Supreme Demonic Being : After The Beginning

Supreme Demonic Being : After The Beginning
04 - Rencana kebahagiaan


__ADS_3

Setelah keluar dari kompleks senju kini Ryu sedang berada dihutan kematian dengan kusanagi putih dibelakang nya


Dia terus meloncat dari pohon ke pohon lain dengan cepat dan akhirnya berhenti ditengah hutan dimana tempat itu seperti tempat latihan yang tak ada pohon sama sekali


"Mungkin ini sudah jauh dan nenek tak bisa melacak ku lagi"


Ryu menarik pedang nya dan melihatnya kembali dan jujur saja ini sangat menawan menurut Ryu


"Aku bingung apa aku harus menciptakan seni pedang sendiri atau mengambil referensi dari beberapa anime yang ku ingat" gumam Ryu bingung


Ryu duduk sembari mencari dan merevisi semua seni pedang yang ia ingat, tapi sekian lama berfikir ia sama sekali tak menemukan hal yang cocok jadi Ryu memutuskan untuk menciptakannya saja karena dengan bakat pemahaman instan miliknya itu bukanlah hal sulit


Ryu pun berlatih ditengah hutan dengan giat selama berhari-hari


Tak terasa dua minggu sudah terlewati begitu saja dan Ryu masih mengasah kemampuan pedang miliknya dan menyempurnakannya agar dapat digunakan dengan lancar


Hari berlalu seperti aliran sungai dan tak terasa sebulan telah berlalu lagi dengan cepat


Ditengah hutan kematian ada seorang pria berambut merah sedang memasang kuda-kuda dengan pedang putih ditangannya kemudian


"Shinigami no kenjutsu, Ichi no kata : Shi no zangeki (Seni pedang kematian, bentuk pertama : tebasan kematian)"


Muncul tebasan hitam dengan gaya vertikal dan melesat menuju salah satu pohon disana


Slashh!!


Slashh!!


Bhoom!!


Dua batang pohon terpotong rapi dan pohon ketiga gancur tak bersisa ketika tebasan itu mengenai nya


Ryu tersenyum puas dengan perkembangan teknik pedang nya dan sekarang ia sudah saatnya menjalankan rencananya


Selama sebulan ini Ryu berkembang pesat bukan hanya kenjutsu nya saja tapi taijutsu,doujutsu, dan fuinjutsu nya juga telah mencapai master puncak


Sedangkan untuk ninjutsu Ryu belum mempelajarinya karena ia belum mengetahui sifat cakra miliknya dan kontrol cakra nya telah sampai ditahap perfect control dimana tahap itu akan dicapai salah satu protagonis dunia ini yaitu Sakura


Tingkat cakranya pun sudah hampir sama dengan hagoromo otsutsuki tapi Ryu menyegel nya dengan fuinjutsu agar tak diketahui oleh orang lain kecuali Mito


Ryu pun pulang ke kediaman nya dan membersihkan diri dan bersiap-siap melaksanakan rencana nya


Hari masih sore dan kini Ryu sedang berjalan menuju aula tempat Mito selalu berada dan benar saja Mito ada disana sedang duduk dengan damai


Mito menyadari keberadaan Ryu dan hanya mengabaikan nya


Ryu berjalan dan mendekati Mito kemudian membungkuk


"Salam nenek"


Mito mengangguk


Ryu kemudian duduk disamping Mito dan menuangkan tehnya sendiri dan meminumnya sebelum berbicara


"Nenek. Aku ingin pergi selama beberapa waktu untuk mengasah kemampuan bertarungku dan menyempurnakan seni pedang milikku"


Alis Mito berkedut mendengarnya kemudian menatap Ryu dengan serius


"Berapa lama nak?"


"Aku tak tau, mungkin setahun atau lebih" jawab Ryu pelan

__ADS_1


Mito mendesah nikmat eh maksudnya lelah mendengar jawaban Ryu kemudian berbicara


"Baiklah nenek izinkan dan jika kau tak kembali lebih dari 2 tahun mungkin rencana mu untuk jadi vassal akan batal dan juga jaga dirimu baik-baik diluar sana"


Ryu senang mendengarnya dan langsung memeluk Mito


"Terima kasih nenek. Aku sayang nenek"


Cupp!!


Ryu mencium Mito lagi seperti sebelumnya tapi kali ini berbeda karena sekarang bukan lagi pipi melainkan bibir Mito yang kena


Mata Ryu membelakak kaget ketika menyadari hal yang dia lakukan, Ryu berencana ingin mencium pipi Mito tapi entah kenapa malah bibir yang kena


Disisi lain Mito hanya tenang melihat bibirnya dan bibir Ryu saling melekat


Merasa tak ada penolakan, Ryu mencoba mengambil inisiatif untuk bergerak dan membuat ciuman mereka sedikit memanas


Mereka berdua terus berciuman dan tak ada seorang pun yang melihatnya dan semakin lama ciuman mereka menjadi sesi panas dengan lidah saling ditautkan bahkan tangan Ryu sudah mulai bergerak untuk merasakan tubuh mito


Tak tahan lagi Ryu menggendong Mito seperti tuan putri dan membawanya masuk kedalam kamar untuk melanjutkan sesi panas mereka


.


