
Dengan itu nama mereka yang baru telah ditetapkan begitu juga gambar yang melambangkan mereka yang telah dibuat oleh Rimuru
Mereka sekarang disebut dengan Hydra :
"Lord of Darkness" Guy crimson (Demon)
"Chaos Creator" Ryu otsutsuki (????)
"Destroyer" Milim nava (Dragonoid)
"Labyrinth Master" Ramiris (Pixie)
"Earthquake" Dagruell (Giant)
"Sleeping Ruler" Deeno (Fallen)
"Nightmare" Valentine (Vampire)
"Platinum saber" Leon Cromwell (Demonoid)
Dan terakhir anggota terbaru
"Newbie" Rimuru tempest (Slime)
Dengan nama baru itu mereka telah membuka era baru dan akan membuat sejarah baru dengan nama yang telah ditetapkan, Hydra
...•••...
Setelah penetapan Nama itu pelayan Guy menyajikan makanan enak serta beberapa jenis minuman yang memabukan juga
Nabe tidak melakukan sesuatu karena Ryu memerintahkannya untuk pulang kekastil untuk menunggunya
"Mmm ini makanan yang enak" seru Ramiris bahagia
"Cukup memuaskan" gumam Leon menikmati alkohol
Mereka juga mengangguk setuju sedangkan Ruminas sudah kembali ketempat duduknya dan sering kali mencuri pandang pada Ryu yang membuat semua orang aneh
"Hmm kenapa kau tidak mengeluarkan kadal itu? Slime"tanya Ryu pada Rimuru bahkan setelah menjadi bagian dari mereka tetap saja panggilannya tidak berubah
Mereka semua sedikit terkejut karena melupakan tentang Veldora tapi yang membuat mereka bingung adalah perkataan Ryu barusan. Bukankah Veldora sudah mati tadi?
"Kadal itu tidak bisa mati jika slime itu masih ada didunia ini. Dengan kata lain dia dapat hidup kapan saja apabila terbunuh bukan seperti biasanya true dragon"
Mereka mulai mengerti dengan itu sedangkan Rimuru merasa waspada dan heran dari mana Ryu tau tentang semua kemampuannya sebab hanya US belzebuth saja yang dia ekspos
"Apa? Kau bingung bukan. Bahkan jika kau bertanya pada Raphael dia tidak akan tau jawabannya" lanjut Ryu yang membuat Rimuru semakin waspada
Dia hanya mengabaikannya dan terus makan dengan anggun
Guy hanya tenang karena sudah dapat kesimpulan paling masuk akal jadi dia biasa saja
__ADS_1
Rimuru membuat satu clon disana dan tiba-tiba clon itu membesar setinggi ukuran dewasa dan bertransformasi yang tadinya memiliki kulit putih dan rambut perak kini menjadi kulit sawo matang dan rambut kuning
Aura yang besar tiba-tiba keluar dari tubuhnya dan merembes dengan liar tapi tidak lama dia bisa mengendalikannya walau terlihat kesusahan sedikit
Mereka sekarang mempercayai apa yang Ryu katakan karena tidak ada aura sebesar itu kecuali Veldora atau Ryu sendiri
"Yo kadal bodoh. Bagaimana rasanya yang tadi? Bukankah kau merindukannya" kata Ryu dengan seringai
Tubuh Veldora bergetar melihat seringai itu dan bersembunyi dibelakang Rimuru karena takut dengan Ryu
Mereka semua kecuali Guy dan Milim terheran-heran dengan reaksi yang diperlihatkan oleh Veldora
Reaksi Veldora bukanlah tanpa alasan yang jelas karena sejak beribu-ribu tahun lalu semenjak Ryu pertama kali datang kedunia ini Ryu sudah membuat Veldora menjadi samsak tinju
Jika yang biasanya menghentikan atau mendidik nya adalah saudarinya maka Ryu adalah orang yang membuatnya trauma karena bukan seperti Velzard yang akan membunuhnya langsung tapi Ryu akan memukuli nya hingga sekarat kemudian menyembuhkannya dan membuatnya sekarat lagi
Kejadian ini diawali karena Velzard curhat pada Guy tentang kelakuan adiknya tapi tidak memerhatikan bahwa Ryu juga tertarik dan kemudian mengambil alih sesekali mendidiknya
Rekor penyiksaan terlama Veldora adalah selama seratus tahun yang dilakukan dengan berbagai cara oleh Ryu
Mulai dari memotong semua anggota tubuhnya kemudian menyambungkannya kembali ditempat acak kemudian memberi ilusi tsukoyomi dimana dirinya disiksa dengan berbagai cara selama ratusan ribu tahun tapi didunia hanya berlangsung satu tahun
Banyak eksperimen juga yang dilakukan Ryu pada Veldora yang membuatnya meminta ampun bahkan setelah ribuan tahun berlalu dirinya masih tidak bisa melupakan trauma itu
Ramiris yang melihat tingkah aneh Veldora hanya melihatnya dengan bodoh dan bertanya pada Guy
"Ne ne ne Guy! Apa yang sebenarnya dilakukan oleh Ryu pada Veldora sampai membuatnya seperti itu?"tanya Ramiris pelan tapi masih bisa didengar oleh mereka dan membuat mereka semua menunggu jawaban juga
Guy mendesah melihat Ramiris kemudian melihat Ryu untuk memberi penjelasan tapi tidak direspon sama sekali yang membuat Guy tersenyum kecut
"Dahulu sebelum kami berempat ditetapkan oleh para manusia sebagai demon lord pertama atau yang kalian sebut tertua, Pria disana itu sering menyiksa Veldora dengan ekstrim bahkan membuat saudarinya sendiri yang selalu juga menghukum adiknya merasa kasihan ketika melihat keadaan nya. Veldora disiksa selama seratus tahun oleh dirinya tapi hanya setahun untuk nya menyiksa setelah itu dia menyuruh clonnya untuk melanjutkan siksaan itu" Guy berhenti sejenak agar mereka dapat memproses informasi baru itu
