
"Sensei bukankah jutsu tadi?"
"Yah kau benar itu jutsu yang sama dengan milik nidaime hokage, flying thunder god"
Jiraiya terkejut sekaligus ngeri melihat keterampilan yang mengerikan seperti itu
Kemudian dia bertanya lagi
"Sensei kenapa anda dan para petinggi sekalian sangat memperlakukannya berbeda?"
Hiruzen tersenyum kecut mendegarnya begitu juga dua temannya kecuali Danzo yang menggertakan gigi nya karena marah tapi dia juga tak bisa apa-apa karena jika ia sedikit mengacau maka sudah dipastikan nyawa nya melayang
"Yah kau tau? Orang yang baru saja pergi tadi adalah monster karena itu kami tak berani macam-macam apalagi berbuat sesuatu yang tak ia suka"jawab Hiruzen
"Monster?" gumam Jiraiya bingung
Melihat itu membuat Hiruzen mendesah lelah kemudian menjawab
"Yah dia adalah monster nyata, Kekuatannya bukanlah sesuatu yang harus dianggap remeh dan juga beberapa bulan yang lalu nona Mito secara pribadi mendatangiku untuk memberi peringatan dan dia bilang adalah bahwa "jangan membuat suamiku marah atau merusak tempramennya karena bisa-bisa dia akan membunuh hanya karena tak suka bahkan diriku tak bisa menghentikannya" begitulah yang nona Mito katakan dan jika ia tak bisa bagaimana dengan kami yang sedikit lebih lemah darinya? Huhh"
Jiraiya mendengarnya dengan serius dan semakin berhati-hati ketika berhadapan dengan orang seperti itu
...
Disisi lain Ryu yang sekarang sedang duduk kembali dengan tenang setelah pergi dari kantor hokage dan Kinshiki datang beberapa saat setelahnya
"Aku bosan"
Ryu tak tau harus berbuat apa selama lebih dari tiga tahun ini karena pada waktu ini ia tak akan bisa apa-apa karena memang tak ada yang menarik
Tiba-tiba ia terpikirkan sesuatu yang menyenangkan kemudian tersenyum jahat
Melihat senyum jahat tuannya membuat Kinshiki merinding dan hanya diam menunggu apa yang akan terjadi
Ryu mengangkat tangannya kedepan kemudian bergumam
Rinbo hengoku!!
Swoshh!!
Angin sedikit bertiup dan sekarang didepan Ryu adalah tiruan dirinya dalam bentuk Roh yang kuat
Roh itu mengangguk kemudian melesat pergi dari sana dan tak akan ada yang melihatnya kecuali pengguna rinnegan
Ohya lupa soal rinnegan Ryu, kini Ryu tak bisa lagi merubah matanya menjadi rinnegan biru atau merah karena efek penggabungan membuat matanya permanen seperti itu yaitu dengan warna merah darah tapi semua kemampuan nya tak hilang malahan bertambah apalagi ada kekuatan byakugan yang bisa melihat takdir seseorang
Ryu senang mengetahuinya karena ini semakin nyaman memiliki mata normal tapi kekuatannya sangat destruktif
Roh Ryu pun sampai ditengah desa kemudian meletakan tangannya ditanah
Chikushodo : Kuchiyose no jutsu
Pofff!!
Pofff!!
Pofff!!
Tiba-tiba dipusat desa muncul asap putih tebal dan kemudian menampakan empat monster yaitu anjing berkepala tiga,kelabang dan burung
Ketiganya memiliki ukuran yang cukup besar dan anjing itu sama seperti biju dalam hal besar
__ADS_1
Grrrrrrr!!
Shhshhsh!!
Keaukk..keaukk!!
Tiga monster itu menggeram kemudian menyerang desa konoha dengan brutal
Roh yang Ryu perintahkan telah lama hillang.
Terjadi kekacauan besar didesa konoha dan para shinobi langsung bergerak mengurus nya
Kantor Hokage
Saat ini Hiruzen sedang mempersiapkan dirinya dengan baju tempur miliknya dan dihadapannya ada dua anbu sedang berlutut
"Jelaskan situasinya"
"Baik hokage-sama, beberapa menit yang lalu dipusat desa tiba-tiba muncul tiga monster yang diduga adalah sebuah hewan kuchiyose dan jumlah mereka ada tiga"
"Kuchiyose? Sepertinya ada yang menyusup kedesa tapi kenapa tak ada laporan dari tim pengawas? Huuhh ini membuatku bingung. Inu kau pergi keklan uzumaki dan minta bantuan sedangkan yang lain bantu aku mengurus hewan-hewan itu"
""Baik hokage-sama""
Mereka pun berangkat menuju pusat desa konoha yang sudah sedikit hancur oleh hewan-hewan itu
...
