
Tidak lama kemudian akhirnya mereka sampai didepan mansion kota dan terlihat musuh telah bersiap untuk berperang.
Penguasa Kota Naga juga hadir, ia memiliki wajah yang marah "Paviliun Pedang ini benar-benar berani!"
Seorang leluhur tersenyum "Mereka tidak hanya berani namun mereka juga memiliki kekuatan untuk sombong"
Penguasa Kota Naga mengangguk, mereka telah menyiapkan banyak pasukan dan berbagai macam formasi untuk menangani masalah kali ini.
Tiba-tiba Xu Santong langsung muncul didepan para musuh, Xu Santong tersenyum dan langsung menghancurkan semua formasi yang ada.
Wajah penguasa kota naga menjadi sangat buruk "Sungguh sombong! hanya mengandalkan Martial Lord sudah sangat sombong, leluhur tolong"
Leluhur mengangguk "Tidak perlu memerintah, aku akan menghancurkan Martial Lord ini"
Segera pertarungan antara Martial Lord terjadi, area sekitar langsung hancur dan energi langit beserta bumi menjadi kacau.
Penatua Gu juga langsung menyerang dengan ganas, bersama Grand Profound lainnya ia membantai seluruh orang dimansion kota.
"Huh! kalian ingin membuat kekacauan di kotaku? apakah layak!" Teriak penguasa kota naga dan segera ia menyerang dengan pasukan terkuatnya.
Xu Tian juga tidak tinggal diam, ia menyerang bersama yang lainnya dan tanpa basa-basi menggunakan seluruh kekuatannya.
Berbagai Klan yang ada di kota naga juga segera mengirim orang untuk membantu penguasa kota naga namun ada juga yang membantu Paviliun Pedang karena hubungan mereka dengan Klan Zhang.
Zhang Bai yang bertarung kini merasa bahagia "Hahaha! tidak lama kemungkinan kota naga akan tunduk oleh Paviliun Pedang!"
Pertarungan yang pecah segera menarik banyak orang untuk melihat namun mereka menjaga jarak dan tidak ingin terlalu dekat dengan pertarungan ini.
"Apakah ini kekuatan antara Paviliun Pedang dengan kota naga?" Seorang melihat hal ini dan menggelengkan kepalanya.
Pertarungan kali ini benar-benar sesuatu, kemungkinan akan merubah sejarah kota naga dan mungkin saja akan ada pengganti penguasa kota naga.
Tiba-tiba orang-orang dari Kota Aliansi muncul diantara penonton, Zi Yu sebagai pemimpin kota aliansi sementara melihat pertarungan didepannya dengan wajah buruk.
"Tidak melihat orang-orang Paviliun Pedang dalam empat bulan terakhir dan sekarang membuat kekacauan yang besar" Zi Yu menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
Ia tidak menyangka bahwa tindakan Paviliun Pedang kali ini benar-benar berani, bukankah ini sudah merusak perjanjian antara 5 Kota dan awal dari sebuah perpecahan.
Namun Zi Yu tidak dapat berbuat apa-apa, ia sekarang memiliki hubungan kerja sama dengan Paviliun Pedang dan tentu mereka tidak boleh ikut campur masalah Paviliun Pedang.
Pertarungan ini benar-benar menarik banyak orang bahkan ada orang-orang dari Sekte Pedang Cahaya yang melihat pertarungan ini dan wajah mereka cukup ketakutan.
"Jadi inikah kekuatan dari kakak senior kita? sangat mengerikan! apa jadinya jika kita melakukan sesuatu pada senior" Seorang murid Sekte Pedang Cahaya tersenyum kecut.
Penatua ketiga mengangguk "Sebaiknya kalian tidak boleh menyinggung Xu Yan, jika tidak ingin sesuatu hal bodoh yang terjadi"
Semua murid mengangguk, kekuatan Master Sekte mereka hanyalah Martial Lord tahap ketujuh dan hanya ada satu Martial Lord saja.
Bukankah Paviliun Pedang juga memiliki Martial Lord? dengan ini kekuatan mereka cukup setara dan tidak ada perbedaan sama sekali.
