Supreme Demonic Being : After The Beginning

Supreme Demonic Being : After The Beginning
18 - Hiburan


__ADS_3

Pria itu memakai baju putih dan kapak merah terlihat ditangan kanannya juga sesuatu yang tak diketahui berada dibelakangnya


Mereka semua terkejut melihat kedatangan orang itu dan kemudian anbu yang tadi berada dikomoleks uzumaki tiba didepan hokage


"Lapor tuan hokage, kepala klan uzumaki menyetujui memberi bantuan dan orang yang disana adalah bantuannya"


"Baiklah aku mengerti dan kembali"


"Baik"


Maka pertempuran antara Kinshiki pun terjadi.


\=\=\=\=\=Time skip\=\=\=\=\=


Sebulan kemudian setelah insiden itu semua warga desa masih dalam keadaan takut karena mengira akan ada serangan lagi dan jumlah korban dalam serangan itu adalah lebih dari dua ratus jiwa


Hiruzen merasa sakit kepala dengan kejadian itu dan juga sampai sekarang belum ada tanda-tanda diketahui siapa penyerang nya


Dan juga Hiruzen semakin waspada dengan kepala klan uzumaki karena melihat pertarungan Kinshiki melawan monster dengan mudah


Jika pelayannya saja sudah kuat bagaimana dengan tuannya.


Sedangkan dikompleks uzumaki kini Ryu sedang berbaring malas karena tak tau harus ngapain lagi


"Apa aku harus mengusik Ishiki? Tidak, biarkan saja dia toh aku tak peduli. Jika begitu apa lagi sih yang harus kulakukan? Apa membunuh Madara? Jangan juga karena hitam sudah kuberi perintah yang lain. Hmm ahh mari kita kunjungi psikopat itu"


Ryu bangun dari tempat tidurnya dan keluar dari kamarnya serta mendapati Kinshiki juga tapi hanya dia abaikan


Mereka berdua pun pergi kepekarangan yang ada Mito disana sedangkan Tsunade kemungkinan ada dirumah sakit


Ryu hanya mengabaikan Mito dan duduk dengan malas dikursinya juga seperti biasa Kinshiki berjaga disamping


Melihat Ryu datang, Mito menuangkan teh digelas lainnya dan memberinya pada Ryu


Selesai meminum tehnya Ryu langsung bertanya pada Mito


"Apa kau sudah bisa menggunakan kekuatan kyubi Mito?"


Mito mengangguk yang artinya sudah


"Tunjukan"


"Baiklah"


Mito kemudian berdiri dari tempat duduknya dan berkonsentrasi


Swooshh!!


Penampilan Mito berubah drastis yang tadinya rambutnya berwarna merah terang sekarah tercampur dengan warna emas dan bajunya pun berubah dengan tambahan jubah emas dan hiasan magatama disekitarnya


Aura nya pun menjadi berat dan membuat tanah sampai retak


"Lumayan"ucap Ryu datar


Mito menghilangkan jubah cakra nya dan kembali seperti semula


"Aku sudah menguasainya bulan lalu dan menyempurnakannya seminggu kemudian"


Ryu mengangguk dan Mito pamit ingin mengurus bisnis klan


Merasa sudah saatnya Ryu bangun dari tempatnya berdiri dan Kinshiki yang sudah paham menunduk untuk membiarkan Ryu duduk dibahunya seperti biasa


Yomotsu hirasaka!!


Muncul retakan ruang dan Ryu memasukinya bersama Kinshiki


...

__ADS_1


Basis Root


Ditempat itu tiba-tiba muncul retakan ruang dan keluar pria besar dengan pemuda dibahunya


"Jadi disini markas tua bangka itu"gumam Ryu malas dan melepas sedikit cakra nya


Ledakan cakra tingkat superkage pun terjadi dimarkas itu dan membuat mereka semua terkejut dan langsung mencari asalnya


Kini didepan Ryu atau lebih tepatnya dibawah nya karena ia sedang melayang


"Siapa kau? dan apa tujuanmu?"tanya salah satu anbu root


Ryu hanya melihatnya malas dan membalas


"Panggil Danzo kemari jika tidak akan kuhancurkan tempat ini"


Ryu menambah tekanan cakranya yang membuat udara bergetar kuat


Para anbu merasa takut dengan tingkat cakra yang besar dan saling memandang kemudian mengangguk


Salah satu dari mereka langsung menghilang dari sana untuk memanggil Danzo-chan


Tak lama dari situ Danzo datang bersama anbu tadi dan dia sangat terkejut ketika melihat siapa yang berkunjung


*Kenapa dia tau tempat ini? Sialan jika dia tau apa yang kulakukan bisa-bisa aku mati. Sial,sial,sial* batin Danzo kesal


Melihat Danzo datang Kinshiki melayang turun kebawah dan Ryu tetap dibahu Kinshiki


"Yo pak tua" sapa Ryu datar


Danzo berkedut tapi masih mencoba berhati-hati karena belum tau tujuan Ryu


"Yah tak kusangka anda akan datang berkunjung uzumaki-san"


"Hmm sepertinya kau tak suka aku datang"


"Hahaha tentu saja tidak Uzumaki-san, kalau boleh tau ada apa sampai anda datang kemari?" ucap Danzo hati-hati


"Tidak ada, aku hanya bosan jadi aku ingin melihat sesuatu yang menarik disini"


Danzo bergetar karena tau maksud dari kata-kata itu dan berharap apa yang dipikirannya tak terjadi


