Supreme Demonic Being : After The Beginning

Supreme Demonic Being : After The Beginning
28 - Seal


__ADS_3

hari berlalu dan seperti biasa mereka hanya duduk diruangan utama dalam kastil


"Hahaha Velzard kudengar adikmu berulah lagi, apa kau ingin mendidik nya lagi?" tanya Ryu tertawa setelah mendengar kabar Veldora mengamuk


Muncul persimpangan didahi Velzard mendengar ucapan Ryu tapi dia masih berusaha tersenyum


"Anak itu memang nakal bahkan sudah berkali-kali aku mendidiknya tetap saja dia melakukan hal sesukanya" jawab Velzard tanpa daya


Melihat itu semua orang diruangan hanya terkikik geli dengan keluhan Velzard


"Adikmu itu mungkin sedikit terbentur ketika pertama kali lahir makanya jadi seperti itu hahaha" kata Ryu dan tertawa terbahak-bahak


Semua orang terkikik kecil mendengarnya sedangkan Velzard tersenyum kecut


"Ohya kudengar baru-baru ini ada dua orang yang menyatakan dirinya sebagai demon lord" ucap Velzard mengalihkan pembicaraan


Ryu hanya tersenyum kecil melihatnya dan tak menjawab


"Yah kau benar, yang satu dari ras giant dan satu lagi sepertinya dark elf"jawab Guy santai


"Oho dark elf? Apa ras yang punya body montok-montok itu?" tanya Ryu semangat


Mereka semua tercengan mendengar perkataan Ryu kemudian menahan tawanya tapi Guy tetap tenang


"Yah kau benar tapi ciri-ciri yang kau maksud itu sepertinya elf bukan dark elf"


"Jadi begitu, tapi bukankah kerajaan mereka hancur karena Milim? Atau jangan-jangan raja iblis baru ini ingin balas dendam? Hahaha kalau benar maka akan menjadi tontonan bagus"


Ryu tertawa lagi ketika mengingat tampang Milim yang lucu dan hanya diabaikan semua orang


"Kita akan mengadakan walpurgis lagi dan juga Rhein kau jemput Ramiris karena dia sudah bereinkarnasi beberapa waktu lalu"ucap Guy


"Baik Guy-sama"


Rhein pun pergi dari sana untuk menjemput Ramiris sedangkan Guy dan Ryu bersiap-siap untuk acara walpurgis


Waktu berlalu dengan dua hari sudah berganti dan sekarang malam hari didimensi lain sudah ada meja bundar besar dengan beberapa kursi disana dan juga ada yang mengisinya yaitu, Kazzarremm,dagruel,Ruminas,Milim,Ramiris, dan Guy serta pelayannya


Mereka belum mulai karena menunggu satu orang lagi yang belum hadir yaitu salah satu demon lord kuno, Ryu otsutsuki dengan gelar "Chaos creator"


Bagi mereka yang baru merasa penasaran dengan sosok salah satu demon lord kuno ini karena kejadian seribu tahun silam jatuhnya meteor raksasa adalah karena ulahnya


"Perhatian... Ryu-sama telah tiba"


Mendengar suara penjaga gerbang mereka semua menatap kearahnya kecuali Guy yang menutup matanya dengan tenang


Tap tap tap


Terdengar suara langkah kaki kemudian muncul pria tampan dengan setelan baju hitam yang keren dan pria itu memiliki mata merah darah dan tanduk melingkar di kepalanya


Dia berjalan dengan santai kemudian duduk dengan tenang disamping Guy dan Ramiris


Mereka semua yang penasaran langsung merasakan tekanan yang mengerikan dari orang itu bahkan cadangan magiculesnya gak ngotak


(Note : Magicules Ryu akan terus bertambah berkali-kali lipat karena pasif skill nya yang telah berevolusi dan bertambah kuat yaitu Mana orb)


(Info : Mana orb atau inti mana adalah pasif skill milik Ryu yang dia dapatkan ketika berevolusi menjadi True god dan pasif skill itu berfungsi sebagai inti mana yang terus menerus menghasilkan magicules dalam jumlah besar yang nantinya akan diserap oleh pengguna nya sendiri untuk dijadikan kekuatannya)


Mereka semua diam karena suasana yang menjadi berat sedangkan Milim cemberut karena Ryu hadir diacara ini

__ADS_1


"Baiklah karena sudah hadir semua kita akan memulai nya, Rhein"


"Baik Guy-sama, Agenda utama adalah tentang tiga individu yang menyatakan dirinya sebagai demon lord secara tak resmi karena itu disini kita akan mengsidang mereka karena melanggar aturan yang telah ditetapkan sejak lama yaitu dilarang menyebut atau memberi gelar demon lord tanpa persetujuan para Demon lord yang ada"


Rhein menjelaskan agenda dengan panjang yang membuat Ryu semakin bosan dan memotongnya


"Tunggu"


Mereka semua menatap Ryu dengan berbagai tatapan sedangkan Rhein bertanya


"Apa ada masalah Ryu-sama?"


Ryu mengangguk yang membuat mereka berkedut


"Kenapa ada tiga? Bukankah diundanganku hanya dua saja?" tanya Ryu aneh dan melihat wanita berambut putih dan mata yang memiliki warna berbeda


"Maafkan atas kelalaian kami Ryu-sama, kami baru mengetahui tentang kabar ini juga belum lama ini jadi tak sempat untuk memberi informasi terbaru pada anda"jawab Rhein


"Begitu, gadis kecil siapa namamu?"tanya Ryu pada wanita itu


"Namaku Ruminas valentine" jawabnya gugup


"Ohh nama yang bagus dan juga kau sepertinya Vampir bukan?"


