
Ryu hanya diam mendengar pertanyaan Mito yang beruntun dan jika ia berbohong maka Mito akan menyadari aura miliknya
*Jika aku bilang ingin kekuatan maka pasti nenek tak setuju, tapi apa lagi? akhh aku pusing*
Melihat Ryu hanya diam tanpa menjawab membuat Mito semakin curiga memang ada yang disembunyikan oleh cucunya
"Nak jujur dengan nenek, sebenarnya apa yang kau inginkan dari setengah kyuubi?"
Ryu tersadar dari pikirannya ketika mendengar suara Mito lagi
Dia menghirup udara kemudian menghembuskan nya dengan tenang dan menjawab Mito
"Aku butuh kekuatan nenek, dengan setengah kyuubi maka aku bisa bertambah kuat dan melindungi cucu kandung nenek yaitu Tsunade-sama juga mungkin vassal berikutnya tidak akan kuat menanggung kyuubi lengkap"
Mito mendengar dengan seksama dan menatap Ryu serius
*Dia tak berbohong, tapi dari mana dia tau tentang fuinjutsu? Apalagi itu dead reaper seal*
Merasa bingung dengan semua ini, Mito mulai mengevaluasi proposal yang Ryu ajukan
Ryu hanya diam melihat Mito yang sedang diam saja ketika mendengar alasan miliknya
*Dengan ini aku bisa melanjutkan rencanaku*
Mito akhirnya berhenti berfikir kemudian melirik Ryu yang sedang melihatnya juga
"Baiklah nenek setuju dengan proposal mu dan akan membuat segel yang kuat untuk kalian berdua"
Ryu tersenyum mendengarnya dan berdiri dan langsung memeluk Mito
"Terima kasih nenek, dan oh ya aku punya permintaan lain"
Mito hanya tersenyum membalas pelukan Ryu dan menaikan alisnya ketika mendengar Ryu
"Katakan saja nak"
"Aku ingin sebuah katana"
"Katana? Apa kau ingin menjadi pendekar pedang?"
"Yah nenek benar, aku ingin membuat kenjutsuku(seni pedang) sendiri"
"Baiklah, mungkin waktu pembuatan akan memakan waktu seminggu atau sebulan dan apa kau ingin mengatur desain nya?" ucap Mito pada Ryu
Ryu berfikir sebentar kemudian berdiri dan masuk kedalam rumah
Mito hanya melihat dengan diam Ryu pergi kedalam dan menunggu dengan tenang
__ADS_1
Semenit kemudian Ryu keluar dengan kertas dan alat tulis di tangannya
Dia duduk kembali dan mulai menggambar sketsa katana miliknya
Hampir tiga menit ia menggambar dan akhirnya gambarnya telah jadi
Katana itu nampak sederhana tapi di gagang nya terdapat gambar naga timur yang terbang diantara bunga sakura yang terbang dibawa oleh angin, sedangkan di bagian besi setelah gagang ada nama klan Uzumaki yang memang Ryu sengaja
Sarungnya pun hanya sederhana jadi bisa dibilang ini adalah katana yang mirip dengan sasuke ketika arc shippuden hanya berbeda di gagang dan warna karena katana ini berwarna putih pada sarung dan gagangnya
Mito nampak terpesona dengan desain yang Ryu buat dan hanya tersenyum lembut
"Desainmu sangat bagus Ryu, baiklah nenek akan memberinya pada penempa besok" puji Mito
"Terima kasih nenek, kalau begitu aku mau ke kamar dulu"
Mito mengangguk sebagai jawaban dan Ryu pergi dari sana menuju kamarnya
.
.
Ryu yang sekarang berada di kamar nya langsung mengunci rapat pintu agar tak ada yang masuk
"Besok mungkin aku akan meminta nenek untuk mengajariku fuinjutsu dan soal menciptakan kenjutsu itu gampang"
Ryu menjatuhkan dirinya di kasur dan menutup mata sambil berfikir
"Walaupun tak ada system seperti novel lain tapi dengan mata ini aku bisa membuka celah dimensi baru dan bahkan mungkin berpindah dunia. Tapi sebelum itu aku harus meningkatkan kekuatanku setinggi mungkin"
Ryu pun tertidur walaupun hari masih sore ia tetap terlelap dengan nyaman
Disisi lain Mito sedang merancang segel karena permintaan dari Ryu tadi
Dia mulai membuat bermacam-macam segel di atas kertas dan merancang nya untuk diperkuat sebisa mungkin agar tak menimbulkan masalah dikemudian hari
Hari berlalu dan pagi yang segar telah datang lagi untuk membangunkan Ryu dari tidur lelapnya
Dikamar sekarang Ryu sedang duduk mengumpulkan kesadaran nya yang tersebar dimana-mana
Semenit kemudian ia membersihkan diri agar dapat beraktivitas dengan keadaan bugar, setelah itu ia memakai baju merah polos hanya dengan sedikit corak saja dan terdapat lambang uzumaki dibelakangnya
Merasa tak ada yang kurang, Ryu keluar dari kamarnya dan pergi ke halaman yang ada di rumah utama untuk menemui Mito dan sesuai dugaan Mito sudah ada di sana duduk dengan santai sembari menyesap teh
Ryu pun berjalan kearah Mito dan nampak Mito sudah menyadari kehadirannya
"Selamat pagi nenek" sapa Ryu sopan
__ADS_1
"Pagi juga nak, kemari duduklah"
Ryu mengangguk kemudian duduk didepan Mito dan menuangkan teh nya sendiri
Setelah meminum teh nya, Ryu memberanikan diri untuk bertanya pada Mito
"Nenek apa aku boleh belajar fuinjutsu?"
Alis Mito naik sebelah dan memperhatikan Ryu dengan seksama dan melihat bahwa anak itu serius
"Itu boleh, tapi apa kau punya alasan khusus belajar fuinjutsu?" tanya Mito
"Benarkah? Yah seperti yang nenek kira. Sebenarnya kekkei genkai ku sudah terbangun" jawab Ryu pelan
Mito sedikit terkejut dan kembali tenang untuk bertanya lagi
"Jadi apa jenis kekkei genkai mu nak?"
"Itu sebuah rantai nenek dan warnanya emas"
Kali ini Mito benar-benar terkejut bukan main mendengar jawaban Ryu dan berfikir keras
*Tidak mungkin. Apa anak ini bangsawan? Tapi kenapa aku tak mengenalnya? Karena hanya keturunan bangsawan diklan uzumaki yang dapat membangunkan rantai emas*
Mito dibuat heran dengan kasus Ryu dan juga berspekulasi bahwa mungkin Ryu adalah anak bangsawan di klannya tapi sebagai keluarga utama di klan, Mito sama sekali tak mengenalnya
Melihat raut wajah Mito, tentu saja Ryu tau apa yang ia pikirkan karena ini adalah permintaannya dari dewa jadi secara otomatis ia akan dikira bangsawan dari klan uzumaki
"Apakah tak bisa nek?"tanya Ryu lagi
Mito langsung tersadar ketika mendengar suara Ryu lagi dan langsung tersenyum lembut pada Ryu
"Itu bisa, tapi kau harus belajar kaligrafi mulai sekarang oke?" balas Mito tersenyum
"Baik nenek aku akan berusaha"
.
.
Ini adalah karyaku yang lain dan semoga para pembaca akan suka dan semoga para pembaca suka
.
.
Jangan lupa like,comment,vote,rate dan follow akun author
__ADS_1