SUPIR ANGKOT TAJIR

SUPIR ANGKOT TAJIR
PROLOG


__ADS_3

"Jejey bangun sayang!! sudah pagi apa kamu tidak mau kekantor?" teriak seorang wanita paruh baya, dari balik pintu kamar anak kesayangannya yang bernama Jejey.


"Bentar ma, lima menit lagi," sahut seorang laki-laki dari dalam kamar.


Karna sang anak belum bangun juga, akhirnya wanita paruh baya tersebut langsung masuk kedalam kamar anaknya.


"Astaghfirullah Jey, bangun ini sudah jam tujuh, papa mu saja sudah berangkat," ucapnya sambil menarik selimut yang dipake Jejey.


"Apa? jam tujuh!!! kok mama baru bangungin Jejey sekarang sih mah!! jadi telat kan kekantornya," seketika bangun dari tidurnya, dan langsung menuju kamar mandi.


"Aiisshhh punya anak kok seperti ini," sang mama hanya menggeleng gelengkan kepala melihat tingkah putra sulungnya.


 


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


 



***Hayy semua perkenalan dulu kali yah, nama gue MUHAMAD JEYOP MAHARDIKA, atau biasa dipanggil Jejey, gue anak dari seorang pengusaha sukses juga tersohor, bukan itu saja, diusia gue yang masih muda, gue menjabat sebagai CEO sekaligus pemilik dari PT MD, Hebat bukan? memang hebat👏👏👏.


Gue juga mempunyai seorang adik laki laki yang menurut gue ngeselin tapi imut juga ganteng, gue juga gak kalah ganteng dari dia kok, adik gue yang bernama JEYKEY AHMAD MAHARDIKA yang biasa dipanggil jeka, dia masih sekolah ditingkat menengah atas, tapi meskipun dia masih sekolah dia sering membantu gue nyelesain masalah kantor.



Dan gue juga punya seorang sahabat sekaligus asisten yang selalu ikut kemana pun gue pergi, tidak termasuk ketoilet juga ya, namanya AGUS MAULANA atau biasa dipanggil Agus, gue sama dia udah temenan dari kecil sampek sekarang pun masih, bukan hanya sekedar teman biasa, gue udah nganggep dia seperti kakak sendiri.



Ok kita lanjut nanti perkenalannya, seiring berjalannya cerita mereka akan muncul dengan sendirinya, kita back to story.***


Jejey yang sudah bersiap dengan rapi, kini sudah keluar dari kamar dan berjalan menuruni tangga, sang mama yang masih menunggu dimeja makan langsung menyapa putra nya tersebut.


"Udah siap Jey? sini sarapan dulu sayang," sapa sang mama.


"Gak usah deh ma, Jejey langsung berangkat saja," sahutnya.


"Setidaknya minum dulu susunya Jey," tambah sang mama.

__ADS_1


"Gak usah deh ma, Jejey berangkat dulu ya mah, eummaaach ASSALAMUALAIKUM mah," sambil mencium pipi sang mama jejey lalu bergegas meninggalkan ruang makan.


"WAALAIKUMSALAM, hati-hati Jey jangan ngebut dijalan," teriak sang mama.


SKIP


Mobil sport mewah milik Jejey pun sampai di depan kantornya, dan turunlah seorang malaikat tanpa sayap dari dalam mobil, siapa lagi kalau bukan seorang CEO muda yang tampan rupawan JEYOP MAHARDIKA. seorang satpam langsung menyambut dengan ramah, "Selamat pagi pak!" ucap satpam tersebut.


"Selamat pagi juga, tolong parkirkan mobil saya ya," kata Jejey sambil tersenyum ramah.


"Baik pak, oh iya tadi anda sedang ditunggu tuan besar diruang miting," tambah satpam tersebut.


"Baik lah terimakasih, kamu boleh pergi," kata Jejey lagi.


"Baik pak, saya permisi" satpam tersebut langsung pergi untuk memarkirkan mobil milik Jejey.


Jejey langsung melangkah masuk kedalam kantor tersebut, sepanjang jalan menuju ruang miting, banyak karyawannya yang menyapa atasannya tersebut dengan ramah, dan begitu juga dengannya hanya menanggapi dengan senyum khasnya.


Sesampainya diruang miting, ternyata sudah banyak orang yang hadir diruangan tersebut, tak terkecuali papa Jejey juga sahabatnya Agus, Dia langsung menuju tempat duduknya dan memberi salam ramah kepada semua.


