Supreme Sword God

Supreme Sword God
Pedang Tertinggi


__ADS_3

Tiba-tiba sebuah liontin kecil muncul namun liontin ini membuat energi langit dan bumi terkoyak.


Xu Tian. kemudian menutup dunia luar, artefak ini sangat luar biasa dan mungkin saja sudah ada orang yang mengetahui keberadaan dari artefak ini.


[Nama: Liontin Kaisar]


[Desk: Artefak tipe pertahanan, dapat membuat sebuah pertahanan yang sangat kuat dan bahkan Martial King sekalipun tidak akan mampu menembusnya]


Xu Tian tersenyum "Artefak ini adalah bekal untukku dalam perjalanan kali ini dan mungkin menjadi satu-satunya kartu asku"


Xu Tian kemudian memakai liontin itu dengan santai dan menutup auranya agar terlihat seperti liontin biasa.


"Berikutnya adalah buah dao" Xu Tian melihat buah ini bersinar dan memiliki energi yang sangat khas.


Hanya mencium aromanya saja sudah membuat kultivasi Xu Tian maju dan lancar tanpa hambatan.


"Buah dao, buah yang berasal dari surga dan juga buah yang terlahir diantara pohon dunia" Xu Tian kemudian tanpa basa-basi segera memakannya dan langsung ber kultivasi.


Tiba-tiba dantiannya meledak dengan cepat, tahap kedelapan, tahap kesembilan, tahap puncak!


Tiba-tiba saja kultivasi Xu Tian naik pesat dan pengendara Qinya juga semakin lancar.


Tulangnya semakin kuat, persepsinya bahkan dapat menembus area sekitar dan memata-matai ranah Martial Lord.


"Sangat menyenangkan saat menerobos" Xu Tian kemudian menstabilkan dantiannya dan segera bermeditasi.


Tidak lama kemudian akhirnya Xu Tian merasa tenang dan energi Qinya telah stabil.


"Berikutnya adalah segel pedang" Tiba-tiba kesadaran Xu Tian menghilang dan muncul dimensi lain.


Ada sebuah pedang yang sangat tinggi, tajam, penuh dengan aura dan pastinya menekan.


"Selamat datang di ruangan ciptaan ku" Sebuah suara tiba-tiba terdengar dan membuat Xu Tian waspada.


"Tidak perlu waspada, aku penguasa dimensi ini dan pemilik pedang yang ada di depanmu"


Xu Tian kemudian menggunakan akal ilahinya dan mencaritahu dimana suara itu berasal namun hasilnya sia-sia.


"Junior mengapa senior, aku Xu Tian" Karena merasa tidak ada gunanya, akhirnya Xu Tian memakai cara penghormatan saja.

__ADS_1


"Tidak perlu formal, saya Fu" Tiba-tiba seorang paruh baya muncul didepan Xu Tian dan membuat perasaan Xu Tian terasa terancam.


Kekuatan? aura? penindasan? kewaspadaan? kecemburuan? semuanya terkumpul di paruh baya itu dan perasaan ini sangat dingin.


Mungkin kutup utara lebih baik daripada perasaan paruh baya ini yang sangat dingin, tajam dan mengancam.


"Jadi kamu dapat merasakan emosiku? sepertinya kita memiliki hubungan" Fu tersenyum dan menepuk bahu Xu Tian.


Tiba-tiba di depan Xu Tian ada pemandangan yang sangat kejam, satu pria diserbu oleh ribuan orang dan terlihat juga ada pembantaian yang sangat sadis.


"Aku Fu adalah seorang pendosa, kultivator yang memilih jalan kejam dan juga membunuh seluruh anggota keluargaku sendiri"


"Aku Fu benar-benar orang yang buruk, tidak dapat menjaga keluargaku dan malah menjadi sumber dari pembantaian keluargaku"


"Sungguh buruk namun itu hanyalah masa lalu karena orang yang membantai keluargaku telah kupenggal dan kubantai seluruh klannya"


Kemudian Fu terus menceritakan tentang dirinya, tentu Xu Tian mendengarkan dengan seksama.


Yang Xu Tian tahu adalah Fu seorang kultivator alam atas yang hanya ingin kebahagiaan namun takdir berkata lain dan selalu saja ada cobaan hingga suatu saat keluarganya dibantai.


