Supreme Sword God

Supreme Sword God
Identitas Hwang Yun


__ADS_3

Tuan putri itu tersenyum "Baguslah jika kamu tertarik, aku Hwang Yun"


Xu Tian mengangguk "Senang berkenalan denganmu putri Yun, aku Xu Tian"


Hwang Yun tersenyum kemudian mereka saling berbicara santai dan menikmati waktu luang mereka.


Tiga Martial Lord juga kini telah bersantai, mereka tidak lagi mengeluarkan aura mereka dan lebih tenang.


Setelah Hwang Yun bercerita-cerita tentangnya, Xu Tian menyimpulkan bahwa Hwang Yun ini putri yang cukup kuat dan cerdas.


Dari yang awalnya akan dinikahkan pada seorang pewaris tunggal dari sekte matahari cerah namun tidak jadi dikarenakan beberapa masalah internal dan masalah itu adalah karena bakat Hwang Yun.


Dengan bakatnya, ia mulai berlatih dengan sangat giat hingga mulai menarik orang berkuasa ke sisinya dan juga membentuk kekuatan untuk dirinya sendiri.


Perjuangannya selama 8 tahun ini cukup membuat Xu Tian kagum, entah bagaimana Xu Tian merasa bahwa Hwang Yun ini sedikit mirip dengannya namun berbeda.


"Setelah mendengarkan cerita anda, aku merasa bahwa perjuanganku tidak terlalu besar dan mungkin jauh lebih buruk dari putri Yun"


Hwang Yun tersenyum "Mungkin kamu berfikir begitu namun jangan lupakan bahwa itu semua kerja kerasmu dan untuk hasilnya kita harus mensyukuri"


Xu Tian mengangguk, ia tidak menyangka bahwa seorang gadis muda seperti Hwang Yun benar-benar memiliki pemikiran yang tajam dan cerdas.


Yah jika itu benar-benar gadis muda, Xu Tian tahu identitas lain dari Hwang Yun sebenarnya cukup tinggi dan termasuk kedalam daftar penguasa.


[Nama: Hwang Yun]


[Tittle: Reinkarnasi Sang Cahaya Rembulan]


[Kultivasi: Grand Profound Tahap Kelima]


[Desk: Hwang Yun merupakan reinkarnasi Sang Cahaya Rembulan yang merupakan salah satu pemimpin di alam atas, ia bangkit kembali dikarenakan zaman keemasan akan segera tiba dan tujuannya adalah untuk mengambil kembali kehormatan Sang Cahaya Rembulan]


Untung Xu Tian memiliki system yang dapat mendeteksi setiap identitas seseorang, benar saja tidak mungkin akan ada jenius sejati dan tidak mungkin lagi muncul orang yang benar-benar cerdas.


'Semuanya sudah diatur'

__ADS_1


Xu Tian dulu juga pernah mengenal Sang Cahaya Rembulan namun waktu itu ialah saat masa kekacauan dan perang berada dimana-mana.


Xu Tian yang disebut sebagai Penguasa Perang tentu turun tangan dalam peperangan dan tidak terlalu mengenal Sang Cahaya Rembulan.


'Jika tidak salah ingat, Sang Cahaya Rembulan dulunya itu seorang pelayan kan?'


Xu Tian tetap tenang, ia tidak boleh menyimpulkan hal yang tidak ada kebenarannya dan membuat hati Hwang Yun terluka.


Tapi menurut ingatannya benar bahwa Sang Cahaya Rembulan dulunya seorang pelayan kecil di alam atas namun entah sesuatu yang terjadi hingga membuatnya menjadi penguasa.


"Putri Yun kedatangan anda kemari untuk membahas hal apa? tentu saja bukan hanya untuk menemuiku kan?" Tanya Xu Tian dengan santai.


Putri Yun mengangguk "Kali ini kedatanganku adalah untuk membasmi semua ahli iblis yang ada di wilayah timur ini dan aku membutuhkan bantuanmu untuk melakukan misi ini"


Xu Tian mengangguk "Wajah saja jika ingin meminta bantuanku namun putri Yun tahukan bahwa jika kita mengirimkan sebuah pasukan kita perlu menyiapkan bahan mereka?"


Putri Yun tersenyum "Temanku Tian, apakah kamu begitu kejam hingga bermain hitungan denganku!"


