Supreme Sword God

Supreme Sword God
Heavenly Monarch Mo Nai dan Heavenly Monarch Hwang Li


__ADS_3

Akhirnya setelah perjalanan yang cukup lama mereka kemudian sampai di Kota Raja dengan aman dan damai tanpa gangguan.


"Apakah senior ingin mengikuti pelelangan?" Tanya Mo Xun yang ingin memastikan.


"Benar, oh ya apakah kamu mengetahui cara untuk mengikuti pelelangan?" Xu Tian tidak mengetahui cara mengikuti pelelangan dan ia sedikit malu.


"Haha senior, bagaimana jika senior bergabung dengan saya saja?"


"Jika begitu maka aku akan bergabung denganmu, ini cukup merepotkanmu"


"Senior jangan sungkan, Xun hanya membalas apa yang senior lakukan"


Segera mereka kemudian menuju ke mansion yang cukup besar dan juga cukup banyak sekali penjaga.


Seorang ahli Martial Lord tahap puncak tiba-tiba muncul dari atas langit dan kemudian turun dihadapan rombongan Xu Tian.


"Salam Putri Xun, Mo Nai mengucapkan selamat datang" Mo Nai ini memiliki aura yang kuat dengan setelan yang mencolok namun berwibawa.


"Penatua Nai mengapa anda menyambut saya? apakah tidak ada hal penting lainnya yang dilakukan oleh Penatua?" Mo Xun sedikit merasa aneh karena Penatua Nai terkenal sangat sibuk dan tidak memiliki banyak waktu luang.


"Tidak ada yang lebih penting tertimbang Putri Xun, baiklah mari kita masuk" Sebelum Mo Nai membawa masuk yang lain, ia melihat Xu Tian dengan tajam.


"Orang ini?"


"Dermawanku, akan saya ceritakan didalam"


Mo Nai mengangguk kemudian mereka masuk kedalam mansion dan memasuki aula yang cukup luas.


Didalamnya hanya ada Mo Nai, Mo Xun dan Xu Tian yang dianggap sebagai tamu terhormat.


"Baiklah Putri Xun, sekarang ceritakan apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Mo Nai dengan kesal.


Ia tahu bahwa kemungkinan ada masalah didalam perjalanan Mo Xun, ia marah karena penjaga Mo Xun sangat lemah dan bahkan sampai orang luar yang menolongnya.


Kemudian Mo Xun menceritakan apa yang sebenarnya terjadi hingga detail dan membuat Mo Nai mengeluarkan auranya.


"Para biadab mana yang ingin kembali ketuhannya!" Aura Mo Nai sangat kuat dan membuat gelombang kejut hingga banyak ahli diluar pingsan.

__ADS_1


Tekanan ini sangat kuat bahkan Mo Xun nampak tertekan dan wajahnya pucat, kekuatan dari Heavenly Monarch tidak bisa diremehkan.


Xu Tian tetap tenang tanpa ekspresi dan menyesap teh dengan santai.


Mo Nai yang melihat itu segera tenang "Sepertinya pahlawan ini sangat kuat"


Mo Nai kemudian menekankan auranya pada Xu Tian hingga membuat teh Xu Tian bergoyang dan pijakan Xu Tian retak.


"Heavenly Monarch, sesuai dengan julukannya namun dihadapan ku tidak lebih dari seorang Martial Lord biasa" Xu Tian kemudian menatap tajam kearah Mo Nai dan seketika wajah Mo Nai gelap.


Ia berkeringat deras hingga wajahnya pucat basi, tangan beserta kakinya bergetar dan merasa bahwa dunianya telah menghilang.


Tiba-tiba Heavenly Monarch Mo Nai jatuh ke tanah dan kemudian mengeluarkan darah dari mulutnya.


"Maafkan saya senior jika menyinggung anda, saya hanya bermaksud untuk melihat kepastian"


Mo Xun yang melihat itu juga nampak pucat, tidak disangka seorang Heavenly Monarch akan tunduk dihadapan senior misterius ini "Senior maafkan Penatua saya, Penatua hanya ingin mengetes saja"


Xu Tian kembali tenang "Tidak perlu meminta maaf, aku hanya ingin mencoba apakah Martial Lord tahap bertahan dari tekananku dan sepertinya tidak tahan sama sekali ya"


Penatua Nai benar-benar merasa tidak masuk akal, bagaimana bisa seorang yang terlihat masih muda meskipun memakai topeng memiliki kekuatan yang amat mengerikan.


