
Keesokan harinya Xu Tian telah bersiap-siap untuk membahas rencana tentang membasmi ahli iblis di wilayah timur dan tentu sembari menunggu kedatangan Penatua Gu.
Setelah menunggu cukup lama akhirnya Penatua Gu datang dengan tubuh penuh luka dan terlihat bahwa Penatua Gu sedikit kesal.
"Maafkan saya tuanku karena kembali dengan keadaan seperti ini" Penatua Gu nampak malu namun sepertinya ia mendapatkan beberapa informasi yang berharga.
Xu Tian mengangguk "Tugas Penatua Gu cukup berat kali ini, sudah seharusnya kembali dengan keadaan seperti ini, jadi bagaimana? apakah Penatua Gu mendapatkan sesuatu?"
Penatua Gu tersenyum "Tentu saja saya mendapatkan informasi yang berharga, keluarga anda masih disekap dan juga sepertinya ada perdebatan di sana"
"Saya bersama beberapa saudara mencoba untuk mencari informasi, posisi kami sudah bagus hingga mendengar bahwa seorang komandan iblis telah muncul dan akan datang ke kota harimau"
"Juga tentang mengapa mereka tidak membunuh keluarga anda adalah karena ingin membuat penyambutan untuk kedatangan komandan iblis dan yah kami ditemukan oleh seorang Martial Lord"
"Untungnya kami memiliki jimat teleport yang anda berikan tuanku, jika tidak mungkin kami sekarang hanya tinggal nama"
Wajah Penatua Gu cukup senang namun juga sedih karena untuk mendapatkan informasi ini, saudaranya terluka dan dirinya juga terluka.
Xu Tian bertepuk tangan dan memegang pundak Penatua Gu "Penatua Gu telah melakukan tugas yang baik, beristirahatlah dan lakukan apapun yang Penatua Gu inginkan"
"Juga karena kontribusi Penatua Gu, mulai sekarang Penatua Gu dapat mengambil keputusan di Paviliun Pedang utama maupun dicabang"
"Terimakasih tuanku atas rahmatmu"
Xu Tian mengangguk kemudian akhirnya Penatua Gu kembali dan beristirahat untuk memulihkan energi qinya.
Dengan ini Xu Tian telah mendapatkan informasi yang akurat, tentu ia sangat mempercayai Penatua Gu karena tidak mungkin berbohong dihadapannya.
"Paman santong mari kita bertemu Putri Yun" Segera mereka berdua kemudian bergerak menuju ke mansion kota karena Putri Yun berada disana.
Setelah sampai di mansion kota, Xu Tian langsung masuk karena mansion kota baginya adalah taman dan dapat dimasuki semaunya.
Didalam aula terlihat sudah ada Putri Yun dengan dua Martial Lord dan juga ada Di Ling bersama Di Longi.
__ADS_1
"Salam Putri Yun, saudara Di" Xu Tian segera memberikan salam hangat pada mereka.
Di Ling mengangguk "Salam saudara Xu"
"Pagi Tian"
Xu Tian mengangguk, ia segera duduk dengan tenang dan terlihat wajah Di Ling yang terkejut karena merasa Xu Tian beserta Putri Yun cukup akrab.
"Tian apakah kamu sudah mendapatkan informasi tentang ahli iblis kali ini?"
Xu Tian mengangguk "Aku telah mendapatkan informasi yang cukup akurat, di kota harimau terdapat gerombolan ahli iblis yang cukup banyak dan juga akan kedatangan komandan iblis"
"Tidak hanya itu, di kota hitam juga aku mendengar adanya ahli iblis namun lebih kearah ahli jahat dan mereka sudah bercampur dengan ahli dao"
Putri Yun yang mendengar itu cukup terkejut, ia melihat Xu Tian dengan penuh perhatian dan nampaknya Putri Yun telah mengetahui beberapa hal.
"Sepertinya Putri Yun mengetahui sesuatu, mengapa tidak kamu jelaskan padaku?"
