Supreme Demonic Being : After The Beginning

Supreme Demonic Being : After The Beginning
29 - Mini


__ADS_3

\=\=\=2000 tahun kemudian\=\=\=


Disebuah goa yang memiliki magicules yang padat ada sebuah bola biru kenyal sedang berbicara dengan seekor naga barat dan tak lama dari situ naga itu ditelan oleh bola biru itu


Merasa hampa tak ada lagi teman akhirnya bola biru itu memutuskan untuk keluar dari gua tempat ia tinggal sekarang


Diperjalanan ia sering melawan berbagai macam binatang iblis dan juga sering kali mendapatkan skill ketika dia menelan nya


Dia terus menyusuri kedalaman gua karena tak tau dimana pintu keluarnya


Setelah sebulan berkeliaran akhirnya bola biru itu menemukan sebuah pintu besar dan dia berteriak kesenangan didalam hatinya


Kreekk!!


Dia ingin segera keluar dengan cara memotong pintu itu tapi tiba-tiba sudah terbuka duluan yang membuatnya terkejut dan bersembunyi


Dapat terdengar beberapa suara asing yang ia dengar dan tak mengerti apa yang mereka katakan tapi tak lama ia akhirnya mengerti karena kemampuan salah satu skill nya.


Muncul tiga manusia dari luar pintu dan masuk kedalam goa karena mendengar dari percakapannya mereka sepertinya adalah petualang yang menjalankan sebuah Quest digoa ini


Sejujurnya bola biru itu ingin menyapa tapi dia berfikir kembali karena ada kemungkinan akan diserang sebab menganggap dirinya monster


Disisi lain tiga manusia itu seorang pria berbadan besar sedang bergerak dengan aneh dan mereka langsung menghilang


Bola biru itu terkejut dan kagum melihat skill nya dan berharap bisa berteman nanti


Merasakan manusia itu sudah pergi akhirnya dia juga muncul dan pergi keluar dari gua itu


Diperjalanan dia sangat senang karena bisa menghirup udara segar walau sebenarnya tak bisa dan juga dia beberapa kali bertemu beberapa ras penghuni hutan ini tapi ketika melihat nya semua mahluk itu langsung lari apalagi mengingat serigala belum lama tadi


Tiba-tiba banyak langkah kaki yang terdengar mendekati slime itu yang membuatnya waspada


Satu persatu muncul gerombolan goblin membawa perisai dan pedang bobrok dihadapan slime itu


"Wahai mahluk yang kuat apa urusan anda diwilayah ini?" tanya salah satu goblin dengan gemetaran


Slime itu tak menjawab atau pun bergerak karena masih memerhatikan goblin dihadapannya


Gerombolan goblin itu ketakutan karena merasakan aura yang kuat dari slime dihadapan mereka


"Salam kenal aku Rimuru tempest" kata Slime itu dengan keras


Akibat tekanan suara yang kuat membuat angin berhembus menimpa gerombolan goblin itu dan mereka juga menutup telinga karena kuatnya suara slime itu


Mereka semua bersujud dihadapan slime itu dengan tubuh bergetar


"To-tolong kecilkan suara anda, kami tau bahwa kekuatan anda sangat kuat jadi mohon maafkan kami jika mengganggu anda"


Slime itu bergerak-gerak tak pasti karena malu dengan tindakan nya tadi


Mereka pun mengobrol yang berakhir dengan para goblin itu meminta bantuan pada slime itu untuk mengatasi ancaman dari ras direwolf


...


Disisi lain disebuah kastil yang terbuat dari Es ada seorang pria berambut putih panjang dengan tanduk melingkar dikepalanya sedang rebahan


Pemuda itu hanya rebahan santuy dikursi yang terbuat dari es dan ada beberapa orang juga disekitarnya


"Haaahh apa tak ada hiburan? Bosan sekali" Desah pria itu yang tak lain adalah Ryu


Empat individu yang mendengar itu hanya mengabaikannya karena telah terbiasa


"Nee Guy kenapa kau mengizinkan mereka yang lemah itu untuk mengisi kursi demon lord sih?"Tanya Ryu aneh


Guy yang ditanyai hanya menutup mata dengan tenang kemudian menjawab

__ADS_1


"Agar setiap wilayah ada yang mengontrol dan kemungkinan rusaknya keseimbangan akan berkurang"


Ryu yang mendengarnya hanya memutar mata dengan malas karena mendapat jawaban yang membosankan


"Membosankan, ohya si chibi itu sudah bereinkarnasi lagi bukan? Hmm aku akan berkunjung deh ketempatnya"Kata Ryu sedikit semangat


Guy dan wanita loli dengan aset besar menaikan alis mereka mendengar perkataan yang Ryu lontarkan


"Jangan membunuhnya atau menyakitinya Ryu karena Ramiris adalah salah satu dari empat pilar utama sama seperti kita"Guy mengingatkan dengan serius


"Baik-baik itu tak akan terjadi, dadah"


Swosshh!!


Dia langsung melesat dengan cepat dari kastil itu


Tak memakan waktu lama akhirnya Ryu sampai didepan sebuah pintu raksasa dengan desain akar-akar pohon yang melilitnya


"Kalau tak salah ini labirin milik chibi itu bukan? Terobos aja lah"


Swoshh!!


Bhoomm!!


