
Namun tiba-tiba ekspresinya berubah saat melihat Penatua Klan Ji terpental cukup jauh dan terluka parah.
"Bagaimana mungkin!" Wajah Heavenly Monarch Ji Hao pucat dan sangat ketakutan saat melihat kekuatan dari ahli berkerudung hitam itu.
"Hanya Martial King Tahap Akhir berani bersikap sombong!" Xu Fei terlihat geli dan jijik dengan Martial King Tahap Akhir.
"Siapa kalian! mengapa menyerangku? apakah aku pernah menyinggung kalian?" Tanya Heavenly Monarch Ji Hao terlihat panik.
"Masih saja banyak omong, matilah!" Teriak Xu Fei kemudian menyerang Heavenly Monarch Ji Hao dengan ganas.
Heavenly Monarch Ji Hao tidak diam saja, ia kemudian mengeluarkan auranya dan kemudian menyerang balik.
"Saya diam bukan berarti takut!" Heavenly Monarch Ji Hao kemudian bertarung dengan Xu Fe dengan sengit.
Mereka akhirnya bertarung, kekuatan mereka sama-sama imbang dan terlihat jelas bahwa keduanya merupakan jenius.
Pertarungan antara jenius sangat menarik oleh karena itu Xu Tian membiarkan Xu Fei bertarung melawan Heavenly Monarch Ji Hao dan melihat seberapa mampu Xu Fei.
Heavenly Monarch Ji Hao juga jenius di Kekaisaran Ji dan tentunya sangat cocok untuk melawan Xu Fei yang juga jenius.
Mereka kemudian mengeluarkan kekuatan penuh mereka dan membuat kehancuran disekitar.
Untungnya Xu Tian segera membuat sebuah pelindung dan mengisolasi area ini dari dunia luar.
Setelah bertukar beberapa puluh serangan akhirnya Heavenly Monarch Ji Hao terpental jauh dan terluka parah.
Martial King Tahap Akhir sebenarnya masih ada disini namun ia terluka parah dan dantiannya pecah hingga tidak dapat mengeluarkan energi Qi.
Heavenly Monarch Ji Hao pucat, mulutnya mengeluarkan banyak sekali darah segar dan kekuatannya menurun drastis.
"Meskipun saya mati sekalipun, saya akan tetap bertarung denganmu hingga mati!" Aura Heavenly Monarch Ji Hao kemudian bangkit lagi dan bersiap untuk bertarung.
Xu Fei sendiri tetap tenang, ia masih sangat bersemangat dan bersiap untuk memukuli Heavenly Monarch Ji Hao sekali lagi.
Namun tiba-tiba penghalang ditembus oleh beberapa ahli, Xu Tian kemudian menatap ahli itu dan tersenyum "Jadi kalian memilih keluar?"
__ADS_1
Ahli bertopeng emas itu mengangguk ringan "Jika saya tidak keluar, bukankah Heavenly Monarch Ji Hao akan mati ditangan orang anda? huh saya tidak berfikir ini akan terjadi"
Xu Tian menggelengkan kepalanya "Aku hanya memusnahkan orang yang menghalangi jalanku, apa mungkin itu ada urusannya denganmu?"
Ahli bertopeng emas itu hanya tertawa kecil "Memang ini tidak ada urusannya denganku namun jika Heavenly Monarch Ji Hao mati disini bukankah Klan Ji akan meminta pertanggungjawaban pada kami?"
"Jadi kalian adalah penjaga disini? kalian tidak terlihat seperti penjaga, seharusnya kau adalah Monarch Of Two Sword Liang Mo?"
Tiba-tiba wajah ahli bertopeng emas itu terkejut, yang mengetahui identitasnya hanya beberapa orang saja dan pria bertopeng didepannya juga mengetahui dirinya.
"Saya tidak tahu siapa anda namun bagaimana anda mengetahui identitasku semudah itu? apakah anda juga orang-orang itu?" Tanya Liang Mo dengan tatapan tajam.
Xu Tian tetap tenang, ia kemudian membalas tatapan yang lebih kuat dan membuat sebuah pertarungan aura.
Semua orang disekitar merasa tertindas, mereka merasa akan hancur hanya dengan terkena aura dari mereka berdua dan merasakan kehancuran.
