
Namun sepertinya mereka menyadari bahwa ada seorang Martial Lord yang mengawasi dan sepertinya memiliki niat buruk.
Tiba-tiba seluruh area sekitar dikunci oleh kekuatan yang sangat kuat dan mereka merasakan hawa yang amat dingin.
"Tidak buruk, kalian berhasil membunuh ahli yang begitu banyak hanya dengan mengandalkan dua orang saja" Seorang paruh baya laki-laki keluar dengan wajah jelek.
Ia adalah leluhur dari Kota Hitam, awalnya hanyalah seorang Grand Profound namun dengan bantuan dari sosok kuasa itu ia menjadi seorang Martial Lord.
"Meskipun anda adalah seorang Martial Lord namun kekuatanmu tidak murni dan penuh dengan Qi jahat" Xu Tian tersenyum kecil.
Meskipun dia seorang Martial Lord namun kekuatannya tidak murni, tentu saja hanya seorang Martial Lord dengan nama namun tidak dengan kekuatan asli dari Martial Lord.
Jika benar-benar Martial Lord yang asli, Xu Tian yakin bahwa kekuatannya sangat jauh dari ini dan pastinya memiliki aura yang kuat.
Leluhur itu tertawa "Meskipun tidak murni namun sudah cukup untuk membunuh kalian para semut!"
Leluhur itu langsung mengeluarkan serangan yang sangat kuat dan tiba-tiba saja langit mendung.
Xu Tian sangat waspada, ia langsung memakai seni bela diri yang sangat kuat "Seri Pedang Keempat!!"
Xu Santong yang merasakan ancaman hidup juga segera membakar esensi darahnya dan mengeluarkan kekuatan yang amat kuat.
"Keponakan Tian, saya akan membukakan jalan untukmu jadi ambil kesempatan itu" Xu Santong langsung melesat dengan cepat kearah leluhur itu.
Xu Tian mengangguk ringan, ia segera menyiapkan rencana untuk kabur namun Xu Tian masih yakin bahwa mereka berdua cukup mampu untuk melawan leluhur itu.
Pertarungan segera terjadi, Xu Tian juga membantu Xu Santong meskipun tidak terlalu berguna dan mereka terus bertarung hingga akhirnya Xu Tian menyadari perbedaan kekuatan.
"Uhuk" Xu Santong mengeluarkan darah segar dari mulutnya dan ia memiliki banyak sekali luka.
Xu Tian juga memiliki luka, ia tidak menyangka akan sesulit ini untuk melawan seorang Martial Lord palsu.
"Meskipun palsu namun dia tetap Martial Lord!" Gumam Xu Tian dengan wajah jelek.
"Haha!! inilah akhirmu karena berani menjadi musuh Kota Hitam!" Leluhur itu kemudian menyerang menggunakan seluruh kekuatannya.
__ADS_1
Tiba-tiba Xu Tian merasa berkeringat, Xu Santong sendiri telah cukup dihajar oleh leluhur itu dan kekuatannya melemah.
Tiba-tiba sebuah domain muncul yang membuat pergerakan semua orang melambat dan tidak dapat bergerak dengan bebas.
"Ini? siapa yang menganggu urusan leluhur ini!" Teriak leluhur itu dengan wajah marah.
BUGG!!
Tiba-tiba sebuah tamparan langsung membuat leluhur itu terpental, seorang paruh baya dengan wibawa terlihat dan ada perasaan menindas yang luar biasa.
Bahkan Martial Lord tidak bisa bergerak sama sekali dihadapan orang tua ini, seberapa kuatkah orang tua ini? dan mengapa ia membantu Xu Tian?
"Memadatkan sumber Qi, membuat domain dan dapat memanipulasi Qi semaunya. Sudah pasti dia Martial King" Gumam Xu Tian yang terkejut karena tiba-tiba muncul seorang Martial King.
"Hanya seorang Martial Lord kecil berani-beraninya ingin membunuh harapan Dinasti Ji!" Wajah paruh baya itu dangat marah dan ia menindas leluhur itu.
