Supreme Sword God

Supreme Sword God
Murid Yang Hilang


__ADS_3

"2000 Ribu Crystal Tingkat Langit!!"


Ruangan Heavenly Monarch Shou Wei seketika menjadi pusat perhatian juga membuat beberapa tamu kehilangan minat dan keluar dari pelelangan.


Pelelangan kali ini tidak masuk akal, sudah cukup berada jauh dari kekayaan ahli biasa dan yang mampu bertahan hanya ahli dari Klan yang kuat.


Contohnya para Heavenly Monarch maupun orang-orang utusan dari Klan besar dan tentunya ini semakin menarik.


"2500 Crystal Tingkat Langit"


Suara dari ruangan Heavenly Monarch Mo Nai juga terdengar namun dapat dilihat bahwa Heavenly Monarch Mo Nai sedikit pucat dan berkeringat.


Sepertinya jumlah crystal yang dikeluarkan untuk mendapatkan Tulang Emas dengan pola sangat diluar dugaan mereka.


Tulang Emas dengan pola ini sepertinya sangat berguna bagi Klan besar lainnya dan kemungkinan mendapatkannya amat sulit.


"3000 Crystal Tingkat Langit!!"


Ruangan Ji Hao kini terdengar dan ia tidak ingin kalah dari yang lainnya.


"3500!"


"4000!"


"5.000!!"


Setelah harga mencapai 5.000 Crystal Tingkat Langit sudah tidak ada penawaran dan orang yang menawar adalah Heavenly Monarch Ji Hao.


Diruangan Heavenly Monarch Mo Nai ia memiliki wajah lesu dan pucat "Maafkan saya putri Xun, sepertinya kita tidak dapat mendapatkan apapun"


Mo Xun hanya bisa menggigit bibirnya, ia telah gagal menjalankan misi yang diberikan oleh ayahnya dan pasti ayahnya sangat kecewa.


"Huh... tidak apa-apa, keberuntungan kita cukup buruk saat ini, masih ada hari lain"


Mo Xun telah melepaskan Tulang Emas dengan pola itu dengan santai namun hatinya benar-benar sulit ditebak.


Sedih, kecewa, frustasi semuanya bercampur hingga membuat Mo Xun lelah, ia kemudian beristirahat dan duduk dengan tenang.


"6.000 Crystal Tingkat Langit!"

__ADS_1


Suara dari ruangan Heavenly Monarch Hwang Ji segera terdengar dan semua para tamu kini merasa sedang melihat hiburan.


Pertarungan utama di pelelangan kali ini antara Heavenly Monarch Hwang Ji dan Heavenly Monarch Ji Hao.


Heavenly Monarch Ji Hao sekarang benar-benar sangat marah dan seketika ia ingin membunuh Heavenly Monarch Hwang Li.


"Hwang Li!! sampai kapan kau akan terus membuat masalah dengan ku ha!! atau kau ingin saya membunuhmu dan mencabik-cabik dirimu!!"


Heavenly Monarch Ji Hao berteriak dengan sangat keras menggunakan auranya hingga membuat semua orang dapat mendengarkannya dan bahkan ada yang tertekan.


Namun tidak ada balasan dari ruangan Heavenly Monarch Hwang Li dan terlihat Heavenly Monarch Ji Hao seperti orang dungu.


"Bagus! Hwang Li! kau akan kubunuh!'


"Sampai kapan kau akan terus menggonggong? mengapa tidak menaikkan penawaranmu saja? peraturannya jelas bahwa penawaran paling tinggi ialah pemenangnya"


Semua tamu yang mendengarkan itu mengangguk dan sekarang mari kita cari tahu siapa yang bersuara itu.


"Saudaraku benar, jadi bisakah anda memberitahu kami siapa anda?" Tanya Heavenly Monarch Shou Wei yang sedari tadi merasa bosan menonton dan ingin mengikuti permainan.


Xu Tian yang mendengarkan itu tersenyum "Aku hanyalah seorang pengembara biasa, biasanya aku dipanggil Silver Mask"


Shou Wei mengangguk "Baiklah Silver Mask, saya Heavenly Monarch Shou Wei senang berkenalan dengan anda"


"Baiklah karena sudah tidak ada yang menawar lagi, maka barang terakhir lelang kali ini dimenangkan oleh Heavenly Monarch Hwang Li yang terhormat"


"Terimakasih para tamu kami yang terhormat karena telah hadir diacara pelelangan tahun ini, pelelangan kali ini resmi telah berakhir dan selamat jalan"


Segera pelelangan akhirnya berakhir dan para pembeli kemudian menuju kebelakang panggung untuk mengambil hadiahnya.