"Saya tak mengerti perkataan anda" balas Danzo berusaha mengelak


Mendengar itu Ryu hanya menatap Danzo bosan karena selalu seperti itu jika ketahuan


"Apa sudah ada yang berhasil?" tanya Ryu datar


Danzo berkedut mendengarnya dan tau kemana arah pembicaraan jadi pada akhirnya dia sudah ketahuan


"Belum ada, baru beberapa yang melakukan pencocokan dan hasilnya gagal semua" jawab Danzo jujur karena dia merasa bahwa orang didepannya tak peduli dengan kegiatannya


Ryu menaikan sebelah alisnya karena merasa sedikit tertarik bahwa belum ada yang berhasil dan ingin melihatnya secara langsung


"Bawa aku kesana"


Danzo terkejut mendengarnya dan menoba menebak apa tujuan orang ini tapi dia masih tak mengerti sama sekali


"Ikuti saya"


Mereka pun pergi dari tempat itu.


Disuatu ruangan yang sangat rahasia dibawah tanah, tempat itu penuh dengan tabung berisi tubuh anak kecil didalamnya dengan cairan hijau dan selang yang menghubungkan mereka kesesuatu yang tak diketahui


Disana terdapat satu orang berambut hitam memakai pakaian putih polos sedang meracik sesuatu tapi tiba-tiba dia menjadi waspada karena insting bertahan hidupnya berteriak kencang untuk lari


*Perasaan ini, aku pernah merasakannya ketika bertemu kepala klan Uzumaki.. Jangan-jangan dia ada disini? Tapi bagaimana bisa*

__ADS_1


Kreekk!!


Pintu terbuka yang mengangetkan orang itu yang tak lain adalah Orochimaru


Dia melihat Danzo datang bersama dua orang yang sama sekali tak ingin dia jumpai tapi malah mitranya membawa kematian bersamanya


Orochimaru menatap Danzo dengan makna"Apa maksudnya ini Danzo?"


Danzo melirik kearah Orochimaru dan memberi isyarat bahwa semuanya terkendali


Mengerti tatapan itu Orochimaru mengangguk paham kemudian melanjutkan kegiatannya


Didalam ruangan itu banyak tabung berisi tubuh anak kecil yang sedang tak sadarkan diri dan Ryu juga melihat salah satu karakter penting diseri shippuden, Yamato a.k.a Tenzo


Melihat tak perubahan ekspresi pada Ryu membuat Danzo yakin bahwa orang ini tipe yang melakukan semaunya jika ia suka jadi jika dia suka maka itu bagus tapi jika itu merusak suasana hatinya maka bersiaplah bertemu yama


"Apa mereka anak-anak yang kau culik?" tanya Ryu santai


Danzo mengangguk sebagai jawaban dan melihat ekspresi Ryu masih sama sedangkan Orochimaru hanya mendengarkan pembicaraan mereka dengan gugup


Sekarang dirinya seperti ular yang bertemu dengan naga karena salah gerakan sedikit saja maka akan tewas


"Hmm boleh juga pekerjaanmu, aku suka dan juga ada beberapa anak dari klan senju yang kulihat bukan begitu?"


Danzo dan Orochimaru menegang ketika mendengarnya dan Danzo hanya megangguk pelan


"Jangan khawatir itu tak masalah buatku, tapi jika aku melihat satu saja anggota klanku mungkin aku sudah membunuh kalian berdua dari tadi" ucap Ryu malas


Glupp!!


Mereka berdua menelan salivan nya dengan kasar dan keringat bercucuran dipunggung mereka


"Sejauh mana perkembangan kalian dalam proyek ini?"


Mereka berdua saling memandang mendengar pertanyaan Ryu kemudian Orochimaru menjawab


"Sekian banyak percobaan masih belum ada yang berhasil menerima sel Hashirama dengan sempurna bahkan 1% saja tak bisa karena mereka akan langsung mati atau berubah menjadi pohon"


Orochimaru masih sama dengan ekspresi jahat nya tapi jika diperhatikan maka ada jejak ketakutan dalam dirimya


"Begitu? Sepertinya anak-anak itu hanya membuang waktu tapi sepertinya ada satu yang menarik" kata Ryu sembari melirik satu anak dalam tabung


Mereka berdua berkedut mendengarnya dan mengikuti dimana tatapan Ryu jatuh dan itu hanya seorang anak kurus yang nampak sangat lemah


Mereka bingung karena tak ada yang istimewa dari anak itu sama seperti anak-anak lainnya bahkan dia tak memiliki garis darah senju


Melihat mereka tak mengerti Ryu hanya diam malas dibahu Kinshiki dan berbicara kembali


"Mari kita buat kesepakatan Danzo"


Danzo yang mendengarnya menaikan satu alisnya dan juga sedikit terkejut sedangkan Orochimaru tersenyum menyeramkan karena mendapat sesuatu yang menarik


"Bisa saya dengar dahulu kesepakatannya?" tanya Danzo dengan hati-hati


"Ini hanya sebuah kesepakatan kecil, aku akan memberimu beberapa tubuh untuk diteliti dan kalian berdua hanya harus menciptakan mainan baru untukku. Bagaimana?"kata Ryu datar


**Mainan?** batin mereka berdua


Mereka berdua sangat bingung kali ini dan juga penasaran dengan kata beberapa tubuh


"Bisa anda jelaskan lebih detail?" tanya Orochimaru penasaran


.


.


[Jangan lupa like,comment,vote,rate dan follow akun author]

__ADS_1


__ADS_2