
Setelah kejadian itu waktu berlalu dengan cepat yaitu satu setengah tahun telah berlalu
Canon masih berjalan sesuai jalannya dimana Rimuru melawan charibdys tapi sekarang tanpa bantuan Milim sebab karena kehadiran seseorang dirinya menjadi lebih kuat dari aslinya
Warga penduduk tempest juga berduka atas banyaknya kematian yang ditimbulkan oleh invasi demon lord beberapa waktu lalu
Mereka melewati masa-masa suram yang panjang selama lebih sebulan setelah penyerangan charibdys dan setelah dua bulan lagi Rimuru berpamitan pada bawahannya untuk meneruskan keinginan Shizu yaitu menyelamatkan anak-anak
Hampir lima bulan dia merawat anak-anak dengan menjadi sensei mereka dan ketika dia berpamitan pulang dia juga berjumpa dengan Hinata kemudian bertarung
Walaupun Rimuru lebih kuat dari aslinya tetap saja canon menetapkan dia kalah sebab pengaruh penghalang yang dipakai Hinata
Setelah pertarungan mereka Rimuru kembali kenegaranya dengan tergesa-gesa karena mengingat perkataan Hinata
"Kau tau? Kota mu itu sangat mengganggu dan kami akan memusnahkannya"
Dirinya dilanda kekhawatiran ketika mengingat ucapan dari Hinata dan benar saja ketika dia sampai hal yang sama terjadi lagi
Para warga kota yang sudah sangat dia sayangi kini mati tergelatak dihadapannya
Rimuru jatuh berlutut merasakan banyak beban mental pada dirinya dan membuat aura nya tak terkendali
Sekarang dirinya sadar lagi bahwa dirinya masih lemah dan menyesali keputusannya dimasa lalu
Rimuru berusaha menenangkan dirinya sekuat mungkin dan mencari solusi untuk masalah negaranya
Setelah merangkum semua informasi yang ada dari bawahannya kini ia sudah tau pelaku yang membuat negara nya jatuh ke dalam keadaan terburuk tapi disisi yang sama dia juga merasakan ada yang aneh dan kurang disekitarnya
Dirinya sudah agak tenang sedikit ketika dirinya mengobati dua bawahannya yang cedera akibat serangan berbasis ruang
Tapi pada saat itulah dirinya sadar bahwa satu bawahannya yang bertugas sebagai sekertaris tak ada disekitarnya dan bertanya pada yang lain
Benimaru selaku tangan kanan dan komandan perang Rimuru merasakan sakit hati ketika dia mengarahkan Rimuru agar mengikutinya
Mereka berjalan menyusuri tempat dimana mayat para warga kota dibaringkan dengan cara seperti barisan tapi ada satu mayat yang tertutup kain serta seperti dipisahkan dari mayat lain
Melihat itu membuat hati Rimuru tegang dan berfikir tidak mungkin bukan? Tapi harapannya hancur ketika Benimaru membuka kain penutup dan memperlihatkan wanita dengan satu tanduk serta rambut ungu gelap sedang terbaring tak bernyawa
Mata Rimuru membelakak tak percaya melihatnya bahkan dirinya hanya berharap bahwa ini adalah mimpi semata tapi sepertinya takdir berkata lain
Wajahnya gelap dan tiba-tiba aura nya keluar dengan ganas dan bisa dirasakan ada jejak kesedihan diaura itu
Para bawahannya mencoba menenangkan dirinya tapi dia meminta untuk dibiarkan sendiri dahulu
Rimuru berlutut tak berdaya dan merasakan krisis besar dihati dan pikirannya
Apakah aku masih lemah? Apakah memang seharusnya kami tak mempercayai manusia? Atau semua ini memang salahku sebab memberikan perintah yang salah?
__ADS_1
Dia tak tau harus bagaimana sampai menyuruh skillnya untuk mencari cara menghidupkan orang mati yang mungkin bisa memberinya harapan tapi itu semua sia-sia
Dirinya dilanda keputusasaan besar bahkan auranya menjadi lebih dingin dan gelap karena merasakan kejadian yang sama tapi dirinya tak bisa berbuat apa-apa sebab lemah
Ketika dirinya ingin masuk kejurang keputusasaan tiba-tiba muncul sahabat manusia pertama nya yaitu trio blumund dan memberi tahu bahwa ada cara menghidupkan orang yang mati yaitu menjadi demon lord
Begitulah akhirnya Rimuru memutuskan untuk menjadi demon lord untuk menghidupkan warga nya dan ingin bertambah kuat
...
Dikastil es tepatnya domain milik Guy kini ada pria sedang duduk dengan anggun sembari menyesap teh hangat yang anehnya tak berpengaruh dengan hawa dingin kastil itu
Pria yang tak lain adalah Ryu kini sedang santai diruang tamu dan seorang pelayan wanita disampingnya
Maid itu memiliki ciri khas yang unik dimana dirinya adalah sebuah homonculus tapi tak mempunyai sedikit pun kecacatan ditubuhnya bahkan kecatikannya melebihi dua maid milik Guy
Wanita itu memakai baju khas maid dengan sepatu hitam serta nampak bahwa dirinya tak memiliki emosi
Wanita ini adalah hasil ciptaan Ryu menggunakan US ahura mazda miliknya dan mengambil referensi penampilan dari seorang karakter tercantik diseri anime oeverlord, Naberall gamma
Ryu menciptakan dirinya tepat sebulan setelah invasi nya ke tempest karena merasa bahwa dia butuh pelayan pribadi seperti halnya Guy
"Seperti biasa tehmu sangat enak, Nabe" puji Ryu dengan tulus
Kreeaakk!!