Setelah beberapa menit akhirnya mereka berdua melepaskan auranya dan tersenyum kecil.
"Saya harus memanggilmu apa? dengan kekuatanmu seharusnya sudah cukup untuk memiliki nama di Kota Raja ini"
Liang Mo mengangguk "Baiklah Monarch Silver, saya ingin bernegosiasi dengan anda, apakah anda ingin mendengarkannya"
Xu Tian mengangguk "Jika negosiasinya cukup layak aku akan menerimanya"
Liang Mo tersenyum "Jika anda melepaskan Heavenly Monarch Ji Hao saat ini, saya memberikan ini pada anda"
Kemudian Liang Mo mengeluarkan sesuatu dari cincin spirtualnya dan memiliki aura yang amat matang.
"Bahan Kelas 9, Bunga Naga Yin Yang! saya menukarkan ini untuk nyawa Heavenly Monarch Ji Hao, Monarch Silver pasti membutuhkan ini jika ingin naik ke Ranah Martial King kan"
Pengelihatan Monarch Of Two Sword Liang Mo sangat bagus, ia melihat bahwa yang menyerang Heavenly Monarch Ji Hao merupakan Setengah Martial King dan tentunya tidak lama akan naik ke Ranah Martial King.
Namun pengelihatan Monarch Of Two Sword sedikit buruk, ia tidak dapat melihat kultivasi Xu Tian dan hanya menduga ia berada di Ranah Martial King Tahap Puncak.
"Baiklah karena ketulusanmu, aku akan menerimanya dan memberikan kesempatan Heavenly Monarch Ji Hao untuk melakukan tindakan yang lebih baik"
__ADS_1
Xu Tian kemudian mengambil Bunga Naga Yin Yang dan kemudian mereka pergi dengan santai.
Setelah beberapa menit akhirnya Monarch Of Two Sword Liang Mo kemudian membantu Heavenly Monarch Ji Hao bangun dan menyembuhkannya.
Heavenly Monarch Ji Hao menghela nafas "Apa perbuatan saya telah melewati batas akhir-akhir ini Penatua Monarch?"
Liang Mo tersenyum "Masa muda memang seharusnya arogan namun tidak boleh terlalu melebihi batas untungnya Monarch Silver tadi cukup berbaik hati dan mau melepaskanmu jika tidak mungkin akan ada pertarungan disini"
Heavenly Monarch Ji Hao memiliki wajah pucat "Penatua Monarch saya ingin melakukan kultivasi tertutup sampai hari dimana perebutan posisi Heavenly Monarch"
Monarch Of Two Sword Liang Mo mengangguk "Bawa Heavenly Monarch Ji Hao kepengasingan dan jaga dia dengan benar"
"Baik Penatua Monarch"
Kemudian mereka membawa Heavenly Monarch Ji Hao dan segera menuju kepengasingan.
"Sudah cukup lama diriku bersembunyi dari dunia dan sekarang saya telah melihat beberapa talenta. Yang satu tidak dapat ditebak dan satunya setengah Martial King diusia yang muda"
Setelah itu Monarch Of Two Sword Liang Mo pergi, ia ingin melaporkan kejadian ini pada Supreme Monarch dan ingin berdiskusi beberapa hal.
Liang Mo Sekarang merupakan Penatua Monarch dibawah Supreme Monarch dan memiliki status yang hampir setara dengan Supreme Monarch.
Xu Tian sebenarnya merasakan hawa yang amat dingin dari Liang Mo, kekuatannya telah mencapai Half-Saint dan kemungkinan Supreme Monarch juga berada di Ranah Half-Saint.
"Guru apakah Half-Saint itu tidak akan mengejar?" Tanya Xu Fei yang bingung dengan trik gurunya yang membuat Half-Saint tidak berani melawannya.
Padahal kultivasi gurunya hanya berada di Ranah Martial Lord Tahap Akhir dan bahkan tidak mencapai Ranah Martial King.
"Mengejar? sepertinya itu tidak mungkin karena orang itu tidak memiliki informasi yang lengkap tentangku dan ia bermain aman untuk saat ini"
Xu Tian tersenyum kecil dan membuat Xu Fei hanya menggelengkan kepalanya. Ternyata guru masih sama saja suka bermain trik.
To Be Continued
Terimakasih yang sudah membaca novel saya 😉
__ADS_1