Leluhur itu yang tidak tahu siapa orang tua ini segera merasa bersalah dan segera sujud "Maafkan saya senior, saya tidak tahu bahwa telah menyinggung anda"
Paruh baya itu langsung memadatkan Qi menjadi satu kemudian menyerang leluhur itu hingga hancur seketika dan membuat Xu Santong terdiam.
"Apakah kamu puas dengan perlakuanku ini?' Tanya paruh baya itu dihadapan Xu Tian.
Xu Tian tersenyum kecil "Terimakasih senior karena telah membantu saya, saya tidak akan melupakan kebaikan anda"
Paruh baya itu tertawa "Tidak perlu sampai seperti ini, saya Hwang Xiuren"
Xu Tian mengangguk "Salam senior Xiuren, nama saya Xu Tian dan berasal dari Kota Elang"
Hwang Xiuren mengangguk kemudian menghilangkan domainnya dengan santai "Seharusnya anda sudah tahukan kekuatanku? bagaimana menurutmu?"
Xu Tian berfikir sebentar "Menurut saya, kekuatan Senior telah mencapai ketinggian diantara ketinggian dan tentu senior pasti telah merasakan puncak kehidupan"
Hwang Xiuren mengangguk "Anda benar namun pernahkah anda mendengar sebuah cerita tentang, di atas langit masih ada langit? dan dibawahnya adalah hanyalah kawah"
Xu Tian mengangguk "Yang artinya bahwa di atas masih ada seseorang yang lebih kuat kan"
__ADS_1
Hwang Xiuren tersenyum "Alam bawah telah tenang selama beberapa ribu tahun namun pernahkah seseorang berfikir tentang alam atas?"
"Jika alam atas terbuka, apa yang terjadi? tentu saja kekuatan yang sangat kuat akan muncul dan membuat perdamaian di alam bawah akan terganggu"
"Hal ini sudah terjadi ribuan tahun yang lalu, oleh karena itu ada seorang ahli yang menutup langit dan mengunci alam bawah hingga waktunya tiba"
Xu Tian mengangguk kemudian Hwang Xiuren menceritakan seluk beluk yang ada dan entah bagaimana Xu Tian cukup percaya.
Juga tentang dirinya yang bertarung dengan Raja Iblis, juga melawan banyak ahli iblis dan bahkan sempat melawan reinkarnasi saint demon.
Sungguh banyak sekali pengalaman dari Hwang Xiuren ini namun waktunya tidak akan lama lagi dan perlu untuk membuat alam bawah ini memiliki kekuatan untuk melawan para ahli iblis maupun alam atas.
Xu Tian mengangguk "Saya mengerti senior, jadi apakah senior membutuhkan saya untuk melakukan hal itu?"
Hwang Xiuren mengangguk "Kamu memiliki kekuatan yang kuat, kepribadian yang bagus dan mungkin jenius diantar jenius"
"Namun dalam waktu dekat, zaman keemasan akan muncul dan para reinkarnasi dari para pahlawan akan muncul"
Xu Tian mengangguk "Saya hanya perlu mengalahkan mereka kan? untuk menjadi yang terkuat dan menjadi pemimpin generasi muda"
Hwang Xiuren mengangguk "Benar, kamu memiliki Paviliun Pedang yang setiap harinya berkembang tentu saja kekuatanmu akan bangkit dan menjadi yang terkuat suatu saat nanti"
"Fokuslah untuk menguatkan kekuatanmu hingga zaman keemasan datang, aku akan menunggumu disaat waktu itu tiba" Segera Hwang Xiuren tiba-tiba pergi dan menghilang.
Xu Tian memiliki senyum kecil "Zaman keemasan akan datang? akan ada banyak harta karun surga dan bumi yang keluar kali ini"
"Juga para reinkarnasi dari berbagai zaman akan muncul dan meriahkan zaman kali ini. Sungguh aku tidak sabar untuk bertemu dengan mereka"
Xu Tian tertawa keras kemudian mereka kembali ke Kota Elang untuk memulihkan energi Qi mereka sekaligus meningkatkan kekuatan mereka.
Xu Tian kali ini telah belajar sesuatu, ia harus memiliki kekuatan yang cukup untuk melawan musuh-musuhnya dan tidak akan terulang kembali kejadian kali ini.
To Be Continued
Terimakasih yang sudah membaca novel saya 😉
__ADS_1