"I-itu benar"


"Hahaha jangan gugup gadis cantik, baiklah aku akan setuju kau mengambil kursi demon lord asalkan kau mau menjadi kekasihku" ucap Ryu tanpa malu


Mereka semua tercengang mendegarnya dan Ruminas menjadi memerah karena itu


"K-kau kenapa kau ingin menodai gadis tak bersalah" teriak Ramiris tergagap


"Diamlah chibi, apa kau ingin bereinkarnasi lagi?" kata Ryu dengan mengancam


"Akhh lepaskan aku dasar bodoh, Guy lihat Ryu dia ingin membunuhku" teriak Ramiris histeris pada Guy tapi hanya diabaikan


Ramiris menjadi gugup karena Guy tak menolongnya dan Ryu menatapnya dengan intens


"Lepaskan sikecil itu-noda" teriak Milim tiba-tiba dengan kesal


"Hah? Apa kau mengatakan sesuatu gadis loli?"


"Pfffftt"


Beberapa orang menahan tawa ketika mendengar ucapan Ryu begitu juga Ramiris yang sedang dicengkraman Ryu


"A-apa kau bilang, Ryu jahat,brengsek aku membencimu-noda"teriak Milim yang langsung merajuk


Ryu hanya mengabaikan nya dan melepas Ramiris kembali yang membuat nya tenang


"Jadi bagaimana gadis kecil? Apa kau mau?"tanya Ryu lagi


*Orang ini pantang menyerah* pikir mereka


"A-aku maksudku saya belum memikirkan soal seperti itu" jawab Ruminas dengan wajah merah padam


Deg!!


Jantung Ryu berhenti berdetak kemudian berakselerasi dengan cepat

__ADS_1


Deg deg deg deg!!


Ryu tersentuh melihat wajah Ruminas yang seperti itu dan ini merupakan penemuan baru karena dia tak pernah melihatnya seperti ini


*Sial, itu sangat berbahaya. Apa ini kekuatan dari para permaisuri bangsa kawai?* pikir Ryu dan menatap Ruminas dengan waspada


Mereka semua bingung dan aneh melihat Ryu karena tiba-tiba menatap waspada Ruminas sedangkan yang ditatap hanya mengedipkan matanya dengan polos


"Baiklah mungkin nanti saja ketika kau dewasa dan aku setuju" kata Ryu malas


Mereka hanya diam dan tak lama kemudian semua acara berjalan dengan lancar dengan naiknya tiga demon lord baru


\=\=\=Skip 100 tahun kemudian\=\=\=


Seperti dicanon semua berjalan dengan sama halnya dicerita dan tak ada yang berubah karena kehadiran Ryu dan juga seperti aslinya Leon membunh kazzarem dan mengambil posisi miliknya kemudian muncul beberapa individu yang memiliki gelar demon lord yang telah diresmikan oleh semua ras


"Eleven great demon lord"


...


Dikastil milik Guy kini dapat terdengar suara tawa yang menggema dimana-mana dan sumbernya hanyalah satu orang berbaju hitam dengan rambut putih panjang sampai pinggang dan tanduk seperti melingkar dikepalanya


"Hahahaha adikmu sangat lucu Velzard, dia mengamuk diwilayah gadis kecil Ruminas itu dan berakhir disegel oleh seorang pahlawan bertopeng hahahaha sungguh lucu"


Velzard hanya tersenyum kecut mendengar perkataan Ryu sedangkan yang lain hanya mengabaikannya karena sudah terbiasa


"Mungkin itu adalah hukuman untuknya Ryu-san" balas Velzard biasa


"Hah hah perutku sakit karena tertawa terus, ohya dimana tempat adikmu disegel?"


"Hutan besar jura"


"Jadi itu namanya, jika aku menghancurkan wilayah hutan itu apa adikmu marah nggak yah kan itu wilayahnya" gumam Ryu yang mendapat perhatian mereka semua


"Itu tak boleh, kau mengganggu keseimbangan yang kujaga" kata Guy mengingatkan


"Haissshh kau selalu berkata seperti itu jika aku ingin bermain, apa kau memang segitunya menjaga keseimbangan dunia ini?"


"Yahh mau bagaimana lagi, Veldanava telah memberiku tugas sebagai ganti kekalahanku waktu itu jadi mau tidak mau aku harus menurutinya"


"Cih membosankan, ngomong-ngomong bagaimana dengan manusia yang menjadi lawanmu itu? Siapa namanya?" Kata Ryu mencoba mengingat


"Rudra"


"Ahhh itu namanya dan juga bukankah adikmu berpihak pada manusia itu Velzard?"


Velzard mengangguk tanda benar dan menjawab


"Dia sudah bersama manusia itu sejak awal dan juga dia adalah adik dari istri kakak ku"


"Hahaha Veldanava sungguh lucu hanya untuk mengejar cinta manusia biasa dia sampai melepaskan atribut ilahi nya" tawa Ryu mengejek


Mereka semua berkedut tapi tak ada yang membantah karena dari dulu mereka sudah mengenal Ryu sebagai teman Veldanava tapi sebenarnya itu hanyalah karangan Ryu saja


.


.


[Jangan lupa like,comment,vote,rate dan follow akun author]

__ADS_1


__ADS_2