"Selamat pagi semua, maaf saya sedikit terlambat," ucapnya sambil tersenyum ramah.


"Kamu harus profesional, lain kali papa tidak mau liat kamu telat lagi, seharusnya sebagai atasan kamu harus memberikan contoh yang baik sama karyawan," sang papa menasehati Jejey


"Ya sudah kita mulai mitingnya," papa Jejey memberikan aba-aba untuk memulai miting tersebut.


Jejey selaku CEO perusahan tersebut memimpin jalannya miting dengan lancar, meskipun Jejey orangnya suka bercanda tapi soal pekerjaan dia bisa juga sangat serius dan konsisten.


Miting pun selesai, semua orang yang berada di ruang miting keluar satu persatu, kecuali papa Jejey, Jejey juga agus mereka masih berada didalam ruangan tersebut.


"Jey nanti malam papa mau ngomong sesuatu sama kamu" ucap sang papa.


"lohh kok nanti pah, sekarang aja kenapa?" tanya nya


"Papa harus kembali kekantor papa, ada miting penting, nanti aja pas dirumah," kata sang papa sambil melangkah keluar dari ruangan tersebut.


"Gus setelah ini ada miting lagi gak?" jejey menghampiri agus yang masih sibuk dengan setumpuk berkasnya


"Emm kayaknya nanti jam dua saja pak," sahut Agus.

__ADS_1


"Yaelah gus, gak usah terlalu formal. sama gue juga," Jejey menepuk pundak sahabatnya tersebut.


"Ini kan masih jam kerja pak, jadi kurang sopan bila saya memanggil anda dengan nama bapak," tambah agus.


"Cuman kita aja gus santai kali, kalok sekali lagi ngomong pakek bahasa formal gue tampol lo," katanya lagi.


"Iya iya, gue mau nanyak sama lo, tapi gak boleh marah ya," agus kini mulai meletakkkan berkasnya.


"Nanya apa, kayaknya serius banget?" Jejey mulai kepo.


"Kita kan udah lama sahabatan, kalok gue ngomong sesuatu lo percaya gak sama gue?" kata agus serius.


"Langsung keintinya aja bang, gak usah berbelit-belit, lama lama kayak ular aja," jejey tersenyum miring.


"Gini Jey, mending lo bubaran aja sama cewek lo siapa itu dah?" tanya agus.


"Stevany bang!" sahut jejey.


"Lahh itu maksud gue, mending lo nyari aja cewek yang bener dikit," tambah agus.


"Maksudnya Stevany gak bener bang?" tanya Jejey.


"Iya begitulah menurut gue, lagian lo masih belum belajar dari masa lalu, udah berapa kali lo diboongin cewek Jey? lo itu polos atau oon sih? heran gue," Agus sedikit kesal.


"Lahhh kok gue dikatain oon sih?" Jejey sedikit bingung.


"Susah yah ngomong sama orang yang lagi bucin, mending lo cari tau sendiri tentang kelakuan cewek lo dibelakang lo," tambah Agus.


Agus pun pergi meninggalkan Jejey sendiri di ruang miting, dengan keadaan Jejey masih bingung dengan apa yang tadi agus katakan.


Masak iya Stevi cewek gak bener? emm lebih baik gue selidikin aja, Jejey bergumam dalam hati.


Jejey melangkahkan kakinya untuk keluar dari ruangan tersebut, saat didepan ruangannya dia berpapasan dengan seorang wanita cantik tinggi putih dan penampilannya mirip seoarang model papan atas, iya dia pacar Jejey yang bernama Stevany, memang benar dia seorang model yang cukup terkenal namanya.


Wanita tersebut langsung memeluk Jejey tanpa rasa sungkan sedikit pun, meskipun semua karyawan melihat kearah mereka, tapi si wanita tersebut tak memiliki rasa malu, Jejey menyambut hangat kekasih hatinya tersebut.


MAAF KALAU BANYAK TYPO MAUPUN PENULISANNYA KURANG TEPAT.


AUTHOR MOHON KRITIK JUGA SARAN

__ADS_1


YANG SEKIRANYA BISA MEMBUAT AUTHOR LEBIH BAIK LAGI DALAM MENULIS NOVEL MAUPUN CHAT STORY


JANGAN LUPA LIKE VOTE JUGA KASIH BINTANG LIMA NYA YA😘😘😘


__ADS_2