Pintu terbuka membuat Ryu sedikit berkedut karena mengganggu acara bersantai miliknya
Dari luar masuk Guy bersama seorang pria yang memiliki ciri berambut kuning dengan wajah dingin serta cantik yang membuat wanita menggila tapi jika dibandingkan dengan ketampanan Ryu maka dia sama seperti katak saja
Guy nampak dalam suasan hati yang senang entah apa penyebabnya tapi bisa Ryu pastikan bahwa mungkin pria itu lah yang jadi kuncinya
Pria itu sedikit terkejut melihat Ryu karena terakhir kali mereka bertemu ketika peristiwa ditempest satu setengah tahun lalu
Mereka berdua duduk ditempat Ryu juga duduk dan dua pelayan Guy menyediakan makanan ringan kemudian pergi kearah pintu agar tak mengganggu
Tapi maid pribadi Ryu tak beranjak seinci pun dari tempatnya bahkan dia tak peduli dengan kehadiran Guy dan pria baru itu
"Yo sepertinya kau membawa sesuatu lagi bukan?" tanya Ryu mengejek pada Guy
"Yah kau tau? Dia adalah Leon Cromwell. Salah satu dari raja iblis" balas Guy tak terganggu
"Jadi apa yang ingin kalian bicarakan?"
"Bukankah kau sudah tau? Dewan walpurgis malam ini akan diadakan jadi aku mengundangnya untuk hadir"
__ADS_1
Ryu mengangguk pada jawaban Guy dan melihat Leon dengan datar
"Jadi apa yang ingin kau bicarakan denganku Guy? Tidak mungkin hanya tentang itu bukan?" Leon bertanya dengan dingin
"Haahh... Waspada seperti biasa. Biar kujelaskan, Clayman mengusulkan dewan walpurgis beberapa waktu lalu dan anehnya ada nama Milim muncul diantara para pelopor. Milim adalah salah satu demon lord tertua diantara kami berempat jadi aku tak percaya dia akan membuang-buang waktu untuk pria kecil seperti clayman" Guy berbicara panjang lebar dan melirik Ryu sedikit begitu juga Leon
"Dengan kata lain kamu tak percaya bahwa kematian karion sepenuhnya benar?"
"Ohh kau tau itu" kata Guy sedikit kesal karena benci pikirannya dibaca tapi Leon tak peduli
"Clayman sudah kelewatan, dia beberapa kali melecehkanku tanpa meninggalkan bukti tapi kali ini aku tidak akan melepaskannya. Tapi mau karion hidup atau tidak jika Milim mengambil tindakan itu berita buruk"
"Apa? Hanya anak kecil kalian takutkan" sela Ryu dengan nada merendahkan
Leon tersenyum kecut sedangkan Guy mengabaikannya
"Jadi Guy, apakah kau percaya bahwa Milim benar-benar dikendalikan oleh Clayman?" tanya Leon memastikan
"Jangan repot-repot memikirkan Milim. Seseorang sepertiku terlalu pintar untuk membaca perilaku orang bodoh dan itu adalah salah satu kelemahanku"
"Dan bagaimana menurutmu Ryu?" Lanjut Guy bertanya pada Ryu
"Aku tak suka memikirkan anak-anak"
Mendengar jawaban sarkasme dari Ryu membuat Leon tersenyum kecut begitu juga Guy karena menyesal bertanya
Leon juga memerhatikan maid dibelakang Ryu dan itu nampak kuat bahkan mungkin setara dengan demon peer yang menjadi pelayan Guy
Bagi Leon dua orang ini adalah wujud kekuatan absolut dan mungkin para demon lord lain juga berfikir seperti itu karena prestasi mereka dimasa lalu dan sudah menjadi dongeng dimasa ini
Suasana menjadi canggung tapi Guy memecahkan nya dengan pertanyaan aneh
"Ngomong-ngomong sangat jarang bagi Ramiris untuk memberi umpan balik ketika dewan walpurgis diadakan tetapi apakah kau tau mengenai seseorang bernama 'Rimuru' ini?"
Leon mengangguk dengan ragu dan menjawab
"Bukankah dia adalah pemimpin kota monster yang waktu itu kita datangi karena kejadian tahun lalu" kata Leon dan melirik kearah Ryu karena dirinya lah penyebab kejadian itu
"Ahhh aku ingat. Tapi apakah ada yang istimewa darinya?"
"Aku tidak tau tapi dari cara Clayman membicarakannya dia hanyalah seorang magic-born lemah dan demon lord gadungan. Tetapi jika dia memiliki kemampuan untuk mengklaim dirinya maka aku tak keberatan sama sekali"
"Ah jadi Rimuru ini memenuhi standar untuk menjadi demon lord? Hahh aku ingin tau karena Ramiris, dari semua orang terlibat hanya dia yang membuatku sedikit tertarik jika ada yang menarik minatnya"
.
.
__ADS_1
[Jangan lupa like,comment,vote,rate dan follow akun author]