Disisi lain diklan Uzumaki kini Ryu tersenyum sedikit ketika melihat tiga hewan besar dari kejauhan menghancurkan konoha
"Sungguh sebuah pertunjukan yang bagus, bukankah begitu kinshiki?"
Lalu Mito datang dan melihat Ryu hanya bersantai dikursinya sedangkan desa sedang diserang
"Sayang kenapa kau hanya disini dan tak membantu seperti kepala klan lainnya?" tanya Mito aneh
"Biarkan saja dan aku sudah memasang segel yang kuat dikompleks klan jadi monster itu tak akan bisa masuk"
Mito berkedut mendengarnya dan tak lagi bertanya kemudian anbu muncul
"Uzumaki-sama, hokage menyuruh saya untuk meminta bantuan untuk mengatasi serangan pada desa"
Ryu hanya diam dan menutup matanya.
Melihat itu membuat anbu itu canggung karena tak berani berbicara lagi sedangkan Mito yang melihatnya hanya mendesah karena tau bagaimana Ryu
"Baiklah kami akan mengirim lima orang ninja tingkat jounin"kata Mito
Anbu mengangguk dan ingin pergi tapi terhenti ketika mendengar perkataan Ryu
"Tak perlu melakukan itu"
Mito berkedut mendegarnya dan ingin berbicara tapi dipotong oleh Ryu
"Kinshiki sudah cukup"
Mendengar itu Mito terkejut kemudian hanya mengangguk sedangkan anbu itu bingung
Anbu itu tak merasakan cakra sama sekali dari Kinshiki karena itulah ia mengira bahwa Kinshiki hanya warga sipil
Mengerti tatapan anbu itu walau memakai topeng Ryu hanya malas dan berkata
__ADS_1
"Jangan meremehkannya, jika dia mau kepala mu akan lepas tanpa kau sadari"
Anbu itu terkejut dan tak percaya kemudian dia melihat ke Mito untuk memastikan dan hanya mendapat anggukan berarti itu benar
"Baik, saya akan menyampaikan nya pada tuan hokage"
Anbu itu menghilang dari sana menyisakan mereka bertiga
Ryu merasakan bahwa satu hewan kuchiyose nya sudah mati berarti ada yang berhasil membunuhnya dan ketika ia melihat dengan penghilatan nya yang terhubung ternyata yang membunuhnya adalah Tsunade
Dia tau Tsunade kuat jadi dia tak masalah sama sekali.
"Kinshiki pergilah"
"Baik tuan"
Swoshh!!
Kinshiki langsung menghilang dari sana.
Mito hanya diam karena memang itu yang lebih baik daripada menyuruh orang dari klannya
"Aku sedikit bosan jadi mari kita pergi kekamar Mito" ucap Ryu sedikit tersenyum mesum
Mito memerah mendengarnya dan mereka pun bercinta dengan panas sedangkan konoha dalam kekacauan
...
Disisi konoha kini monster itu tinggal dua yaitu anjing kepala tiga yang sekarang kepalanya sudah bertambah menjadi lima dan satu lagi burung aneh
Sedangkan monster kelabang sudah mati karena dipukul oleh Tsunade
Para warga diarea itu sudah dievakuasi dengan cepat tapi masih banyak korban jiwa karena kemunculan yang tiba-tiba dan langsung menyerang dengan brutal
Diatas atap kini terlihat beberapa anbu,hokage,jiraiya dan Tsunade
Mereka kesusahan melawan dua monster itu karena yang anjing setiap diberi kerusakan yang parah maka akan sembuh dan kemudian menumbuhkan kepala baru sedangkan yang burung sangat susah karena jarak nya yang tinggi dan burung itu hanya menyerang sesekali dengan cara meluncurkan dirinya kebawah
"Sensei sebenarnya apa yang terjadi dan dari mana hewan-hewan ini?"tanya Jiraiya
Tsunade hanya diam karena dia juga tak tau dan kaget mendengar desa sedang diserang karena dia sedang berada dirumah sakit
"Aku juga tak tau tapi dari laporan anbu hewan-hewan ini adalah hewan panggilan"
"Kuchiyose? apa itu adalah milik mata-mata desa lain? Tapi bagaimana cara dirinya menyusup ke pusat desa" ucap Jiraiya bingung
Hiruzen dan Tsunade juga bingung sebenarnya apa yang terjadi
Tiba-tiba muncul kilatan merah dan langsung memotong kepala anjing itu
Grrrrraaahh!!
Anjing itu meraung kesakitan dan mereka yang melihatnya terkejut bukan main
Tak lama dari situ mereka melihat pria besar berdiri disalah satu atap rumah penduduk
.
.
[Jangan lupa like,comment,vote,rate dan follow akun author]
__ADS_1