Xu Tian tertawa keras "Haha!! aku hanya bercanda temanku"


Untung ada Xu Santong yang langsung menekan mereka, tanpa diduga Xu Santong dapat menekan dua Martial Lord sekaligus dan terlihat bahwa Xu Santong cukup sombong.


Putri Yun tidak keberatan dengan sikap Xu Tian yang tiba-tiba mengelus rambutnya dan bahkan mencium aroma rambutnya.


"Baiklah putri Yun, aku bersedia membantumu kali ini namun dimasa depan mungkin tidak gratis"


Putri Yun mengangguk "Terimakasih temanku Tian, ingatlah untuk berbicara denganku jika kamu dalam masalah"


"Besok kita akan membahas strategi untuk menghancurkan para ahli iblis" Segera Xu Tian bersama Xu Santong pergi dengan cepat dan kembali ke Paviliun Pedang diikuti oleh bawahan lainnya.


Setelah Xu Tian terlihat sudah cukup jauh, wajah Putri Yun sedikit malu saat Xu Tian mengelus rambutnya "Pria selalu saja mengambil keuntungan dan pergi!"


Kedua Martial Lord nampak ingin tertawa namun tetap menjaga martabat mereka "Tuan Putri, apakah kita perlu memberikan pelajaran pada pemuda itu?"


Putri Yun menggeleng kepalanya "Tidak perlu, toh kalian tidak mampu melawan penjaga yang ada disisinya"

__ADS_1


Kedua Martial Lord itu hanya tersenyum masam, mereka sama-sama Martial Lord namun perbedaan kekuatan antara keduanya benar-benar seperti langit dan bumi.


"Bagaimana menurut kalian pemuda itu? apakah layak untuk berteman dengannya atau tidak?"


"Menurut saya sangat layak tuan putri namun minusnya anda tahukan bahwa pemuda itu telah ditandai oleh para ahli jahat?"


Putri Yun mengangguk "Aku tahu namun aku akan tetap berteman dengannya dan mencoba untuk percaya arti teman!"


Martial Lord hanya bisa tersenyum "Sepertinya tuan putri telah dewasa, anda telah lama membuang perkataan teman namun kali ini anda menyebut teman"


Putri Yun tersenyum kecil, entah bagaimana menurutnya Xu Tian layak dipanggil teman dan perasaan ini cukup aneh.


Di aula Paviliun Pedang kini hanya tersisa Xu Tian saja karena yang lainnya telah pergi untuk menyiapkan rencana esok hari.


"Reinkarnasi Sang Cahaya Rembulan telah datang, hanya perlu menunggu Reinkarnasi Sang Pembasmi Malam, Reinkarnasi Sang Penguasa Tunggal, Reinkarnasi Tuan Alam dan Reinkarnasi Pahlawan Manusia!"


Mereka berlima adalah penguasa di alam atas namun telah punah dan tentu akan kembali suatu saat nanti.


Sang Cahaya Rembulan sebagai penjaga antara alam bawah dan alam atas yang kini telah muncul.


Sang Pembasmi Malam ini cukup brutal karena selalu saja akan ada peperangan di setiap jalannya namun yang unik adalah pembantaian.


Sang Penguasa Tunggal mungkin saja penguasa baru karena saat itu Xu Tian tidak mengenal nama ini dan tidak terlalu tahu dengannya.


Reinkarnasi Tuan Alam tentu saja Xu Tian mengenalnya karena dulu ia adalah seorang yang membantu Xu Tian naik ke alam yang lebih tinggi dan hampir menjadi immortal.


Reinkarnasi Pahlawan Manusia juga pasti telah dikenal oleh seluruh manusia karena di setiap buku sejarah pasti ada ceritanya dan tentu cukup menarik.


"Satu penguasa telah muncul disini, aku memiliki beberapa rencana untuknya karena saat ini waktu yang tepat dan ingatannya belum muncul sepenuhnya"


Xu Tian memiliki senyum jahat namun tidak ada yang mengetahuinya, juga Reinkarnasi Sang Cahaya Rembulan cukup cantik dan layak untuk dijadikan pendamping.


To Be Continued


Terimakasih yang sudah membaca novel saya 😉

__ADS_1


__ADS_2