
"baby akhirnya kamu nyampe juga" ucap Siti sembari bergelayutan manja terhadap Rama
"Kamu apa apaan si sit ,bisa lepas tidak"ucap Rama tegas
"Tau jadi cewe gatel binggoooo"ucap Ami sebal karena melihat kelakuan Siti
Siti pun melepas pelukannya dari Rama karena laki laki itu bercakap tegas dan membuat Siti malu.
"Ini ya tiket pesawat nya kita ngambil kelas bisnis dan duduknya udah gua atur" ucap teguh dan memberikan tiket pesawat kepada mereka
"Yeh akhirnya kita berani juga ya wi"
Ucap Ami antusias
"Iya mi , senengnya hmmm.... Kursi lo nomer berapa mi?" Ucap Dwi
" Gua 1a wi apa kita sebangku " ucap Ami senang
"Yah gua 2a mi belakang Lo "ucap Dwi
"Yah wi" ucap Ami sedih
" Kenapa si sayang ko sedih?"ucap teguh melihat raut wajah Ami sedih
"Ih... Kenapa si ko gua engga duduk bareng Dwi" ucap Ami kesal terhadap teguh
"Dwi sama mas Rama, dan kamu sama aku" ucap teguh sambil mencubit hidung Ami
"Ih..apaan si kadal Jangan harap ya gua mau duduk sama Lo" ucap Ami kesal
Teguh hanya tersenyum saja melihat Ami kesal karena terlihat lucu.
*
Dan mereka semua akhirnya masuk ke dalam pesawat.
"Ihh ....ko Siti duduknya sama mas Bagas si " ucap Ami protes kepada teguh
"Kan Bagas sama Siti pacaran" ucap tegus yang sedang mengerjakan laporan tugasnya
Ami yang mendengar itu langsung terdiam "hah...... Ko bisa si ,kan gua suka banget sama mas Bagas " ucap Ami dalam hatinya , dan Ami memilih untuk memejamkan mata dan melupakan ucapan teguh
Teguh melihat Ami yang sedang tidur mengacak rambut nya Ami lembut dan melihat setiap inci wajah nya " cuma kamu yang bisa bikin aku tersenyum sama seperti wanita itu, aku harap kamu pilihan yang terbaik untuk ku ya mi" ucap teguh sembari menyelimuti Ami
__ADS_1
"Kamu ngantuk wi sini ,tidur di pundak aku" ucap Rama sambil mengarahkan Dwi untuk tidur di pundak nya
"Hah.... Iya ...iya" ucap Dwi gugup
Sedangkan Risa "sayang kenapa kita di kelas ekonomi si kenapa engga bareng Dwi sama Ami " ucap Risa kesal kepada Samuel
"Kan uang kita engga cukup sayang, ih kamu mah sebagai cowok tuh harusnya usahain gitu apa maunya wanita ,sebel aku pokoknya pas pulang aku engga mau ya naik pesawat kelas ekonomi " ucap risa sambil membetulkan kacamata nya
"Iya sayang" ucap Samuel dan di dalam hati Samuel berkata "kapan si kamu bisa menghargai aku sa,tapi aku sabar ko sama sikap kamu ,aku tau kamu bisa berubah"
"Ihh..... Kesel deh harusnya kan gua yang disitu sama mas Rama ngapain si Upik abu itu di situ bikin kesel aja" ucap Siti
"Udah ya Siti kan ada aku" ucap Bagas
Siti hanya melirik Bagas sinis saja
*
Tak terasa akhirnya mereka sampai juga di tempat tujuan .
"Mi....mi.....mi... Bangun mi kita udah sampai" ucap teguh sambil mengusap pipi Ami lembut
"Ehm.....iya mah bentar dulu masih ngantuk" ucap Ami
"Mungkin dia masih ngantuk , yaudah deh aku gendong aja" ucap teguh dalam hati
*
Dan wanita yang sedang di guncangkan itu merasa terganggu dan akhirnya bangun "Hem........i....yaaaa....kenapa ya mas" ucap Dwi sambil mengucek" mata nya
" Udah nyampe wi kita turun yuk" ajak Rama sambil mengelus rambut Dwi
"Oh... Udah nyampe ...hoam" ucap wanita itu sambil menguap
Rama dan Dwi akhirnya bersiap untuk turun .
Sedangkan risa tidak bisa tidur di karena kan tempatnya yang sempit .
"Ihh... Sayang pokonya pas pulang aku engga mau naik pesawat kelas ekonomi " ucap risa kesal terhadap Samuel
"Iya sayang " ucap Samuel pasrah.
Sedangkan Siti masih memejamkan matanya dan Bagas pun membangun kannya "Siti ayo bangun udah nyampe " ucap Bagas lembut
__ADS_1
"Iya mas Rama" ucap Siti sambil matanya terpejam
" Lagi- lagi Rama kapan si sit kamu bisa cinta aku " ucap Bagas dalam hati
"Hoam...... Udah nyampe oh Bagas ,mas Rama mana?" Ucap siti sambil mencari keberadaan Rama
"Rama udah turun yuk kita turun " ucap Bagas .
"Ram bisa tolong bawain tas Ami nggak" ucap teguh
" Bisa kenapa emangnya sama Ami ?" Ucap Rama terhadap teguh
"Dia masih tidur mau gua gendong aja ,kasian kalo di bangunin" ucap teguh
"Oh... Yaudah guh" ucap Rama sambil membawa tasnya Ami
Dan Rama melihat Dwi yang sedang mengucek" mata pun berkata" masih ngantuk ya ?" Ucap Rama sambil mengacak-acak rambut Dwi lembut
"Hmm....,. Iya nih hoam......" Ucap Dwi dan Rama pun menggendong Dwi juga dan wanita yang digendong kaget "Kya........ Ihhh... Apaan si mas Rama turunin "ucap Dwi
"Kamu masih ngantuk kan udah tidur aja ya " ucap Rama
"Engga ah malu tau " ucap Dwi sambil menyembunyikan wajahnya di punggung Rama.
Dan disisi lain Siti yang melihat adegan itu kesal "awas aja ya loh ****** gua bakal bikin Lo perhitungan"ucap Siti dalam hati dan melihat Dwi dan Rama sinis
*
Dan tak terasa akhirnya mereka sampai juga di tempat penginapan dan mereka pun masuk ke kamar masing-masing yang sudah di pesankan oleh teguh.
Teguh membaringkan Ami dengan perlahan agar Ami tidak terbangun.
"Huh..... Dan sekarang waktunya mandi " ucap teguh
Dan Ami yang terganggu karena suara air dalam kamar mandi pun bangun
"Hm..... Ko di pesawat empuk banget ya terus ada bau lavender lagi " ucap Ami dalam hati ,dan Ami membuka mata nya terkejut ternyata dia tidak di dalam pesawat dan Ami pun berteriak "ahhhh.........."
Teguh yang sedang mandi pun mendengar teriakannya Ami langsung segera keluar"Ami kamu kenapa?" Ucap teguh khawatir
"Ahhhhhh......." Teriak Ami lagi sambil menutup matanya
"Kenapa mi ada aku " ucap teguh sambil memeluk Ami, Ami yang sedang di peluk melepaskan dirinya .
__ADS_1
"Lepas kadal ,Lo tuh kalo mandi bawa handuk kek" ucap Ami yang masih menutup matanya
"Hah... Handuk????" teguh pun langsung tersadar ternyata dia telanjang bulat di hadapan Ami dan segera berlari lagi ke kamar mandi.