mau liat kamu lagi" ucap Ami langsung pergi
Dan teguh pun langsung mengecek handphone nya dan betapa terkejutnya ia ternyata reana mengirim kan pesan terhadap nya ,dan akhirnya teguh tau apa yang membuat Ami kesal terhadap dirinya.
Dan teguh pun langsung membalas pesan reana.
"Reana stop kamu kirim pesan ke saya ,saya sudah mau tunangan jadi jangan ganggu saya lagi" balasan pesan teguh.
Dan teguh langsung masuk lagi kedalam acaranya dan ingin menemui Ami tetapi Ami tidak ada di sana.
Ami yang langsung masuk ke kamar Dwi dan melihat Dwi masih di rias pun menghampiri nya ,Ami sebenarnya ingin menangis tetapi ia tahan karena takut make up luntur kan sayang say.
Ami menceritakan semuanya kepada Dwi ,Dwi pun menasehati sahabat nya itu ." Udah mi kamu harus percaya apa yang mas teguh bilang ,mas teguh engga mungkin kaya gitu" ucap Dwi
"Tapi gua liat wi buktinya " ucap Ami sedih
"Coba nanti kalian omongin berdua dan mulai sekarang belajar untuk terbuka ya sama teguh" ucap Dwi lagi
"Iya wi ,Lo emang sahabat terbaik gua makasih ya udah mau dengerin cerita gua" ucap Ami langsung memeluk sahabatnya itu.
"Udah jangan sedih kan gua mau lamaran ,masa Lo sedih harus bahagia dong " ucap Dwi .
Dan Ami pun langsung tersenyum lagi .
Disisi lain Risa sedang duduk di dekat dhito tetapi dhito hanya memainkan ponselnya
"Sayang aku cantik engga "ucap Risa manja kepada dhito
"Hmmmm..... " Ucap dhito malas ,kenapa si ia harus ada di situasi seperti ini , yang ia mau bersama Ami bukan Risa .
Dan ini saatnya Dwi keluar dengan baju kebaya putih dan rambut di sanggul memperlihatkan punggung nya yang mulus , sebenarnya Rama sangat kesal karena punggung nya Dwi terekspos dan di samping kiri dan kanan Dwi sudah ada Risa dan Ami ,iya menggiring Dwi untuk berjalan .
Ami tersenyum melihat sahabatnya akan di lamar , Ami dan Risa pun yang sudah menggiring Dwi duduk di tempat nya ,Ami meminta Risa duduk di tempatnya sedang Ami duduk di dekat dhito , karena Ami masih kesal dengan teguh.
Teguh yang melihat Ami duduk di dekat dhito pun kesal bukan main , tapi setelah acara ini selesai teguh akan menjelaskan semua. Dan berbanding terbalik dengan dhito ,dhito sangat senang Ami duduk di tempat nya ,dhito melihat terus wajah Ami yang cantik dhito berharap waktu bisa berhenti sejenak agar iya bisa terus bersama Ami seperti ini.
Dan acara lamaran pun selesai dan waktu nya acara seserahan Dwi begitu banyak mendapatkan seserahan yang sangat banyak dan yang membuat semua orang iri adalah Dwi mendapatkan satu unit mobil mini Cooper ,Dwi sangat ingin sekali mempunyai mobil impian nya itu dan ia dapatkan sekarang dari calon suaminya.
__ADS_1
Risa yang melihat seserahan Dwi begitu mewah pun mempunyai rencana ia akan minta juga seserahan yang mewah juga dari dhito.