"Baiklah kalian selesaikan masalah kalian terlebih dahulu, juga panggil aku jika pelelangan akan dimulai"


Xu Tian kemudian berdiri, tiba-tiba ia menghilang dan membuat kedua Mo menggelengkan kepalanya.


"Monster seperti apa yang dibawa oleh Putri Xun"


Mo Xun hanya tersenyum kecut "Senior ini diluar imajinasiku"


Xu Tian kemudian muncul di atas mansion "Martial Lord Tahap Puncak hanya dapat bertahan beberapa menit dari tekanan ku, jika kami benar-benar bertarung mungkin aku hanya memiliki 70% kemenangan"


"Jika peringkat keempat sudah cukup kuat, bagaimana dengan peringkat tiga besar? aku tidak sabar untuk mengalahkan mereka dan mengambil tahtanya"


Jika Xu Tian dapat mengambil gelar Heavenly Monarch peringkat pertama, ia akan menjadi terkenal dan juga mungkin akan mempromosikan Paviliun Pedang sekali lagi.


Xu Tian kemudian berjalan-jalan ke Kota Raja dengan santai, ia juga membeli makanan dan terus bersantai.

__ADS_1


Rata-rata ahli yang ada di Kota Raja merupakan Grand Peofound dan juga terkadang ada beberapa Martial Lord yang terlihat namun tidak ada Martial King sama sekali.


Penguasa Kota Raja memiliki rumor bahwa ia seorang Martial King dan juga ada beberapa Martial King lainnya.


"Melawan Martial Lord Tahap Awal hingga Tahap Akhir tidak terlalu sulit namun melawan Martial Lord Tahap Puncak perlu untuk serius dan menggunakan kartu asku"


"Jadi bagaimana jika lawan ku adalah Martial King? apakah aku mampu mengalahkannya atau tidak? kemungkinan menang hanyalah 30%" Gumam Xu Tian sembari bersantai.


Untuk Martial King, ia masih tidak dapat melawannya namun jika ia naik ke Ranah Martial Lord mungkin Martial King Tahap Awal dapat ia imbangi dan ada kemungkinan menang.


Setelah itu segera Xu Tian dipanggil oleh suara misterius dan segera Xu Tian mengikuti kearah suara itu dengan cepat.


Tanpa basa-basi Xu Tian bergerak dengan sangat cepat dan tidak menyadari bahwa ia sekarang berada di gang kosong.


"Apa yang membuatmu membawaku kemari? tunjukanlah dirimu" Xu Tian kemudian mengeluarkan pedang tertinggi dan membuat sekitar tertekan.


Kemudian muncul seorang pemuda dengan pedang dan memiliki aura yang menekan.


Tiba-tiba pemuda itu memberi hormat pada Xu Tian "Heavenly Monarch Hwang Li memberi hormat pada Master Paviliun"


Xu Tian langsung waspada terhadap Hwang Li 'Apakah penyamaranku telah diketahui? oleh seorang Martial Lord? tidak mungkin!'


Hwang Li yang melihat perubahan ekspresi Xu Tian segera menjelaskan "Master Paviliun tenang saja, hanya saya beserta kakek saya yang mengetahui idenitas asli anda"


"Juga saya mengetahuinya dari kakek saya, apakah Master Paviliun mengingat Hwang Xiuren?"


Xu Tian mengguk "Oh senior Xiuren, aku mengingatnya dan anda adalah keponakannya"


Xu Tian mengangguk dan akhirnya mengerti mengapa identitasnya diketahui.


Hwang Xiuren memata-matai dirinya dan sepertinya sudah lama hingga mengetahui apa yang ingin ia lakukan.


"Jadi apa tujuan dari senior Xiuren?"


"Kakek memerintahkan saya untuk memperingati anda karena High Lord yang berasal dari sekte jahat mengawasi anda"


Xu Tian tersenyum "Jika hanya begitu aku sudah tahu juga mengapa kita tidak saling belajar satu sama lain?"

__ADS_1


To Be Continued


Terimakasih yang sudah membaca novel saya 😉


__ADS_2