Mereka semua kecuali Milim merasakan hawa dingin dipunggung mereka bahkan Deeno yang biasanya mengantuk menjadi waspada terhadap Ryu
Adapun Ramiris yang membuka mulutnya lebar-lebar karena terkejut tentang kabar itu sebab mungkin dirinya belum bereinkarnasi jadi tidak tahu soal itu
"Jadi tinggal kalian bayangkan saja selama ratusan tahun disiksa dibuat sekarat kemudian disembuhkan dan dibuat sekarat kembali. Selama seratus tahun siklus itu terus terulang" Lanjut Guy pada penjelasannya dan membuat mereka terkejut bukan Main
"Bukan hanya itu! Dulu dia bahkan hampir menghancurkan domainku dan membantai pengikutku-noda" sambung Milim dengan nada benci dan tatapan tidak suka pada Ryu
Lagi-lagi mereka semua terkejut dengan informasi itu dan bom terakhir dijatuhkan oleh Guy
"Ahh aku lupa! Jika aku tidak selalu mencegah nya berbuat sesukanya mungkin sekarang ras manusia sudah tidak ada lagi karena musnah dan juga apa kalian ingat kejadian dikota milik Rimuru itu? Jika aku tidak menghentikannya mungkin sekarang kota itu sudah musnah dan Rimuru pun juga ikut musnah" kata Guy datar dan membuat Ryu seperti bencana alam yang merepotkan
Mereka semua kali ini terdiam bahkan Ramiris memasang wajah bodoh
Mereka semua sadar bahwa prestasi milik Ryu bahkan lebih buruk dari Veldora yang dijuluki naga badai dan naga jahat
Mereka melihat kearah Ryu yang sedang makan dengan tenang seakan semua perbuatan yang dilakukannya adalah hal normal
Entah apa yang mereka pikirkan mereka semua diam dan makan dengan tenang
"Veldora apa kau tidak ingin ikut makan? Rhein beri Veldora makanan ringan" kata Ryu dengan senyum tulus
__ADS_1
"Baik Ryu-sama" jawab Rhein
Veldora semakin takut melihat senyum itu bahkan nafsu makannya langsung hilang tapi demi harga dirinya dia berusaha menekan ketakutannya dan makan apa yang Rhein berikan
Setelah selesai makan mereka semua kembali satu persatu dimana Leon , Dagruell dan Dino sudah pergi dari sepuluh menit yang lalu
"Ruminas aku akan ikut denganmu kali ini karena aku sudah bosan dikastil Guy dan mungkin aku akan segera mengunjungimu, Rimuru"
Ruminas memerah mendengarnya tapi dia berusaha menahannya agar martabatnya sebagai demon lord tidak tercoreng
Sedangkan Rimuru hanya mengangguk dan juga dia sedikit terkejut karena sekarang Ryu sudah memanggil namanya bukan lagi dengan sebutan slime
"Ohh maaf jika tempat tinggalku membosankan, mungkin lain kali aku tidak menerima tamu" cibir Guy pada Ryu
"Hmm kau sadar juga ternyata Guy, terserah dirimu karena aku sudah punya tempat lain" Ryu juga tidak mau kalah dengan Guy
Mereka saling melotot yang menyebabkan tabrakan energi yang berupa petir
Ryu membuang mukanya kemudian menyebut nama
"Nabe"
Ketika nama itu disebut sebuah retakan ruang muncul dan keluar wanita cantik tanpa emosi dengan pakaian maid
"Yes master"
"Aku akan pergi bersama Ruminas dahulu jadi kau akan ikut bersama Rimuru dan ikuti perintahnya"
"Yes master, semoga perjalanan anda menyenangkan" kata Nabe dengan sopan dan menbungkuk mengantar kepergian Ryu
Ryu mengangguk dan pergi bersama Ruminas begitu juga semua orang yang pulang masing-masing
...
Disebuah gunung yang menjulang tinggi dikekaisaran ruberios yang mereka sebut dengan gunung suci, Inner cloister
Disana terlihat dua orang sedang bercakap-cakap dimana satu adalah wanita dengan rambut sebahu dan memakai armor perang yang juga memiliki kecantikan alami, Hinata sakaguchi
Sedangkan satunya lagi adalah pria yang mirip dengan Roy yang menjadi demon lord menggantikan Ruminas beberapa dekade, Pria ini memakai baju seperti kaisar dan dapat terlihat aura kewibawaan nya. Louis
Mereka seperti bedebat akan sesuatu sampai sebuah suara terdengar
"Mundur! Nona Ruminas telah kembali"
Mereka berdua langsung berlutut seperti ksatria untuk menunggu kedatangan Ruminas
Tidak jauh dari mereka dapat dilihat Ruminas sedang berjalan menuju puncak gunung tapi ada yang berbeda kali ini yaitu seorang pria berambut putih dan tanduk melingkar dikepalanya serta mata merah darah dengan pupil vertikal yang menambah kesan misteriusnya
Dia berjalan bersama Ruminas menuju kearah Hinata dan Louis berada
Entah kenapa insting bertahan hidup yang telah mereka berdua asa dalam pertempuran maupun pengalaman hidup kini menjerit sekuat tenaga menyuruh mereka lari ketika melihat kehadiran pria itu
.
__ADS_1
.
[Jangan lupa like,comment,vote,rate dan follow akun author]