Suamiku TNI

Suamiku TNI
chapter 51


__ADS_3

Sebulan berlalu hari ini ,hari sangat di nantikan oleh Ami dan teguh , karena hari ini hari pernikahan mereka.


Ami melihat tubuhnya yang di balut kebaya silver , awalnya Ami tidak ingin memakai kebaya karena ia ingin menggunakan dress tapi mami thalia membujuk nya agar ia mau memakai kebaya untuk akad nya saja , alhasil Ami pun menuruti nya.


Hati Ami sangat deg-degan karena ia akan segera sah menjadi istri Teguh Tri Handoko.


"Udah mi engga usah tegangan gitu ah , masih akad mi belum malam pertama " ucap Risa asal


"Ishh... Sa apaan si jangan gitu dong " ucap Ami sebal


"Hehehehe maaf ya mi " ucap Risa


Ami sangat sedih karena Dwi tidak bisa menjadi bridesmaidnya karena Dwi sedang mengandung 3 bulan dan hal itu membuat Rama sangat protektif kepada Dwi.


"Kenapa lagi si mi?"ucap Risa


"Engga ppa sa ,gue cuma sedih aja Dwi engga bisa jadi bridesmaid Gue " ucap Ami


"Dwi kan lagi hamil mi maklumin aja ya " hibur Risa kepada sahabat nya


"Iya makasih ya sa " ucap Ami tersenyum


Dan terdengar suara teguh yang akan mengucapkan ijab Kabul ,dan hal itu membuat Ami sangat deg-degan.


Dan teguh mengucapkan dengan satu tarikan nafas dan akhirnya sah. Ami yang mendengar itu sangat lega, mommy thalia dan mamanya Ami pun menghampiri Ami agar segera menemui teguh , Ami yang di dampingi Risa pun berjalan sangat perlahan menuju teguh.


Teguh yang melihat Ami berjalan mendekati nya pun terkagum karena gadis yang ia cintai sudah sah menjadi istri nya , senyuman teguh tak bisa berhenti saat ini.


Ami pun sudah sampai di depan hadapan Teguh, dan Teguh memberikan tangan nya untuk membantu Ami menaiki anak tangga ,Ami tersenyum kepada teguh.


"Dan acara selanjutnya adalah tukar cincin ya " ucap host acara Ami dan teguh , Ami dan teguh pun melakukan apa yang di perintahkan.


"Sekarang mba Ami Salim ya ke mas teguh " ucap host


Ami pun melakukan nya " dan mas teguh gantian cium kening mba Ami " ucap host itu lagi

__ADS_1


Bukannya teguh mencium kening Ami ia malah ******* bibir Ami dan hal itu membuat semua orang yang ada di ruang terkejut.


Ami pun langsung mendorong teguh kesal karena ia malu berciuman di hadapan semua orang.


"Oh... Kayanya mas teguh udah ga sabar nih para hadirin semua heheheh" ucap host sambil tertawa


Ami pun mencubit pinggang teguh kesal "aduh..aduhh..Ami sakit " ucap teguh


"Kakak aku malu tau " ucap Ami kesal


"Engga ppa sayang kita udah halal" ucap teguh sambil tersenyum


Ami hanya cemberut melihat kearah teguh. Ami pun menatap teguh dengan dalam dan dia berkata pada dirinya.


"Terimakasih ya ka Teguh ,kamu adalah sosok laki-laki yang patut aku cintai , terimakasih telah menerima wanita seperti diriku ini ,dan aku akan selalu mencintaimu hari ini ,esok dan selamanya" ucap Ami dalam hati sambil menatap teguh


"Kamu kenapa si sayang tumben liatin aku ,aku ganteng ya " ucap teguh tersenyum kepada Ami


"Dih kepedean " ucap Ami sambil membuang mukanya


Ami dan Teguh pun berjabat tangan kepada tamu yang telah hadir, dan Ami melihat Dwi sedang mengantri untuk berjabat tangan dengan Ami.


"Iya wi makasih ya , tapi gue kesel sama Lo" ucap Ami cemberut


"Maaf ya mi ,mas Rama engga bolehin mi takut gue kecapean , soalnya lu tau kan di dalam perut gue ada Rama junior" ucap Dwi


Ami pun tersenyum karena ucapan Dwi " yaudah jagain keponakan gue ya wi ,jangan sampe lecet di dalam perut hehehehe" ucap Ami sambil tersenyum


"Siap ibu komandan heheh" ucap Dwi


Sedangkan Risa sedang berbincang-bincang dengan ka Bagas.


"Tumben kakak hari ini rapi banget" ucap Risa kepada Bagas


"Biasanya saya dekil ya sa?" Ucap Bagas sambil tersenyum

__ADS_1


"Bukan gitu ka maksudnya " ucap Risa sambil menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal


"Ihh...kamu lucu ya ,terus gimana maksud kamu " ucap Bagas sambil menggoda Risa


"Agak beda gitu ka , biasanya kan kakak pake baju dinas tuh sekarang pake tuxedo kaya gini tuh malah keliatan ganteng " ucap Risa sambil menunduk malu


"Makasih ya ,kamu juga kelihatan cantik sa" ucap Bagas sambil tersenyum.


Dan hal itu membuat Risa tersenyum malu.


Siti dan ayahnya pun datang kepernikahan Ami dan Teguh untuk memberikan selamat kepada teguh.


"Selamat ya guh" ucap ayah Siti


"Siap terimakasih pak" ucap teguh


"Siti kamu engga ucapin selamat buat teguh" ucap ayah Siti kepada anaknya


"Selamat ya ka teguh " ucap Siti sambil tersenyum


"Ko ke teguh saja ke istrinya juga Siti" ucap ayahnya


"Ihh...males banget tangan ku engga level sama dia " ucap Siti langsung pergi


"Maaf ya nak Ami atas sikap Siti " ucap ayahnya


"Anjir tuh Siti kirain udah berubah sama aja ,dikira gue mau apa salaman sama dia juga " ucap Ami dalam hati kesal


"Iya engga ppa pak ,udah biasa saya " ucap Ami sambil tersenyum


"Saya permisi dulu ya " ucap ayah Siti


"Udah engga usah kesel ya " ucap teguh kepada istrinya


Ami hanya menatap teguh sinis ,semua jadi berantakan karena kehadiran Siti.

__ADS_1


Siti pun mulai mencicipi makanan yang telah di sediakan di acara itu dan iya melihat Rama dan Dwi .


Hati Siti begitu sakit melihat pria yang ia cintai bersama wanita lain "aku engga terima mas kamu perlakuan aku kaya gini, liat parasit aku bakal singkirin kamu dari hidup mas Rama " ucap siti dalam hati dan pergi dari acara itu.


__ADS_2