Xu Tian melihat cincin spirtualnya kemudian mengecek seberapa banyak harta yang ia punya dan sepertinya ini lebih dari cukup.


'Siapa yang menyangka bahwa kekayaan dari Paviliun Pedang amat banyak dan diluar ekspetasi ku'


Kemungkinan Paviliun Pedang kali ini sedikit berhemat karena hampir 90% kekayaan dari Paviliun Pedang telah diambil oleh Xu Tian dan menyisahkan 10% saja.


Xu Tian akhirnya telah sampai dibelakang panggung dan sudah ada yang berjaga disana.


"Selamat tuanku yang terhormat, ini adalah barang yang anda menangkan dan totalnya adalah 6.000 Crystal Tingkat Langit beserta 6 Juta Crystal Tingkat Atas"

__ADS_1


10 Crystal Tingkat Langit sudah cukup untuk membuat jenius tiada tara di kota kecil.


1 Crystal Tingkat Langit sudah setara dengan 10 Juta Crystal Tingkat Atas dan Xu Tian memiliki sekitar 15.000 Crystal Tingkat Langit.


Xu Tian mengangguk kemudian memberikan cincin spirtual pada host itu dan setelah dicek beberapa kali akhirnya selesai.


"Terimakasih tuanku yang terhomat karena anda telah melakukan transaksi melebihi 5.000 Crystal Tingkat Langit, kami memberikan anda token platinum milik kami"


Xu Tian kemudian mengambil token platinum dan tersenyum pada host karena merasa senang.


Token Platinum yang dimiliki oleh setiap pelelangan merupakan token yang amat berharga dan hanya beberapa saja yang memilikinya.


Xu Tian kemudian mengambil seluruh hadiahnya namun ia terpaku didepan Roh Surgawi didepan matanya dan wajahnya sedikit merasa sedih.


"Tidak melihatmu selama beberapa ribu tahun dan sekarang aku melihatmu lagi namun dalam keadaan yang buruk"


"Apakah ini yang telah kuajarkan padamu?" Xu Tian menghela nafas kemudian menyentuh Roh Surgawi itu dan segera memasuki ingatannya.


Setelah beberapa menit akhirnya Xu Tian telah sadar, wajahnya sangat marah dan cukup kesal.


"Tujuh Tanah Suci itu benar-benar berani menyerang muridku! aku akan membalaskan dendamu muridku dan juga aku akan memperbaiki tubuhmu!"


Roh Surgawi ini adalah murid dari Xu Tian di masa lampau, ia bernama Xu Fei dan juga murid yang dianggap keluarga oleh Xu Tian.


Xu Tian mengetahui bahwa muridnya menghilang dan Xu Tian hanya merasa mungkin sedang mencari pengalaman maupun atau sedang dalam pengasingan.


Namun siapa sangka bahwa muridnya dijebak oleh Tujuh Tanah Suci dan kemudian dibunuh hingga rohnya dihancurkan menjadi kepingan.


Jelas saja bahwa sebelumnya Tujuh Tanah Suci semakin kuat dan tidak terbendung lagi.


Ternyata telah membunuh orang Xu Tian dan bahkan muridnya tidak lepas dari mata mereka.


"Mereka adalah orang-orang yang menjijikan dan aku merasa bahwa tidak perlu lagi ada Tujuh Tanah Suci"


Setelah itu Xu Tian segera pergi dan bersiap untuk menyempurnakan Pill Kelas 9.


Juga ia ingin memberikan Artefak Armor Kelas 8 untuk Mo Xun dan juga sebagai salam perpisahan karena Xu Tian akan mempersiapkan dirinya.


Setelah Xu Tian pergi tiba-tiba muncul seseorang dengan topeng emas dan tersenyum "Kekuatan orang itu diluar dugaanku, sepertinya perebutan posisi Heavenly Monarch semakin menarik"

__ADS_1


To Be Continued


Terimakasih yang sudah membaca novel saya 😉


__ADS_2