Fu menjadi dingin, marah, penyesalan hingga akhirnya Fu membangkitkan sebuah pedang jahat dan. kemudian kultivasi nya meningkat pesat hingga menjadi jenius.


Ia juga melakukan pembunuhan dimana-mana hingga akhirnya dikepung oleh pasukan alam atas dan berakhir menyedihkan.


Namun Fu tidak menyesali kematiannya, yang ia sesali adalah saat kehilangan pedangnya dan kini tiba-tiba muncul di dunia batin seorang pemuda.


"Siapa dirimu nak? mengapa pedangku bisa sampai di dunia batinmu?" Tanya Fu dengan penasaran dan ia melihat Xu Tian dari bawah sampai keatas.


Xu Tian tersenyum "Senior aku adalah Xu Tuan, kultivator pengembara yang akan menggetarkan dunia"


Fu tertawa keras seperti melihat seorang bocah sedang berkhayal "Impianmu bagus nak namun apakah kamu memiliki kekuatan itu?"


Xu Tian menggelengkan kepalanya "Meskipun aku hanyalah junior namun senior tidak boleh terlalu meremehkanku"


Xu Tian langsung melepaskan niat pedangnya yang seketika membuat Fu terkejut dan langsung berekspresi serius.


"Seri Pedang Kelima!" Teriak Xu Tian yang langsung menyerang kearah Fu namun serangan Xu Tian bahkan tidak menggores Fu sama sekali.


Xu Tian tidak menyerah, ia terus menyerang dengan segenap kekuatannya dan auranya meluap-luap seakan-akan ingin meledak.

__ADS_1


Setelah beberapa jam akhirnya Xu Tian merasakan bahwa Fu ini tidak dapat disentuh sama sekali dan ja cukup frustasi.


"Sudah cukup, aku telah melihat potensimu dan perkataanmu bukanlah omong kosong" Fu tersenyum dan tertawa kecil.


Xu Tian masih berkeringat karena telah menggunakan seluruh kekuatannya namun masih tidak dapat membuat Fu mengeluarkan kekuatannya sama sekali.


"Jika boleh tahu, senior telah berada di Ranah apa sebelum menjadi seperti ini?"


Fu berfikir sebentar kemudian nampaknya mengingat sesuatu "Apakah kamu tahu Penguasa Pedang Sejati? dulu aku mengangumi dirinya dan setelah ia tiada mungkin aku hampir setara dengannya"


Tiba-tiba Xu Tian merasa malu, ternyata Fu ini orang yang hampir setara dengannya benar-benar sesuatu namun hal yang paling lucu adalah Fu mengangumi dirinya.


"Aku mungkin tidak mengenal Penguasa Pedang Sejati namun sepertinya sangat kuat dan mendominasi"


Fu mengangguk "Baiklah nak, sepertinya waktuku tidak akan lama lagi oleh karena itu, pedang ini adalah milikmu dan jagalah dengan baik"


Xu Tian tersenyum "Terimakasih senior"


Tiba-tiba pedang yang besar itu kemudian menciut menjadi kecil dan pas saat dipegang Xu Tian.


[Ding]


[Selamat master karena telah memperoleh warisan Pedang Tertinggi dari Fu]


Xu Tian mengangguk kemudian tiba-tiba kesadarannya kembali ke dunia nyata dan pedang tertinggi ini masih ditangannya.


Pedang ini tajam namun memiliki aura yang jahat dan juga ada semacam koneksi antara Xu Tian dengan Pedang Tertinggi.


"Dengan pedang ini, aku yakin dapat bersaing dengan Martial Lord tahap akhir" Xu Tian tersenyum dan melihat Pedang Tertinggi dengan santai.


Pedang ini ringan namun jika tidak dilapisi oleh energi Qi mungkin Xu Tian tidak mampu mengangkatnya dan sepertinya senior Fu itu orang yang mengerikan.


Tidak dapat dibayangkan bahwa seseorang benar-benar hampir setara dengannya, Xu Tian saja menjadi setara dengan immortal berkat bantuan system.


Bagaimana dengan seorang yang murni ber kultivasi beserta mengandalkan keberuntungannya untuk sampai ke alam yang setinggi dirinya.


"Sepertinya dunia ini semakin menarik"


To Be Continued

__ADS_1


Terimakasih yang sudah membaca novel saya 😉


__ADS_2