
Ryu duduk untuk memulihkan cakranya yang terkuras habis sebab perpindahan dimensi yang sangat jauh
Dia duduk gaya lotus dan mulai memulihkan cakra nya, Ryu juga tak lupa memasang segel anti-ruang dan penyembunyian agar tak ada kejadian yang diinginkan
Waktu mengalir seperti air dari pagi ke siang dan berangkat ke malam lagi
Alur itu terus berlalu sampai tiga hari kemudian cadangan cakra Ryu telah kembali ke puncaknya dan dia juga menerobos sampai tingkat yang sama dengan kaguya otsutsuki
Ryu menyegel cakranya dengan fuinjutsu agar tak ada yang bisa merasakannya dan ia melepas semua segel ia taruh
"Sekarang mari kita jalan-jalan"
Ryu langsung melesat dengan cepat dan masuk kedalam hutan
Melompat diantara pepohonan Ryu mencoba melacak cakra terdekat dan berhasil menemukannya
Hampir setengah jam ia untuk keluar dari hutan itu dan pada saat keluar Ryu mendapati sebuah desa dengan penduduk yang sedikit
Ryu berjalan normal dan masuk ke desa itu dengan santai sedangkan warga desa itu menatap Ryu curiga karena baru kali ini mereka melihatnya
Melihat tatapan semua orang padanya Ryu akhirnya mendekati salah satu warga berniat untuk bertanya
"Permisi boleh aku bertanya?"
Orang itu menoleh dan melihat Ryu dari bawah keatas dan menjawab
"Silahkan jika aku bisa menjawab"
"Ini diwilayah mana?"
"Hmm apa anda seorang pengembara?"
"Yah itu benar"
"Jadi begitu, ini adalah desa kabut dan berada di wilayah desa kirigakure"
*Hmm jadi masih dibenua elemental*
"Begitu, kalau boleh tau sekarang siapa yang jadi mizukage?"
"Ohh sekarang yang memimpin adalah Godaime mizukage, Terumi mei"
*Apa? Bukankah yagura yang masih memimpin sebelumnya? Apa aku masuk kemasa depan atau alternatif dunia naruto?*
Melihat Ryu hanya diam orang itu menegurnya
"Tuan apa kau baik-baik saja?"
Ryu tersadar dan menghilangkan pikirannya
"Terima kasih atas informasinya"
Orang itu mengangguk ke Ryu kemudian Ryu pergi dari desa itu menuju kearah desa konoha
Disepanjang perjalanan Ryu hanya berfikir mengenai kemungkinan yang ada dan mengantisipasi hal tak terduga
*Jika ini adalah masa depan maka kemungkinan aku tak bisa berbuat banyak tapi jika ini adalah alternatif dari dunia sebelumnya maka aku akan mengambil semua bijuu dan menciptakan juubi kemudian mengambil mata Momoshiki agar aku bisa melihat takdir ku sendiri*
Ryu berhenti diatas pohon yang agak tinggi dan melihat ke Segala arah
"Benar saja, sekarang aku sudah tak bisa merasakan cakra madara berarti memang ini hampir canon asli dimulai atau sekarang sudah ujian cunin"
Ryu kemudian turun ketanah dan melukai jarinya dan
Kuchiyose : Gedo mazo!!
Pufff!!
Muncul asap putih tebal yang banyak dan tinggi kemudian muncul patung aneh dengan tinggi hampir 50 meter dihutan itu
Ryu melihat keseluruhan patung itu yang tak lain adalah gedo mazo
"Sudah kuduga aku bisa memanggilnya"
Patung gedo mazo hanya diam dan Ryu menyimpulkan bahwa mungkin ini adalah patung yang tercipta dari kekuatan rinnegan nya jadi masih belum memiliki jiwa
"Aku harus mencari tumbal"
Ryu kemudian duduk bersila lotus untuk merasakan sesuatu dan akhirnya tersenyum
"Sudah kuduga kalau segel hiraishin akan saling terhubung jadi akan mudah untuk ke konoha"
Ryu berdiri kemudian menghilangkan gedo mazo kembali
Hiraishin!!
Ryu langsung menghilang dari sana
.
.