Ryu melesat dan menabrak pintu itu hingga hancur yang membuat tempat itu bergetar


Sesampainya didalam ada banyak jebakan dan ilusi yang membuat orang-orang tersesat tapi tak berguna untuk Ryu dan akhirnya dia sampai diruangan kosong kemudian mendarat kelantai dengan mulus


"Oy chibi aku datang berkunjung" Teriak Ryu memanggil Ramiris


Tak ada jawaban sama sekali dan hanya ada suara Ryu yang menggema


Tiba-tiba muncul sebuah robot raksasa dengan satu mata dan desain unik didepan Ryu


"Hahahaha selamat datang pendatang, aku akan memberi mu ujian yaitu mengalahkan prajurit tangguhku ini apakah kau bisa? Bisa gak yah? Hahaha semoga berhasil"


Melihat itu membuat Ryu menyeringai jahat karena mungkin sebab baru bereinkarnasi Ramiris tak mengingat dirinya dengan jelas


"Nyahahaha baiklah, bersiaplah chibi karena mungkin tempatmu ini akan hancur"kata Ryu semangat


Robot itu berjalan kearah Ryu dengan cepat dan melayangkan tinjunya


Bhoomm!!


Banyak debu akibat pukulan robot itu dan menutupi ruangan itu


"Hahaha apakah hanya segitu? Sangat lemah! Menyeralah dan sembah Ratu ini agar mengampuni nyawamu" kata Suara misterius dengan arogan


Debu mulai berkurang dan memperlihatkan robot raksasa diam seperti patung karena tangannya digenggam oleh Ryu yang artinya pukulan tadi tak ada artinya


"A-apa mustahil, Prajurit elemental ku tak mungkin selemah itu" kata Suara misterius dengan tergagap


"Nyahaha ternyata mainanmu sangat lemah chibi"


Ryu mencengkram tangan robot elemental itu hingga retak dan melemparkannya kedinding


Bhoomm!!


Robot itu langsung tertabrak dengan kuat dan mengakibatkan sedikit kerusakan pada bagian-bagian nya


"T-tidak mungkin" Teriak suara misterius itu dengan gugup


"Nyahaha sekarang giliranku menyerang" Kata Ryu yang kemudian sebuah bola hitam muncul dari udara kosong dan digenggam olehnya


Dia memasukan sejumlah kecil magicules kedalamnya tapi jika mahluk lain yang merasakan nya akan gemetaran karena padatnya magicules itu

__ADS_1


Bola itu bercahaya menjadi merah darah kemudian berubah menjadi pedang raksasa


Kinrin tensei baku!!


Sriiingg!!


Bhoomm!!


Pedang itu menebas kedepan tepat ditengah bagian robot itu dan meledakannya bahkan ruangan itu terbelah menjadi dua bagian


Tiba-tiba dari dalam lubang itu muncul cahaya kuning kecil dan terbang kearah Ryu dengan cepat


"Dasar gila! Apa kau ingin membunuhku dengan seranganmu tadi hah?" Terlihat wanita dengan sayap peri berteriak pada Ryu


Wanita itu sangat kecil setinggi telunjuk jari orang dewasa dan tubuhnya pun ramping dengan mode loli



"Nyahahaha akhirnya kau keluar juga chibi. Apa kau masih berpura-pura menjadi sok kuat hah?"tanya Ryu dengan menangkap Ramiris ditangannya


"Akhhh lepaskan aku dasar bodoh, apa kau ingin membunuhku hah? Liat saja nanti akan kuberitahu Guy"teriak Ramiris histeris


Ryu hanya tersenyum melihat Ramiris dengan sekuat tenaga melepaskan cengkaramannya


"Kalau begitu ayo kita pergi kekastil Guy agar kau bisa melapor, nyahaha"balas Ryu tertawa nakal


Yomotsu hirasaka!!


Muncuk retakan ruang dan mereka berdua memasukinya meninggalkan ruangan yang sudah terbelah dua oleh serangan Ryu


Didalam kastil muncul retakan ruang tapi orang-orang yang didalamnya tak khawatir sama sekali karena sudah tahu siapa yang akan datang


Dari dalam retakan itu muncul Ryu bersama Ramiris ditangannya


"Dasar orang gila lepaskan aku! Akhh aku benci jika bertemu denganmu" teriak Ramiris dengan menggeliat ditangan Ryu


Guy dan tiga wanita tak memperdulikannya karena merasa biasa dari dulu selalu seperti itu


"Hahaha kau tak akan bisa lepas lagi chibi karena aku akan mengurungmu disini" kata Ryu dan melepaskan Ramiris


Ramiris langsung terbang menjauh dari Ryu dan mendekati Guy dengan wajah kesal


"Guy lihat orang gila ini! Dia datang ketempatku dan membelahnya menjadi dua bagian bahkan prajurit sihirku dia rusak" lapor Ramiris dengan dramatis


Guy hanya santai mendengarnya sedangkan Velzard menahan tawa karena nasib Ramiris yang sangat sial


"Huuhh siapa juga yang mulai duluan? Kau bukan"bantah Ryu tak mau salah


Ramiris marah mendengarnya dan ingin menendang Ryu tapi dihindari dengan mudah


"Baiklah kalian berdua sudah cukup. Sekarang duduklah"Kata Guy tiba-tiba


Mendengar itu membuat Ramiris cemberut karena tak mendapat belaan dan duduk dikursi mini yang Velzard buat sedangkan Ryu ketempat duduknya


"Hei Velzard bukankah keberadaan adikmu sudah menghilang? Apa dia mati?"tanya Ryu malas


Velzard sedikit serius mendengarnya sedangkan Ramiris terkejut


"Eh? eh? Mati? Siapa?"


Suasana menjadi hening.


.


.

__ADS_1


[Jangan lupa like,comment,vote,rate dan follow akun author]


__ADS_2