"Namun setelah mendengar informasi darimu, aku yakin bahwa memang benar akan kemunculan komandan iblis dan aku tahu siapa yang muncul kali ini"
Xu Tian tersenyum dan nampak senang "Seperti yang diharapkan oleh Putri Yun yang cerdas, tolong jelaskan"
Putri Yun mengangguk "Struktur ahli iblis (Raja Iblis) penguasa, (Jendral Iblis) pemimpin ahli iblis dibawah Raja Iblis, (Komandan Iblis) merupakan kekuatan utama dari ahli iblis dan mereka sangat kuat"
"Bukan kekuatan individu namun kekuatan kelompok mereka sangat kuat, misal yang muncul satu komandan iblis namun pasukannya mungkin ribuan dan bahkan puluhan ribu"
"Kebanyakan pasukan mereka berada di Ranah Master Profound, yah jika itu komandan yang lemah namun bila cukup kuat kemungkinan pasukannya adalah Grand Profound dan jumlahnya cukup banyak"
Segera aula menjadi sunyi, mendengar penjelasan dari Putri Yun membuat Xu Tian yakin bahwa ahli iblis ini masih sama seperti dahulu kala dan memang benar bahwa penjahat sangat sulit untuk dimusnahkan.
"Namun aku tahu komandan iblis mana yang diturunkan kali ini, jika tidak salah ia bernama Zera, kekuatannya mungkin setara Martial Lord tahap puncak dan untuk pasukannya rata-rata Grand Profound"
"Itulah penjelasan dariku, sekarang bagaimana rencana kita menghadapi pasukan ahli iblis kali ini?"
__ADS_1
Xu Tian tersenyum "Menurutku mungkin langsung serang saja akan tetapi kita kalah jumlah dan mungkin saja malah mati konyol"
"Aku ingin tahu berapa jumlah pasukan yang dapat kita bawa, dari Klan Di dan dari kamu Putri Yun"
Mereka berfikir sebentar kemudian Di Ling menjawah terlebih dahulu "Aku akan mengirimkan 30 Grand Profound untuk membantu penyerangan kali ini"
"Pasukanku pasti akan ku bawa semuanya, totalnya adalah seribu Master Profound, 50 Grand Profound dan 3 Martial Lord"
Segera Xu Tian terkejut dengan kekuatan dari Putri Yun, 3 Martial Lord? sepertinya sudah tidak ada rahasia lagi antara Xu Tian dan Putri Yun.
"Baiklah karena kalian telah tulus mengirimkan pasukan kalian, Paviliun Pedang akan mengirimkan seribu Master Profound, 100 Grand Profound dan 2 Martial Lord"
Di Ling dan Putri Yun seketika terdiam karena kagum dengan kekuatan dari Paviliun Pedang.
Siapa yang menyangka bahwa Paviliun Pedang memiliki 2 Martial Lord? yah karena hanya Xu Santong Martial Lord yang selalu memiliki peran dan Martial Lord satunya cukup sibuk untuk melakukan kultivasi.
Martial Lord itu bernama Gu Zhen yang merupakan leluhur Klan Gu, termasuk Penatua Gu juga satu bagian dan bergabung bersama.
Xu Tian juga telah menyelidiki tentang Klan Gu ini, terkenal akan kekejamannya di Dinasti Qin, berpindah dinasti karena memiliki masalah dengan bangsawan Dinasti Qin dan akhirnya memilih Dinasti Ji.
"Temanku Tian kali ini benar-benar berbaik hati untuk membantu penyerangan kali ini" Putri Yun benar-benar senang memiliki rekan seperti Xu Tian dan ia juga cukup menyukai sikap Xu Tian.
Xu Tian tersenyum kemudian mendekatkan dirinya ke telinga Putri Yun "Terimakasih saja tidak akan membuatku puas, bagaimana dengan hadiah lain?"
"Yah jika putri Yun tidak memberikan hadiah lain, mungkin kita batalkan saja penyerangan ahli iblis kali ini" Tawa kecil dari mulut Xu Tian membuat jantung Putri Yun berdetak.
Putri Yun memaksakan senyumnya "Jika kita berhasil selamat, aku akan menemanimu"
"Janji ya"
To Be Continued
Terimakasih yang sudah membaca novel saya 😉
__ADS_1