Disebuah desa yang terdapat lima patung wajah didataran tinggi nya tiba-tiba muncul seseorang tepat diatas patung keempat, Orang itu yang tak lain adalah Ryu sudah sampai dikonoha tapi dia langsung tau jika ini bukan konoha yang sebelumnya
"Jadi begitu, Alternatif kah? Mari kita mencari informasi dahulu"
Ryu menghilang lagi dengan shunsin dan tiba didekat gang sepi yang ada didesa itu
Ryu keluar dari gang dan berjalan-jalan didesa dan ia terpikirkan sesuatu
*Kenapa desa ini sedikit berbeda? Seperti... Ahh jadi begitu, jadi arc pain baru saja selesai*
Kemudian Ryu berjalan disekitaran dan memang benar masih ada beberapa rumah yang belum direnovasi sepenuhnya
Ryu melihat sebuah kedai kecil sederhana yang bertuliskan "Ramen Ichiraku" dipapan pengenalnya
__ADS_1
Dia berjalan menuju kedai itu dan melihat ada seseorang yang sedang makan juga, orang itu berambut putih dengan masker dan sebelah mata yang tertutup ikat kepala nya
Ryu tau siapa itu dan hanya mengabaikan nya kemudian ia duduk dan langsung memesan
Setelah lima menit pesanan Ryu datang dan ia makan dengan tenang
Orang yang disamping Ryu yang tak lain adalah Kakashi si ninja peniru
Dia memerhatikan Ryu dari bawah sampai atas, Dia juga bingung karena tak merasakan cakra dari orang didepannya seperti dia belum membuka cakra nya
Kakashi hanya menggelengkan kepalanya dan ia juga memerhatikan sesuatu yaitu warna rambut orang itu berwarna merah
Merasa penasaran akhirnya ia berani untuk bertanya
"Permisi. Boleh aku bertanya sesuatu?"
Ryu menghentikan makannya dan melihat kearah kakashi dengan datar
"Silahkan"
"Kalau boleh apa anda orang baru didesa ini?"
Ryu mengangguk sebagai jawaban
"Jadi begitu rupanya, pantas aku tak pernah melihatmu. Kalau boleh tau siapa namamu?"
"Ryu"
"Ryu? Apa kau tak punya nama klan atau lainnya?"
Ryu menggelengkan kepalanya tanda bahwa dia tak memiliki nya tapi sebenarnya dia berbohong
Kakashi tak lagi bertanya dan Ryu melanjutkan makan nya
Setelah selesai makan Ryu membayar makanan nya dan pergi dari sana, Kakashi telah pergi beberapa menit yang lalu dan kini Ryu mencari keberadaan bijuu ekor sembilan dikonoha
Ryu pergi ke tempat pelatihan tim 7 tapi tak menemukan nya dan ia pergi ke berbagai tempat yang biasanya Naruto datangi
Ketika ia sedang berjalan tiba-tiba ia merasakan tanda cakra yang akrab dan ia dengan cepat menghilangkan hawa keberadaan nya
Seorang wanita terlihat lewat ditempat Ryu tadi lewat
Wanita itu berambut blonde dengan pakaian sedikit terbuka dan celana hitam. Dibelakangnya ada wanita berambut hitam sebahu dengan beberapa tumpukan dokumen tangannya
Melihat itu Ryu hanya tersenyum kemudian pergi dari sana dan berteloportasi ke atas patung hokage
"Naruto sepertinya tak ada dikonoha dan mungkin ini adalah arc ketika perang ninja akan dimulai"
Ryu kembali menutup matanya dan merasakan segel hiraishin yang melekat pada obito
*Ketemu*
Hiraishin!!
Ryu menghilang dari sana menyisakan hembusan angin sejuk
.
.
Jumlah mereka ada delapan dan yang memimpin adalah orang bertopeng putih dengan pola seperti sharingan dipermukaan nya
Bruakk!!
Tiba-tiba orang bertopeng itu terlempar kearah samping dengan cepat menabrak beberapa pohon
"Sialan siapa itu" teriak orang bertopeng
Tak ada yang menjawab dan ketujuh orang yang dia bawa tadi hanya diam tapi mata mereka tertuju pada sesuatu yang berdiri diatas pohon
Yah itu adalah Ryu, dia langsung menendang obito ketika ia melihatnya
"Siapa kau?"
Ryu tak menjawab dan hanya menatap obito dengan datar kemudian membuat segel
Fuinjutsu : Heaven chains!!
Sriingg!!
Sriingg!!
Banyak rantai emas keluar dari punggung Ryu dan langsung melesat kearah mereka berlapan
Karena obito lambat memberi perintah ketujuh orang itu langsung terikat dan terjatuh ketanah
Obito kaget melihatnya karena lambat bereaksi dan langsung menyerang dengan gunbai dibelakangnya
Ryu hanya menatap nya datar dan mencabut kusanagi nya dan melakukan kuda-kuda
"Shinigami no kenjutsu, San no kata : (Seni pedang kematian, bentuk ketiga :)"
Ryu mengeraskan pergelangan tangannya dan ketika Obito berada di dua meter dihadapannya ia langsung menebas secara horizontal
"Jigen surasshu(Tebasan dimensi)"
Sebuah tebasan tunggal berwarna merah langsung melesat kearah Obito dan langsung memotong tangannya
Mata obito membelakak kaget karena ia terkena serangan dan membuat tangannya putus
Obito merasakan sakit pada tangannya dan melihat kalau itu tak tersambung lagi walau dengan sel hashirama
*bahaya, orang ini menggunakan seni pedang berbasis ruang*
Ingin kabur dengan kamui tapi Obito dikagetkan dengan sebuah rantai yang mengikatnya dengan cepat bahkan ia tak bisa mengakses kekuatannya
Tubuh obito bergetar ketika orang dihadapanya mendekat
__ADS_1
"Dasar anak bodoh. Tapi aku berterima kasih karena kau juga membawa yang kuperlukan"
Ryu berbicara dengan datar kemudian menatap tujuh orang disebelah
Kuchiyose: Gedo mazo!!