Xu Santong yang bertarung dengan leluhur merasakan bahwa pertarungan ini benar-benar menguntungkan baginya.
Jika ia dapat memenangkan pertarungan kali ini, tentu saja kekuatan Xu Santong akan meningkat pesat dan akan memiliki pengalaman yang dalam.
Leluhur itu juga merasakan hal yang sama namun perbedaan kekuatan mereka benar-benar berbeda dan Xu Santong memiliki keunggulan.
Meskipun Xu Santong baru naik ke Ranah Martial Lord namun dengan bantuan Xu Tian, Xu Santong telah naik ke Ranah Martial Lord tahap ketiga.
"Jangan biarkan satu orangpun tertinggal!" Teriak Penatua Gu yang langsung membantai dengan ganas dan terlihat bahwa para musuh-musuhnya ketakutan.
"Ada apa? bukankah kalian sebelumnya merasa sangat kuat? mengapa sangat lemah!" Ejek Penatua Gu sembari terus membantai setiap musuh yang ada didepannya.
Hanya dalam kurung waktu setengah hari sudah banyak sekali mayat dimansion kota dan terlihat bahwa mansion kota tidak akan lama lagi akan runtuh.
"Seri Pedang Kelima!!" Teriak Xu Tian dengan segenap kekuatannya dan terlihat Xu Tian kali ini benar-benar serius.
Penguasa kota naga yang melihat itu langsung merasa ketakutan "Hentikan! kami menyerah!"
Namun Xu Tian tidak perduli, ia langsung menebas dengan ganas kearah penguasa kota naga dan seketika suasana menjadi diam.
"Sudah berakhir" Xu Tian telah melawan penguasa kota ini dengan seluruh kekuatan dan ia cukup lelah.
__ADS_1
Sementara itu Penatua Gu tetap membantai dengan ganas, ia terlihat sangat mengerikan dan berbeda dari keadaan biasanya.
"Orang-orangku tidak ada yang naif" Xu Tian tersenyum dan merasa bahwa mengangkat Penatua Gu menjadi orang kepercayaan benar-benar hasil yang baik.
Xu Tian bersama Penatua Gu melihat pertarungan antara Martial Lord yang berada jauh diatas dan terlihat Xu Santong menghajar leluhur itu.
"Apakah hanya segini saja kekuatan dari Martial Lord?" Ejek Xu Santong sambil tersenyum.
Leluhur itu nampak marah "Kau benar-benar! akan kubunuh kau!!"
Leluhur itu segera menyerang dengan membabi buta dan pikirannya sudah kacau.
Ini kesempatan yang bagus buat Xu Santong "Mengunci Qi!"
Xu Santong langsung memukul keras kearah dada leluhur itu hingga hancur didalamnya "Berakhir"
Leluhur itu langsung terjatuh kebawah, semua orang dari mansion yang melihat itu segera menjadi pucat basi dan bahkan ada yang putus asa.
"Bunuh semua tikus-tikus ini!" Teriak Penatua Gu yang langsung menghancurkan setiap orang dari mansion yang hidup.
Xu Tian tersenyum "Jangan pernah membiarkan mereka keluar hidup-hidup, jika tidak maka akan ada balas dendam suatu saat hari nanti"
Xu Santong menganguk, Klan Zhang juga langsung membantai para orang dari mansion kota dan juga para Klan yang membantu kota naga.
Hanya dalam waktu sehari, membuat kota naga penuh akan darah dan tidak ada yang berani untuk berbuat sesuatu.
Xu Tian, Xu Santong dan Penatua Gu segera melakukan kultivasi agar kekuatan mereka stabil.
Zhang Bai memiliki wajah tersenyum "Sudah saya balasan dendammu leluhur!"
Meskipun Zhang Bai tidak membalas dendam sendiri namun ini sudah cukup dan balas dendam tetap terbalaskan.
Leluhur, saudaranya, anggota Klannya dan bahkan Klan-klan yang telah mendukungnya.
"Semua berkat Paviliun Pedang" Zhang Bai tersenyum dan segera mencari Xu Tian.
__ADS_1
To Be Continued
Terimakasih yang sudah membaca novel saya 😉