.


Hari pun berlalu dan sekarang Ryu terbangun dari tidurnya dan merasa ada yang menindih badannya karena merasa berat


Ryu pun membuka matanya dan melihat wanita berambut merah diatas badanya dan ia merasa kalau roketnya sedang berada disuatu dimensi


Muka Ryu pucat ketika mengingat kejadian kemarin sore dan ia bercinta dengan Mito sampai tengah malam yang membuat Ryu puas


"Ahhh"


Mito mendesah manja ketika Ryu mencabut roket miliknya dan banyak cairan putih yang keluar dari dimensi pink itu


Ryu buru-buru memakai bajunya dan mengendap-endap keluar dari kamar selagi Mito masih tidur


Ketika Ryu telah pergi dari kamar, Mito yang dikira sedang tidur ternyata sudah bangun dari awal dan hanya pura-pura tidur


*Sungguh malam yang panas, bahkan genjotannya lebih nikmat dari hashirama*


Mito pun ikut bangun dan melihat cairan putih keluar dari dimensinya ketika ia berdiri dan itu sangat banyak


Disisi lain Ryu yang berada dikamarnya sedang melakukan aktivitas pagi dikamar mandi dan mengingat setiap inci dari tubuh Mito


"Ahhh ahh keluar"


Cipratt!!


Cipratt!!


Cairan putih menembak dengan kadar yang banyak didalam kamar mandi dan Ryu melanjutkan mandinya dengan wajah bahagia


Setelah mandi Ryu bersiap-siap dengan memakai baju hitam dengan logo uzumaki dibelakangnya dan celana putih serta sebuah jubah hitam polos(mirip punya sasuke)


Dia pun keluar dari kamarnya dan menuju aula untuk berpamitan dengan Mito


Seperti biasa Mito sudah ada disana duduk dengan tenang seperti tak terjadi apa-apa


Ryu mendekat dengan gugup kemudian duduk disebelah Mito dan memberanikan diri berbicara

__ADS_1


"Nenek aku akan berangkat"


Mito melihat Ryu sudah bersiap dengan matang tapi ia tak melihat pedang Ryu


"Dimana pedangmu nak?" tanya Mito


"Ohh pedangku ada disini" balas Ryu dengan membuka jubahnya dan memperlihatkan pedang yang tergantung(mirip sasuke diboruto)


Mito hanya mengangguk puas dan Ryu memakai jubahnya kembali


"Semoga kau selamat selama berpetualang"


Ryu mengangguk kemudian berdiri ingin pergi tapi tiba-tiba sebuah tangan menariknya dan setelah itu yang ia rasakan adalah sensasi lembut dibibirnya


Mito mencium Ryu kemudian melepasnya dan menatap Ryu dengan cinta


"Setelah kau pulang, kau harus bertanggung jawab"


Ryu mengangguk serius kemudian menghilang dari sana yang membuat Mito kaget


*Teleportasi? Itu jutsu yang sama dengan Tobirama dan ia sudah bisa menggunakan nya? Sepertinya memang anak itu sangat berbakat*


.


.


Dikedalaman hutan kematian tiba-tiba muncul seseorang didekat sebuah pohon dan jika diperhatikan ada sebuah segel dipohon itu


Orang itu tak lain adalah Ryu.


Yah Ryu telah menguasai Flying thunder god seminggu sebelum ia bercinta dengan Mito


"Baiklah mari susun rencana terlebih dahulu, aku akan mencoba membuka dimensi terlebih dahulu"


Ryu mengaktifkan rinnegan biru miliknya dan mengalirkan cakra sebanyak mungkin ke mata karena ia akan melakukan perpindahan ruang yang jauh


Karena permintaan nya dengan dewa Ryu bisa melakukan apapun dengan kedua rinnegan miliknya asalkan ia bisa membayangkan cara kerja teknik tersebut


Yomotsu hirasaka!!


Setelah mengucapkan itu didepan Ryu muncul retakan kota-kotak bisa disebut sebagai retakan ruang bahkan ukurannya lebih besar dari Ryu sendiri dan bahkan masih membesar sampai ketinggian 2 meter lebih dan lebar 2 meter


"Aku tak tau dimana kordinat tujuan retakan ini tapi semoga tak jauh dari tujuanku"


Ryu pun masuk kedalam retakan itu diikuti tertutupnya retakan itu secara perlahan dan menghilang


.


.


Disebuah tempat yang sangat jauh atau tak diketahui ada sebuah fenomena aneh disana yaitu muncul sebuah lubang hitam berbentuk kotak-kotak yang kemudian keluar pemuda dengan jubah hitam berambut merah dari lubang itu


Pria itu menengok kesana kemari seperti melihat sekitarnya dan orang itu tak lain adalah Uzumaki Ryu


"Sudah sampai kah? Sekarang mari kita lihat bagaimana rupa dari dimensi lain ini"


.


.


Jangan lupa like,comment,vote,rate dan follow akun author

__ADS_1


__ADS_2