Puff!!
Muncul patung raksasa ditengah hutan itu yang membuat mata obito membelakak kaget
Obito ingin berbicara tapi dikagetkan dengan suara Ryu yang diikuti oleh gelombang dorongan kuat
Shinra tensei!!
Whuss!!
Brakk!!
Brakk!!
Hutan langsung menjadi gundul dengan jarak 100 m lebih dan Ryu sebagai pusatnya
Obito dan ketujuh jinchuriki itu tak terlempar karena tertahan oleh rantai Ryu yang mengikat mereka
Ryu mengaktifkan mata rinnegan biru nya dan membuat segel
Fuinjutsu : Penghancur segel!!
Tiba-tiba ketujuh orang itu menggeliat kesakitan tanpa suara dan banyak cakra yang keluar dari tubuh mereka
Ryu menghancurkan segel mereka dengan paksa agar para bijuu itu keluar dari vassalnya
Tak lama kemudian muncul tujuh bijuu dihutan itu dan membuat hutan hancur semakin lebar dan mereka hanya diam karena masih dalam kendali obito
Obito yang melihat itu menganga tak percaya dan ingin memberi perintah pada para bijuu untuk menyerang Ryu
"Kalian serang dia" Teriak Obito
Para bijuu langsung bergerak membuat sebuah bola hitam dengan menyatukan kekuatan mereka
Serangan itu adalah bijuu dama tapi dengan gabungan ketujuh bijuu itu setingkat dengan milik ekor sembilan
Whusshh!!
Bola hitam itu langsung melesat kearah Ryu dengan kecepatan gila dan menghancurkan segala yang ada dijalannya
Gakido!!
Serangan itu terhenti ketika beberapa meter dihadapan Ryu dan langsung terhisap kedalam tangannya secara cepat
Slrupp!!
Bola itu terhisap habis ditangan Ryu dan Obito ngeri melihatnya karena orang dihadapannya bisa menyerap cakra yang begitu besar tanpa masalah
"Dasar bodoh"
Rantai emas Ryu langsung melesat dengan banyak kearah para Bijuu dan langsung mengikat mereka
"Sekarang selanjutnya"
Bansho tennin!!
Tujuh tubuh itu langsung terhisap kearah Ryu dan terkumpul dihadapannya bersama obito
"Walaupun bijuu sudah dikeluarkan tapi sepertinya mereka belum mati karena pengaruh edo tensei"
Ryu hanya mengesampingkan hal itu dan mengangkat tangannya lagi tepat diatas mereka berdelapan
Ninggendo!!
Ryu menarik jiwa mereka semua termasuk Obito dan Obito berteriak kesakitan tak bisa melawan
Akhirnya jiwa mereka keluar semua dan Ryu langsung mengotak atik jiwa itu dengan menyatukannya agar menjadi lebih kuat dan menghapus semua ingatannya
Setelah beberapa menit akhirnya jiwa itu telah menjadi jiwa baru yang kuat dan Ryu memasukan ingatan palsu bahwa dia adalah tuan mutlak yang menciptakan nya dan tak bisa berkhianat
Dengan rinnegan serba bisa nya, Ryu merasa dimudahkan dengan urusannya dan tak khawatir apabila terjadi kesalahan
Ryu kemudian menggabungkan jiwa itu dengan patung gedo mazo dan memasang segel budak yang kuat agar tak ada kejadian yang tak diinginkan
Karena obito telah mati para bijuu langsung terlepas dari kendali karena besi hitam yang mengendalikan mereka telah hilang
"Grrrr manusia!! Siapa kau dan kenapa kau memiliki mata orang tua itu"
"Manusia lepaskan kami"
"Akan kubunuh kau manusia"
Mereka memberontak agar terlepas dari rantai itu tapi bagaimana pun mereka mencoba tetap saja mereka tak bisa dan hanya kelelahan
"Dasar bodoh" ucap Ryu
Proses penyatuan akhirnya selesai dan gedo mazo Ryu telah memiliki jiwa nya dan sudah bisa diperintah
"Lakukan gedo mazo"
Grhaa!!
Gedo mazo berteriak dan membuka mulutnya kemudian dari dalam mulutnya keluar tujuh rantai dengan kepala naga diujungnya
Rantai itu melesat dengan cepat dan langsung mengikat leher semua biju dan menarik mereka
.
.
Jangan lupa like,comment,vote,rate dan follow akun author
__ADS_1