Sung Lin

Sung Lin
Rutinitas malam


__ADS_3

Di kediaman Lie seorang kepala pemimpin keluarga sedang pergi untuk menemui anaknya yang paling tua. Kepala keluarga tersebut seperti hendak memberikan sesuatu kepada anaknya.


"Lie Ji ! Apa kau ada di dalam ?" tanya kepala keluarga tersebut.


Pintu terbuka setelah kepala keluarga mengetuknya. Satu orang pemuda terlihat muncul dari pintu yang baru terbuka.


"Ada apa ayah ?" Lie Ji tidak tahu kenapa ayahnya datang ke depan kamarnya.


"Nak ini aku berikan kau hadiah dari pelelangan" . ucap Ayah sembari memberikan botol yang berisi beberapa pil kepada anaknya.


"Apa ini ?"


Lie Ji menerima botol tersebut dan mengeluarkan satu oil dari botol. Tercium aroma pekat dari pil yang bisa membuat seseorang menjadi merasa tenang. Warna dari pil juga kental dan tidak pudar.


"Ini adalah pil yang bisa meningkatkan kecepatan dalam berlatih. Dan ayah menghabiskan uang yang cukup banyak untuk mendapatkannya". ucap si Ayah.


Lie Ji merasa senang dengan hadiah yang di berikan oleh ayahnya. Dia memandangi botol yang dia pegang sambil tersenyum.


"Terimakasih Ayah !"


...----------------...


...----------------...


...----------------...


Saat ini Sung Lin sedang melakukan rutinitas malamnya yaitu berlatih. Dia berlatih di hutan yang agak jauh dari lokasi orang-orang kota.

__ADS_1


""(BUMB !)"


Sebuah lubang terbentuk di pohon. Lubang itu cukup besar akibat pukulan dari Sung Lin Dan karena batang yang tidak bisa menumpang dahannya, pohon itu pun tumbang dan jatuh ke tanah.


"Phew... Aku akhirnya bisa menggunakan smash first !"


"KEHH !"


Sung Lin merasakan sakit dari tangannya akibat pukulan yang telah dia lakukan. Luka memar bisa terlihat pada bagian siku tangannya.


"Tidak heran aku harus tahan terhadap latihan ini, jika tidak pukulan ini akan menghancurkan lenganku !"


Sung kemudian berbaring di atas batu sambil memandang bulan yang bersinar terang. Nafasnya tidak karuan karena dia saat ini lelah.


"Dengan kekuatan yang saat ini aku hanya bisa melakukan pukulan tadi satu kali. Ini sangat melelahkan" , ucap Sung Lin.


Angin malam berhembus menerpanya yang sedang berkeringat sehabis latihan. Sung Lin memejamkan mata sambil bertanya kepada gurunya.


Master buku seketika keluar dan menjawab apa yang di tanyakan oleh muridnya.


"Kecepatan latihanmu sudah melampaui harapanku. Bahkan dengan pil aku pikir kamu akan bisa mencapai tingkat Jin Dan dalam waktu tujuh bulan.."


Master buku tersenyum atas pencapaian muridnya


"Mungkin karena kamu berlatih sangat keras, dan akhirnya apa yang kamu dapatkan setimpal".


Sung Lin kemudian mulai berdiri.

__ADS_1


"Tujuh bulan itu bagus ! Dengan kecepatan ini maka aku akan bisa mengikuti seleksi sekte yang akan di adakan di alun alun kota".


Tiba-tiba suasana yang tadinya baik-baik saja kini berubah menjadi sebaliknya


"Nak !"


Sung Lin yang mengerti apa maksud dari gurunya dia segera bersembunyi dengan mantra yang telah di berikan oleh gurunya.


Dari arah timur datang beberapa orang yang memakai jubah hitam. Mereka berjumlah lima orang dan sepertinya sangat handal dalam teknik persembunyian.


'Siapa orang orang itu ?' tanya Sung Lin dalam benak.


"Ketua ! Seperti baru saja ada orang yang sedang berlatih disini. Dan pohon yang tumbang itu pasti ulah dari orang tersebut".


Si ketua yang memimpin kelompok itu juga merasa nyakin kalau ada orang yang habis melakukan latihan disini.


'Aneh , kenapa aku tidak bisa merasakan kehadiran orang itu ?'


Si ketua berpikir jika orang tersebut lari karena merasakan kehadiran maka akan mudah melacaknya, karena dari yang terlihat pukulan yang disebabkan maka tingkat kultivasinya tidak akan lebih tinggi dari ranah Golden Core.


"Cepat kita cari orang itu , mungkin saja kita bisa mendapat beberapa informasi darinya !" perintah ketua terhadap bawahannya.


"Baik ketua !"


Mereka pun berpencar menuju arah yang berbeda-beda untuk mencari orang yang menyebabkan pohon itu tumbang.


Setelah dirasa aman Sung Lin keluar dari persembunyiannya. Dia melepas mantra dari yang telah diberikan gurunya.

__ADS_1


"Sebenarnya siapa orang-orang itu ? Dan apa yang tengah mereka cari ?"


"Aku juga tidak tahu siapa orang-orang itu, tapi yang pasti kamu harus segera menjadi kuat agar tidak lagi khawatir dengan orang-orang tadi !" ucap master buku.


__ADS_2